Ini 4 Pantai Eksotis Dengan Pasir Hitam

Pantai Parangtritis micbima unsplash

Ini 4 pantai eksotis dengan pasir hitam. Banyak orang mungkin terpesona dengan pantai-pantai berpasir putih. Dengan kombinasi air laut yang biru cemerlang, pantai-pantai itu memang mempesona. Tapi pantai yang berpasir hitam pun sesungguhnya tak kalah menawan.

Ini 4 Pantai Eksotis

Putih dalam banyak hal dinilai lebih cantik, bahkan pasir pantai. Biasanya, orang akan berburu pantai-pantai berpasir putih, yang begitu jelas menunjukkan keindahan. Bahkan tak di tempat yang lebih terbatas, ada pantai-pantai dengan pasir berwarna pink akibat ulah ganggang di perairan tersebut.

Begitupun tak berarti pantai-pantai berpasir hitam tak memancarkan pesona. Buktinya, ada sejumlah pantai berpasir hitam yang terkenal di kalangan wisatawan dan dari masa ke masa selalu diburu wisatawan.

Jika sesekali ingin menikmati pantai-pantai berpasir hitan ada sejumlah pilihan. Selain pantai Senggigi di Pulau Lombok, beberapa di antara lainnya berada di sepanjang pesisir selatan Pulau Jawa. Pilihan itu bisa disimak di bawah ini.

Karang Hawu, Pelabuhan Ratu, Sukabumi

Dari Jakarta bisa mengarahkan kendaraan menuju Ciawi, kemudian mengambil arah ke Sukabumi hingga menemukan arah ke Pelabuhan Ratu. Berada di Kecamatan Cisolok, Sukabumi, di tepi pantai terpampang jelas namanya. Namanya juga menunjukkan ciri dari pantai yang memiliki karang menjorok ke laut dan memiliki lubang yang berbentuk seperti tungku memasak. Dalam bahasa Sunda, ‘hawu’ berarti ‘tungku’.

Lekat dengan legenda Nyi Loro Kidul, pantai ini banyak diburu saat liburan, termasuk oleh para peselancar. Sebab, ombaknya yang menggoda. Berkarang dan berpasir hitam ternyata membuahkan pesona tersendiri. Apalagi di kawasan wisata ini dengan mudah ditemukan beragam kelas akomodasi, rumah makan, gerai suvenir, hingga tempat penyewaan perlengkapan berselancar di laut. Di sepanjang jalur Sukabumi selatan pun bisa ditemukan pantai-pantai lain, seperti Cimaja, Pelabuhan Ratu.

Pangandaran

Pantai Pangandaran, yang kini berada di Kabupaten Pangandaran, tidak pernah sepi dari kunjungan turis. Dari waktu ke waktu, wisatawan terus meningkat. Apalagi ditambah pilihan obyek wisatanya. Menyodorkan keindahan mentari terbit dan tenggelam, pantai ini sebagaian memiliki pasir hitam. Meski pasirnya tampak gelap, tidak pernah membuat turis berpaling.

Berjarak sekita 400 kilometer dari Jakarta dan 223 kilometer dari Bandung, perjalanan panjang melalui jalur darat ditempuh untuk mencapai pantai ini. Namun pantai tetap diburu, apalagi ada pilihan singkat dengan penerbangan dari Bandara Halim Perdanakusumah menuju Bandara Nusa Wiru dengan frekueunsi satu kali sehari oleh maskapai Susi Air. Tak hanya menikmati pantai dan keindahan yang bisa dicicipi, ada pengalaman lagi saat menjelajah Cagar Alam Pananjung, Cukang Taneuh, Pantai Batu Karas, dengan segudang kegiatan.

Parang Tritis, Bantul

Pantai yang berjarak sekitar 27 kilometer di selatan Yogyakarta ini dikenal dengan gundukan pasirnya. Hamparan pasirnya yang cokelat kehitaman muncul di beberapa layar lebar. Ini justru menjadi ciri khas dan area untuk mengadakan berbagai kegiatan, selain menjadi lokasi yang nyaman untuk menikmati debur ombak dan keindahan mentari tenggelam.

Di sore hari, pelancong bisa menyusuri pantai dengan berbagai cara, mulai dengan berjalan kaki, naik bendi, menunggang kuda, hingga mengendarai ATV. Pantai ini juga kerap menjadi tempat pemotretan pasangan untuk prewedding. Sebab, kala senja datang, tempat ini terasa romantis. Pantai yang menjadi bagian dari Kabupaten Bantul ini juga kerap dikunjungi para penggemar sandboarding untuk beraksi.  

Senggigi, Lombok Barat

Meski pantai-pantai di Pulau Lombok banyak yang menonjolkan pesona pasir putihnya, pantai Senggigi tetap tak pernah sepi. Apalagi menjadi pintu untuk mencapai tiga pulau kecil atau gili yang sekarang namanya sudah begitu kondang, yakni Meno, Air, dan Trawangan. Dengan keindahan mentari tenggelam, pantai berpasir hitam ini menjadi tempat mengasyikkan untuk menikmati senja.

Apalagi di kawasan Senggigi, telah berjajar hotel-hotel berbintang dan beragam kafe sehingga menjadi kawasan wisata yang hidup dari pagi hingga tengah malam. Bahkan untuk penyuka belanja, khususnya kerajinan tangan, di pantai juga bisa ditemukan pasar seni. Dijual pula aneka kain lokal, kerajinan dari kayu, rotan, dan material lainnya.

Agendakan main ke pantai-pantai berpasir hitam. Dan agendakan Indonesiamu mulai sekarang.

Rita N-TL