Tahu Telur Pak Jayen, Gurih Sejak 2007

Tahu Telur Pak Jayen menjadi salah satu pilihan kuliner malam di Surabaya. IG SurabayaFoodis

Tahu telur Pak Jayen beberapa tahun belakangan ini begitu tersohor sebagai salah satu pilihan kuliner malam di Surabaya. Rasanya yang gurih, porsinya yang mengenyangkan, serta harganya yang terjangkau menjadi daya tarik yang membuatnya selalu diburu.

Tahu Telur Pak Jayen

Secara umum, tahu telur memang merupakan salah satu jenis kuliner yang cukup lumrah ditemukan pada berbagai daerah di sekitar Jawa Timur. Juga beberapa daerah di Jawa lainya. Makanan ini juga kerap disebut tahu tek, yang disinyalir berasal dari suara tahu yang dipotong kecil-kecil.

Dari wujudnya, mungkin bisa dikatakan jika makanan ini punya kemiripan dengan ketoprak atau lotek. Ia terdiri dari tahu goreng, telur dadar, potongan timun, taoge, serta lontong dan kentang yang kemudian dilumuri dengan bumbu kacang yang mengandung petis dan bawang putih.

Tahu Telur Pak Jayen sesungguhnya adalah tahu tek.
Jembatan Suramadu yang menghubungkan Surabaya dan Pulau Madura Foto: shutterstock

Perpaduan dari tahu yang hangat dan empuk, segarnya taoge dan timun, serta gurihnya bumbu kacang dengan petisnya tersebut begitu menggoda lidah. Porsinya yang biasanya juga cukup banyak membuatnya terbilang cukup mengenyangkan.

Salah satu penjaja tahu telur yang terbilang paling populer saat ini adalah tahu telur Pak Jayen, yang telah melayani pelanggan setianya sejak 2007. Kedai tahu telur tersebut berada di kawasan Gubeng, tepatnya di jalan Dharmahusada.

Lokasinya berada tak jauh dari stasiun kereta api Gubeng dan Rumah Sakit Dr. Soetomo. Awalnya, tempat mereka berjualan digunakan bergantian oleh pedagang gudeg di pagi hari dan jasa pencuci mobil di siang hari, sehingga mereka baru buka saat sore hingga malam.

Hal tersebut justru menjadi peruntungan tersendiri, tatkala pengunjung mulai ramai berdatangan memenuhi kedai ini. Usut punya usut, meski tahu telur sendiri terbilang kuliner yang cukup umum di kota pahlawan tersebut, ada sejumlah keunikan yang dimilikinya.

Yang pertama dan utama adalah cita rasanya yang begitu unik dan nikmat. Paduan bumbu kacang, petis dan bawang putihnya beraroma sangat khas dan terasa kental, gurih nan menggigit di lidah. Cita rasa ini rupanya begitu digemari oleh warga Surabaya.

Cita rasa bumbunya tersebut selalu dijaga agar senantiasa terasa fresh. Kerap kali mereka baru membuat bumbu ketika akan menghidangkan makanan, dengan racikan petis dari Sidoarjo dan bawang putih yang secara khusus sudah disiapkan.

Tahu Telur Surabaya shutterstock
Tahu Telur Surabaya dengan rasa gurih dari petis. Foto: shutterstock

Kemudian porsinya yang terasa pas, tidak terasa kurang maupun berlebihan. Sebagai kuliner malam hari, Tahu Telur Pak Jayen cocok sebagai hidangan main course saat makan malam, tetapi juga masih nikmat sebagai kudapan yang cukup mengisi perut kala malam mulai larut.

Umumnya ada tiga jenis menu tahu telur yang disediakan. Tahu telur komplit, tahu tek tanpa telur, serta tahu telur porsi jumbo. Untuk tahu telur komplit dan tahu tek tanpa telur dihargai Rp 20 ribu, sedangkan untuk yang porsi jumbo harganya Rp 25 ribu.

Lain dari itu, pengunjung juga dapat memesan tahu telurnya sesuai selera. Mulai dari tingkat kepedasan dan jumlah cabe yang digunakan, isi kondimen yang diinginkan atau tidak, sampai detail kecil seperti kerupuk yang digabung atau dipisah.

Satu hal lain yang cukup unik di Tahu Telur Pak Jayen, bila meminta kerupuk untuk dipisah, biasanya pembeli akan diberikan sekantung plastik kerupuk berukuran besar, terutama bagi yang memesan untuk dibawa pulang. Saat masuk ke dalam kedai, kerap terlihat tumpukan plastik berisi kerupuk tersebut.

Beberapa hal tersebut menjadikan tahu telur Pak Jayen sebagai salah satu kuliner tahu telur paling tersohor di Surabaya. Walaupun hanya buka dari sore sampai malam, tak jarang pengunjung hingga mengantri, bahkan mendekati tengah malam.

Lontong Balap Surabaya shutterstock
Tahu telur mirip dengan lontong balap, berbeda dikuahnya. Foto shutterstock

Oleh karenanya, dibuka pula sebuah cabang yang juga masih terletak di area jalan Dharmahusada. Lokasinya kini berupa kedai dengan bangunan permanen, untuk dapat melayani lebih banyak pengunjung.

Kendati terkadang harus antri memesan, begitu makanan telah dipesan biasanya akan datang sekitar 10-15 menit. Setiap pramusaji memiliki perannya sendiri, seperti pembuat bumbu, pemotong, penggoreng, dan seterusnya agar pesanan dapat cepat dihidangkan.

Tahu telur Pak Jayen buka dari jam 17.00 hingga jam 00.00, meski terkadang dikarenakan ramainya pengunjung bisa saja mereka tutup lebih awal karena sudah laris terjual. Sudah jadi maklum bila kedai terlihat ramai hingga jam 22.00 lebih, dipenuhi penggemar kuliner malam.

Selain itu, hingga kini kedai utamanya masih sering penuh hingga harus mengantri, sehingga tak ada salahnya untuk menyambangi cabang yang satu lagi jika sekedar ingin mencobanya. Toh secara cita rasa, tak ada bedanya dan dijamin tetap sama enaknya.

Tahu Telur Pak Jayen

Jl. Dharmahusada Indah I, Blok C no. 2, Surabaya

Jl. Dharmahusada no. 112, Surabaya

agendaIndonesia/audha alief praditra

*****

Pilihan Makan Jelang Akhir Tahun, 4 Di Sekitar Jakarta

Pilihan makan jelang kahir tahun 2020 dan tak jauh dari Jakarta.

Pilihan makan jelang akhir tahun 2021 ada banyak pilihan. Namun karena situasi masih belum menentu dan banyak memilih liburan di dekat-dekat Jakarta, berikut alternatif yang bisa dipilih.

Pilihan Makan Jelang Akhir Tahun

Acara makan keluar bagi masyarakat urban sudah menjadi gaya hidup rutin. Sekadar demi relaksasi pikiran, atau untuk bercengkerama bersama kerabat dan relasi. Terlbih di saat menjelang akhir tahun. Semakin nyaman dan terasa seperti rumah sebuah tempat makan, biasanya semakin diburu. Seperti beberapa tempat berikut.

Welfed Bandung

Merenung di Bandung selalu terdengar sebagai pasangan kata impian para pelancong dan petualang kuliner. Kawasan Bandung yang identik punya banyak lokasi untuk merenungi hal yang lalu-lalu sembari bersantap lezat demi masa kini yang penuh semangat. Jika Anda lebih suka melakukan aktivitas santap santai di tengah terpaan udara segar yang meniupi wajah, Anda bisa melipir ke daerah Bandung Barat, tempat restoran bernuansa eklektik klasik ini berada.

Pojok paling favorit di restoran yang sebagian besar menyajikan hidangan ala barat ini adalah bagian teras terbukanya. Duduklah berlama-lama di situ, melemparkan pandangan ke arah rimbun pepohonan di sekitaran restoran, sambil mengiris stik daging empuk yang lembut digigit. Mengundang relasi untuk santap resmi juga bisa dilakukan di bagian dalam restoran yang punya kesan magis tersendiri. Restoran yang sayang untuk dilewatkan. 

Alamat: Villa Triniti, KM. 4,7 No. 88, Jalan Sersan Bajuri, Cihideung, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Telepon: (022) 2785124

Lemongrass Bogor

Selain menjadi tempat berburu kuliner lezat, Bogor kini juga dikenal sebagai tempat kafe-kafe tematik bertebaran. Satu sama lain saling bersaing dekorasi dan konsep suasana. Salah satu yang populer beberapa waktu belakangan adalah Lemongrass. Anda bahkan harus reservasi jauh-jauh hari jika hendak mampir ke sana bersama keluarga besar atau reuni teman-teman lama.

Lemongrass punya area dalam dan luar yang bisa Anda pilih berdasarkan suasana hati saat datang ke sana. Jika ingin duduk menikmati hidangan sembari menghirup udara segar, area luar yang dihiasi kursi-kursi jalin berwarna-warni serta sepertinya cocok untuk Anda. Pohon-pohon rindang yang menaungi seolah-olah membuat Anda serasa makan di tengah kebun. Apalagi ada pilihan duduk di sofa rotan berbentuk telur yang membuat waktu seolah terhenti sejenak. Lampu-lampu yang ada di sekitar area luar akan bergemerlap terang saat malam tiba. Cocok jadi tempat makan malam romantis dengan seseorang yang spesial.

Area dalam restoran pun tak kalah nyaman, khususnya bagi Anda yang lebih suka suasana sejuk dari pendingin udara dan nuansa hangat dari interior kayu berpadu sentuhan ornamen modern. Pilihan makanannya juga cukup banyak, mulai dari hidangan Indonesia sampai hidangan alat barat dan peranakan. Makan di restoran ini tidak sekadar menjadi pengalaman kuliner, tetapi juga pengalaman bersantap dengan nyaman sambil memanjakan mata.

Alamat: Jalan Raya Pajajaran No.21, Bantarjati, Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat

Jam buka: Senin-Minggu pukul 10.00-23.00

Telepon: (0251) 8328800

Web: lemongrassresto.com

Tekko Grand Kota Bintang Bekasi

Bekasi kerap diidentikkan dengan wilayah yang perlu usaha keras untuk mencapainya. Padahal usaha keras itu bisa berujung manis jika berakhir di tempat makan yang menggugah selera sekaligus nyaman untuk lama-lama bersantap. Salah satunya adalah restoran ini, yang merupakan salah satu cabang dari jaringan restoran Tekko yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.

Tekko yang ada di Bekasi Barat ini punya konsep yang cukup berbeda dnegan kebanyakan cabang Tekko lainnya yang biasanya ada di dalam mal. Keunggulan Tekko sebagai salah satu restoran keluarga semakin diperkuat dengan nuansa restoran yang hangat dan akrab. Nuansa ini tercipta sebagai hasil perpaduan furnitur kayu yang memberi kesan rumahan, dinding-dinding model batu bata tak bercat, serta lampu-lampu gantung besar yang klasik sekaligus berlimpah cahaya terang. Keramik lantai pun disesuaikan dengan nuansa klasik Jawa yang membuat pengunjung betah duduk lama menikmati hidangan dan obrolan santai bersama kerabat. Makanan yang tersedia sebagian besar adalah makanan tradisional Indonesia, tentu tetap dengan menu andalah mereka: daging iga sapi.

Karena bagian dalamnya yang cukup luas, dengan meja dan bangku panjang yang lega, restoran ini cocok bagi Anda yang ingin menikmati makan bersama seluruh anggota keluarga, atau kumpul-kumpul bareng teman-teman yang sudah lama tidak bersua.

Alamat: Komplek Grand Kota Bintang Unit W6, Jalan KH. Noer Ali, Jakasampurna, Bekasi Barat, Jawa Barat

Jam buka: 10.00-22.45

Telepon: (021) 22101025

Pilihan makan jelang akhir tahun buat mereka yang ada di sekitar Depok dan Jakarta
Pilihan makan menjelang akhir tahun ada banyak, ini pilihan buat yang sedang di sekitar Depok. Foto: Ilustrasi Bang Dev Cafe

Bang Dev Cafe & Resto Depok

Bosan dengan hidangan tradisional Sunda atau hidangan daging yang itu-itu saja? Sesekali mengubah menu bersantap dan mencicipi makanan dari unggas yang tidak biasa, barangkali akan menjadi selingan yang nikmat.

Jika Anda sedang melintas di daerah Cimanggis, Depok, Anda akan mendapati restoran yang dari luar terlihat bersahabat dan terasa seperti rumah. Unggas yang menjadi hidangan utama di restoran bergaya country ini adalah kalkun. Belum pernah mencoba gurihnya daging kalkun? Tak perlu jauh-jauh ke negara-negara lain yang punya tradisi makan kalkun panggang bersama keluarga, di Depok pun bisa.

Bagi Anda yang belum pernah makan unggas jenis ini, sebaiknya mengawali lewat kalkun panggang dengan kulit yang renyah kecokelatan yang dimakan bersama saus legit menggoda dan setumpuk sayuran rebus. Pilihan olahan kalkun yang dimakan dengan nasi pun tersedia di sini. Nuansa makan terasa lebih lengkap dengan interior restoran yang didominasi kayu serta perabot vintage.

Alamat: Jalan Cimanggis Boulevard No.11, Tapos, Depok, Kota Depok, Jawa Barat 16457

Jam buka: Senin – Minggu pukul 10.00-22.000

Telepon: (021) 83711088

Web: bangdevcaferesto.blogspot.co.id

agendaIndonesia

*****

5 Makanan Tasikmalaya yang Unik dan Nikmat

5 makanan Tasikmalaya berikut ini adalah masakan dan cemilan atau oleh-oleh dari kota yang sering disebut sebagai mutiara dari Priangan Timur. Sejak zaman Belanda, Tasikmalaya, yang membentang dari Kabupaten Sukabumi hingga Kabupaten Ciamis, menjadi jantung perekonomian di daerah Priangan Timur.

5 Makanan Tasikmalaya

Namun, Tasikmalaya tak hanya kuat di sektor perdagangan, ia juga mutiara yang digemari karena daya tarik wisata kulinernya. Jika sempat main ke kota di Jawa Barat ini, cobalah cicipi satu atau dua makanan di bawah ini.

Nasi Cikur

Jawa Barat memiliki segudang kuliner khas yang patut untuk dicicipi. Salah satunya adalah nasi cikur Tasikmalaya yang pembuatannya dicampur dengan kencur muda. Nasi cikur mungkin belum seterkenal nasi tutug oncom, namun sesungguhnya masakan ini tak kalah nikmatnya.

Nasi ini terbuat dari bumbu biasa seperti garam, bawang putih, cabai merah, serta tentu saja, cikur yang berarti kencur. Kencurnya sendiri dipilih yang masih sangat muda dengan tunas berwarna putih. Ini membuat nasi terasa renyah dan agak getir, memancing selera untuk segera menyantapnya bersama telur dadar, serundeng, atau suwiran daging ayam.

Mungkin banyak yang berpikir cara membuat nasi cikur ini seperti memasak nasi uduk, ternyata tidak demikian. Kebanyakan nasi cikur Tasikmalaya dibuat dengan cara mirip memasak nasi goreng.

Setelah matang, nasi ini biasanya disajikan dengan beberapa lauk pauk berupa tempe orek, ikan asin, irisan tipis telur dadar, ayam, dan lauk lain tergantung keinginan sang penjual. Tidak ketinggalan bawang goreng yang ditabur di atas nasi cikur, tahu goreng, mentimun, kerupuk emping, serta sambal ulek merah yang selalu hadir melengkapi hidangan ini.


Di mana membelinya?

Nasi Cikur Teh Rena, Jl. Panyerutan, Nagarawangi, Kec. Cihideung, Tasikmalaya,

RM To Rahmat, Jl. Cikalang Girang, Kahuripan, Tawang, Kahuripan, Kec. Tawang, Tasikmalaya

Kantin 43, Jalan Tentara Pelajar, Empangsari, Kecamatan Tawang

5 makanan Tasikmalaya yang unik dan nikmat salah satunya nasi Cikur, nasi dengan bumbu khusus kencur.
Masakan khas Tasikmalaya berupa Nasi Cikur. Foto: Ilustrasi

Nasi Tutug Oncom

Sajian yang tidak boleh terlewat saat mengunjungi Tasikmalaya adalah nasi tutug oncom. Makanan ini terdiri atas nasi putih yang dicampur oncom, yang sudah disangrai dan dibumbui. Nasi tutug oncom di sini terkenal karena kenikmatan oncom yang disajikan. Selain itu, ada sambal sebagai penambah kenikmatan tutug oncom. Nasi tutug oncom cocok disajikan dengan gorengan, telur ceplok, dan ayam goreng.

Penggemar hidangan ini kerap menyebutnya dengan nasi TO (Tutug Oncom). Tutug berarti menumbuk. Nasi pada menu ini memang dibuat dengan cara ditumbuk dan diaduk bersama oncom. Selain itu, bawang merah, bawang putih, kencur, cabai rawit, kemangi, garam, dan gula dibubuhkan sebagai penyedapnya.

Di mana membelinya?

Nasi TO Benhil, Jalan Dadaha, Kahuripan, Kecamatan Tawang

TO Kalektoran,Jalan Kalektoran (100 meter dari Masjid Agung Kota Tasikmalaya)

Kupat Tahu

Sesungguhnya menu ini bisa ditemukan di kota-kota lain, namun di Tasikmalaya komposisinya sangat khas. Bumbunya terdiri dari berbagai rempah, seperti daun bawang, kacang tanah, parutan kelapa, cabai, garam, gula aren, asam, dan santan. Kupat berasnya pulen. Kualitas tahunya juga tak sembarangan, biasanya didatangkan dari daerah Nagrog, Kecamatan Indihiang.

Ciri khas kupat tahu ini, tahunya kering dengan bumbu yang lembut di lidah. Pelanggan bisa memesan tahu tersebut digoreng setengah matang, matang, kering, atau kering sekali sampai kriuk. Bumbu kacangnya yang meresap, disajikan dengan kupat beras namun tanpa ada tauge dalam menu ini. Jangan lupa sampingannya, yakni bala-bala, bakwan, dan juga kerupuk.

Di mana membelinya?

Kupat Tahu Kabita, Jalan Tarumanagara Nomor 36, Kecamatan Tawang

Kupat Tahu Mangunreja, Jl. Raya Garut Km 2, Kampung Toblongan

Soto Ayam Pataruman

Soto Ayam Pataruman ini adalah soto ayam ala Tasikmalaya yang disajikan dengan campuran kuah santan yang mirip dengan soto Betawi dengan rasa gurih dan sedap. Bedanya dengan soto Betawi, santannya tipis saja.

Biasanya dalam seporsi soto ayam Pataruman adalah adanya suwiran daging ayam kampung bagian dada, paha, kulit, ati ampela, telor, ceker, bahkan juga kepala. Biasanya akan ada kedelai goreng, irisan daun bawang dan tak ketinggalan juga dengan bawang goreng dan jeruk nipis. Makin enak disantap hangat-hangat dengan pelengkap nasi.

Di mana membelinya?

Soto Ayam Pataruman, Jalan Pataruman Nomor 23, Yudanagara, Cihideung

Kolontong

Kolontong adalah camilan yang berbahan dasar beras ketan. Camilan ini dibuat seperti ketika membuat opak, tetapi proses dilanjutkan dengan pemanasan, biasanya memakai pasir panas. Cocok dijadikan buah tangan bagi keluarga di rumah.

Toko Oleh-oleh Nesa; Jalan Paseh Nomor 106, Tuguraja, Cihideung

agendaIndonesia

*****

Kerak Telor Betawi, Simbol Yang ‘Go Public’ Pada 1970

Kuliner khas Betawi, ada 5 yang diajajakan di Jakarta Fair 2022.

Kerak telor Betawi menjadi salah satu simbol masyarakat Betawi di Jakarta. Ia hampir setara dengan tanjidor dan ondel-ondel, wakil budaya masyarakat Betawi.

Kerak Telor Betawi

Banyak orang Jakarta barangkali baru ngeh kalau ada makanan bernama kerak telor ketika ada hajatan besar ulang tahun DKI Jakarta atau ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia. Di acara-acara raya seperti itu, biasanya para pedagang kerak telor bermunculan. Baik yang memang sehari-hari berdagang kerak telor, ataupun yang cuma musiman.

Sesungguhnya, kapan awal mula makanan yang sangat khas Jakarta ini? Soal waktu yang tepat, belum ada dokumen yang mencatatnya. Namun, kerak telor dipercaya telah ada sejak zaman kolonial Belanda di Indonesia.

Dari cerita yang beredar dari mulut ke mulut, ada dua versi ‘lahirnya’ kerak telor ini. Dikutip dari laman indonesia.go.id, di masa lampau kawasan Menteng merupakan salah satu daerah dengan ketersediaan kelapa yang cukup banyak. Atas dasar kondisi tersebut, masyarakat di sana kemudian mencoba memanfaatkannya sebagai bahan campuran untuk membuat makanan.

Hingga suatu ketika ketika sekelompok masyarakat Betawi di kawasan Menteng tersebut mencoba bereksperimen dengan mencampurkan beberapa bahan dengan kelapa untuk dijadikan sebagai makanan. Mereka mencampurkannya dengan beberapa bahan untuk diolah. Termasuk telur ayam. Setelah itu terciptalah kerak telor yang lezat nan gurih tersebut.

Cerita lain mengisahkan, kerak telor lahir dari atas tantangan warga Belanda di Jakarta yang menginginkan makanan yang sehat dari bangsa pribumi sebagai pembuka. Mengutip dari nativeindonesia.com, atas tantangan tersebut, para ahli masak asal Betawi yang biasa melayani warga Belanda saat itu menawarkan sebuah kreasi omelette, makanan pembuka saat sarapan warga asing. Kali ini para juru masak membuat omelette dengan perpaduan ketan putih yang diracik dengan rempah asli Indonesia.

Tak disangka warga Belanda yang memberi tantangan amat menyukainya. Sejak saat itu kerak telor mulai popular dijadikan sebagai sajian khas dari masyarakat pribumi di Batavia.

Di masa itu, mungkin karena menjadi makanan orang-orang Belanda, kerak telor terus menunjukkan pamornya yang gemilang. Rasanya hampir seluruh warga Belanda di Batavia begitu menyukainya. Bahkan saat itu kudapan tersebut kerap dijadikan makanan pembuka oleh warga Eropa di sana dan dikenal sebagai omelette versi lokal.

Sampai di situ, tak ditemukan penjelasan kapan makanan ini mulai dikenal masyarakat luas. Catatan hanya menyebutkan, pada awal tahun 1970-an, saat DKI Jakarta dipimpin Gubernur Ali Sadikin, dan ia membuat program promosi dalam rangka ulang tahun Jakarta berupa Jakarta Fair, kerak telor disebut mulai go public. Bang Ali memang dikenal gencar mempromosikan Jakarta dengan budaya yang genuine Betawi.

Masyarakat Betawi mulai memberanikan diri menjajakan kerak telor di pasaran. Dan ternyata banyak orang menyukai makanan ini. Bahkan, dulu kerak telor menjadi makanan favorit masyarakat kelas elit atau atas di Jakarta. Dan seiring dengan berkembangnya saat itu, kerak telor menjadi makanan yang disukai semua kalangan masyarakat.

Mengenai kerak telor, kini nampaknya kita tak bisa dengan mudah menemukan makanan khas Betawi ini. Namun jangan sedih dulu, kerak telor bisa ditemukan dengan mudah pada saat ada perayaan besar di Jakarta seperti event Jakarta Fair (Pekan Raya Jakarta). Di Jakarta juga telah ada beberapa warung yang menjajakan kerak telor.

Namun, waktu berjalan, saat ini untuk mendapatkan kerak telor, gampang-gampang susah. Seperti disebut di muka, sekarang ini kerak telor seringnya muncul hanya di perayaan-perayaan. Misalnya di bulan Juni-Juli saat merayakan ulang tahun Jakarta. Atau, kadang jika kampung-kampung di Jakarta ada yang menyelenggarakan pameran atau bazaar, maka penjual kerak telor bermunculan.

kerak telor Betawi awalnya dibuat atas permintaan masyarakat Belanda, sempat dianggap sebagai omellette rasa lokal.
Kerak telor Betawi dibuat oleh pedagangnya di acara-acara bazaar di Jakarta. Foto: ilustrasi

Kerak telor merupakan makanan yang terbuat dari beras ketan dan telur, lalu ebi sangrai, cabai merah, dan bawang goreng sebagai taburan yang kemudian disajikan bersama serundeng juga topping lainnya. Kerak telor umumnya dimasak menggunakan wajan dan dinikmati saat masih hangat agar rasa gurihnya semakin menggugah selera. Dulu pembuat kerak telor menggunakan telur bebek, namun belakangan banyak yang menggunakan telur ayam.

Resep kerak telor sesungguhnya beredar di mana-mana, termasuk di internet. Tapi, ternyata orang awam belum tentu bisa memasak kerak telor, seperti yang dilakukan pedagang kerak telor.

Persiapan untuk membuat kerak telor membutuhkan waktu lebih dari sehari. Terutama di tahap awal saat membuat beras ketannya lunak tanpa dimasak, yaitu dengan cara direndam semalaman. Jika tidak, beras ketan yang hanya dimasak sebentar saat kerak telor dibuat bakal terasa seperti nasi yang belum matang.

Sudah pernah mencoba kerak telor? Sekali-kali agendakan untuk mencicipi kuliner pusaka Nusantara ini.

agendaIndonesia

*****