Wisata Salatiga, \Unggulkan Singkong D9

Wisata Salatiga, salah satunya mengandalkan produk singkong D9.

Wisata Salatiga terus berkembang dari agrowisata hingga pendidikan digital. Kota di Jawa Tengah ini bahkan semakin dikenal orang karena produk perkebunannya singkong atau ubi kayu.

Wisata Salatiga

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno pertengahan Mei 2022 ini mengunjungi Kampung Singkong Argowiyoto Salatiga. Di sana ia melihat bagaimana hasil kebun ini dioleh menjadi pelbagai produk bahan pangan olahan yang bisa menjadi oleh-oleh.

Wisata Salatiga, di antaranya punya andalan singkong D9.
Wisata Salatiga, di antaranya punya andalan produk singkong D9. Foto: Dok. Kemenparekraf

Sandiaga sampai menyatakan akan menyiapkan pendampingan dan peningkatan kapasitas pelaku UMKM di kampung tersebut. Tujuannya untuk menghasilkan produk olahan singkong yang berkualitas dan berkelanjutan. Salah satunya dengan meningkatkan desain kemasan produk agar semakin higienis, menarik, dan ramah lingkungan.

Menparekraf Sandiaga saat bertemu para pelaku UMKM di “Kampung Singkong Argowiyoto Salatiga mengatakan ada beberapa program Kemenparekraf yang dapat dikolaborasikan dengan para pelaku UMKM. Salah satunya BEDAKAN (Bedah Desain Kemasan) sehingga para UMKM ini memiliki kemasan yang lebih menarik, lebih higienis, dan ramah lingkungan.

“Ini yang akan kita sinergikan dengan Kampung Singkong di sini. Masalah ekonomi saat ini semakin berat karena harga bahan pokok meningkat, untuk itu masyarakat harus bisa mengatasinya dengan penghasilan yang lebih baik, dengan produk-produk yang lebih terjangkau, singkong inilah salah satu solusinya,” ujarnya.

Menteri Sandiaga mengatakan akan mendukung pengembangan Kampung Singkong Argowiyoto sebagai destinasi unggulan bagi wisatawan dengan menggelar berbagai even.

Para pelaku UMKM didorong untuk berpartisipasi pada kegiatan-kegiatan yang berada di Destinasi Super Prioritas Borobudur melalui Badan Otorita Borobudur. Menparekraf juga akan mendorong dimasukannya Kampung Singkong Argowiyoto ke dalam pola perjalanan bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan DSP Borobudur.

“Kunjungan wisatawan-wisatawan sebagai bagian dari pola perjalanan wisata tidak hanya diarahkan ke Borobudur sebagai magnet utama, tetapi bisa diarahkan juga ke sini,” ujarnya.

“Kampung Singkong Argowiyoto Salatiga” dikenal ketika local champion kota ini. Seorang pengusaha inspiratif bernama Hardadi berhasil menciptakan varietas singkong D9. Hal ini kemudian menginspirasi pelaku UMKM lainnya di Kota Salatiga.

Hardadi mampu mengangkat Singkong yang sebelumnya hanya dipandang sebelah mata, menjadi kuliner khas, bahkan menjadi ikon wisata kuliner di Kota Salatiga dan Jawa Tengah.

Pengusaha agro produk ini sukses menginspirasi para pelaku UMKM lainnya. Sehingga menciptakan lapangan kerja yang jumlahnya mencapai ratusan orang dan petani singkong terberdayakan. Ini juga menjadi subtitusi dari terigu yang masih impor.

Beragam makanan berbasis singkong berhasil dikembangkan Hardadi dan bersama para pengrajinnya. Seperti Enting-Enting Gepuk, Keripik paru, Kripik Ceker, Onde-onde, Gelek, dan aneka sajian berbasis singkong ada di D9. Kini rasanya wisatawan ke Salatiga belum lengkap kalau belum mencicipi Singkong Keju D9 milik Hardadi.

“Singkong ini bisa diolah menjadi bahan-bahan pangan lainnya seperti mi, obah-obah jenggot, dan banyak lagi produk turunannya yang mencapai 140 olahan makanan yang bisa memiliki kualitas ekspor,” kata Hardadi.

Wisata Salatiga dikembangkan pula indsutri kreatif digital.
Industri kreatif digital Salatiga. Foto: Dok. Kemenparekraf

Selain agrowisata, Salatiga juga mulai memiliki industri kreatif digital. Kota ini memiliki Educa Studio yang merupakan perusahaan startup yang mengkhususkan diri dalam perangkat lunak dan pengembangan game yang mendukung pendidikan untuk anak-anak. Brand product dari Educa Studio adalah Marbel (aplikasi dan game edukasi), Riri (komik dan animasi), dan Gamelab (pendidikan dan pelatihan). Hingga saat ini karya dari Educa Studio telah diunduh lebih dari 35 juta kali.

Keberhasilan Educa Studio dalam menghasilkan karya dan intellectual property tentu memberikan dampak yang besar terhadap perkembangan sektor ekonomi kreatif tanah air, khususnya di subsektor game. Dimana game merupakan salah satu subsektor ekonomi kreatif yang tumbuh positif di saat pandemi.

“Kami tadi langsung menawarkan (berpartisipasi dalam) Gamescon dan Tokyo Game Show serta Hongkong International Licensing Show. Mudah-mudahan talenta terbaik dari Salatiga ini juga bisa berpartisipasi karena Indonesia merupakan 10 besar negara dengan pasar e-sport terbesar di Asia,” kata Menteri Sandiaga dalam kunjungan studio ini.

Selain dua sal tersebut, kota Salatiga juga tengah membangun Taman Wisata Sejarah Salatiga di Kelurahan Bugel, Salatiga. Diinisiasi Pemerintah Kota Salatiga, dibangun Taman Wisata Sejarah Salatiga yang akan menceritakan perjuangan tiga pahlawan besar asal Kota Salatiga yakni Yos Sudarso, Adi Sucipto, dan Brigjen Sudiarto.

Lewat taman sejarah ini diharapkan masyarakat dapat belajar dan meneladani nilai-nilai kejuangan, nilai-nilai kepahlawanan, dan bela negara. Kita harapkan taman wisata ini menjadi destinasi unggulan wisata berbasis sejarah.

agendaIndonesia

*****

Pamekasan Fashion Week 2022 Digelar

Pamekasan Fashion Week 2002

Pamekasan Fashion Week 2022 digelar untuk menghadirkan produk-produk ekonomi kreatif. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi penyelenggaran Pamekasan Fashion Week yang menghadirkan ragam produk ekonomi kreatif unggulan Pamekasan, khususnya batik.

Pamekasan Fashion Week 2022

Menparekraf Sandiaga saat menghadiri Pamekasan Fashion Week (PFW) di Mandhapa Agung Ronggosukowati, Pamekasan,  Madura, Jawa Timur, menilai produk-produk ekonomi kreatif yang dihadirkan dalam Pamekasan Fashion Week memiliki kualitas yang baik dan merupakan produk-produk unggulan berdaya saing.

Selain baju, PFW menampilkan karya-karya perajin batik Pamekasan yang saat ini sedang mengembangkan produk turunan seperti jaket batik, tas batik, souvenir batik, hingga sepatu batik.

Pamekasan Fashion Week 2022 dibuka untuk memamerkan produk-produk ekonomi kreatif.
Menteri Pariwisata Sandiaga Uno dalam pembukaan Pamekasan Fashion Week 2022. Foto. Dok. Kemenparekraf

Pamekasan Fashion Week ini memiliki produk-produk unggulan yang bisa ditampilkan dengan kualitas internasional. Saat itu ada 20 lebih jenama yang hadir menunjukan hasil karyanya. “Dan salah satunya saya pakai batik (Batik Pamekasan) model apron yang sudah diekspor ke Jepang. Jadi menurut saya ini juga kualitasnya sudah bagus,” katanya.

Menparekraf Sandiaga menilai PFW tidak sekadar ajang pameran produk ekonomi kreatif, tapi juga menjadi ruang untuk mengembangkan jaringan dan pertemuan para pelaku ekraf. “Sehingga mampu membuka lapangan kerja. Ini akan ditindaklanjuti secara gerak cepat dengan jajaran yang ada di Kemenparekraf,” katanya.

Kemenparekraf kata Sandiaga akan terus memberikan pendampingan dan fasilitasi kepada para pelaku ekonomi kreatif di Pamekasan. Termasuk dari sisi pemasaran yang salah satunya dengan memaksimalkan platform sosial media milik Kemenparekraf. Selain itu juga akan dipromosikan saat perhelatan KTT G20 di Bali mendatang.

“Saya akan bantu pemasarannya melalui platform yang ada di kemenparekraf terutama yang owned media. Ini nanti akan kita kemas kontennya dan akan kita dorong untuk bisa tampil bukan hanya di kanal media sosial kita tapi juga hadirkan dalam perhelatan G20. Karena G20 ini juga kesempatan kita menampilkan produk-produk ekonomi kreatif terbaik milik anak bangsa,” katanya.

Turut hadir mendampingi Menparekraf dalam kesempatan tersebut, Staf Khusus Menteri Bidang Pengamanan Destinasi Wisata dan Isu-isu Strategis, Brigjen TNI Ario Prawiseso; Direktur Industri Kreatif Musik, Film, dan Animasi Kemenparekraf Amin Abdullah; Direktur Wisata Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran Kemenparekraf/Baparekraf, Masruroh; Direktur Aplikasi, Permainan, Televisi dan Radio Kemenparekraf/Baparekraf, Syaifullah; serta Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf/Baparekraf I Gusti Ayu Dewi Hendriyani.

Pada kesempatan lain, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno menemui Duta Besar Australia untuk Indonesia, Penny Williams untuk membahas sejumlah hal terkait upaya pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif kedua negara pascapandemi COVID-19.

Pamekasan Fashion Week 2022 membuka peluang memajukan pariwisata.
Menteri Pariwisata Sandiaga Uno dan Duta Besar Australia untuk Indonesia Penny Williams. Foto: dok. Kemenparekraf

Dalam pertemuan yang dilaksanakan di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Senin 4 April 2022, Sandiaga mengungkapkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia siap menampung kembali kunjungan wisatawan mancanegara, khususnya dari Australia. “Seiring dengan pembukaan kembali perbatasan Indonesia dengan dunia internasional secara bertahap, kami siap menyambut kedatangan wisatawan mancanegara, khususnya dari Australia ke Bali dan destinasi-destinasi lainnya di Indonesia,” kata Sandiaga.

Sandiaga mengatakan Indonesia telah mulai membuka perbatasan internasional sejak 8 Maret 2022 dan Australia merupakan salah satu dari 42 negara yang masuk ke dalam daftar penerima kebijakan visa on arrival. “Selain itu kami juga perlu menjelaskan mengenai kebijakan-kebijakan kami terhadap dunia internasional, khususnya Australia bahwa kebijakan ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap keselamatan dan kesehatan wisatawan,” katanya.

Sandiaga juga menjelaskan hingga saat ini Indonesia terus berusaha mengendalikan angka penyebaran COVID-19. Sehingga, wisatawan mancanegara bisa merasa aman dan yakin untuk berkunjung ke Indonesia.

“Jadi dengan semakin terkendalinya pandemi di Indonesia, maka wisatawan internasional akan semakin yakin untuk berkunjung ke Indonesia,” ujar Sandiaga

Hal ini disambut baik oleh Penny Williams yang mengungkapkan publik Australia sudah tak sabar untuk dapat berkunjung kembali ke Indonesia, khususnya Bali

Selain itu di Australia juga ada banyak Warga Negara Indonesia, baik itu yang tengah mengenyam pendidikan di universitas-universitas di negara kami maupun yang bekerja. Sehingga pembukaan kembali perbatasan Indonesia dan Australia ini menjadi angin segar bagi para WNI yang tinggal di Australia,” kata Penny

Penny mengungkapkan tugasnya sebagai Duta Besar Australia untuk Indonesia yang salah satu misinya adalah untuk memperkuat kerja sama negaranya dan Indonesia dalam berbagai bidang. Terutama di sektor ekonomi.

“Jadi kami siap berkolaborasi sehubungan dengan penguatan kerja sama ekonomi kita. Terutama di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujar Penny.

agendaIndonesia

*****

Gernas BBI 2022 Momentum Ekonomi Bangkit

Gernas BBI 2022 momentum ekonomi bangkit

Gernas BBI 2022 atau Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia bisa menjadi momentum bagi para pelaku ekonomi kreatif, termasuk di Kepulauan Riau, untuk membangkitkan tatanan perekonomian baru. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengungkapkan Gernas BBI bisa membuka peluang usaha dan lapangan kerja yang lebih luas.

Gernas BBI 2022

Menparekraf Sandiaga mengatakan itu ketika menghadiri peresmian Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata di Indonesia “UKM Kepri Without Border” di Batam Marriott Hotel Harbour Bay, Rabu 30 Maret 2022). Ia mengatakan Kemenparekraf sebagai Ketua Harian Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia meyakini ini adalah kebangkitan dari ekonomi Indonesia melalui terbukanya peluang usaha dan lapangan kerja di mana pelaku UMKM menjadi lokomotifnya

Gernas BBI 2022 menjadi momentum kebangkitan ekonomi.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno bertemu pelaku ekonomi kreatif Batam. Foto: dok. kemenparekraf

Sandiaga mengatakan Kepulauan Riau memiliki potensi UMKM yang sangat kaya. Sehingga, pihaknya berkomitmen akan mendorong penggunaan produk UMKM lokal. “Kita juga akan hadir dengan kebijakan yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu untuk menyusun tata kelola perekonomian baru,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Kepulauan Riau, Anshar Ahmad menuturkan pihaknya mendukung penuh pengembangan UMKM di Kepulauan Riau. Salah satunya melalui pemberian modal kerja bagi pelaku UMKM dengan nilai maksimal Rp 20 juta. Dana ini setiap tahun dipersiapkan untuk 2.000 pelaku UMKM.

Selanjutnya, kata Anshar, tahun ini untuk menjamin produk-produk domestik bisa masuk ke pasar global, maka pemerintah bekerja sama dengan BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) menyediakan fasilitas, alat untuk sterilisasi bakteri di produk-produk UMKM yang sudah dikurasi Pemprov Kepri dan Bank Indonesia. “Nanti tentu kemasannya akan lebih baik, lebih tahan lama bahkan beberapa jenis produk bisa tahan lebih dari setahun lamanya,” kata Anshar.

Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki menambahkan pihaknya juga tengah mendorong peningkatan kualitas produk UMKM lokal melalui modernisasi alat produksi, pendampingan, dan juga peningkatan inovasi kemasan

Packaging atau pengemasan, kata Teten, penting dan ini yang sedang dirapikan. Tentu ini juga harus didukung ekosistem pembiayaan dan sebagainya. “Jadi kita akan fokus kepada dua hal, yaitu pengembangan produk berbasis kreativitas dan yang kedua produk yang berbasis inovasi teknologi,” ujar Teten.

Gernas BBI 2022 bisa menjadi momentum tumbuhnya ekonomi kreatif baru.
Menteri Sandiaga Uno dalam kunjungan ke Batam. Foto: dok. Kemenparekraf

Keesokan harinya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menemui beberapa perwakilan pelaku parekraf di Kota Batam, Kepulauan Riau, untuk mendiskusikan upaya memulihkan perekonomian wilayah melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Dalam diskusi yang digelar di Labors Coffee, Kamis 31 Maret 2022, Sandiaga mengatakan diskusi antara kedua belah pihak ini membahas berbagai upaya untuk membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Karena, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif memegang peranan penting dalam kebangkitan ekonomi serta pembukaan peluang usaha dan lapangan kerja.

“Kami mencatat dari 34 juta lapangan pekerjaan, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif ini memegang peranan penting dan dalam rangka pembukaan kembali Batam dan Bintan, kami akan menyusun kebijakan secara cepat dan tegas,” kata Sandiaga

Salah satu hal yang dikemukakan oleh perwakilan dari DPD ASITA (Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia) Kepri, Eva, dalam diskusi ini adalah pemberlakuan hasil tes swab PCR sebagai syarat masuk ke Indonesia dari Singapura. Selain itu, ia juga berharap segera ada kepastian pembukaan perbatasan Indonesia dengan Malaysia dan Singapura, karena pada 29 Maret 2022, usaha travel agent-nya hanya mengangkut seorang penumpang dari Singapura ke Batam

“Saya mohon PCR ini dihapus dan perkembangan ke depan ini visa on arrival sudah diberlakukan. Karena kalau PCR itu tidak dibebaskan, mohon maaf bapak dan ibu, walaupun jalur ferry dibuka, mohon maaf hal itu tidak akan berhasil (mendatangkan wisatawan asal Singapura ke Kepri),” kata Eva

Menanggapi hal tersebut, Sandiaga menyampaikan pihaknya sedang berusaha untuk mendorong penghapusan pemberlakuan hasil tes swab PCR sebagai syarat masuk Indonesia. “Karena kemarin saat penyelenggaraan MotoGP di Mandalika, kita tidak berlakukan hasil antigen sebagai syarat masuk lokasi sirkuit dan Alhamdulillah tidak memicu peningkatan kasus COVID-19, jadi mohon doanya,” kata Sandiaga.

Selain itu, Sandiaga juga berpesan agar pelaku parekraf di Batam juga mempersiapkan diri untuk menyambut kedatangan wisatawan nusantara sembari menanti pembukaan kembali perbatasan Indonesia bagi wisatawan mancanegara. “Jadi kita punya domestic market, ini yang mungkin juga teman-teman Asita untuk mengarahkan karena ada 12 miliar dolar AS yang berputar di luar negeri karena banyak wisatawan kita yang berwisata ke luar negeri,” katanya.

Sandiaga menuturkan diskusi ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi Kemenparekraf dalam mengeluarkan kebijakan yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu, sesuai dengan harapan dan opini yang disampaikan oleh pelaku parekraf. “Mudah-mudahan ini menjadi langkah inspirasi agar momentum kebangkitan (ekonomi) ini terus terjaga,” ujar Sandiaga

agendaIndonesia

****

Lounge In The Sky, Makan Di Atas 50 Meter

Lounge In The Sky Jakarta dioperasikan

Lounge In The Sky Indonesia  di Jakarta diresmikan pembukaannya Selasa 29 Maret 2022. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengapresiasi kehadiran Lounge In The Sky Indonesia sebagai destinasi pariwisata baru di Jakarta.

Lounge in The Sky

Menparekraf Sandiaga mengatakan hal tersebut saat menghadiri soft opening Lounge In The Sky Indonesia di Mangkuluhur City Office Tower, Jakarta Selatan. Ia mengatakan konsep ini merupakan inovasi yang dihadirkan untuk menawarkan suatu destinasi wisata yang kekinian. Destinasi-destinasi wisata serupa sudah hadir di 67 negara, termasuk di Indonesia. Menurutnya, kehadiran Lounge In The Sky Indonesia ini dapat membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat Tanah Air.

Lounge In the sky Jakarta diresmikan 29 Maret 2022.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno saat peresmian resto Lounge In The Sky di Jakarta. Foto: Dok. Kemenparekraf

Terlebih, kata Sandiaga, salah satu pemandangan yang dihadirkan di lounge yang berada di ketinggian 50 meter ini adalah pemandangan malam langit Jakarta. “Salah satu keindahan yang belum tereksplorasi yaitu Jakarta Skyline ini kita perlihatkan di destinasi dinner in the sky yang hadir di Jakarta,” katanya.

Sandiaga menilai perlu ada pembinaan bagi pengelola atraksi ini, terutama sehubungan dengan protokol kesehatan dan protokol keselamatan.

Di mana keselamatan dan kesehatan dalam penyelenggaraan dinner In The Sky untuk diterapkan di atraksi lain seperti di Gunungkidul, Yogyakarta. Ia yakin dengan inovasi seperti itu, Jakarta dan kota-kota lain akan mampu meningkatkan pariwisatanya, kebangkitan ekonominya dan ini merupakan bagian dari tatanan ekonomi baru yang unik, menarik, dan “Bisa menjadi daya tarik yang memiliki nilai jual tinggi,” ujar Sandiaga.

Sandiaga juga mengajak para calon-calon investor dan stakeholder terkait dapat hadir menikmati pemandangan di Lounge In The Sky Indonesia. “Sehingga nanti ada standardisasi yang sama dan ini bisa kita hadirkan di destinasi lainnya yang melibatkan pengusaha dalam negeri juga,” tutur Sandiaga

Lounge in The Sky (LITS) hadir sebagai pelopor fine dining pertama di Indonesia yang menyajikan makanan di ketinggian 50 meter dari permukaan tanah. Pengunjung bisa berkesempatan mencicipi kemewahan yang ditawarkan LITS dengan menu kolaborasi bersama Boca Rica Tapas Bar and Lounge. Lounge in The Sky berada di Mangkuluhur City, Jalan Gatot Subroto, Karet Semanggi, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan.

Lounge in The Sky pertama kali beroperasi pada Mei 2006 di Brussels, Belgia. Sedangkan Indonesia menjadi negara ke tiga di dunia dan ke dua di Asia yang menghadirkan Lounge in The Sky setelah Belgia dan Malaysia. Lounge in The Sky merupakan bagian dari produk restoran Dinner in The Sky yang telah berpengalaman di lebih dari 60 kota di seluruh dunia dengan 10 ribu  kali penyajian.
Lounge In The Sky telah memiliki rekor keselamatan selama 16 tahun dan didesain sesuai dengan German norm DIN 4112. Adapun struktur melayang yang jadi ciri khas dari wahana ini telah diuji oleh TUV SUD yang merupakan organisasi internasional untuk memvalidasi keselamatan segala macam produk guna melindungi manusia dan lingkungan dari bahaya.


“Mangkuluhur Citu dan DITS Asia akan berkolaborasi bersama untuk mendatangkan pengalaman berkuliner ini dengan tujuan untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata lokal dan internasional,” kata Presiden Direktur Hampuss Land, Darma Mangkuluhur Hutomo, saat konferensi pers di Jakarta. Ia menambahkan alasan lain pihaknya memilih Indonesia untuk mengadakan Lounge in The Sky Indonesia karena Jakarta merupakan kota besar dengan keragaman, terutama memiliki selera yang baik di produk kuliner dan gaya hidup.
“Kita semua tahu bahwa pandemi membawa dampak pada industri pariwisata, travel, dan kuliner. Jadi ini adalah salah satu alasan yang mendorong Lounge in The Sky datang di Indonesia karena kami ingin menciptakan pengalaman baru di industri ini,” kata Founder dan CEO DITS Asia, Arvin Randahwa. 

Lounge in the Sky menjadi alternatif wisata kuliner di ketinggian 50 meter dari tanah.
Lounge In The Sky saat pembukaan di Jakarta. Foto: Dok. Kemanparekraf


Standar keselamatan telah disetujui oleh TÜV SÜD, yakni sebuah organisasi internasional dari Jerman yang memvalidasi tingkat keamanan dan keselamatan. Lounge in The Sky akan hadir di Jakarta selama tiga bulan. Hingga hari ini, Lounge in The Sky telah menampung lebih dari 5.000 tamu yang terdaftar di dalam daftar tunggu. Syarat makan di Lounge in The Sky meliputi usia minimal 17 tahun ke atas, berat maksimum 150 kg, serta tinggi minimum 135 cm. 


Nantinya akan ada dua sesi setiap pada hari senin hingga jumat dan tiga sesi pada akhir pekan dengan durasi 60 menit. Paket harga untuk menikmati makanan di Lounge in The Sky, mulai Rp 1,6 juta dengan paket Standar, Rp 2,2 juta untuk paket Bisnis, hingga Rp 3,7 juta untuk First Class.

agendaIndonesia

*****

Pulau Untung Jawa Mutiara di Kepulauan 1000

Pulau Untung Jawa di Kepulauan 1000 adalah mutiara yang masih terpendam

Pulau Untung Jawa di Kepulauan Seribu adalah mutiara terpendam di Kepulauan Seribu. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong potensi ekonomi kreatif berupa kuliner, fesyen, dan kriya selain potensi wisata berbasis alam dan budaya di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Pulau Untung Jawa

Hal itu diungkapkan Menparekraf Sandiaga Uno saat melakukan visitasi 50 desa wisata terbaik Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Sabtu 4 September 2021. Ia tidak menyangka, potensi pariwisata dan ekonomi kreatif di pulau yang jumlah penduduknya sekitar 2 ribu jiwa itu mampu bersaing dengan desa wisata kelas dunia seperti Desa Wisata Penglipuran (Bali), Jatiluwih (Bali), Nglanggeran (DIY), Pujon Kidul (Jawa Timur), hingga Penting Sari (DIY).

“ADWI ini ajang untuk desa-desa wisata di nusantara. Awalnya saya tidak terpikir DKI Jakarta bisa bersaing dengan desa-desa wisata yang sudah berkelas dunia seperti Penglipuran, Jatiluwih, Nglanggeran, Pujon Kidul, dan Penting Sari itu desa wisata kelas dunia. Ternyata DKI Jakarta memasukan 2, pertama Setu Babakan dan Untung Jawa yang keduanya menyimpan potensi yang luar biasa. Ini yang membuat saya haru. Seribu pulau, seribu pesona,” kata Menparekraf Sandiaga Uno.

Menparekraf Sandiaga Uno mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran, baik pemerintah daerah, hingga pelaku pariwisata di Pulau Untung Jawa yang berhasil masuk 50 besar ADWI 2021. Ia berharap kedepan wilayah yang berbatasan dengan Kabupaten Tangerang itu mampu meningkatkan daya saing yang lebih baik, membuka lapangan kerja, dan menyejahterakan masyarakat melalui potensi pariwisata dan ekonomi kreatif. 

“Saya tidak akan pernah lupa dengan Untung Jawa. Karena saya pernah tugas di sini. Saya doakan pariwisata segera pulih, lapangan kerja terbuka sehingga memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. Salah satu potensi ekonomi kreatif di Untung Jawa yaitu kuliner sukunnya yang merupakan pohon endemik di sini. Sehingga bisa menjadi produk unggulan,” katanya.

Saat berkunjung ke pulau yang terkenal dengan jembatan pengantin yang ikonik itu, Menparekraf Sandiaga sempat membeli dan menggunakan produk UMKM yang dijual masyarakat di sana. Ia membeli baju berwarna hijau dan bermotif bunga-bunga yang memang cocok digunakan saat berwisata ke pantai. 

“Selian kuliner ada juga, suvenir berbasis kriya dan fesyen. Saya pakai baju model Hawai ini, sangat cocok digunakan saat di pantai. Seperti ini tidak gerah dan sangat fashionable. Sebetulnya ini bisa dibuat baju khas Untung Jawa, seperti tadi model batiknya. Tinggal diubah modelnya sehingga ini bisa jadi baju khas Untung Jawa,” ujarnya.

Pulau Untung Jawa adalah mutiara dengan potensi ekonomi kreatif di Kepulauan Seribu.
Potensi ekonomi kreatif yang ada di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu. Foto: Dok. Kemenparekraf

Seperti diketahui, Pulau Untung Jawa sendiri dikenal sebagai destinasi wisata dekat dengan daratan Jakarta dan Tangerang yang menawarkan pemandangan pasir berwarna putih lembut dipadukan dengan air laut berwarna hijau. Untuk amenitas, Pulau Untung Jawa memiliki 220 kamar homestay yang dimiliki 51 pemilik yang dibangun masyarakat. 

Pulau Untung Jawa juga menyuguhkan permainan air seperti banana boat, donat boat atau snorkeling, namun semenjak PKKM permainan air tersebut berhenti sementara. Ada pula 12 unit toilet yang dibangun oleh swadaya masyarakat dan pemerintah yang juga diperuntukan sebagai kamar bilas.

Tidak hanya itu, Pulau Untung Jawa juga memiliki hutan mangrove cantik, dilengkapi keunikan Kampung Jepang yang ada di Pantai Sakura. Ada juga wisata konservasi yang ada di Pulau Rambut, wisata sejarah di Pulau Onrust, Pulau Cipir dan Pulau Kelor, serta Pulau Resort di Pulau Bidadari dan Pulau Ayer.

Berenang ke Pulau

Saat hendak tiba di Pulau Untung Jawa, Menparekaf Sandiaga Uno berenang kurang lebih 100 meter dari kapal menuju tepian pulau sambil melihat taman nemo yang berada di dekat Pantai Sakura. Tak lupa dia juga menyapa anak-anak yang juga sedang berenang dan bermain air di sana.

“Saya semenjak di Kemenparekraf bertambah berat badan saya. Tadi pas saya berenang di Pulau Sakura melihat nemo, anak-anak memanggil saya Pak Anies Baswedan, dulu bisa membedakan Anies Sandi, “oh ini Sandi karena lebih kurus”. Sekarang terlihat lebih gemukan,” ujarnya.

Pulau Untung Jawa memiliki segudang potensi sebagai destinas wisata.i
Berkeliling pulau Untung Jawa dengan sepeda ontel. Foto: Dok. Kemenparekraf

Setelah bilas badan dan bersih-bersih, Mantan Wagub DKI Jakarta itu berkeliling pulau dengan sepeda ontel sambil menyapa masyarakat dan pemilik homestay. Para pemilik homestay banyak yang mengungkapkan keinginan agar pariwisata di Kepulauan Seribu khususnya di Pulau Untung Jawa segera dibuka. Lantaran semenjak penerapan PPKM, jumlah wisatawan menurun drastis sehingga mengganggu perekonomian masyarakat di sana.

“Homestay Baronang nanya kapan di buka? narasinya tunggal, setelah vaksin dan penerapan protokol kesehatan yang disiplin kemudian saya siapkan panduan, kemudian nanti tinggal Pak Bupati yang menentukan kapan dibuka, namun perlu dikoordinasikan ke Gubernur,” katanya.

agendaIndonesia

*****

Desa Wisata Budaya Betawi Dikembangkan di 2 Wilayah Jakarta

Desa Wisata Budaya Betawi dikembangkan di dua wilayah Jakarta

Desa wisata budaya Betawi dikembangkan di dua wilayah Jakarta. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi potensi pariwisata dan ekonomi kreatif yang sedang dikembangkan pengelola Desa Wisata Perkampungan Budaya Betawi, Jakarta Selatan, yaitu Bank Sampah Pemuda Mandiri.

Desa Wisata Budaya Betawi

Hal ini dikarenakan Bank Sampah Pemuda Mandiri sesuai dengan konsep pariwisata ke depan yaitu sustainable tourism atau pariwisata berkelanjutan. Dalam program ini, pengelola Bank Sampah Pemuda Mandiri mengumpulkan sampah yang masih layak pakai untuk diolah menjadi produk ekonomi kreatif.

“Tadi kita melihat ada Bank Sampah yang sedang dikembangkan, ini merupakan bagian dari pariwisata berkelanjutan dan juga membuka peluang usaha bagi pelaku ekonomi kreatif masyarakat Betawi. Untuk itu, saya imbau kepada seluruh masyarakat untuk menabung sampah dan menyetornya ke Bank Sampah,” kata Menparekraf Sandiaa Uno, saat visitasi ke Desa Wisata Perkampungan Budaya Betawi, Jakarta Selatan, Jumat 3 September 2021.

Desa Wisata Perkampungan Budaya Betawi ini menjadi salah desa wisata yang masuk ke dalam 50 besar ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021. Dikatakan Menparekraf Sandiaga, ADWI merupakan salah satu upaya yang dilakukan Kemenparekraf/Baparekraf untuk mewujudkan desa wisata sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia, berdaya saing, dan berkelanjutan. “Jadi bukan lagi kita yang membangun desa, tapi justru desa wisata yang membangun Indonesia,” ujarnya.

Desa Wisata Perkampungan Budaya Betawi terletak di Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Kota Administratif Jakarta Selatan. Sesuai dengan namanya, desa wisata ini merupakan kawasan yang difungsikan sebagai tempat pelestarian budaya Betawi, sehingga keseharian serta adat istiadat masyarakat Betawi dapat dijumpai disini. Seperti latihan pencak silat, palang pintu, aqiqah, injak tanah, hingga ngarak penganten sunat.

Desa Wisata Budaya Betawi dikembangkan di sejumlah wilayah Jakarta.
Boneka mini ondel-ondel bisa menjadi salah satu buah tangan khas dari Jakarta. Foto: Dok. Kemenparekraf

Desa seluas 289 hektare ini juga memiliki dua setu, yaitu Setu Babakan dan Setu Mangga Bolong yang dimanfaatkan untuk wisata air, seperti sepeda air, olahraga kano, dan memancing. Suasananya pun asri dan sejuk karena dikelilingi rindangnya pepohonan khas Betawi seperti kecapi, rambutan, sawo, nangka, melinjo dan pisang.

Selain adat istiadat yang masih kental, ada pula kuliner khas dari Betawi yang sangat menggugah selera dan memanjakan lidah diantaranya kerak telor, laksa, es selendang mayang, toge goreng dan juga bir pletok. Menparekraf pun berkesempatan untuk belajar meracik es selendang mayang, mulai dari menuangkan es batu, kemudian selendang mayang, mutiara, lalu santan, dan gula aren.

Produk ekonomi kreatif seperti batik Betawi juga menjadi produk yang diunggulkan, karena memiliki ciri khas warna tersendiri yaitu warna yang mencolok dan motifnya menggambarkan tentang kebudayaan Betawi.

Desa ini juga menghadirkan wisata agro yang mampu menjadi daya tarik wisata, yaitu kampung alpukat, di mana para pengunjung mendapatkan pengalaman untuk memetik buah alpukat.

Selain itu, desa wisata ini memiliki Museum Betawi yang sudah tersertifikasi “Indonesia Care” berbasis CHSE. Tidak hanya itu saja, penerapan protokol kesehatan di kawasan ini pun sudah sangat baik, terlihat dari tersedianya tempat cuci tangan serta hand sanitizer, sign untuk jaga jarak, dan dilakukannya disinfektan secara berkala.

Hal tersebut yang kemudian menjadikan Desa Wisata Perkampungan Budaya Betawi sebagai salah satu desa wisata yang paling lengkap, menarik serta menjadi pilihan bagi para wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

“Ini adalah satu kawasan yang dapat menggerakkan ekonomi dan membuka peluang kerja seluas luasnya. Tentu harapannya, dampak dari pada desa ini bisa dirasakan oleh masyarakat secara langsung,” ujarnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Direktur Tata Kelola Destinasi Kemenparekraf/Baparekraf, Indra Ni Tua; Walikota Jakarta Selatan, Marullah Matali; Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Iwan Henry Wardhana; Kepala Desa Wisata Perkampungan Budaya Betawi, Imron; serta para anggota Pokdarwis Desa Wisata Perkampungan Budaya Betawi.

Selain Jakarta Selatan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, juga meyakini kalau subsektor kuliner yang ada di Kota Administrasi Jakarta Utara mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dan juga membuka lapangan kerja seluas-luasnya.

Desa Wisata Budaya Betawi dikembangkan di wilayah-wilayah Jakarta
Menteri Pariwisata Sandiaga Uno meracil Es Selendang Mayang. Foto: Dok. Kemenparekraf

Hal ini dikarenakan di tengah pandemi dan tantangan ekonomi para pelaku ekonomi kretif Jakata Utara mampu menghasilkan berbagai macam produk kuliner yang bervariatif, semisal cilok keju, baby crab crispy, kunyit asem dan beras kencur, mie days, jamu gendong, susu kedelai gnv lezatos, bir pletok, kolang kaling, dapur roka sambel nusantara, hingga kebab hunter.

“Boleh dikatakan pelaku ekonomi kreatif di Jakarta Utara ini sanggup survive atau bertahan di tengah pandemi, karena produk yang dihasilkan sangat inovatif,” kata Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno saat menghadiri Workshop Pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif, di Pendopo Hutan Mangrove, Jakarta Utara, Sabtu 4 September 2021.

Dalam kesempatan itu, Menparekraf pun turut mencicipi salah satu produk kuliner yaitu Kebab Hunter, yang diracik sendiri oleh Ibu Istiqomah. Kebab Hunter ini memiliki saos spesial sehingga menghasilkan cita rasa yang unik dan khas ala Timur Tengah.

“Sebelumnya saya sudah pernah makan kebab di Timur Tengah, dan ini jauh lebih enak karena terasa gurih dan pedasnya pas. Not to hot, but not to soft. Ini kalau dihangatkan lagi pasti jauh lebih enak,” tuturnya.

Dengan adanya potensi subsektor kuliner di Jakarta Utara, Kemenparekraf/Baparekraf berupaya untuk menjadikan Kota Administrasi Jakarta Utara sebagai salah satu kota kreatif Indonesia. Oleh karenanya, kehadiran workshop ini sebagai pemantik untuk mendorong pelaku ekraf dalam menggali dan menumbuhkembangkan potensi daerah lokalnya dengan pemanfaatan teknologi digital. “Kita harapkan kebangkitan khususnya di subsektor kuliner ini bisa membuka peluang kerja bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Selain potensi kuliner, Jakarta Utara yang terletak di pesisir utara memiliki Hutan Mangrove yang mampu menjadi daya tarik wisata dan perlu dilestarikan. Karena semakin banyak hutan mangrove di daerah Jakarta, jumlah oksigen akan semakin meningkat.

agendaIndonesia

*****

Banjarmasin Didorong Kembangkan Wisata 1000 Sungai

Banjarmasin didorong kembangkan wisata 1000 sungai

Banjarmasin didorong kembangkan wisata 1000 sungai karena dinilai memiliki potensi itu. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong pengembangan potensi wisata sungai yang ada di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Banjarmasin Didorong Kembangkan Wisata 1000 Sungai

Hal ini disampaikan Sandiaga saat berolahraga pagi di tepian Sungai Martapura, Kamis 2 September 2021. Sandiaga mengatakan, Banjarmasin yang dijuluki “Kota Seribu Sungai” memiliki potensi yang besar untuk mengembangkan wisata sungai dengan konsep waterfront seperti di Istanbul, Turki dan Bangkok, Thailand.”Banjarmasin ini adalah Kota Seribu Sungai. Jadi sungai ini harus kita gunakan sebagai beranda kita,” kata Sandiaga.

Banjarmasin didorong kembangkan wisata 1000 sungai sebagai kekuatan pariwisata.
Pedagang Sayuran dan buah di Pasar Apung Banjarmasin. Foto: Dok. Kemenparekraf

Dalam upaya pengembangan potensi wisata sungai di Banjarmasin, lanjut Sandiaga, pihaknya memberikan dukungan terhadap program Martapura Bungas. Program yang diinisiasi oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan ini merupakan program revitalisasi dan meningkatkan kualitas air sungai dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2021.

“Ini kita dukung, karena tidak terlalu banyak kota di Indonesia yang mempromosikan sungai sebagai daya tarik utamanya. Jadi untuk wisata sungai ini yang akan kita kedepankan,” katanya.

Sandiaga menuturkan, dari segi atraksi, Banjarmasin memiliki pasar terapung yang menarik untuk dikunjungi oleh para wisatawan. Sehingga, ia pun akan mendorong pola perjalanan menggunakan perahu di sepanjang Sungai Martapura dan Sungai Barito yang melintasi Banjarmasin.

“Saya nanti mendorong travel pattern di Banjarmasin menggunakan perahu-perahu. Agar memberikan kenangan dan pengalaman yang membekas bagi wisatawan karena itulah pariwisata masa depan,” ujar Sandiaga.

Sandiaga juga mengimbau agar masyarakat Banjarmasin tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dan disiplin serta melakukan vaksinasi di sentra-sentra vaksinasi yang sudah ada. “Kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif ini harus sejalan dengan pemulihan kesehatan karena yang utama adalah kita tekan penularan COVID-19 dan peningkatan vaksinasi,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini Sandiaga didampingi oleh Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina; Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ariffin Noor; Ketua DPRD Kalimantan Selatan, Sufian HK; Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Syariffudin; serta Kepala Dinas Lingkungan Provinsi Kalimantan Selatan, Hanifah Dwi Nirwana. Selain berolahraga, Menparekraf Sandiaga juga menyempatkan diri bercengkrama dengan para pedagang di Pasar Terapung Konoko dan mengunjungi Pusat Riset Bekantan menggunakan perahu cepat.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, optimis kain sasirangan khas masyarakat Banjarmasin, Kalimantan Selatan, mampu membangkitkan perekonomian di Kalimantan Selatan.

Sasirangan merupakan kain adat Indonesia yang berasal dari Suku Banjar, Kalimantan Selatan. Nama sasirangan diambil dari kata menyirang. Hal ini merujuk pada cara membuat kain sasirangan yang melalui proses menjelujur menggunakan perintangan dan pewarnaan.

Banjarmasin didorong kembangkan wisata 1000 sungai dan dipadu dengan produk-produk kreatif seperti kain sasirangan.
Kain Sasirangan khas Banjarmasin. Foto: Dok. Kemenparekraf

Menparekraf Sandiaga saat kunjungan ke Permodalan Nasional Madani (PNM) cabang Mekaar, Banjarmasin, Kamis 2 September 2021, meninjau sentra inkubasi produk ekonomi kreatif di wilayah itu. Ia menyampaikan bahwa kain sasirangan memiliki potensi yang besar membangkitkan perekonomian Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

“Kalau kita lihat buat sasirangan ini susah buatnya. Jadi kalau lihat sasirangan ini kita harus jadi rombongan yang enggak boleh boleh nawar-nawar dan langsung beli,” ujar Sandiaga.

Menurut cerita adat, kain nusantara ini berasal dari abad ke-12. Kain sasirangan dipercaya memiliki kekuatan magis untuk pengobatan dan perlindungan roh-roh jahat. Hal inilah yang memengaruhi pewarnaan kain sasirangan.

Seperti jika akan digunakan untuk mengobati penyakit kuning, maka warna kain juga dibuat kuning. Dan meski punya warna-warna cantik nan mencolok, semua bahan pewarna kain sasirangan diambil dari alam, seperti kunyit, jahe, biji buah gandaria, dan kulit rambutan.

Sandiaga mengatakan, produk sasirangan memiliki keunikan yang berdaya saing tinggi. Ia mengapresiasi ibu-ibu Mekar yang juga merupakan perajin kain sasirangan.

“Kita harus fokus, saya yakin produk ekonomi kreatif di Kalimantan ini adalah sasirangan. Kita lihat Kalimantan Selatan ingat sasirangan, ingat Banjarmasin Selatan ingat sasirangan. Seperti ibu-ibu di Mekar ini yang dalam waktu 5 tahun mendapatkan 10 juta akses permodalan,” ujar Sandiaga.

Sandiaga menjelaskan, hadirnya Permodalan Nasional Madani dengan layanan permodalan dapat membantu pelaku ekonomi kreatif dalam mengembangkan usahanya. Sehingga turut membangkitkan perekonomian nasional.

“PNM sudah hadir dengan permodalan, saya yakin ini akan menggerakkan ekonomi dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya. Total di Mekar ini sudah 10 juta dalam 5 tahun, ini merupakan suatu prestasi yang luar biasa. Dan di 17 Agustus lalu tembus 10 juta. Jadi kita semua mendukung. Setuju ya ibu-ibu, mudah-mudahan ini tambah sukses ke depan,” ujar Sandiaga.

agendaIndonesia

*****

Trisakti Tourism Award 2021 Diikuti 242 Desa

Trisakti Tourism Award 2021 digelar dan diikuti 242 Desa.

Trisakti Tourism Award 2021 yang mengusung tema Desa Wisata diikuti 242 Desa Wisata Maju dan Desa Wisata Mandiri diumumkan 26 Agustus 2021 lalu. Penghargaan ini dilaksanakan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong pemerintah daerah mampu memajukan pengembangan desa wisata.

Trisakti Tourism Award 2021

Ketua DPP PDIP Wiryanti Sukmadani mengatakan pihaknya ingin mengapresisiasi pemerintah dalam pembangunan kepariwisataan. Mereka juga ingin mendorong pemerintah daerah mengoptimalkandana desa pada desa yang memiliki potensi alam, budaya, dan ekonomi kreatif untuk dijadikan tujuan wisata.

Yanti menjelaskan, penghargaan tahun ini ditetapkan pada empat kategori, yakni desa wisata berbasis alam, desa wisata berbasis budaya, desa wisata berbasis kreatif, dan desa wisata berbasis kuliner. Selain itu, ada dua penghargaan baru, yakni Special Recognition Desa Wisata dan Special Recognition Kepedulian Terhadap Sektor Pariwisata.

Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, memborong sejumlah penghargaan bergengsi dalam Trisakti Tourism Award 2021 yang acara puncaknya digelar di Jakarta. Dalam acara yang di gelar Kamis malam tersebut, Banyuwangi meraih empat piala dari enam kategori penghargaan yang diberikan.

Penghargaan pertama yang diterima Banyuwangi adalah “Special Recognition” sebagai daerah berkomitmen tinggi untuk mengembangkan pariwisata. Dalam kategori ini, Cagar Biosfer Blambangan mendapat penilaian penting para dewan juri.

“Penghargaan ini menjadi kado bagi teman-teman pegiat pariwisata di Banyuwangi. Khususnya bagi pengelola desa wisata. Semoga ini bisa menjadi penyemangat untuk bisa bangkit di tengah pandemi,” ungkap Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dalam rilis yang dikirim ke media massa itu.

Selain penghargaan Special Recognition, Banyuwangi juga meraih juara pertama untuk kategori Desa Wisata Alam. Desa Tamansari, Kecamatan Licin, menjadi andalan bumi Blambangan. Indahnya Kawah Ijen dan perkampungan di lereng pegunungan menjadi suguhan utamanya.

Banyuwangi juga meraih juara II untuk dua kategori sekaligus. Yakni, Desa Wisata Budaya yang diraih Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, dengan berbagai kekayaan budaya Suku Osing; dan Desa Wisata Kreatif untuk Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo dengan Bangsring Underwater-nya.

Ketua Dewan Juri Prof. Sapta Niswandar menyebutkan, penghargaan ini melalui proses penjurian yang ketat dengan jajaran dewan juri yang terdiri atas para praktisi dan akademisi lintas bidang.

“Ada tiga hal yang menjadi unsur penilaian. Mulai aksesibilitas, sumber daya manusianya hingga bagaimana budaya digerakkan,” ungkap Ketua Tourism Forum yang juga Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2011-2014 itu.

Para peserta juga harus mengikuti seleksi dari ratusan nominator dari seluruh Indonesia. “Tidak kurang dari 242 peserta yang mendaftar dalam Trisakti Tourism Award tahun ini. Meningkat 400 persen lebih dari penyelenggaraan sebelumnya,” kata Ketua Panitia Trisakti Tourism Award, Wiryanti Sukamdani.

Trisakti Tourism Award ini sebagai bagian dari upaya membumikan ajaran Trisakti Bung Karno dalam berbagai bidang. “Implementasi Trisakti ini sama halnya dengan Pancasila. Bagaimana kita bisa berdaulat di dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan,” ungkap Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri.

Lebih lanjut Megawati juga mengungkapkan pentingnya peranan desa dalam mentransformasikan nilai-nilai Trisakti tersebut. “Desa harus menjadi sejahtera. Untuk bisa mewujudkan kesejahteraan itu, semuanya harus bergotong royong. Pemimpin harus mengetahui permasalahan di desa. Turun langsung. Tanya kenapa ada masalah di desa. Lalu, selesaikan,” terang Presiden Indonesia keempat itu.

Megawati mencontohkan langkah yang dilakukan oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani. Menurutnya, langkah Ipuk dalam program bupati berkantor di desa adalah bagian dari upaya mengembangkan desa.

“Begitu jadi (dilantik), langsung mencurahkan perhatiannya pada desa. Penanganan masalah langsung ke desa. Dia berkantor di situ. Ini bisa ditiru,” pungkasnya.

Trisakti Tourism Award 2021 digelar dan dikuti 242 desa.
Salah satu spot wisata di Desa Mangunan, Dlingo, Bantul, Togyakarta. Foto: Dok. unsplash

Sementara itu, empat desa wisata di Kabupaten bantul, Daerah istimewa Yogyakarta, juga berhasil meraih penghargaan dalam Trisakti Tourism Award 2021.

Wakil Bupati Bantul, Joko Budi Purnomo menyampaikan, empat desa wisata itu adalah Desa Wisata Kaki Langit Mangunan, Dlingo; Desa Wisata Jagalan, Banguntapan; Desa Wisata Wukirsari, Imogiri; dan sentra batik kayu di Krebet, Kasihan. Sejatinya ada lima desa wisata yang mengikuti lomba tersebut.

“Ada satu desa wisata yang tidak menang yaitu sentra jamu Kiringan di Kapanewon Jetis,” ujar Joko di Yogyakarta.

Ada empat kategori yang dilombakan dalam Trisakti Tourism Award tersebut.  Yaitu kategori wisata alam, desa kreatif, wisata kuliner, dan wisata budaya.

agendaIndonesia

****

Kereta Bandara Internasional Yogyakarta Beroperasi 27 Agustus

Kereta Bandara Internasional Yogyakarta beroperasi 27 Agustus 2021

Kereta Bandara Internasional Yogyakarta mulai beroperasi 27 Agustus 2021. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Pandjaitan, bersama Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, meresmikan kereta bandara dari Stasiun Tugu Yogyakarta ke Yogyakarta International Airport atau YIA di Kabupaten Kulon Progo, Jumat 27 Agustus 2021.

Kereta Bandara Internasional Yogyakarta

“Dengan adanya kereta api bandara ini, jarak tempuh dari Yogyakarta ke Bandara YIA yang sebelumnya sekitar 1,5 jam bisa dipangkas menjadi 40 menit saja,” kata Luhut didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo di Stasiun Tugu Yogyakarta.

Menteri Luhut Pandjaitan mengatakan, kereta api bandara ini termasuk salah satu proyek strategis nasional dengan nilai anggarannya sekitar Rp 1,1 triliun. Proyek ini mulai dikerjakan sejak 2015. “Operasional kereta bandara ini melengkapi sarana pendukung Bandara YIA selain moda transportasi darat lain, seperti taksi dan Bus Damri yang sebelumnya sudah beroperasi,” kata Luhut.

Menurut Luhut, pembenahan sektor perkeretaapian membutuhkan investasi tinggi. Meski begitu, transportasi berbasis rel ini penting karena mampu memangkas waktu perjalanan secara signifikan. Dengan begitu, wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta bisa puas karena hemat waktu. “Bagaimanapun Yogyakarta adalah kota pelajar, destinasi wisata, sehingga kereta bandara ini disiapkan untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisata ke daerah ini,” kata dia.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, meski pandemi Covid-19 belum berlalu, pengerjaan kereta bandara tak berhenti supaya selesai tepat waktu. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, yang membantu menyelesaikan urusan pembebasan tanah dan lainnya, sehingga pengerjaan kereta bandara ini tepat waktu,” kata dia.

Secara terpisah, PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberikan dukungan penuh terhadap pengoperasian Kereta Api Bandara Yogyakarta International Airport (YIA). Hal tersebut diwujudkan melalui berbagai persiapan terkait layanan KA bandara yang menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional ini.

Kereta Bandara Internasional Yogyakarta beroperasi 27 Agustus 2021.
Salah satu sudut Stasiun Kereta Bandara Internasional Yogyakarta. Foto: Dok. PT KAI

VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan bahwa sebelumnya pada Mei 2019 KA Bandara YIA beroperasi melalui Stasiun Wojo, nantinya layanan KA Bandara YIA dapat langsung masuk ke dalam Bandara YIA melalui Stasiun Bandara YIA untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang akan bepergian dari dan menuju Bandara YIA.

Dalam tahap persiapan ini, KAI sebagai operator memberikan dukungan dengan mempersiapkan area pelayanan pelanggan KA, baik yang berada di Stasiun Bandara YIA maupun di Stasiun Yogyakarta.

Di Stasiun Bandara YIA, telah dibangun ruang tunggu dan pelayanan penumpang yang representatif. Tersedia fasilitas pelayanan loket, Informasi Pelanggan (Customer Service), ruang tunggu yang nyaman, fasilitas ruang kesehatan serta laktasi, dan pos keamanan.

Untuk menuju ke area peron stasiun, nantinya hanya pelanggan KA Bandara yang sudah memiliki tiket yang dapat masuk melalui e-gate yang tersedia ketika KA yang akan dinaiki sudah tersedia.

“Ruang pelayanan penumpang KA di Stasiun Bandara YIA ini memiliki pernik-pernik khas Yogyakarta dan tersedia pelayanan yang representatif, tujuannya untuk memberikan kenyamanan kepada para pelanggan KA Bandara. Sedangkan untuk di Stasiun Yogyakarta, KAI juga sudah menyiapkan ruang tunggu khusus pelanggan KA Bandara,” ungkap Joni.

KAI juga telah mempersiapkan SDM perusahaan yang nantinya akan bertugas untuk melayani pera pelanggan kereta api dan menjalankan operasional KA Bandara yang saat ini masih dalam tahap proses persiapan oleh berbagai pihak.

Joni menjelaskan, terkait detail pengoperasian perjalanan KA Bandara rute Stasiun Yogyakarta – Stasiun Bandara YIA , KAI masih menunggu arahan resmi dari pemerintah.

“Kami klarifikasi bahwa info terkait detail pengoperasian KA Bandara rute Stasiun Yogyakarta-Stasiun Bandara YIA pp sampai dengan saat ini masih belum ditetapkan. Saat ini kami menunggu arahan dan keputusan resmi dari pemerintah. Secara intensif KAI terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait rencana pengoperasian KA tersebut,” tegas Joni.

Nantinya, kehadiran KA Bandara YIA ini diharapkan mampu membantu pemulihan perekonomian masyarakat dan mendukung konektivitas ke berbagai destinasi wisata yang ada di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Hadirnya KA Bandara ini juga melengkapi layanan Kereta Api terintegrasi dengan layanan pesawat di bandara.

“KAI siap mendukung penuh berbagai program pemerintah dalam hal meningkatkan konektivitas masyarakat dalam hal bertransportasi. Hadirnya integrasi antarmoda antara Kereta Api dan Pesawat Terbang ini akan memberikan kemudahan kepada pelanggan melalui moda transportasi yang nyaman dan tepat waktu,” ujar Joni.

agendaIndonesia

*****

Desa Sungai Batang Masuk 50 Besar ADWI 2021

Desa Sungai Batang masuk 50 Besar ADWI 2021.

Desa Sungai Batang masuk 50 Besar ADWI 2021. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno optimistis Desa Wisata Sungai Batang di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, mampu menjadi daya ungkit kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di wilayah itu seiring ditetapkannya desa wisata tersebut masuk dalam 50 besar ADWI 2021.

Desa Sungai Batang Masuk 50 Besar ADWI 2021

Ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 merupakan ajang pemberian penghargaan kepada desa-desa wisata yang memiliki prestasi dengan kriteria-kriteria penilaian dari Kemenparekraf/Baparekraf. Event ini bertujuan menjadikan desa wisata Indonesia sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia dan berdaya saing tinggi. Dengan masuknya Wisata Sungai Batang di Kabupaten Agam ke dalam daftar 50 besar ADWI 2021 diharapkan akan memberikan dampak pada pengembangan ekonomi masyarakat yang berkeadilan.

Hal tersebut disampaikan Menparekraf Sandiaga Uno saat melakukan visitasi Desa Wisata Sungai Tanjung. “Ini adalah penghargaan bagi Kabupaten Agam dan juga Desa Wisata Sungai Batang karena tembus dari total 75 ribu desa lebih desa di Indonesia, menjadi 50 desa wisata terbaik. Sungai Batang menjadi bagian dari desa wisata Indonesia Bangkit,” kata Menparekraf Sandiaga Uno, Jumat 27 Agustus 2021.

Desa sungai Batang masuk 50 besar ADWI 2021 dan mulai menjalani masa visitasi.
Menteri Sandiaga Uno saat mengunjungi Museum Tempat Tinggal Buya Hamka di Agam, Sumatera Barat. Foto: Dok. Kemenparekraf

Desa wisata Sungai Batang adalah desa wisata yang terletak di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Terletak di sekitar Danau Maninjau, desa ini memiliki konsep wisata alam dan budaya. Sebagai tempat kelahiran dari tokoh agama, Buya Hamka, Desa Wisata Sungai Batang terasa kental dengan wisata sejarah dan religi.

Situs makam Syekh Muhammad Amrullah, ulama besar sekaligus kakek dari Buya Hamka, menjadi tempat wisata religi yang ditawarkan. Selain itu museum Buya Hamka juga menjadi daya tarik wisata yang sering dikunjungi oleh turis asing.

Desa Sungai Batang juga memiliki potensi alam dengan panorama Danau Maninjau yang begitu memanjakan mata. Berada di dekat persawahan, dengan air yang tenang dan di sana wisatawan juga dapat melihat burung bangau beterbangan. Selain tempat wisata, terdapat homestay dengan desain bangunan khas Minang.

Tidak ketinggalan dari segi kuliner, Desa Sungai Batang berlimpah dengan hasil komoditas ikan kecil berwarna putih kekuningan, yang biasa disebut Rinuak. Ikan ini merupakan hewan endemik Danau Maninjau, ikan ini bisa diolah menjadi berbagai macam makanan dan menjadi salah satu suvenir kuliner khas dari desa Sungai Batang.

“Kami ingin memberikan apresiasi kepada semua yang ada di sini yang sudah menjadikan tempat ini tempat yang berkah dan mudah-mudahan pascapandemi menjadi tujuan wisata tujuan nusantara maupun mancanegara,” kata Sandiaga Uno yang menyempatkan diri singgah di Museum Buya Hamka.

“Saya titip pesan agar protokol kesehatan yang ketat dan disiplin benar-benar diterapkan sehingga kita bisa berharap pada pariwisata dan ekonomi kreatif, juga UMKM di sini segera bangkit,” kata Sandiaga.

Sungai Desa Batang masuk 50 besar ADWI 2021 dan diharapkan bisa mendorong pariwisata di Agam.
Menteri Pariwisata Sandiaga Uno mencoba membatik saat mengunjungi Agam di Sumatera Barat. Foto: Dok. Kemenparekraf

Revitalisasi Danau Maninjau

Dalam kesempatan itu, Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan pihaknya bersama pihak terkait juga akan melakukan revitalisasi Danau Maninjau agar bisa menjadi destinasi pariwisata berkelanjutan dan berkualitas. Kawasan Danau Maninjau dinilai sangat penting karena sudah masuk dalam kawasan strategis pariwisata nasional sehingga dapat menunjang potensi pariwisata wilayah sekitar.

Salah satu persoalan yang sedang dihadapi Danau Maninjau adalah sedimentasi yang tinggi akibat banyaknya Keramba Jaring Apung (KJA) yang belum tertata sesuai dengan daya dukung dan daya tampung danau.

“Kami dapat tugas dari Kemenkomarves untuk menata Danau Maninjau seperti kita menata Danau Toba. Berangkat dari pengalaman itu, kita tentunya harus mengutamakan kearifan lokal, kita ajak tokoh-tokoh daerah, tokoh agama, Ketua DPRD, bupati dan wakil bupati, tokoh ulama besar, juga UMKM,” kata Sandiaga.

Ia mengatakan pihaknya akan melakukan pendekatan yang sesuai dengan kearifan lokal, dengan menghadirkan program yang berpihak berkeadilan kepada masyarakat.

“Ini yang akan kami lakukan dengan melakukan diskusi dan melibatkan masyarakat dengan memperhatikan kearifan lokal. Mudah-mudahan bisa segera menemukan solusi,” kata Sandiaga.

Wakil Bupati Agam, Irwan Fikri, menyambut baik kehadiran Menparekraf dan rencana yang akan dilakukan ke depan dalam upaya pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Sumatra Barat, dan Kabupaten Agam pada khususnya.

“Kami berbahagia dengan kunjungan menteri bersama seluruh rombongan, ini jadi penyemangat bagi kami dan mudah-mudahan pariwisata kita akan bangkit ke depan,” kata Irwan Fikri.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kadispar Sumatra Barat, Novrial; Kadisparpora Agam, Syatria; serta Direktur Tata Kelola Destinasi Kemenparekraf/Baparekraf, Indra Ni Tua.

agendaIndonesia

*****