Camilan khas Bali ada bermacam-macam. Di sejumlah toko oleh-oleh di kawaasan Kuta, Badung; atau di Denpasar, seperti Krisna, Keranjang atau lainnya, kita bisa mendapatkan pilihan yang beraneka.

Camilan Khas Bali

Camilan kacang sudah biasa menjadi oleh-oleh, bahkan pilihan pun beragam karena dibikin dengan variasi rasa. Anda mencari yang manis, kacang disko khas Bali ini pun ada yang dibubuhi rasa manis, bisa pedas-manis, ataupun asin-manis. Selain itu, ada sederet pilihan untuk olahan legit. Kebanyakan berupa pia dan pie. Cuma, meski sama-sama pia, ada perbedaan rasa. Pia dan pie juga diluncurkan dalam merek berbeda-beda. Ada yang tipis, kecil, juga besar, dan cukup mengenyangkan.

Kacang Disko Manis

Kacang disko memang punya rasa khas, gurih, dan renyah. Tentunya bikin Anda  ketagihan. Camilan dengan bahan utama kacang tanah tersebut memang tak tampil polos. Dengan tambahan berupa telur, tepung kanji dan maizena, gula merah, santan, serta bumbu, si kacang pun seperti berselimut. Dan lapisan penutupnya itulah yang bikin rasanya menjadi manis.

Walhasil, bagi yang tak terlalu doyan camilan yang benar-benar manis, kacang disko dengan rasa manis ini juga bisa menjadi pilihan. Beragam jenis kacang disko bisa ditemukan di gerai oleh-oleh di Pulau Dewata. Setiap merek bahkan memberi varian rasa yang berlainan, seperti rasa ayam betutu, rendang, dan ayam taliwang. Kisaran harga untuk kemasan 200 gram sekitar Rp 20 ribu.

Krisna; Jalan Nusa Indah; Denpasar

camilan khas Bali seperti Pia Legong terkenal sebagai oleh-oleh yang dibawa dari melancong ke pulau Dewata.
Pia Legong Bali, salah satu camilan khas Bali yang bisa jadi oleh-oleh. Foto: Istimewa.

Pia Legong Renyah

Siap-siap antre atau pesanlah melalui telepon lebih dulu jika memesan dalam jumlah banyak! Itulah yang harus diingat ketika hendak membeli buah tangan berupa pia legong. Berlogokan penari legong, camilan yang satu ini hanya bisa diperoleh di Jalan Raya Bypass Ngurah Ruko Kuta Megah 15 di kawasan Kuta.

Pia legong dibuat setiap hari secara manual dan benar-benar hanya untuk hari itu, sehingga tidak memiliki persediaan. Karena produksinya terbatas, sering kali pembeli harus antre. Bila antrean sudah panjang, kerap diberlakukan pembatasan jumlah pembelian per orang. Seperti orang hanya dibolehkan membeli dua kotak. Untuk pemesanan dalam jumlah banyak, pembeli harus memesan lebih dulu via telepon. Sebanyak delapan pia berdiameter 8 sentimeter ini dikemas dalam kotak merah.

Dibuat sejak 2006, pia ini tersedia dalam tiga rasa, yakni kacang hijau yang merupakan rasa asli, cokelat, dan keju. Satu kotak berisi 8 pia dibanderol Rp 90 ribu. Pia cokelat dan  keju bisa tahan hingga dua minggu, sedangkan khusus kacang cuma tujuh hari. Isi yang berlimpah dengan lapisan luar yang renyah menjadi ciri khasnya.

Selain pia legong, ada pia-pia dengan label lain yang dijual di berbagai gerai oleh-oleh yang tersebar di pulau ini. Pia memang bukan hanya makanan khas di Yogyakarta. Seperti halnya bakpia Yogya, pia Bali yang asli pun, pada bagian dalamnya, diisi dengan kacang hijau. Ragam pia ini bisa ditemukan di pusat oleh-oleh.

Pia Legong; Jalan Raya Bypass Ngurah; Ruko Kuta Megah 15; Kuta, Badung

Pie Tipis Garing

Yang satu ini, meski sama-sama manis seperti pia, bentuknya tidak tebal, melainkan benar-benar tipis. Pie ini berbahan utama susu sehingga disebut pie susu. Seperti umumnya pie, kulitnya memang terasa renyah. Selain susu, ada tambahan bahan lain, seperti gula dan telur. Dan, seperti pia, ada beragam merek pie, meski yang dikenal memang Pie Susu Asli Enaaak, yang diluncurkan pada 1989. Namun, seperti halnya pia legong, pie merek ini hanya bisa ditemukan di tiga lokasi, selain di pusatnya di Jalan Nangka, Denpasar, yaitu di Jalan Wahidin Nomor 35, Denpasar, serta Jalan Dewi Sri VIII Blok B-8, Pertokoan Kuta Plaza.

Satu kota berbentuk persegi panjang berisi 10 pie dipatok seharga Rp 35 ribu. Selain ada rasa orisinal, ada rasa cokelat, keju, stroberi, dan lain-lain. Daya tahan pie mencapai satu minggu, asalkan dimasukkan ke lemari es. Ada pula pie dengan merek lain, seperti Pie Susu Dhian dan Pie Susu Krisna.

Pie Susu Asli Enaak; Jalan Nangka Selatan No. 163; Denpasar

Dodol Klobot dan Buah

Oleh-oleh manis lain yang bisa ditemukan di Bali adalah dodol. Tak hanya satu jenis, tapi lagi-lagi beragam. Ada sejumlah buah yang membuat rasa dodol ini menjadi berbeda antara satu dan yang lain. Campuran tepung dengan gula ini dibikin dengan rasa yang berbeda karena dipadu dengan buah, semisal nangka, salak, dan durian. Ada pula dodol rasa rumput laut, yang tak terlalu manis dan umumnya lebih segar. Harga per kotak beragam dodol ini dimulai dari Rp 12 ribu.

Selain rasa buah, di pusat oleh-oleh bisa ditemukan dodol “jadul”, seperti dodol khas Buleleng yang dibungkus dengan daun jagung kering atau klobot. Dodol legit dan wangi ini dibuat di industri rumahan di kabupaten yang terletak di Bali utara. Bahan bakunya berupa ketan hitam, santan, dan gula merah.

Kemasannya pun berbeda dengan dodol lainnya: sebanyak 10 buah yang diuntai. Tahan selama tiga minggu, dalam masyarakat Bali, dodol ini juga menjadi pelengkap sesajen upacara keagamaan. Dijual pada kisaran harga Rp 25 ribu per ikat, dodol Buleleng dan dodol rasa buah ini bisa ditemukan di pusat oleh-oleh, seperti Krisna.

Krisna; Sunset Road, Kuta; Badung

agendaIndonesia/Rita N./TL

******

Yuk bagikan...

Rekomendasi