Manado dan Tomohon, 2 Hari di 2 Kota

Manado dan Tomohon mampir ke Laut Manado

Manado dan Tomohon, dua kota ini jaraknya berdekatan. Jika punya waktu main ke salah satu dari dua kota ini, sempatkan untuk mampir ke kota yang lainnya. Ke duanya bisa dikunjungi dalam dua hari. Ayo bermain dengan alam di dua kota yang berdekatan.

Manado Dan Tomohon

Berlibur ke Sulawesi Utara, tak hanya bisa menghirup udara laut dan bermain dengan gelombang. Anda yang lebih suka berada di kehijauan alam dengan udara yang sejuk, tetap punya pilihan. Juga mendapat wisata lengkap, wisata kuliner di Manado, juga wisata alam antara Manado dan Tomohon. Cukup luangkan dua hari.

Hari Pertama: Dua Air Terjun

1. Kawasan Kuliner Tinutuan Wakeke. Kawasan kuliner dengan deretan rumah makan khas Manado. Berada di Jalan Wakeke, Kecamatan Wenang, Manado. Mulai hari dengan sarapan di sini. Bisa cicipi bubur tinutuan, mi cakalang, aneka goreng ikan, dan sebagainya. Ada pula es kacang merah, dan lain-lain. Siapkan energi untuk menjelajah hutan dan menemukan dua air terjun dalam sehari.

2. Tiga Air Terjun. Dari Manado meluncur ke arah tenggara sekitar 10 kilometer. Menuju Desa Kali, Pineleng, yang termasuk Kabupaten Minahasa. Temukan Tiga Air Terjun atau warga setempat menyebutnya Tapahan Telu, atau ada juga yang menyebutnya air terjun Pineleng. Terdiri atas tiga air terjun dengan ketinggian yang berbeda-beda, mulai 6-20 meter. Untuk mencapainya, perlu jalan kaki sekitar 20-30 menit, atau berjarak 3 kilometer dari parkir mobil di depan rumah penduduk. Suasana sekeliling asri dan sejuk.

3. Air Terjun Tinoor. Masih ingin merasakan sensasi dinginnya air terjun? Berkendara lagi sekitar 15-20 menit ke Tinoor, yang terkenal dengan pemandangan Manado dari atas. Di salah satu sisinya terlihat deretan rumah makan khas setempat. Air terjun Tinoor atau Regesan in dicapai dengan jalan kaki sekitar 30-40 menit. Yang satu ini, sudah masuk ke daerah administratif Tomohon.

4. Danau Tondano. Dua kali perjalanan melelahkan ke air terjun, saatnya menikmati sore di tepi Danau Tondano sembari kembali mengisi perut, mengganti energi yang hilang. Dari Tinoor bisa dicapai dalam satu jam. Danau ini sebenarnya masuk ke Kabupaten Tondano tapi tidak jauh Tomohon ini. Di tepi danau bisa ditemukan restoran dengan menu khas lokal. Ikan nike, ikan khas Danau Tondano yang dibuat perkedel. Juga udang kecil, ikan gurami, mujair, hingga siput sawah yang diolah menjadi satai.

5. KotaTomohon. Malam hari, menginaplah di Tomohon agar dari pagi hari bisa menghirup udara sejuk dan segar, serta menikmati keindahan Gunung Mahawu dan Gunung Lokon dari kejauhan.

Manado dan Tomohon, Kuliner manado di tepi laut

Hari Kedua: Menatap Gunung dan Bukit

1. Bukit Doa Tomohon. Sarapanlah di hotel sebelum memulai perjalanan. Tujuan pertamaadalahobyek wisata yang dikenal juga sebagai Bukit Kelong,berada di Jalan Salib Mahawu, Tomohon. Merupakan tempat wisata religi umat kristiani, tapi siapa pun bisa datang untuk menghirup udara segar dan menikmati Tomohon dari ketinggian.Melihat Gunung Lokon dari kejauhan.

2. Desa Rurukan. Tomohon terkenal dengan kebun-kebunnya, yang menghasilkan bunga dan sayur-mayur. Untuk menengoknya sekaligus menikmati hawanya yang sejuk, selanjutnya bisa melaju ke Desa Rurukan, hanya sekitar 4,5 kilometer dari Bukit Doa. Posisinya di kaki Gunung Mahawu. Gunung pun terlihat jelas, apalagi saat langit cerah. Para petani di pagi hari sibuk di ladang. Anda bisa menikmati secangkir kopi dan mengunyah camilan selama menatap keindahan sekeliling.

3. Kembali ke Manado. Dengan menyusuri perbukitan yang berbeda dengan keberangkatan. Melalui Warembungan, Kabupaten Minahasa dan Sea I sebelum akhirnya masuk ke Manado. Dari Rurukan sekitar 28 kilometer mencapai pusat Ibu Kota Sulawesi Utara ini. Bedanya, melalui jalan trans-Sulawesi ini, kita akan menemukan deretan pantai sebelum masuk ke pusat kota. Dari Pantai Tasik Ria hingga akhirnya saya singgah di Pantai Kalasey.

4. Ikan Bakar Pantai Kalasey. Nikmati hidangan aneka ikan bakar ditemani cah kangkung dan tentunya nasi hangat. Rasa lapar yang ditahan selama perjalanan pun hilang. Sejenak saya melipir ke pantai melihat Gunung Manado Tua dan Pulau Bunaken dari kejauhan.

5. Manado. Sore setelah membasuh badan, dihabiskan untuk beristirahat. Sebelum akhirnya menghabiskan malam dengan meneguk jahe hangat atau saraba untuk melepas penat dan tentunya pisang goreng plus sambal roa.

Rita N/Hariandi/Dok TL