KAI Tambah 21 Stasiun Layani GeNose C19

KAI tambah stasiun yang layani pemeriksaan GeNose C19

KAI Tambah 21 stasiun layani GeNose C19, setelah sebelumnya sudah ada 23 stasiun yang menyediakan layanan tersebut. PT Kereta Api Indonesia (Persero) menambah 21 stasiun yang melayani pemeriksaan GeNose C19 mulai 30 Maret 2021.

KAI Tambah 21 Stasiun

Ke-21 stasiun tersebut yaitu Stasiun Banjar, Tasikmalaya, Jatibarang, Pekalongan, Cepu, Gombong, Kebumen, Sidareja, Kroya, Wates, Klaten, Purwosari, Blitar, Kediri, Tulungagung, Kertosono, Nganjuk, Lamongan, Mojokerto, Kalisetail, dan Probolinggo. Penambahan tersebut merupakan Sinergi BUMN antara KAI dan Indofarma melalui anak usahanya Farmalab.

Dengan adanya penambahan ini, jumlah stasiun yang melayani pemeriksaan GeNose C19 menjadi 44 stasiun. Sebelumnya, terdapat 23 stasiun yang telah melayani pemeriksaan GeNose C19 yaitu Stasiun Gambir, Pasar Senen, Bekasi, Bandung, Kiaracondong, Cirebon, Cirebon Prujakan, Semarang Tawang, Semarang Poncol, Tegal, Purwokerto, Kutoarjo, Yogyakarta, Solo Balapan, Lempuyangan, Madiun, Jombang, Surabaya Pasarturi, Surabaya Gubeng, Malang, Sidoarjo, Jember, dan Ketapang.

“Penambahan secara bertahap dari 2 stasiun pada awal Februari hingga 44 stasiun pada akhir Maret ini merupakan komitmen KAI dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan untuk memenuhi syarat bepergian dengan Kereta Api pada masa pandemi Covid-19″ ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus.

Kereta Api menjadi moda yang paling awal menerapkan pemeriksaan GeNose C19. Hingga 28 Maret 2021, KAI telah melayani 345.668 peserta pemeriksaan GeNose C19 di Stasiun.

“Masyarakat sangat antusias akan produk buatan Indonesia ini. Hal tersebut dikarenakan proses yang mudah, cepat, nyaman, dan harganya terjangkau hanya Rp30.000,” ujar Joni.

Untuk dapat melakukan pemeriksaan GeNose C19 di stasiun, calon penumpang harus memiliki tiket atau kode booking KA Jarak Jauh yang sudah lunas, serta tidak boleh merokok, makan, minum (kecuali air putih) selama 30 menit sebelum melaksanakan tes.

“Hasil pemeriksaan GeNose C19 di 44 stasiun tersebut dapat dipakai untuk keberangkatan di seluruh stasiun yang melayani perjalanan KA Jarak Jauh,” kata Joni.

KAI tambah 21 stasiun layani GeNose C19
Kereta Api.Lodaya kereta api dari arah Yogyakarta menuju Stasiun Bandung. Foto: shutterstock

Joni menambahkan khusus bagi pelanggan yang hendak berangkat dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen, dapat memesan layanan pemeriksaan GeNose C19 melalui aplikasi KAI Access. Caranya, pada saat melakukan pembelian tiket Kereta Api Jarak Jauh, pelanggan dapat menambahkan layanan pemeriksaan GeNose C19 langsung pada aplikasi KAI Access.

Info selengkapnya terkait pemeriksaan GeNose C19 di Stasiun, pelanggan dapat menghubungi Customer Service, Contact Center KAI melalui telepon di 021-121, WhatsApp KAI121 di 08111- 2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121.

“Dengan semakin banyaknya stasiun yang melayani pemeriksaan GeNose C19 ini, diharapkan dapat mendukung kebutuhan masyarakat yang ingin bepergian dengan kereta api sesuai protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah,” tutup Joni.

Bagi calon penumpang kereta api, kini untuk pesan layanan GeNose C19 tak harus datang dulu ke stasiun. Pasalnya, sejak Sabtu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan fitur baru pada aplikasi KAI Access yaitu pemesanan layanan pemeriksaan GeNose C19. Dengan begitu, calon penumpang kereta bisa pesan layanan tersebut di KAI Access. “Inovasi ini merupakan komitmen KAI untuk memberikan kemudahan kepada pelanggan dalam memenuhi salah satu syarat menggunakan KA Jarak Jauh di masa pandemi Covid-19,” ujar VP Public Relations KAI, Joni Martinus, dalam keterangan resminya, Senin (22/3/2021). Hanya saja, saat ini layanan pemesanan GeNose C19 melalui aplikasi KAI Access belum tersedia untuk semua stasiun keberangkatan calon penumpang.


KAI menjelaskan, layanan pemesanan GeNose C19 melalui aplikasi KAI Access baru bisa digunakan untuk pelanggan keberangkatan dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen. Kendati demikian, Joni menegaskan bahwa KAI secara bertahap akan terus menambah layanan ini untuk keberangkatan di stasiun-stasiun lainnya. “Inovasi ini membuat pelanggan lebih praktis dan aman, dimana pembayaran tiket KA dan Genose sudah dilakukan melalui aplikasi. Kontak fisik dengan petugas juga terhindarkan karena pembayaran sudah dilakukan secara cashless,” ujar Joni.


Lantas bagaimana cara pesan layanan GeNose C19 melalui aplikasi KAI Access? Langkah-langkah yang perlu dilakukan cukup mudah. Untuk dapat menggunakan fitur ini, pelanggan harus meng-update aplikasi KAI Access ke versi 4.4.5 di Android. Dengan begitu, akan segera tersedia pembaruan aplikasi tersebut di versi iOS.


Jika sudah merampungkan pembaruan, tinggal membuka dan masuk aplikasi KAI Access. Pada saat melakukan pembelian tiket Kereta Api Jarak Jauh, pelanggan dapat menambahkan layanan pemeriksaan GeNose C19 langsung pada aplikasi KAI Access. Jika memanfaatkan layanan ini, biaya GeNose C19 sebesar Rp 30.000 akan otomatis ditambahkan ke total pembayaran transaksi. Setelah itu, calon penumpang tinggal bergegas ke stasiun tanpa perlu mendaftar ulang dari awal. Saat tiba di stasiun, pelanggan cukup scan barcode e-tiket dari aplikasi KAI Access ke petugas pendaftaran dan akan mendapatkan kantung untuk melakukan pemeriksaan GeNose C19. “Setelah sampel dianalisa oleh petugas, hasil pemeriksaan GeNose C19 akan langsung masuk ke aplikasi KAI Access pelanggan,” ujar Joni.

agendaIndonesia

****

Travel Pattern Medan Jadi 1 The Kitchen of Asia

Travel pattern Medan diarapkan sebagai the kitchen of Asia.

Travel pattern Medan disiapkan agar ibu kota Sumatera Utara ini bisa menjadi The Kitchen of Asia. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mendukung upaya pemerintah kota Medan dalam pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Salah satunya dengan menyiapkan travel pattern (pola perjalanan) wisatawan dari destinasi super prioritas Danau Toba untuk kemudian singgah di kota Medan dan menikmati keragaman daya tarik, salah satunya kuliner.

Travel Pattern Medan

Menparekraf Sandiaga Uno dalam kunjungan kerjanya ke Sumatera Utara berkunjung ke kawasan heritage Kesawan di kota Medan, Sabtu 27 Maret 2021. Pemkot Medan rencananya akan membenahi kawasan kota tua itu dengan branding “The Kitchen of Asia” yang akan menghadirkan kuliner khas Medan dan Asia sebagai daya tarik utama.

“Magnet kota Medan adalah pengalaman kuliner, dan kita perlu lengkapi dengan cerita-cerita sejarah atau story telling yang baik,” ujar Menparekraf Sandiaga Uno saat berkunjung ke kawasan heritage Kesawan bersama Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, Sabtu malam.

Story telling dikatakan Menparekraf Sandiaga akan menambah nilai juga daya tarik yang akan memberikan pengalaman lebih berkualitas bagi wisatawan. Ia mencontohkan cerita tentang rumah milik saudagar kenamaan Tjong A Fie.

“Seperti di Tjong A Fie ini, bagaimana ada seseorang pemimpin dan saudagar kaya keturunan etnis Tionghoa yang 100 tahun lalu meninggal namun memberi kenangan. Tempat ini memiliki makna dan sejarah besar karena peran beliau dalam menjaga kerukunan etnis dan umat beragama di Medan,” ujarnya.

Menparekraf menjelaskan, pihaknya tengah membuat travel pattern atau pola perjalanan bagi wisatawan dalam menjelajahi Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba. Dengan berbagai infrastruktur yang tengah dikebut, wisatawan nantinya juga akan didorong berkunjung ke kota Medan.

“Kita sedang buat travel pattern bagaimana wisatawan ke Destinasi Super Prioritas Danau Toba bisa singgah di kota Medan lantaran magnet sejarah dan wisata kuliner. Saya harap pariwisata bisa membangkitkan perekonomian dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin,” kata Sandiaga.

“Terakhir harapan kami, bahwa dalam penataan “The Kitchen of Asia” ini, harus dapat diperkuat dengan adaptasi teknologi dan keberagamaan produk-produk ekonomi kreatif,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution menyadari jika Medan tidak memiliki kekayaan alam yang cukup untuk dikembangkan sebagai potensi di sektor pariwisata. Namun kuliner dapat menjadi satu kekuatan besar dalam menarik minat wisatawan.

“Kuliner ini menjadi jawaban dari semua permasalahan di kota Medan. Kita tahu Kota Medan mungkin tidak punya potensi alam yang cukup baik, untuk itu harus kita ciptakan dan kolaborasikan dengan para stakeholder,” ujarnya.

Travel Pattern Medan disiapkan agar kota ini nantinya dipersepsi sebagai salah satu pusat daya tarik kuliner di Asia.
Menteri Pariwisata Sandiaga Uno bersepeda di seputar Danau Toba. Foto: Dok. Kemenparekraf

Terkait kawasan Kesawan yang akan disulap menjadi “The Kitchen of Asia”, Bobby Nasution menjelaskan Kesawan sendiri merupakan salah satu kawasan kota tua di Medan. Banyak warisan cagar budaya dengan arsitektur indah masih berdiri. Pembenahannya dipadu dengan branding kuliner Medan yang sudah terkenal, bukan hanya kuliner asli Sumatera Utara dan Indonesia, juga Asia.

“Untuk itu di kawasan Kesawan harus betul-betul dikembangkan, bukan diubah. Kita kembalikan ke belakang yang artinya kita kembalikan bangunan-bangunan di sini yang memiliki cerita masing-masing sehingga menambah cita rasa sendiri,” ujarnya.

Dari Medan, Menteri Pariwisata Sandiaga Uni juga menyambangi Dabau Toba. Keindahan dana ini menjadi daya tarik yang kuat bagi wisatawan untuk datang ke salah satu Destinasi Super Prioritas itu. Cara untuk menikmatinya beragam, bersepeda keliling Pulau Samosir menjadi salah satu pilihan wisatawan untuk berolahraga (sport tourism) sambil menikmati keindahan alam Danau Toba.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, di sela kunjungan kerjanya ke Danau Toba, Sabtu (27/3/2021) menyempatkan diri bersepeda di Pulau Samosir sambil menikmati keindahan alam yang ada.

Pulau Samosir memang layak dijadikan lokasi sport tourism. Selain alamnya yang memukau, juga didukung jalan lingkar Samosir yang sudah mulus. Berbagai event balap sepeda nasional seperti Tour de Samosir juga pernah digelar di pulau seluas 63.000 hektare itu.

“Jalurnya asik, dibalut keindahan Pulau Samosir, namun saya tekankan untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dan saya juga berpesan agar selalu mengutamakan keselamatan,” kata Menparekraf Sandiaga Uno usai bersepeda.

Sandiaga Uno bersama Samosir Bicycling Community melakukan serangkaian olahraga mulai dari bersepeda sejauh 10 kilometer dan berlari sejauh 2,5 kilometer. Rute yang dilalui Menparekraf merupakan spot-spot wisata terbaik di Pulau Samosir. Mulai dari panorama melewati dermaga Ambarita kemudian melintasi Garoga menuju ringroad hingga finish di Desa Tuk Tuk.

Travel pattern Medan direncanakan akan berfokus sebagai salah satu pusat kuliner di Asia.
Danau Toba di Sumatera Utara. Foto. Dok. kemenparekraf

Danau Toba sendiri merupakan danau yang populer di Sumatera Utara dengan pemandangan alam kawasannya yang mutlak tak bisa ditawar. Hamparan hijau perbukitan di sekitarnya, serta biru danau dengan Pulau Samosir yang berada di tengah adalah gambaran keindahan tempat ini.

Pemerintah terus menggenjot pengembangan infrastruktur yang ada di Danau Toba termasuk Pulau Samosir di dalamnya. Termasuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) juga harus berjalan beriringan.  

“Pengembangan infrastruktur tidak akan sukses jika SDM dan masyarakatnya juga tidak dibangun. Jadi bangun raganya, bangun jiwanya. Bukan hanya membangun infrastrukturnya saja tapi juga membangun manusianya,” kata Menparekraf Sandiaga Uno.

agendaIndonesia

*****

2 Konsep Wisata Jawa Barat, Kultural dan Ecotourism

2 konsep wisata jawa barat, yakni mengedapankan kultural dan ecotourism

2 konsep wisata Jawa Barat dalam pengembangannya akan bertumpu pada kultural dan ecotourism. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menyatakan pihaknya akan mengembangkan sektor pariwisata di Jawa Barat dengan mengedepankan konsep kultural dan ecotourism atau wisata berbasis alam.

2 Konsep Wisata Jawa Barat

Dalam pembukaan Jabar Culture and Tourism Festival yang diselenggarakan secara daring, Minggu 21 Maret 2021, Sandiaga mengatakan Provinsi Jawa Barat memiliki potensi wisata kultural yang dapat dipadukan dengan keindahan alam yang ada di sana. Untuk itu, perlu ada perbaikan titik akses untuk wisata.

“Kami akan berkoordinasi dengan Pak Gubernur (Jawa Barat), Kementerian PUPR, Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, dan Kementerian BUMN. Karena banyak titik wisata yang ada di bawah penguasaan BUMN sebagai aset-aset milik negara,” kata Sandiaga.

Oleh karena itu, lanjut Sandiaga, pihaknya kini tengah menyelesaikan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kementerian BUMN. Dengan harapan agar potensi-potensi pariwisata yang ada tersebut bisa segera dikembangkan.

Sandiaga menuturkan pihaknya akan memulai pengembangan dan pembangunan destinasi-destinasi wisata di Jawa Barat yang terbengkalai. “Sehingga nantinya destinasi-destinasi ini akan menjadi destinasi yang bertaraf nasional dan internasional,” katanya.

2 konsep wisata jawa barat adalah kultural dan ecotourism.
Glamping, salah satu andalan industri pariwisata. Foto: Dok. Kemenparekraf

Selain itu, Sandiaga juga mengungkapkan pihaknya akan mengembangkan tiga Kawasan Ekonuomi Khusus (KEK) di Jawa Barat sebagai upaya memulihkan ekonomi nasional dan mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Jawa Barat. “Salah satu dari tiga KEK yang telah berhasil kita dorong dengan kemajuan yang signifikan yaitu Lido dan kami akan mengembangkan KEK di Cikidang, Sukabumi, serta Pangandaran,” ujar Sandiaga.

Selain itu, Menparekraf Sandiaga menyebutkan pengembangan desa wisata di Jawa Barat menjadi salah satu upaya yang ditempuh pihaknya untuk membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di sana. Hal ini berkaca dari tingkat kunjungan wisatawan ke Desa Wisata Batulayang di Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu.

“Di Jawa Barat ada 10 desa wisata unggulan. Itu nanti akan kita kolaborasikan dengan pihak-pihak terkait untuk dikembangkan,” katanya.

Sandiaga mengingatkan, perlu ada adaptasi, inovasi, dan kolaborasi serta pentingnya menerapkan protokol kesehatan berbasis CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability) untuk memulihkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia, khususnya di Jawa Barat.

“Kunci dari pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif adalah penanggulangan angka penyebaran COVID-19. Oleh karena itu, mari kita terapkan protokol kesehatan dengan disiplin dan ketat,” ungkap Sandiaga Uno.

Acara ini turut dihadiri oleh Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Jawa Barat, Atalia Pratatya Kamil.

2 konsep wisata Jawa Barat adalah yang bertumpu pada budaya dan wisata yang ramah lingkungan.
Pariwisata yang ramah budaya dan lingkungan menjadi andalan Jawa Barat. Foto: Dok. Kemenparekraf

Sehari sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menekankan peran penting generasi milenial dalam peningkatan dan pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Salah satunya adalah membantu program utama Kemenparekraf/Baparekraf dalam menghadirkan pariwisata berkelanjutan yang lebih berkualitas sehingga memberikan dampak yang besar bagi masyarakat.

Menparekraf Sandiaga Uno, dalam acara “Virtual Webinar Hipwee #TravellerMillenials” mengatakan, pandemi COVID-19 memberikan dampak yang besar bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Termasuk menghadirkan tren baru berwisata, dari pariwisata masif ke pariwisata yang lebih berkelanjutan.

“Peran generasi milenial besar sekali, mereka bisa membantu menyosialisasikan program pemerintah dimana ke depan kita menargetkan pariwisata berkelanjutan yang lebih berkualitas,” kata Sandiaga Uno, Jumat (19/3/2021).

Turut hadir dalam acara tersebut Direktur Konsumer BRI, Handayani.

Hal paling sederhana, kata Sandiaga, generasi milenial atau bahkan generasi Z dapat melakukannya dengan membuat konten-konten menarik di media sosial. Konten yang dapat mempromosikan destinasi pariwisata yang berkelanjutan serta bagaimana seorang wisatawan dapat melakukan kegiatan wisata yang bertanggung jawab.

“Milenial harus menjadi contoh dalam melakukan kegiatan wisata dengan kepatuhan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin dan ramah lingkungan. Mereka juga lebih memilih pariwisata yang berbasis alam, dan hal ini sejalan dengan tren pariwisata ke depan dari yang bersifat masif menjadi lebih customized, localize, personalize, dan smaller in size,” kata Menparekraf Sandiaga.

Pemerintah, dikatakan Sandi, tengah berusaha keras untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Pandemi COVID-19 berdampak besar pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, dimana lebih dari 30 juta masyarakat Indonesia yang menggantungkan hidupnya dari sektor ini.

Salah satunya adalah melanjutkan program bantuan sosial pemerintah, seperti dana hibah pariwisata untuk hotel dan restoran yang tahun ini akan dilanjutkan, ditingkatkan, dan diperluas penerimanya.

“Alhamdulillah program-program kita mendapatkan respons yang positif, vaksinasi sudah berjalan terutama di Bali, Bandung, Yogyakarta, dan Manado. Kita mulai melihat geliat dari dari kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif, dan saya ingin memupuk harapan, saya ingin menebarkan motivasi dan semangat. Kuncinya adalah bagaimana kita berwisata dengan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin,” kata Sandiaga.

Sementara Direktur Konsumer BRI, Handayani, mengatakan, pihaknya juga memberikan perhatian yang besar bagi generasi milenial terutama dalam mendukung kegiatan mereka berwisata. Di mana saat ini banyak generasi milenial yang lebih memilih pembayaran nontunai (cashless payment).

agendaIndonesia

*****

9 Ribu Karyawan KAI Jalani Vaksinasi

9000 karyawan KAI Jalani Vaksinasi

9 ribu karyawan KAI jalani vaksinasi Covid-19. Sampai dengan 18 Maret 2021, sebanyak 9.316 pegawai, orang tua, dan pensiunan KAI Group telah melakukan vaksinasi Covid-19. Jumlah tersebut terdiri dari 7.295 orang tenaga kesehatan, pegawai operasional, frontliner, dan administrasi yang telah divaksin pada fasilitas kesehatan milik pemerintah maupun yang diselenggarakan di lingkungan KAI. Adapun 2.021 orang sisanya merupakan orang tua dan pensiunan pegawai yang telah divaksin melalui program Sentra Vaksinasi Bersama BUMN di Istora Senayan, Jakarta.

9 Ribu Karyawan KAI Jalani Vaksinasi

“KAI akan terus berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan setempat dan unit terkait lainnya untuk segera memberikan vaksinasi kepada seluruh insan KAI, diutamakan tenaga kesehatan, kemudian frontliner yang berhubungan dengan para penumpang dan masyarakat, baru nanti ke yang lain,” ujar Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo.

Saat ini, KAI telah mendaftarkan seluruh pegawai KAI Group yang berjumlah 42.853 orang untuk divaksin. Selain itu, KAI juga membantu mendaftarkan orang tua pegawai dan pensiunan pada program vaksinasi yang diadakan pemerintah. Hal ini dilakukan untuk memfasilitasi kelompok lansia yang masuk dalam sasaran prioritas vaksinasi Covid-19 tahap kedua.

Dengan komunikasi yang baik antara KAI dan Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan setempat, serta pihak-pihak terkait lainnya, jumlah pegawai yang telah divaksin telah mencapai 17% dari total pegawai KAI Group. Jumlah tersebut akan terus meningkat secara bertahap menyesuaikan dengan waktu vaksinasi yang ditetapkan pemerintah.

Selain itu KAI dipercaya untuk menyelenggarakan vaksinasi bagi para pegawainya di Klinik Mediska milik KAI dan stasiun pada beberapa kota seperti Jakarta, Karawang, Bandung, Cirebon, Cepu, Purwokerto, Jombang, Jember, Tanjung Balai, Padang, dan Solok.

“Mulai Selasa (23/3), KAI akan melakukan vaksinasi terhadap 5.246 pegawainya yang bertugas di Bandung,” tambah Didiek.

Yang terbaru, KAI bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan menyelenggarakan vaksinasi bagi pekerja transportasi publik yang dilaksanakan di Stasiun Gambir, Jumat (19/3). Pada kegiatan ini, KAI memberikan dukungan dengan menyediakan lokasi dan fasilitas pendukung vaksinasi bagi sekitar 1.000 pekerja transportasi publik dari berbagai moda transportasi seperti darat, laut, udara, dan kereta api. Khusus untuk peserta dari KAI Group yang akan divaksin pada kegiatan ini berjumlah 210 pegawai.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang hadir meninjau vaksinasi tersebut mengatakan sangat bahagia karena para pelayan publik transportasi yang kesehariannya berhubungan dengan banyak orang mendapatkan kesempatan vaksinasi.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Joko Widodo dan Menteri Kesehatan (Budi Gunadi Sadikin) yang mengalokasikan vaksin ini,” kata Budi Karya.

Menurutnya, di masa pandemi ini, pemberian vaksin dapat meningkatkan kepercayaan diri para pekerja transportasi publik saat melaksanakan tugasnya. “Saya berpesan kepada para pekerja yang sudah divaksin, agar tetap menjaga dan menjalankan protokol kesehatan,” kata Budi Karya.

Didiek Hartantyo mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan atas kepercayaan yang diberikan kepada KAI untuk menyelenggarakan vaksinasi massal tersebut. “KAI berkomitmen mendukung program vaksinasi Covid-19 dalam rangka memutus penyebaran Covid-19 pada moda transportasi kereta api,” kata Didiek.

9 ribu karyawan KAI jalani vaksinasi Covid 19. Jumlah itu termsuk para pensiunan dan anggota keluarga.
Komisaris Utama KAI meninjau pelayanan di stasiun Senen, Jakarta. Foto: Dok. KAI

Sehari sebelumnya, Komisaris Utama merangkap sebagai Komisaris Independen PT Kereta Api Indonesia (Persero) Said Aqil Siroj meninjau Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Kamis 18 Maret 2021. Said Aqil Siroj hadir untuk melihat secara langsung serta memastikan pelayanan di stasiun tersebut sudah berjalan dengan baik. Dalam peninjauan tersebut Said Aqil Siroj didampingi oleh dewan komisaris KAI, Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo beserta jajaran direksi.

Pengecekan di stasiun mulai dari alur penumpang, ruang tunggu, tempat boarding, peron, kereta penumpang, hingga di kabin masinis. Ia mengatakan kondisi Stasiun Pasar Senen saat ini sangat nyaman dan bersih dibandingkan pada tahun 90-an.

“Saya melihat stasiun Pasar Senen kini begitu berbeda  dibandingkan ketika saya dulu naik kereta api di tahun 90-an. Dulu sangat kotor dan kumuh, sekarang kita lihat sudah membanggakan, bersih, nyaman, dan aman,” kata Komisaris Utama KAI Said Aqil Siroj.

Ia menilai dalam melayani pelanggan di masa pandemi Covid-19 ini, Stasiun Pasar Senen telah menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin yang ketat. Mulai dari pengecekan suhu tubuh, penyediaan hand sanitizer dan wastafel portabel di titik-titik strategis, pemberian marka untuk physical distancing, dan sebagainya.

Pada kunjungannya kali ini, Said Aqil Siroj menyempatkan untuk menyapa pelanggan KA Jayabaya relasi Pasar Senen – Malang. Dirinya meminta masukan langsung kepada pelanggan untuk perbaikan-perbaikan KAI ke depannya. Said Aqil Siroj juga memuji para pelanggan yang memiliki kesadaran tinggi untuk memenuhi protokol kesehatan saat menggunakan moda transportasi kereta api.

“Alhamdulillah saya melihat protokol kesehatan diterapkan dengan sangat baik. Semua penumpang menjaga physical distancing, memakai masker, dan disiplin mematuhi protokol kesehatan,” ujar Said Aqil Siroj.

Secara khusus Said Aqil Siroj juga meninjau layanan pemeriksaan GeNose C19. Ia mengatakan pelayanan screening Covid-19 ini berjalan dengan tertib dan lancar.

“Saya sangat mengapresiasi hadirnya layanan pemeriksaan GeNose C19 di stasiun sebagai salah satu syarat menggunakan KA Jarak Jauh yang nyaman, murah, dan cepat, serta tak kalah pentingnya  adalah mendukung gerakan Bangga Buatan Indonesia,” kata Said Aqil Siroj.

Ia mengapresiasi KAI dan pihak-pihak yang telah bekerja keras memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan khususnya di Stasiun Pasar Senen.

“Saya berharap pelayanan terbaik diaplikasikan di semua stasiun dan seluruh layanan KAI. Tujuannya agar pelanggan merasa nyaman dan menjadikan Kereta Api sebagai pilihan utama dalam bertransportasi,” tutup Said Aqil Siroj.

Sementara itu, Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo yang turut hadir dalam peninjauan tersebut mengatakan bahwa KAI terus berkomitmen untuk menjalankan transportasi dengan protokol kesehatan yang baik, sesuai dengan Surat Edaran Satgas Covid-19 dan Surat Edaran Kementerian Perhubungan.

“Pada saat ini juga KAI menyediakan layanan pemeriksaan GeNose C19 yang sekarang sudah ada di 14 stasiun dan akan bertambah 9 stasiun lagi di tanggal 20 Maret. Targetnya, sebelum April 2021 kita akan operasikan pemeriksaan GeNose C19 di 44 stasiun. Tujuannya untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat  guna melakukan transportasi dengan tetap melakukan protokol kesehatan,” tutup Didiek.

agendaIndonesia

*****

Program Revitalisasi Toilet di Bali dan 5 DSP Diluncurkan

Program Revitalisasi Toilet diluncurkan Kemenparekraf di bali dan 5 DSP.

Program Revitalisasi Tolilet di Bali dan lima destinasi super prioritas (DSP) diluncurkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno. Program ini merupakan upaya Kemenparekraf/Baparekraf dalam menghadirkan toilet yang nyaman bagi wisatawan sekaligus memenuhi unsur kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan keberlangsungan lingkungan yang menjadi perhatian utama wisatawan pascapandemi.

Program Revitalisasi Toilet

“Revitalisasi toilet destinasi wisata ini merupakan kegiatan kolosal yang melibatkan publik, institusi pendidikan, dan media. Revitalisasi ini agar destinasi wisata memiliki toilet yang bersih, Indah, sehat, dan aman. Kegiatan ini juga membuka banyak sekali peluang padat karya bagi masyarakat,” kata Menparekraf Sandiaga Uno di Pantai Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Rabu 17 Maret 2021.

Selain di Pantai Kuta, kegiatan ini juga berlangsung serentak di lima titik destinasi super prioritas. Yakni toilet di kawasan Wisata Sade Bawah, Mandalika, Nusa Tenggara Barat; toilet Desa Wisata Liang Ndara, Labuan Bajo; toilet di Pantai Pulisan, Likupang; toilet di Pusat Informasi Geopark Sigulatti, Pangururan Samosir, Danau Toba; serta toilet Desa Wisata Segajih, Borobudur.

Ia pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat dalam mendukung program ini. Termasuk partisipasi masyarakat yang juga ikut berkolaborasi dalam pengelolaan sampah.

“Sekitar Desember 2020 kita dibanjiri video bagaimana sampah di Pantai Kuta yang menumpuk. Tapi saat ini kita lihat sendiri berkat peran aktif dari Pak Bupati dan jajaran, pemerintah provinsi juga masyarakat semuanya menghadirkan toilet juga pantai yang bersih,” kata Sandiaga Uno.

“Partisipasi aktif masyarakat untuk menjaga daerahnya, bukan hanya menjadi destinasi super prioritas tapi juga sangat berkualitas,” kata Sandiaga.

Turut hadir dalam acara tersebut, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta; Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf Hari Santosa Sungkari; Deputi Bidang Koordinasi pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan Kemenkomarves Nani Hendiarti; Plt Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Dan Nusa Tenggara, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Ni Nyoman Santi; serta Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali I Putu Astawa, Direktur Tata Kelola Pariwisata berkelanjutan, Indra Nitua, dan Direktur Pengembangan Destinasi Regional II, Wawan Gunawan.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Hari Santosa Sungkari, mengemukakan, terdapat sembilan (9) toilet destinasi wisata di Bali yang telah dan akan direvitalisasi. Sementara di 5 destinasi super prioritas masing-masing masih ada di satu titik lokasi destinasi wisata.

“Ini merupakan pilot project, namun kita kita berharap hal ini dapat menjadi percontohan dan terjadi penularan bagi masyarakat lokal dan pemerintah daerah untuk dapat mewujudkan toilet yang bersih, indah, sehat, dan aman,” kata Hari Santosa Sungkari.

Hari mengungkapkan, dalam pelaksanaan program revitalisasi toilet pihaknya bekerja sama dengan Asosiasi Toilet Indonesia untuk menghadirkan toilet berstandar global. Tidak hanya yang sesuai dengan standardisasi kesehatan, tapi juga selaras dengan standar keamanan COVID-19. Mulai dari ventilasi, termasuk material bahan yang digunakan.

Program Revitalisasi Toilet di Bali dan 5 DSP diluncurkan Kementrian Pariwisata dan Perekonomian Kreatif.
Menteri Pariwisata Sandiaga Uno saat peluncuran Program Revitalisasi Toilet di Bali. Foto: Dok. Kemenparekraf

Hal ini diharapkan dapat mendongkrak tingkat daya saing pariwisata Indonesia. Berdasarkan data Travel & Tourism Competitiveness Index (TTCI) yang dikeluarkan World Economic Forum (WEF) pada 2019, dari 14 pilar yang menjadi penilaian daya saing pariwisata Indonesia, ada tiga pilar yang posisinya di atas 100 dari 141 negara dan harus jadi perhatian, yakni environmental sustainability, tourist service infrastructure, serta health and hygiene di mana kebersihan termasuk di dalamnya. 

“Apalagi setelah pandemi, orang pasti akan mempertimbangkan destinasi yang serius menangani itu termasuk toilet,” kata Hari.

Untuk itu, Hari mengatakan, pihaknya tidak hanya sekadar melakukan revitalisasi namun juga memberikan bimbingan teknis juga pendampingan kepada masyarakat dan komunitas setempat dalam mengelola serta menumbuhkan kesadaran kebersihan di masyarakat.

“Karena membangun toilet itu gampang, tapi memelihara dan mengelolanya membutuhkan skill. Di samping itu kita juga memberikan pendampingan dalam pengelolaan sampah, bagaimana mengurangi penggunaan plastik. Sementara di hilir bagaimana kita menyalurkan sampah-sampah itu tidak harus semua ke tempat pembuangan sampah, tapi bisa juga di-recycle menjadi pupuk atau lainnya,” kata Hari Sungkari, didampingi Direktur Pengembangan Destinasi Regional II Kemenparekraf/Baparekraf, Wawan Gunawan.

Dalam acara ini Kemenparekraf/Baparekraf menghadirkan program padat karya “Aksi Bersih Pantai” yang melibatkan lebih dari 50 masyarakat di sekitar pantai Kuta.

agendaIndonesia

*****

Menparekraf Dan Dubes India Bahas Wisata 2 Negara

Menparekraf Dan Dubes India berdiskusi membahas kemungkinan pengembangan pariwisata ke dua negara. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, melakukan pertemuan dengan Duta Besar India untuk Indonesia, Manoj Kumar Bharti. Dalam pertemuan itu keduanya membahas berbagai rencana program ke depan, terutama peluang peningkatan kerja sama di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif pascapandemi.

Menparekraf dan Dubes India

“Saya baru selesai berdiskusi tentang rencana pembukaan kembali Bali dengan penerbangan langsung dari India yang saat ini sedang kita siapkan dan dalam tahap finalisasi,” kata Menparekraf Sandiaga Uno usai bertemu Dubes India Manoj Kumar Bharti, Rabu 17 Maret 2021 di Inaya Putri Bali, Nusa Dua, Bali.

Pemerintah Provinsi Bali sebelumnya telah menetapkan tiga kawasan untuk menjadi zona hijau. Yakni Ubud di Kabupaten Gianyar, Sanur di Kota Denpasar, dan ITDC Nusa Dua di Kabupaten Badung. Ketiga kawasan itu akan menjadi prioritas lokasi vaksinasi bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif dan juga masyarakat.

“Dengan penguatan testing, tracing, and treatment, dan tahapan-tahapan yang sudah kami siapkan termasuk penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin, Pak Dubes menyatakan hal tersebut akan meningkatkan kepercayaan diri wisatawan India untuk memulai penerbangan langsung melalui konsep travel corridor arrangement,” kata Sandiaga.

Jumlah kunjungan wisatawan asal India ke Bali setiap tahunnya terus meningkat. Data BPS Bali menunjukkan, tahun 2017 sebesar 264.516 wisatawan, tahun 2018 sebesar 353.894 wisatawan, dan di tahun 2019 sebesar 374.043 wisatawan.

Menparekraf mengatakan, dalam pertemuan tersebut keduanya juga membahas tentang kerja sama investasi dan perdagangan dalam lingkup pariwisata dan ekonomi kreatif. Termasuk tentang adaptasi teknologi guna memperkuat dan menciptakan peluang dalam sektor parekraf tanah air, khususnya dalam penguatan desa wisata yang menjadi salah satu program andalan dari Kemenparekraf/Baparekraf.

“Hubungan antara India dan Indonesia harus diperkuat demi kemajuan kedua bangsa. Harapan kami peningkatan hubungan bilateral ini bisa membangkitkan semangat, menebar harapan, dan membuka peluang lagi bagi Bali untuk bangkit dan Indonesia dalam pemulihan ekonomi,” kata Sandiaga Uno.

Duta Besar India untuk Indonesia, Manoj Kumar Bharti, mengucapkan terima kasih dan apresiasinya atas pertemuan dan rencana kerja sama yang akan dilakukan Indonesia dan India ke depan. Khususnya dalam meningkatkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif antara kedua negara.

Manoj yang baru 1,5 bulan menjalankan tugasnya sebagai Dubes di Indonesia mengaku kagum dengan keindahan alam dan budaya yang ada di Indonesia, khususnya Bali. Dimana terdapat kemiripan seni budaya serta populasi agama Hindu yang besar di Bali.

“Bagaimana mereka (masyarakat Bali) mempraktikkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari yang dimana ini tidak terjadi di India. Tentu ini akan menjadi pengalaman yang menarik bagi wisatawan India untuk berkunjung ke Bali,” kata Dubes Manoj.

Ia optimistis target 2 juta masyarakat Bali yang mendapat vaksinasi hingga Juli mendatang akan meningkatkan kepercayaan diri bagi wisatawan India untuk berkunjung ke Bali nantinya.

“Kami berharap kerja sama nanti akan berjalan sukses dan membawa kembali ekonomi Bali yang bertumpu pada sektor pariwisata. Kami juga bicara tentang investasi di berbagai area seperti ekonomi digital dimana kami berharap dari sini bisa mendapatkan peran yang besar,” kata Dubes Manoj.

Menparekraf dan Dubes India bahas pengembangan pariwisata ke dua negara.
Presiden Joko Widodo didampingi Menparekraf Sandiaga Uno meninjau vaksinasi di Bali. Foto: Dok. Kemenparekraf

Sehari sebelumnya,Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mendampingi Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Bali untuk meninjau pelaksanaan vaksinasi massal bagi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif.

Lokasi peninjauan pertama ada di Puri Saren Agung, Ubud, Gianyar, dimana dilakukan vaksinasi terhadap kurang lebih 680 pelaku industri pariwisata, pimpinan umat beragama, perwakilan budayawan, perwakilan pemuda, dan masyarakat setempat. Sementara di Kota Denpasar, tepatnya di Harris Hotel Sunset Road, vaksinasi diperuntukkan bagi 500 pekerja industri pariwisata di Bali.

Menparekraf Sandiaga Uno seusai mendampingi Presiden Joko Widodo, Selasa 16 Maret 2021, mengatakan, pelaksanaan vaksinasi merupakan salah satu prasyarat utama selain penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin dalam upaya membuka kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sekaligus memulihkan perekonomian di Bali.

“Dengan menurunnya angka COVID-19 kita memulai persiapan untuk membuka kembali pariwisata khususnya untuk wisatawan mancanegara. Tentunya ini harus dilakukan dengan sangat hati-hati, kita jangan sampai melakukan kesalahan sehingga penularan COVID-19 ini meningkat kembali. Dan vaksinasi ini adalah salah satu faktor utama yang harus dijalankan,” kata Sandiaga Uno.

Turut hadir Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo.

Kehadiran Presiden Joko Widodo, dikatakan Menparekraf, memberikan harapan sekaligus menunjukkan keseriusan pemerintah pusat kepada masyarakat yang ada di Bali, khususnya masyarakat pariwisata dan ekonomi kreatif. Pemerintah mendukung penuh kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif Bali melalui peningkatan vaksinasi maupun program-program pemerintah yang akan digalakkan di tahun 2021.

agendaIndonesia

*****

Kereta Bandara Yogya Beroperasi Juni 2021

Kereta bandara yogya akan beroperasi Juni 2021

Kereta Bandara Yogya direncanakan akan mulai beroperasi pada Juni 2021. Pekerjaan ini terkait dengan program pengembangan Stasiun Kereta Api Tugu, Yogyakarta. Stasiun Tugu akan terhubung langsung dengan Yogyakarta International Airport (YIA), Kulonprogo, lewat jalur kereta api yang saat ini sudah masuk tahap finalisasi pembangunan. Pembangunan rel bandara sendiri ditargetkan rampung dan beroperasi pada Juni 2021.

Kereta Bandara Yogya

PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus berusaha mengutamakan kebutuhan pelanggan dan memberikan pelayanan terbaik akan kebutuhan transportasi publik. Salah satu langkah yang dilakukan perusahaan antra lain membangun kerjasama dengan berbagai pemangku kepentingan. KAI sadar tidak dapat berdiri sendiri mewujudkan visinya menjadi solusi ekosistem transportasi terbaik untuk Indonesia.

KAI kini telah menjalin kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo menyambangi Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X di Kepatihan Pemda DIY. Tujuan KAI adalah untuk membahas pengembangan Stasiun Tugu Yogyakarta.

“Pertemuan ini dalam rangka membahas pengembangan Stasiun Tugu. Ini sudah digagas cukup lama dan mudah-mudahan segera terealisasi. Arahan dari Ngarso Dalem yaitu beliau sepakat dan sudah menyetujui pengembangan ini,” kata Didiek.

Harapannya pengembangan Stasiun Tugu dapat selesai sebelum Desember 2023. Ia memperjelas bahwa kolaborasi ini yakni terkait pengembangan integrasi moda transportasi kereta api. Stasiun Tugu diharapkan dapat menjadi ekosistem transportasi yang terintegrasi dengan moda transportasi massal lainnya. Integrasi akan memudahkan pelanggan kereta api mendapatkan moda transportasi lain begitu sampai atau hendak menuju Stasiun Tugu.

Lebih lanjut, Didiek mengatakan tidak menutup kemungkinan ke depan akan dikembangkan commuter berbasis Autonomous Rail Rapid Transit (ART). Namun sejauh ini hal tersebut masih dalam kajian. “Transportasi ke depan di Yogyakarta akan dikembangkan commuter berbasis ART ini sedang dalam kajian juga,” kata Didiek.

Di masa depan stasiun ini juga diproyeksikan menjadi Transit-Oriented Development (TOD), yakni penggabungan area residensi dan komersial dalam satu area yang didesain untuk memaksimalkan akses ke transportasi publik.

Sekretaris Daerah (DIY) Kadarmanta Baskara Aji mengatakan Pemda DIY mendukung penuh rencana pengembangan Stasiun Tugu. Dukungan itu berupa percepatan proses perizinan dan pemanfaatan lahan untuk pengembangan tersebut.

Aji mengatakan pelaksanaan proyek pengembangan ini akan dilakukan sesegera mungkin. “Ya kalau tadi Sultan minta segera saja, di daerah [DIY] nanti akan memfasilitasi dari sisi perizinan dan pemanfaatan lahan, sementara untuk pendanaan oleh PT. KAI, nanti dua-duanya saling sinergi,” ucap Aji.

KAI memastikan pengembangan Stasiun Tugu ini tetap memperhatikan simbol-simbol budaya di Jogja. “Kami bersama keraton [Yogyakarta] tetap memperhatikan kearifan lokal, budaya dan falsafah-falsafah. Sumbu filosofis Jogja juga diperhatikan. Sehingga apa yang menyangkut kebudayaan tata kehidupan itu menjadi suatu keharusan di sini tetap akan dipertahankan. Hal tersebut kami lakukan untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Yogyakarta,” pungkas Didiek.

Kereta Bandara Yogya akan beroperasi pada Juni 2021.
Direksi dan Komisaris PT Kereta Api Indonesia meninjau perkembangan LRT. Foto: Dok. KAI

Secara terpisah, di Jakarta seusai ditunjuk menjadi Komisaris Utama merangkap sebagai Komisaris Independen PT Kereta Api Indonesia (Persero) awal bulan ini, Said Aqil Siroj, turun langsung ke lapangan meninjau progres pengerjaan LRT Jabodebek di Stasiun LRT Harjamukti, Cibubur, Jakarta Timur, Rabu 10 Maret 2021. Said Aqil Siroj hadir untuk memastikan Proyek Strategis Nasional ini selesai tepat waktu meski di tengah pandemi Covid-19.

Selain Said Aqil Siroj, turut hadir dalam kegiatan tersebut dewan Komisaris KAI, Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo beserta jajaran direksi, PPK Pembangunan Prasarana LRT Jabodebek Ditjenka Kemenhub Ferdian Suryo Adhi, Direktur Operasi PT Inka I gede Agus prayatna, dan Deputy Project Manager Adhi Karya Sudaryono.

“Alhamdulillah, sampai saat ini saya tidak melihat ada kekurangan pada pengerjaan LRT Jabodebek ini, semua berjalan dengan baik. Seluruh pihak terus bekerja keras baik dari Kemenhub, KAI, Adhi Karya, Inka, dan LEN. Saya harapkan proyek ini dapat dioperasikan tepat waktu di bulan Juli 2022,” ujar Komisaris Utama KAI Said Aqil Siroj.

Said Aqil Siroj yakin bahwa hadirnya LRT Jabodebek ini akan mempunyai dampak yang sangat signifikan bagi masyarakat. LRT Jabodebek akan mengurangi kemacetan lalu lintas dan meningkatkan ekonomi masyarakat.

Said Aqil Siroj melihat pelayanan yang diberikan KAI sudah bagus. Ia mengatakan di masa pandemi, KAI secara konsisten menerapkan protokol kesehatan yang ketat di lingkungan perkeretaapian. Ia mengapresiasi kinerja KAI yang mempu bertahan di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang sangat berat ini.

“Kami terus bekerja keras agar seluruh proyek yang sedang berlangsung termasuk LRT Jabodebek selesai pada target yang telah ditentukan. Kami juga akan terus berkoordinasi dengan jajaran Direksi untuk menjadikan KAI sebagai BUMN yang lebih baik lagi dan dapat memberikan nilai tambah kepada masyarakat,” kata Said Aqil Siroj.

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengatakan proyek LRT Jabodebek merupakan Proyek Strategis Nasional yang menjadi salah satu tugas penyelesaian kepada KAI. Ia melanjutkan LRT Jabodebek merupakan proyek kerja sama sinergi BUMN yang dikoordinir oleh Satker LRT Jabodebek di Kementerian Perhubungan.

“Mari kita sama-sama berdoa dan berniat untuk menyelesaikan proyek ini. Harapannya proyek ini dapat selesai dengan tepat waktu dan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang ada di Jabodebek untuk mengurai kemacetan dan meningkatkan kualitas hidup dengan transportasi massal yang lebih baik dari waktu ke waktu,” kata Didiek.

Dalam rangkaian tinjauannya tersebut, Said Aqil Siroj bersama rombongan mengecek stasiun LRT, ruang kendali uji coba sistem persinyalan atau backup operating control center (BOCC), serta memastikan keandalan sarana LRT Jabodebek dengan menaiki transportasi baru ini dari Stasiun Harjamukti ke Stasiun TMII.

Per 5 Maret 2021, progres pembangunan fase 1 LRT Jabodebek telah mencapai 83,37% dengan rincian Lintas Pelayanan I Cawang-Cibubur sebesar 93,67%, Lintas Pelayanan II Cawang-Kuningan-Dukuh Atas sebesar 82,44%, serta Lintas Pelayanan III Cawang-Bekasi Timur sebesar 76,94%.

Fase 1 LRT Jabodebek ditargetkan untuk dapat dioperasikan di bulan Juli 2022 dengan 18 stasiun pemberhentian. Adapun pengoperasiannya akan dilakukan secara otomatis tanpa masinis dengan sistem persinyalan CBTC grade of automation level 3.

Saat ini, KAI masih melakukan uji coba dinamis dengan menjalankan kereta LRT di jalurnya. Adapun sebagian kereta yang telah lulus uji selanjutnya akan dilakukan pengujian komunikasi dengan sistem persinyalan.

agendaIndonesia

*****

Wings Air Rute Ternate-Morotai Mulai 10 Maret

Wings Air rute Ternate-Morotai mulai terbang lagi

Wings Air rute Ternate-Morotai mulai terbang lagi 10 Maret 2021. Maskapai anggota Lion Air Group ini membuka kembali rute domestik intra-Maluku Utara, yakni Kota Ternate melalui Bandara Sultan Babullah di Pulau Ternate tujuan Kabupaten Pulau Morotai melalui Bandara Leo Wattimena.

Wings Air Rute Ternate-Morotai

Corporate Communications Strategic of Wings Air Danang M. Prihantoro mengatakan harga tiket sekali jalan untuk rute Ternate ke Morotai mulai dari Rp352.300, sedangkan Morotai ke Ternate Rp347.300. “Kami melayani penerbangan sebanyak tiga kali per pekan setiap Rabu, Jumat dan Minggu,” kata Danang dalam siaran persnya. Dia menjelaskan untuk rute Ternate–Morotai nomor penerbangan IW-1172 pukul 11.55 WIT dan dijadwalkan tiba pada 12.40 WIT. Rute Morotai–Ternate nomor penerbangan IW-1171 pukul 13.00 WIT dan dijadwalkan tiba pada 13.40 WIT.

Wings Air mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan koordinasi dari pemerintah daerah, regulator, pengelola Bandara, pengatur lalu lintas udara, karyawan dan awak pesawat serta berbagai pihak terkait lainnya dalam mendukung operasional sehingga penerbangan kembali Ternate–Morotai PP dapat terlaksana dan berjalan lancar.

Danang menuturkan dengan dibukanya kembali rute Ternate–Morotai PP menempatkan kembali Wings Air sebagai satu-satunya maskapai yang melayani penerbangan berjadwal di kedua kota (Intra-Maluku Utara).

Pengoperasian penerbangan kembali ini diharapkan bisa menjawab permintaan pasar jasa transportasi udara di kedua kota, akan semakin meningkatkan minat orang untuk bepergian menggunakan pesawat udara untuk penerbangan langsung (point to point) di Kepulauan Maluku.

Harapan utama mampu menciptakan konektivitas semakin terbuka wilayah Indonesia Timur bagian Utara sejalan upaya membantu dan berkontribusi positif dalam perkembangan daerah guna mendukung percepatan pemulihan perekonomian.

Ketersediaan jadwal penerbangan yang tepat rute Ternate – Morotai – Ternate diharapkan dapat menyediakan pilihan koneksi perjalanan udara (connecting flight) saling terhubung bagi wisatawan, pebisnis dan publik lainnya. Penerbangan tujuan akhir Morotai dari berbagai kota, setiap penumpang dapat singgah (transit) terlebih dahulu di Bandar Udara Sultan Babullah Ternate.

Penumpang yang berasal dari Kabupaten Kepulauan Morotai kini memiliki kesempatan dan pilihan penerbangan lebih luas lagi melalui Bandar Udara Sultan Babullah untuk tujuan Jakarta (Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang dan Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma), Buli, Labuha, Manado, Gorontalo, Palu, Luwuk, Ambon,  Makassar,  Kendari,  Surabaya,  Denpasar, Lombok, Kupang, Labuan Bajo, Yogyakarta, Semarang, Bandung, Balikpapan, Banjarmasin, Tarakan, Padang, Palembang, Pekanbaru, Jambi, Medan dan kota-kota lainnya.

Wings Air rute Ternate-Morotai akan diterbangkan lagi mulai 10 Maret 2021.
Wings Air, anggota Lion Air Group, menerbangi lagi rute Ternate-Morotai. Foto: Shutterstok

Wings Air juga menyampaikan pada Januari 2021 telah membuka rute terbaru Banjarmasin – Sampit – Banjarmasin sebagai kelanjutan pengembangan bisnis (ekspansi) rute domestik. Pada semester II/ 2020 Wings Air telah membuka jaringan Makassar – Tana Toraja – Makassar, Makassar – Palu – Makassar, Kupang – Ruteng – Kupang serta terbang kembali pada rute dalam negeri secara bertahap.

Wings Air optimis, penerbangan kembali Ternate – Morotai – Ternate sebagai bagian meyakinkan bahwa “terbang itu aman”, karena pelaksanaan penerbangan dijalankan sebagaimana pedoman protokol kesehatan serta mengutamakan faktor keselamatan dan keamanan (safety first).

Wings Air memaksimalkan berbagai langkah selama masa waspada pandemi antara lain mengatur proses masuk dan keluar penumpang dari pesawat udara secara berurutan guna meminimalkan kepadatan. Pada pesawat ATR, naik dan turun dari pintu bagian belakang. Hal ini akan meminimalsir interaksi bertatapan langsung (face to-face) antara penumpang. Area dapur (galley) yang terletak di bagian belakang juga meminimalkan interaksi tatap muka antara penumpang dan awak kabin.

Sejalan upaya memberikan pengalaman terbaik penumpang ketika terbang, Wings Air sudah mempersiapkan armada jenis baling-baling (propeller) tipe pesawat ATR 72-500 atau ATR 72-600, berkapasitas tempat duduk 72 kelas ekonomi dengan tata letak 2-2.

ATR 72 merupakan pesawat berteknologi canggih dengan tingkat kenyamanan lebih terasa karena interior kabin dirancang lebih futuristik, sehingga penumpang dapat bersantai ketika di kabin sembari menikmati perjalanan dengan melihat pemandangan luar karena pesawat mampu terbang rendah. Selain itu, penumpang juga bisa bekerja saat penerbangan.

Kualitas udara segar (fresh) terus menerus dipasok dengan tingkat pembaruan volume udara kabin yang tinggi, sehingga siklus udara terjamin bersih. Aliran udara dari atas (langit-langit kabin) bergerak satu arah ke bawah (lantai), yang meminimalkan pergerakan udara ke depan dan arah belakang pada kabin (blown transversally and vertically). Udara akan tersedot ke area lantai melalui panel (floor panel level) sesuai proses pada katup aliran tekanan udara (pressurization outflow valves operation).

Volume udara kurang lebih 95 meter kubik di kabin akan selalu diperbaharui dalam waktu 5 sampai dengan 7 menit dengan mengandalkan 2 buah mekanisme ECS packs Operative, 2 buah Recirculation dan Extraction Syatem (by Environment Control System (ECS)) yang menjamin udara dalam kabin tetap segar.

Untuk menjaga kesehatan dan keselamatan penerbangan, Wings Air juga telah meningkatkan fase sterilisasi seluruh armada. Proses pembersihan pesawat dilakukan oleh tim teknisi dan aircraft interior exterior cleaning (AIEC), meliputi Aircraft Interior Cleaning (membersihkan bagian dalam pesawat) dan Aircraft Exterior Cleaning (membersihkan bagian luar pesawat).

agendaIndonesia

*****

Belitung Triathlon 2021 Awal Bangkitnya Industri Event

Belitung Triathlon 2021 diharapkan menjadi langkah awal bangkitnya indstri event. Demikian harapan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) dalam mendukung penyelenggaraan Belitung Triathlon 2021, yang dilaksanakan pada 13 – 14 Maret 2021.

Belitung Triathlon 2021

Belitung Triathlon 2021 merupakan event pertama di tengah pandemi yang dilaksanakan secara offline. Ajang itu merupakan inisiasi bersama Kemenparekraf/Baparekraf dengan komunitas Indonesia Triathlon Series (ITS) dan Pemerintah Kabupaten Belitung yang diharapkan menjadi langkah awal bangkitnya industri event tanah air.

Terdapat 34 peserta yang mengikuti Belitung Triathlon 2021. Diawali dengan berenang sejauh satu km di Pantai Kawasan Sheraton Hotel, lalu dilanjutkan dengan bersepeda sepanjang 32 km ke Tanjung Tinggi, dan terakhir berlari sejauh 5 km di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang.

“Saya sangat mengapresiasi atas kolaborasi kita dalam menyelenggarakan event triathlon. Ini akan menjadi role model dalam membuat suatu event terutama event olahraga. Dan ini juga bagian dari langkah awal kita untuk membangkitkan pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia,” ujar Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Rizki Handayani, saat memberikan sambutan di acara Belitung Triathlon 2021, di Sheraton Belitung Resort, Sabtu 13 Maret 2021.

Turut hadir Sekretaris Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Event) Kemenparekraf/Baparekraf Edy Wardoyo, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Irjen Pol Anang Syarif, Bupati Belitung Sahani Saleh, dan Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie.

Belitung Triathlon 2021 dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Mulai dari peserta yang dibatasi, lalu swab antigen bagi seluruh peserta. Kemudian pada saat berenang dibagi menjadi tiga waves yang terdiri dari 10 – 12 peserta di tiap wave. Begitupun pada saat transisi dari berenang menuju sepeda dan juga lari diberikan masker, hand sanitizer, dan tetap menjaga jarak.

Sebelumnya Kemenparekraf/Baparekraf telah membuat hand book atau buku panduan mengenai protokol kesehatan berbasis CHSE yang dapat diunduh melalui situs https://chse.kemenparekraf.go.id/.

Rizki Handayani juga menjelaskan, triathlon ini merupakan segmen pasar yang tepat untuk mengembangkan wisata olahraga, karena selama ini olahraga renang, bersepeda, dan lari termasuk olahraga yang sangat diminati. Mengingat masa pandemi ini mengubah tren wisata ke depan yakni wisata yang lebih personalized, customized, dan smaller in size.

Sebagai event olahraga pertama di tengah pandemi, Belitung Triathlon 2021 diharapkan dapat berkontribusi dalam memperkenalkan potensi wisata olahraga di Belitung. Sehingga dapat menarik minat wisatawan untuk merasakan secara langsung experience sport tourism di Belitung.

“Kegiatan hari ini nantinya akan kita berikan kepada para Duta Besar Indonesia di luar negeri, untuk menunjukkan bahwa Indonesia siap menyelenggarakan kegiatan olahraga dengan penerapan protokol kesehatan yang baik,” katanya.

Belitung Triathlon 2021 menjadi awal bangkitnya industri event di Indonesia.
Belitung Triathlon 2021 berlangsung dua hari, 13 dan 14 Maret 2021. Foto: Dok. Kemenparekraf

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, mengucapkan terima kasih atas terlaksananya kegiatan Belitung Triathlon 2021. Kegiatan ini sebagai langkah awal kita untuk menginformasikan bahwa event di tengah pandemi dapat diselenggarakan.

“Kami sangat bangga bahwa event nasional ini dimulai dari Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Harapan kami semoga Belitung bisa menjadi ikon wisata olahraga yang dapat memicu kebangkitan dunia pariwisata tanah air,” katanya.

Salah satu pemenang wanita Belitung Triathlon 2021, Nethavani Octaria, menceritakan pengalamannya mengikuti first leg triathlon ini. Ia merasa senang sekali dan sangat excited akhirnya event triathlon kembali diadakan setelah terhenti selama satu tahun.

“Triathlon merupakan ladang olahraga yang sangat baik dan sangat seru. Untuk itu, saya sangat berharap semakin banyak dan semakin sering event triathlon ini diselenggarakan. Dan semoga dapat diperluas di berbagai destinasi yang ada di Indonesia,” kata Vani panggilan akrabnya.

Rangkaian acara Belitung Triathlon 2021 akan dilanjutkan pada Minggu, 14 Maret 2021 dengan konsep Belitung Coffee Ride. Para peserta akan bersepeda sepanjang 30 km, mulai dari Hotel Santika, lalu Klenteng Sijuk, Pantai Tanjung Kelayang, Pantai Tanjung Tinggi dan kembali lagi ke Hotel Santika. Di sela-sela bersepeda, para peserta akan menikmati Kopi Kong Djie yang legendaris.

agendaIndonesia

*****

Likupang Siap Gelar Indonesia Triathlon Series 2021

Liburan di Likupang dengan pilihan pantai dan bukit

Lipupang siap gelar Indonesia Triathlon Series 2021. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menjajal langsung fasilitas olahraga di Likupang untuk memastikan kawasan tersebut siap menjadi tuan rumah ajang Indonesia Triathlon Series 2021.

Likupang Siap Gelar Indonesia Triathlon

Sandiaga Uno melakukan olahraga Aquathlon (renang dan lari) di Likupang yang merupakan salah satu dari lima destinasi super prioritas. Kegiatan yang berlangsung di kawasan Pantai Paradise ini menjadi bagian dari uji coba pelaksanaan Indonesia Triathlon Indonesia Series yang akan mulai berlangsung bulan ini di berbagai destinasi tanah air.

“Kami baru saja menyelesaikan tryout Mini triathlon Likupang yang merupakan pemanasan untuk rangkaian Indonesia triathlon series yang akan kita kick-off bulan Maret ini di Belitung,” kata Menparekraf Sandiaga Uno, Sabtu (6/32021). Ditemani sejumlah atlet dari Kota Manado, Menparekraf Sandiaga melakukan renang di laut sejauh 1.054 meter dan kemudian dilanjutkan dengan lari sepanjang 5 kilometer.

Likupang siap gelar Indonesia Triathlon Series 2021.
Menteri Pariwisata Sandiaga Uno mencoba lokasi untuk Indonesia Triathlon Series 2021 di Likupang. Foto: Dok. Kemenparekraf

Dari hasil uji coba yang dia lakukan, Likupang dinilai siap menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan wisata berbasis olahraga ini (sport tourism). “Ombaknya tadi cukup menantang, menambah sensasi berenang di open water. Tadi di tengah karangnya juga masih sangat alami, sangat bagus. Kita bisa melihat ikan warna-warni yang jadi pemandangan indah bawah laut,” kata Sandiaga Uno.

Lebih jauh ia menilai kawasan Likupang juga cocok untuk dikembangkan kedepannya sebagai lokasi kegiatan Meeting, Incentive, Exhibition, dan Event (MICE).

“Jadi harapan saya, kegiatan ini bisa menebar harapan, menebar momentum kebangkitan pariwisata. Seiring dengan penurunan angka penularan COVID-19, kita giatkan kembali pariwisata untuk meningkatkan kembali ekonomi rakyat, membuka lapangan kerja. Dan yang penting semangat untuk bangkit, bahwa pariwisata adalah bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah,” ujar Sandiaga Uno.

Indonesia Triathlon Series merupakan kolaborasi antara Kemenparekraf dengan pemerintah daerah dan komunitas Indonesia Triathlon. Seri pertama akan dimulai di Belitung pada 13 Maret 2021 dan berlanjut sepanjang tahun di berbagai destinasi tanah air. Diantaranya, selain Belitung adalah Kendari, Palembang, dan Likupang.

Secara terpisah, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengajak investor untuk menanamkan modalnya dalam pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang, membuat model terobosan pengembangan kawasan melalui industri dan jasa pariwisata bertaraf internasional.

Likupang siap gelar Indonesia Triathlon Series 2021.
Pantai Likupang, tempat penyelnggaraan Indonesia Triathlon Series 2021. Foto: Dok. kemenparekraf

Sehingga dapat menjadikan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai sektor unggulan dalam penciptaan lapangan kerja dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.

Menparekraf Sandiaga Uno dalam kunjungan kerjanya ke Sulawesi Utara turut mengundang sejumlah investor. Di hari terakhir kegiatan, Sabtu (6/3/2021) malam, Menparekraf mengajak 50 lebih investor tersebut bertemu stakeholder terkait guna mendengar lebih jauh tentang pengembangan KEK Pariwisata Likupang dalam “Gala Dinner Tourism & Creative Economy Investment Forum in North Sulawesi”.

“Gala Dinner Sulawesi Utara Investor Forum ini merupakan pertemuan dengan beberapa pengusaha sekaligus investor yang digagas untuk mendorong serta mendukung percepatan pengembangan industri dan investasi pariwisata dan ekonomi kreatif di Provinsi Sulawesi Utara, khususnya Likupang yang merupakan Destinasi Super Prioritas dan telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus,” kata Menparekraf Sandiaga Uno di Hotel Sheraton Peninsula, Kota Manado.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw, Anggota Komisi X DPR RI Adriana Dondokambey, Bupati Minahasa Utara Joune Ganda, Wakil Bupati Minahasa Utara Kevin Lotulung, serta para investor yang dipimpin Peter F. Gontha selaku pelaksana forum investasi. Serta mendampingi Menparekraf, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Hari Santosa Sungkari.

Menparekraf menjelaskan, terdapat beberapa peluang investasi pada KEK Likupang. Antara lain infrastruktur di dalam kawasan termasuk Sustainability Concept dan menciptakan Smart Tourist Destination (STD). Kemudian Cultural Village sebagai kunci untuk destinasi wisata dan pusat ekonomi kreatif untuk menggiatkan dukungan terhadap masyarakat setempat.

Serta pembangunan kawasan tahap I (3 tahun pertama) di atas lahan seluas 92,89 hektare dengan nilai investasi Rp914 miliar, mencakup resort, utilitas, area komersial, danau, juga ruang terbuka hijau.

KEK Likupang yang dikembangkan PT. Minahasa Permai Resort Development (MPRD) berada di atas lahan seluas 197,4 hektare yang akan dikembangkan dalam tiga tahap. Total nilai investasi pembangunan kawasan sebesar Rp2,1 triliun dan diperkirakan menarik investasi Rp5 triliun hingga tahun 2040.

Melalui KEK Likupang diharapkan dapat mendongkrak realisasi investasi sektor pariwisata di Provinsi Sulawesi Utara, yang berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal tahun 2020, mencapai Rp939,13 miliar dengan PMA mencapai Rp80 miliar, dan PMDN mencapai Rp859,13 miliar.

“Kita harapkan pembangunan tersebut tidak hanya terbatas kepada meningkatnya pendapatan daerah dan masyarakat sekitar, tetapi juga harus meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta sosial budaya dan lingkungan terjaga dengan baik,” kata Sandiaga Uno.

Dalam kesempatan tersebut, Menparekraf Sandiaga Uno juga menyaksikan penandatanganan kerangka kerja sama antara MPRD dan ITDC (Indonesia Tourism Development Corporation) mengenai Rencana Pembentukan Badan Usaha untuk Pengembangan dan Pengelolaan KEK Likupang.

agendaIndonesia

*****