Perajin Ulos Dairi, 1 Village 1 Creative

Perajin Ulos Dairi, di Kampung Ulos di Desa Silalahi, Silahisabungan, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, diharapkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno terus berinovasi untuk meningkatkan produksi. Ini disampaikan Sandiaga Uno seusai meresmikan Kampung Ulos Silahisabungan, Jumat 19 Februari 2021.

Perajin Ulos Dairi

Menteri Sandi menjelaskan keahlian para penenun di kampung tersebut merupakan berkah dari Tuhan Yang Maha Esa. Mereka diberkati agar mampu secara mandiri dalam membuka lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi masyarakat.“Saya senang sekali dapat melihat langsung dan ini kebanggaan kita semua, bahwa Tuhan YME telah memberikan berkah kepada masyarakat berupa keahlian membuat ulos. Ini adalah keahlian yang harus kita kemas untuk dapat memberikan kemaslahatan dan kesejahteraan bagi masyarakat,” ujarnya.

Menparekraf Sandiaga Uno mencanangkan program one village one creative product atau satu desa satu produk kreatif untuk menjadikan ulos sebagai produk kreatif yang dapat membuka lapangan kerja. Produk kreatif juga bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan saat berkunjung ke Danau Toba khususnya Kabupaten Dairi.

“Kita harus mencari Inovasi dan kreativitas apa yang dibutuhkan sehingga dapat meningkatkan hasil produksi, paling tidak 50 persen sehingga pendapatan meningkat. Serta mendorong program one village one creative produk,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu, menjelaskan kampung ulos ini terdiri dari lima desa yang memiliki 400 pengrajin ulos yang bekerja setiap harinya menenun kain.

“Semula masyarakat menenun untuk ulos adat dimana ulos tersebut banyak dipesan oleh masyarakat di kabupaten lain seperti Simalungun, Karo, dan lainnya termasuk ulos Pakpak dan ulos Toba. Namun dari waktu ke waktu belum bisa membawa kesejahteraan yang tinggi bagi para penenun,” ujarnya.

Perajin Ulos Dairi diharapkan dapat mendorong produktifitas mereka.
Wakil Menteri Pariwisata Angela Tanoesudibjo dalam pameran Beli Creative Dana Toba. Foto: Dok. Kemenparekraf

Untuk itu pemerintah Kabupaten Dairi mengambil inisiatif melakukan diversifikasi produk, dari yang awalnya para penenun membuat ulos hanya dikonsumsi saat upacara adat, akhirnya mereka juga membuat ulos yang dapat digunakan dalam semua kesempatan. “Langkahnya dengan cara mencari benang-benang yang lebih halus dan lebih stylish agar dapat diproduksi menjadi produk yang lebih fashionable,” katanya.

Para penenun di Kampung Silahisabungan mewarnai benang menggunakan pewarna alami, yang berasal dari tanaman-tanaman endemik di sana. Cairan hasil perasan tumbuhan direbus, lalu benang dicelup ke dalamnya berulang-ulang hingga merata dan maksimal.

“Kami ingin masuk kepada pasar negara-negara yang sangat peduli kepada pelestarian lingkungan. Kami juga ingin memastikan Danau Toba tetap tinggi airnya dan tanaman tetap terjaga, karena selama ini pengrajin memanfaatkan pewarna alam dari tanaman yang berada di sekitar Danau Toba,” katanya.

Secara terpisah, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) juga mendorong artisan unggulan untuk mempromosikan karyanya melalui Kampanye Beli Kreatif Danau Toba Fair 2021.

“Kampanye ini diinisiasi Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia tahun lalu dan kita teruskan di tahun ini. Untuk itu, Kemenparekraf mendukung gerakan tersebut dalam program Beli Kreatif Danau Toba,” ujar Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo, saat mengunjungi Beli Kreatif Danau Toba Fair 2021, di Summarecon Mall Serpong, Tangerang, Jumat 19 Februari 2021.

Hal ini dilakukan untuk membangun dan meningkatkan minat masyarakat agar lebih mencintai, membeli, dan menggunakan produk-produk lokal yang dihasilkan oleh pelaku UMKM Indonesia atau yang disebut artisanal. Karena pelaku UMKM memiliki peran yang besar dalam menggerakkan perekonomian Indonesia. Secara statistik pelaku UMKM memberikan kontribusi kepada PDB sebesar 60 persen dan menyerap 90 persen tenaga kerja. “Maka dari itu, mari kita cintai produk lokal Indonesia,” ujarnya.

Wamenparekraf Angela juga menjelaskan terpilihnya Danau Toba dalam program ini, karena menjadi salah satu bagian dari 5 destinasi super prioritas (DSP) yang memiliki potensi alam dan produk kreatif yang luar biasa. “Hal ini akan terus kita support dan kita dorong pengembangannya,” kata Angela.

Dalam program Beli Kreatif Danau Toba, Angela menuturkan Kemenparekraf/Baparekraf akan melakukan pendampingan bagi artisan untuk go digital dan membuat berbagai macam festival untuk memperkenalkan karya-karya Danau Toba dan wilayah di Sumatra Utara lainnya.

Perajin Ulos Dairi di Kampung Ulos Silalahi masuk dalam program one village one creative.
Pameran Beli Creative Danau Toba Fair di Summarecon Mall Serpong. Foto: Dok. Kemenparekraf

Pada kunjungannya kali ini, Wamenparekraf Angela berkesempatan mendampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, meninjau tenant-tenant yang ada di Beli Kreatif Danau Toba Fair 2021, seperti Solu Ulos, Mejukuhibiniu Butik, House of Damiten, Bolu Medan CF, dan produk kreatif lainnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, memberikan apresiasi kepada Kemenparekraf/Baparekraf atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Beli Kreatif Danau Toba Fair ini merupakan upaya Kemenparekraf/Baparekraf dalam mempromosikan salah satu dari 5 destinasi super prioritas, yaitu Danau Toba, serta mendorong produk-produk kreatif UMKM. Dan ternyata cukup banyak yang mendatangi acara ini,” ujarnya.

agendaIndonesia

*****

Pelaku Parekraf Didorong Prioritas Vaksinasi Covid19

Pelaku parekraf didorong prioritas vaksinasi covid19

Pelaku parekraf didorong prioritas vaksinasi Covid19. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menyatakan akan mendorong agar pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif mendapatkan prioritas memperoleh vaksinasi COVID-19 sesegera mungkin.

Pelaku Parekraf Didorong Prioritas Vaksinasi

Hal tersebut disampaikan Sandiaga dalam rapat pimpinan di lingkungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Rabu 17 Februari 2021. Sandiaga mengatakan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif perlu diprioritaskan untuk menerima vaksinasi setelah tenaga kesehatan. “Hal ini harus terus kita gaungkan dan kita harus perjuangkan vaksinasi ini, karena ini tugas kita,” kata Sandiaga.

Sandiaga juga menilai prioritas vaksinasi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif ini dinilai penting karena para mereka berada di garda terdepan dalam mengembangkan dan membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak pandemi COVID-19. Sehingga, ia pun meminta agar Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf/Baparekraf dan jajarannya untuk menindaklanjutinya ke pihak terkait agar pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif ini segera mendapatkan vaksinasi COVID-19.

Selain itu, Sandiaga juga mengatakan terkait wacana free covid corridors yang akan dilaksanakan di Bali. Ia kembali meminta kepada Deputi Kebijakan Strategis Kemenparekraf/Baparekraf dan jajarannya untuk membahas hal ini dengan sejumlah kementerian dan lembaga.

“Deputi I bisa membantu untuk masuk dalam pembahasan tahap akhir dengan Kementerian Luar Negeri; Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia; Kementerian Kesehatan; dan Satgas COVID-19. Kita undang ke Bali dan Pak Gubernur Bali beserta jajarannya, minggu depan di saat saya berkantor di Bali,” ujar Sandiaga.

Sandiaga juga meminta agar Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf/Baparekraf dan Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf beserta jajarannya untuk membantu Desa Adat Kutuh, Kabupaten Badung, Bali.

Sebelum pandemi COVID-19, Desa Adat Kutuh dengan Pantai Pandawa merupakan daya tarik utama yang biasanya dikunjungi lebih dari 3.000 wisatawan perhari. Dari pariwisata, desa ini berhasil menghasilkan Rp 50 miliar pertahun. Namun, akibat pandemi COVID-19, pendapatan desa ini menurun hingga 90 persen.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong pemerintah daerah saling berkolaborasi guna memetakan dan mengembangkan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif agar dapat membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pelaku parekraf didorong prioritas vaksinasi Covid19 karena dianggap sebagai salah satu ujung tombak perekonomian nasional.
Rapat Koordinasi pimpinan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Jakarta. Foto: Dok. Kemenparekraf

Menparekraf Sandiaga Uno melakukan audiensi dengan sejumlah kepala daerah, Rabu (17/2/2021) di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta. Dalam kesempatan itu, kepala daerah memaparkan potensi wisata daerah serta program masing-masing.

Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Lingga M. Nizar, Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan, Bupati Majalengka Karna Sobahi, Bupati Mandailing Natal Dahlan Hasan Nasution, serta Bupati Kuningan Acep Purnama.

Sementara Menparekraf didampingi Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf Hari Santosa Sungkari serta Deputi Bidang Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf Wisnu Bawa Tarunajaya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada para bupati yang hadir, ini adalah bentuk dari pilar kolaborasi. Bantuan dan dukungan dari para bupati dan juga kepala dinas pariwisata sangat penting sebagai garda terdepan dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Menparekraf Sandiaga Uno.

Bupati Kabupaten Lingga, M. Nizar, misalnya, berharap kabupaten yang 90 persen luasnya adalah lautan itu dapat menjadi titik singgah untuk ajang Sail Indonesia ke depan.

“Kami sedang mempersiapkan bandara baru, kami berharap nantinya ada event kami yang masuk dalam calender of event nasional,” kata M. Nizar.

Hal senada dikatakan Bupati Kuningan, Acep Purnama, yang menyampaikan wilayahnya memiliki potensi pariwisata yang besar, mulai dari wisata alam, serta seni budaya yang dikemas dalam seni pertunjukan.

Tidak hanya soal atraksi, amenitas, dan aksesibilitas, kepala daerah juga menyampaikan pentingnya dukungan dari pemerintah terhadap pengembangan sumber daya manusia (SDM) di daerah. Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan mengatakan, pengembangan wisata Danau Toba sebagai salah satu destinasi super prioritas harus dilakukan secara holistik, terintegrasi, dan komprehensif. Dimana pengembangan SDM menjadi hal fundamental untuk dapat menopang pariwisata.

Karenanya ia berharap dukungan dari Kemenparekraf/Baparekraf untuk dapat ikut mendorong hadirnya universitas negeri di Tapanuli Utara.

Menanggapi hal ini, Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan, penciptaan dan pengelolaan SDM memang menjadi salah satu faktor kunci. Selain melalui institusi pendidikan, juga bisa dilakukan dengan pendampingan komunitas-komunitas yang ada di daerah.

Terlepas dari sejumlah program yang disampaikan, Menparekraf mendorong para kepala daerah untuk dapat saling bersinergi. Kepala daerah dapat saling belajar akan potensi masing-masing agar bisa dikerjasamakan lebih lanjut.

“Saya terinspirasi dari program sister city, dimana kota-kota di dunia dikumpulkan untuk saling belajar potensi. Jadi potensi yang ada di Sumatera, misalnya, bisa dikawinkan dengan yang ada di Jawa Barat, termasuk dalam pemasaran produk-produk kreatif,” kata Menparekraf.

agendaIndonesia

*****

Tenun Endek Bali Dipakai 20 Ribu Pegawai

Tenun Endek Bali akan dipakai setidaknya seminggu sekali oleh ribuan pegawai pemerintahan provinsi Bali.

Tenun Endek Bali akan dipakai dipakai 20 ribu pegawai pemerintahan provinsi setidaknya seminggu sekali. Gubernur Wayan Koster meminta, selain pegawai pemerintahan provinsi, pegawai pemerintah pusat dan daerah, kalangan perbankan, dan lembaga lain yang jumlahnya lebih dari 100 ribu di Pulau Dewata, agar berempati menyisihkan gajinya untuk membantu perajin tenun endek Bali yang terdampak pandemi.

Tenun Endek Bali

“Perlu diketahui bahwa kami di Pemprov Bali memiliki 20 ribu lebih pegawai, 11 ribu sebagai PNS dan sisanya sebagai pegawai kontrak,” kata Koster saat memberikan arahan terkait SE Gubernur Bali Nomor 04 Tahun 2021 di Denpasar, Selasa 16 Februari 2021, sebagaimana dikutip Antaranews.

Sejalan dengan SE Gubernur Bali Nomor 04 Tahun 2021 itu tentang Penggunaan Kain Tenun Endek Bali/Kain Tenun Tradisional Bali itu, dia meminta Bupati/Wali Kota, pegawai pemerintah, hingga perbankan yang mendapatkan gaji dan tunjangan bulanan agar mereka menggunakan kain tenun endek Bali yang diproduksi di Pulau Dewata. “Sehingga para pelaku industri kecil menengah (IKM) dan UMKM yang bergerak di bidang industri tenun Bali bisa bangkit ekonominya di masa pandemi COVID-19,” ujarnya.

Kemudian secara serentak menggunakan pakaian busana berbahan kain tenun endek Bali/kain tenun tradisional Bali mulai 23 Februari mendatang. Kain tenun endek Bali pun sudah terdaftar sebagai Kekayaan Intelektual Komunal Ekspresi Budaya Tradisional di Kementerian Hukum dan HAM. Kemudian warisan budaya Bali ini juga mendapatkan momentum tampil di kancah dunia, setelah dilakukan kerja sama Permerintah Provinsi dengan Christian Dior, dalam penggunaan kain tenun endek Bali sebagai koleksi busana musim semi dan musim panas Tahun 2021.

tenun Endek Bali akan menjadi koleksi Spring dan Summer 2021 dari rumah mode Cristian Dior.
Penandatanganan MoU antara rumah mode Dior dan Pemerintah Provinsi Bali. Foto: istimewa.

“Dalam kerja sama itu, saya memberikan syarat kepada pemilik Rumah Mode Kelas Dunia asal Perancis tersebut yaitu agar mereka wajib menggunakan tenun endek Bali yang ditenun dan dijual oleh orang lokal di Bali,” ujarnya.
Momentum tersebut, dimanfaatkan dengan mengeluarkan SE Gubernur Bali Nomor 04 Tahun 2021 dengan menyasar Instansi Pemerintah dan Vertikal, Perguruan Tinggi, Bupati/Wali Kota, Pegawai Perangkat Daerah, BUMN hingga BUMD. “Agar pegawai instansi tersebut menggunakan pakaian/busana berbahan kain tenun endek Bali/kain tradisional Bali dalam berbagai aktivitas pada setiap Hari Selasa,” ujarnya.

Pada kesempatan itu hadir Kepala Kanwil Kumham, Kepala BPN Bali, Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali, Kepala OJK Bali, Bupati/Wali Kota se-Bali, Sekda se-Bali, Perwakilan Kapolda Bali dan Danrem 163/Wirasatya. Selanjutnya Kepala L2 Dikti, Kepala BNI Bali, Kepala Bank Mandiri Bali, Kepala BRI Bali, Kepala BTN Bali, Kepala Bank Syariah, Dirut BPD Bali, Manajer Angkasa Pura I, Manajer ITDC Nusa Dua, Manajer Pelabuhan Benoa, Manajer PLN Bali, Manajer Garuda Bali, Ombudsman RI Bali, dan Perwakilan Rektor se-Bali.

Seperti diketahui, rumah mode asal Prancis, Christian Dior, telah menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan Gubernur Bali Wayan Koster untuk mempromosikan ekspresi budaya tradisional Indonesia, khususnya Tenun Endek Bali.Tenun Endek Bali akan digunakan sebagai koleksi untuk Spring/Summer 2021. Tenun itu diperkirakan akan sudah mulai tersedia di butik Dior seluruh dunia pada Maret 2021.

Hal itu terungkap dalam siaran pers Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Paris yang diterima Beritasatu, Senin 15 Februari 2021. Penandatanganan MoU dilakukan berdasarkan rasa saling menghormati dan menguntungkan, serta diterapkan untuk pemberdayaan usaha mikro kecil menengah (UMKM) atau kegiatan lain yang mendukung aktualisasi penggunaan Tenun Endek Bali.

Hal penting dalam kerja sama ini adalah tingginya komitmen bersama untuk melindungi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional khususnya untuk Tenun Endek Bali. Semuanya dinilai sejalan dengan upaya perlindungan kekayaan budaya Indonesia oleh pemerintah.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Prancis, Arrmanatha Nasir, mengatakan kesepakatan dengan Dior tidak akan dapat terealisasi tanpa kerja sama antara seluruh instansi terkait, baik di tingkat pusat maupun daerah.

“Seluruh instansi terkait turut berkontribusi dalam menyukseskan kelancaran pembahasan dan pelaksanaan. Semoga, ke depan, apa yang telah disepakati dapat memberikan manfaat yang diharapkan dan memperkuat ekspresi budaya tradisional Indonesia,” kata Arrmanatha.

Arrmanatha mengharapkan kerja sama tersebut dapat turut menciptakan terbukanya peluang-peluang kolaborasi dengan rumah mode lainnya. MoU itu sendiri adalah peningkatan komitmen setelah pernyataan kehendak yang telah ditandatangani sebelumnya oleh kedua belah pihak pada 8 Januari 2021.

Sementara itu, rumah mode Dior, yang terkenal sebagai brand mode mewah, mengapresiasi langkah-langkah yang telah diupayakan Indonesia karena sejalan dengan semangat perusahaan itu untuk dapat melindungi ekspresi budaya tradisional. Dari hasil kerja sama tersebut terdapat beberapa Tenun Endek Bali yang telah melewati proses uji standar dan dipilih Dior.

MoU yang ditandatangani berlaku selama tiga tahun ke depan. Komitmen tersebut juga memperlihatkan sinergitas yang erat antar kementerian dan lembaga (K/L) di Indonesia. Hadir pada acara adalah pihak K/L terkait baik dari Pemerintah Pusat maupun Daerah, antara lain Pemerintah Provinsi Bali, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Dalam Negeri.

agendaIndonesia

*****

Tuban Creative Hub, 1 Wadah Potensi Parekraf

Tuban Creative Hub sebagai salah satu potensi pendukung pertumbuhan ekonomi kreatif.

Tuban Creative Hub bisa menjadi wadah pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Awalnya dimulai di wilayah Kabupaten Tuban, Jawa Timur, namun ini bisa memancing pertumbuhan komunitas serupa di daerah lain. Oleh karena itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mendukung keberadaan Tuban Creative Hub sebagai wadah pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Tuban Creative Hub

Dalam Focus Group Discussion dengan Tuban Creative Hub yang digelar secara daring, Minggu 14 Februari 2021 malam, Sandiaga mengatakan Tuban sebenarnya memiliki potensi yang kaya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Di antaranya Makam Sunan Bonang dan Pantai Kelapa di sektor pariwisata, serta Batik Gedog yang menjadi ciri khas Tuban di sektor ekonomi kreatif.

“Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Tuban ini sudah hadir dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Saya yakin di Tuban gerakan kebangkitan ekonomi kreatif ini sudah dimulai,” kata Sandiaga.

Sehingga, dengan adanya Tuban Creative Hub, Sandiaga berharap potensi pariwisata dan ekonomi kreatif di Tuban bisa digarap dan dikembangkan dengan lebih optimal. “Saya menyambut baik kolaborasi Tuban Creative Hub yang memanfaatkan platform digital sehingga para kreator muda terhubung dan tersambung dengan marketplace,” katanya.

Selain itu, Sandiaga juga mengungkapkan selain mengembangkan potensi wisata dan ekonomi kreatif, Tuban Creative Hub juga diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan seluas mungkin bagi warga masyarakat sekitar. “Mari kita bangkitkan pariwisata dan ekonomi kreatif dan kita ciptakan lapangan kerja bagi generasi muda,” ujar Sandiaga.

Acara ini juga turut dihadiri oleh Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Hari Santosa Sungkari; Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf, Muhammad Neil El Himam; dan Staf Ahli Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bidang Inovasi dan Kreativitas, Josua Puji Mulia Simanjuntak.

Dalam kesempatan itu, Hari Santosa Sungkari mengatakan tujuan pendirian Creative Hub adalah untuk menampung ide-ide dari anggotanya dan juga memperbanyak pendaftaran hak kekayaan intelektual (HKI) dari produk-produk para pelaku ekonomi kreatif. “Saya harap dari Tuban Creative Hub ini nantinya akan ada ribuan hak cipta dan merek baru di bidang kriya, fesyen, fotografi, kuliner, dan lain sebagainya,” kata Hari.

Hari menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Tuban dapat mendaftarkan diri sebagai Kabupaten Kreatif melalui program Kabupaten/Kota Kreatif yang digagas oleh Kemenparekraf/Baparekraf dengan mengakses situs kotakreatif.kemenparekraf.go.id.

“Di situ ada penilaian mandiri semua pentahelix. Dengan adanya ini, kita bisa mengidentifikasi apa saja potensi ekonomi kreatif unggulan di Tuban,” jelas Hari.

Sementara, Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf,  Muhammad Neil El Himam menambahkan, perlu ada peran dari berbagai pihak untuk mengembangkan potensi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. “Terutama peran pemerintah daerah yang juga harus aktif dalam mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi keatif, karena jika pemerintah daerah tidak tune in dengan para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif maka akan mengurangi efektivitas pelaksanaan program,” ucap Neil.

Digital English Course

Dukungan lain Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) kepada industri parekraf juga diwujudkan melalui kerja sama dengan PT Cerdas Digital Nusantara (CAKAP). Kerja sama ini memberikan pelatihan daring bahasa Inggris bagi pelaku ekonomi kreatif melalui program Digital English Course.

Tuban Creative hub menjadi salah satu model pengembangan perekonomian kreatif dari daerah.
Produk ekonomi kreatif akan semakin bagus pemasarannya jika para pelakunya mampu berkomunikasi dalam bahasa Internasional. Foto: Dok. Kemenparekraf

Digital English Course ini akan dilaksanakan selama tiga bulan. Peserta yang mengikuti pelatihan ini sebelumnya telah mengikuti serangkaian tes seleksi untuk mengukur pencapaian pembelajaran. Tercatat dari 923 calon peserta yang mendaftar, sebanyak 250 orang yang dinyatakan lolos.

Direktur Pengembangan SDM Ekraf Kemenparekraf/Baparekraf, Muhammad Ricky Fauziyani, dalam Kick Off Digital English Program secara daring, Senin 15 Februari 2021, mengatakan kemampuan berbahasa asing bagi pelaku ekonomi kreatif merupakan salah satu unsur penting yang harus dimiliki, karena pelayanan kepada buyers dapat dilakukan dengan maksimal jika komunikasi terjalin dengan baik.

“Oleh karena itu, Kemenparekraf/ Baparekraf memfasilitasi pelatihan daring gratis untuk upskilling dan reskilling, salah satunya melalui Digital English Course,” kata Ricky.

Peserta program ini merupakan perwakilan dari 17 subsektor ekraf yang berasal dari 33 provinsi. Kuliner menjadi subsektor terbanyak yang mengikuti pelatihan ini, kemudian disusul fesyen, desain produk, aplikasi, dan kriya. Walaupun, pelatihannya dilakukan secara daring, pembelajaran menggunakan metode dua arah secara real time dengan guru profesional.

“Mudah-mudahan para peserta dapat memanfaatkan peluang ini dengan sebaik mungkin. Karena pelatihan ini tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan berbahasa inggris saja, tetapi sebagai ajang untuk membuka relasi, memperluas jaringan dengan 250 peserta yang datang dari berbagai subsektor ekonomi kreatif Tanah Air,” ujarnya.

agendaIndonesia

****

KAI Tambah 6 Stasiun Layani GeNose C19

Kereta Api Expo 2022 diselenggarakan dengan menawarkan 77 ribu tiket promo.

KAI tambah 6 stasiun layani GeNose, dan tersebar di sejumlah kota mulai 15 Februari 2021. PT Kereta Api Indonesia menambah enam stasiun yang menyediakan layanan pemeriksaan GeNose C19. Layanan ini sebelumnya hanya tersedia di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, dan Stasiun Yogyakarta. Dengan penambahan ini sehingga total kini menjadi 8 stasiun.

KAI Tambah 6 Stasiun Layani GeNose

Adapun ke-6 stasiun tambahan yang siap melayani pemeriksaan Covid-19 dengan GeNose tersebut adalah Stasiun Gambir, Jakarta; Solo Balapan; Bandung; Cirebon; Semarang Tawang, dan Surabaya Pasar Turi. Biaya untuk mendapatkan layanan ini adalah Rp 20 ribu.

“Penambahan stasiun yang melayani pemeriksaan GeNose C19 ini merupakan bentuk peningkatan pelayanan yang kami berikan bagi pelanggan dalam rangka pemenuhan persyaratan perjalanan kereta api,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus.

Layanan pemeriksaan GeNose C19 merupakan hasil sinergi BUMN antara KAI dan Rajawali Nusantara Indonesia melalui anak usahanya Rajawali Nusindo, serta Universitas Gadjah Mada. Jumlah stasiun yang melayani pemeriksaan GeNose C19 akan terus ditambah secara bertahap.

“Sejak dibuka pada 3 Februari 2021 sampai dengan 12 Februari 2021, KAI telah melayani 21.530 peserta GeNose C19 di stasiun,” ujar Joni.

Sesuai SE Kemenhub Nomor 20 Tahun 2021, pelanggan Kereta Api Jarak Jauh diwajibkan menunjukkan surat keterangan negatif GeNose C19 atau Rapid Test Antigen atau RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3×24 jam sebelum jam keberangkatan. Khusus untuk keberangkatan selama libur panjang atau libur keagamaan, sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1×24 jam sebelum jam keberangkatan.

Syarat Untuk dapat melakukan pemeriksaan GeNose C19 di stasiun adalah calon penumpang harus memiliki tiket atau kode booking KA Jarak Jauh yang sudah lunas. Selama 30 menit sebelum melaksanakan pemeriksaan, calon penumpang dilarang merokok, makan, dan minum (kecuali air putih) untuk meningkatkan akurasi hasil pemeriksaan GeNose C19. Pada saat pelaksanaan calon penumpang diminta untuk meniup kantong hingga penuh dan mengikuti arahan dari petugas atau petunjuk yang ada di lokasi pemeriksaan.

KAI tambah 6 stasiun layani GeNose untuk pemeriksaan calon penumpang agar seluruh perjalanan kereta bebas dari Covid-19.
KAI tambah 6 stasiun layani GeNose bagi calon penumpang kereta api jarak jauh. Foto: Dok. PT KAI

KAI akan memastikan bahwa yang dapat naik KA adalah pelanggan yang dalam kondisi sehat dan memenuhi persyaratan sesuai ketentuan pemerintah. “Penambahan penyediaan layanan ini juga merupakan perwujudan dari dukungan KAI bangga buatan Indonesia,” tutup Joni.

Layanan GeNose sendiri mulai diberlakukan KAI pada 5 Februari 2021 bagi pelanggan yang hendak menggunakan Kereta Api Jarak Jauh. Ini melengkapi aturan sebelumnya yang mewajibkan calon penumpang menunjukkan surat keterangan negatif Covid-19 dari hasil Rapid Test Antigen atau RT-PCR. Kini penumpang punya 3 alternatif pilihan pemeriksanan yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3×24 jam sebelum jam keberangkatan. Khusus untuk keberangkatan selama libur panjang atau libur keagamaan, sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1×24 jam sebelum jam keberangkatan.

Aturan tersebut sesuai Surat Edaran Kementerian Perhubungan No 20 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang dengan Transportasi Perkeretaapian pada masa Pandemi Covid-19 dan Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 No 7 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri pada Masa Pandemi Covid-19.

Dalam aturan tersebut juga disebutkan bahwa persyaratan surat keterangan negatif GeNose C19 atau Rapid Test Antigen atau RT-PCR tidak diwajibkan untuk anak-anak di bawah usia 5 tahun.

VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan bahwa saat ini KAI telah menyediakan layanan pemeriksaan GeNose C19 seharga Rp20.000 di Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Yogyakarta. Sampai dengan 8 Februari 2021, jumlah pelanggan yang telah menggunakan layanan pemeriksaan GeNose C19 di stasiun adalah 8.990 peserta.

Untuk menggunakan layanan pemeriksaan GeNose C19, calon penumpang dilarang merokok, makan, dan minum (kecuali air putih) selama 30 menit sebelum dilakukan pemeriksaan. Hal ini ditujukan untuk meningkatkan akurasi hasil pemeriksaan GeNose C19. Pada saat pelaksanaan calon penumpang diminta untuk meniup kantong hingga penuh dan mengikuti arahan dari petugas atau petunjuk yang ada di lokasi pemeriksaan.

Di samping itu, KAI juga masih menyediakan rapid tes antigen seharga Rp 105 ribu di 46 stasiun. Ke-46 stasiun tersebut adalah Gambir, Pasar Senen, Bandung, Kiaracondong, Tasikmalaya, Banjar, Cirebon, Cirebon Prujakan, Jatibarang, Semarang Poncol, Semarang Tawang, Tegal, Pekalongan, Cepu, Purwokerto, Kebumen, Kutoarjo, Kroya, Yogyakarta, Lempuyangan, Solo Balapan, Purwosari, Klaten, Madiun, Blitar, Jombang, Kediri, Kertosono, Mojokerto, Tulungagung, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, Malang, Sidoarjo, Jember, Ketapang, Kertapati, Lahat, Lubuk Linggau, Muara Enim, Prabumulih, Tebing Tinggi, Tanjungkarang, Kotabumi, Martapura, dan Baturaja.

Setiap pelanggan KA Jarak Jauh harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius, memakai masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut.

Para pelanggan juga tidak diperkenankan untuk berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon atau secara langsung selama perjalanan. Bagi pelanggan KA yang perjalanannya kurang dari 2 jam tidak diperkenankan untuk makan dan minum, terkecuali bagi individu yang wajib mengkonsumsi obat-obatan dalam rangka pengobatan yang jika tidak dilakukan dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan orang tersebut.

agendaIndonesia

*****

Bali Maritime Tourism Hub Rampung Akhir 2023

Bali Maritime Tourism Hub terus dikebut pengerjaannya oleh Pelindo III. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, hari terakhir minggu kedua berkantor di Bali melakukan peninjauan proyek pembangunan Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) di Kawasan Pelabuhan Benoa, Sabtu 13 Februari 2021.

Bali Maritime Tourism Hub

Bali Maritime Tourism Hub merupakan salah satu proyek strategis yang sedang dikerjakan Pelindo III melalui penataan ulang Pelabuhan Benoa Bali untuk dijadikan wisata maritim dan hub terminal cruise atau kapal pesiar terbesar di Indonesia. Pengembangan BMTH akan memisahkan kegiatan pelayanan barang dan pelayanan pariwisata.

Tourism Hub seperti marina yacht, cruise terminal, dan theme park nantinya akan berada di Benoa Selatan sedangkan terminal energi seperti LNG Terminal, Liquid Cargo Storage berada di Benoa Utara. “Hari ini kita melihat progres dari penyiapan Bali Maritime Tourism Hub. Kita harapkan progresnya on track, on budget, on time, dan on specification, sehingga pembangunan infrastruktur yang mendukung pariwisata ini nantinya dapat membuka lebih dari 20 ribu lapangan pekerjaan dan juga memberikan ruang untuk produk-produk UMKM dan ekonomi kreatif,” kata Menparekraf Sandiaga Uno.

Mendampingi Menparekraf dalam peninjauan tersebut, CEO Pelindo III Regional Bali Nusra I Wayan Eka Saputra, Project Manager Officer Bali Maritime Tourism Hub Andi Mawarta, Ketua KADIN Rosan P Roeslani, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf Hari Santosa Sungkari, Kepala Dinas Pariwisata Bali Putu Astawa, Kepala Bali Tourism Board Ida Bagus Agung, serta Stafsus BKPM Anggawira.

Dalam peninjauan tersebut, Menparekraf melihat berbagai fasilitas penunjang untuk penumpang juga wisatawan. Mulai dari area keberangkatan, imigrasi dan lainnya, serta roadmap rencana pembangunan BMTH yang ditargetkan rampung pada akhir tahun 2023.

Bali Maritime Tourism Hub tengah dikebut pembangunannya dan diharapkan dapat beroperasi pada 2023.
Mentri Pariwisata Sandiaga Uno meninjau perkembangan pembangunan Bali Maritime Tourism Hub. Foto: Dok. Kemenparekraf

Melalui pembangunan BMTH nantinya akan dapat meningkatkan accessibility, safety dan security untuk kapal cruise yang semula berukuran panjang 280 meter menjadi 350 meter (yang dapat menampung total 6.000 penumpang). Hal ini mampu mendukung upaya peningkatan kunjungan wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara untuk menumbuhkan industri pariwisata maritim Bali.

Sebagai hub maritime, BMTH juga akan menyediakan fasilitas sandar untuk Kapal Yacht yang berada di sisi barat dengan fasilitas seperti Wet Berth, Dry Berth, Yacht Club, Sport Facility, Lounge and bar, juga fasilitas pendukung seperti Bali Fish Market dan retail UMKM.

Kontribusi BMTH diharapkan nantinya dapat meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara sebanyak 427.723 orang dan wisman sebanyak 133.777 orang pada 2023.

“Legend of the Sea menjadi cruise terbesar yang pernah bersandar di sini, dan ada satu kesempatan pada 2019 ada dua kapal cruise besar sandar dalam waktu yang bersamaan. Jadi kapasitasnya sudah menunjukkan wujud nyata yang diharapkan. Pembangunan ini akan membuka lebih banyak lagi lapangan pekerjaan bagi pelaku sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Sandiaga.

Ketua KADIN Rosan P. Roeslani mengatakan, pandemi COVID-19 memberikan tantangan yang luar biasa. Namun pembangunan infrastruktur, termasuk yang berhubungan dengan pariwisata harus tetap berjalan.

“Kita tahu COVID pada saatnya akan berakhir juga, dan apalagi kita negara kepulauan tetapi belum mempunyai satupun dermaga yacht yang bertaraf internasional. Ini (dermaga yacht taraf internasional) harapannya akan berada di Bali dan akan berdampak positif untuk tidak hanya kepada dunia pariwisata, tapi juga industri kreatif dan UMKM,” kata Rosan.

Sementara CEO Pelindo III Regional Bali Nusra, I Wayan Eka Saputra, mengatakan, progres pembangunan BMTH telah mencapai 10 persen sejak dimulai pada pertengahan Desember 2020. Total akan ada 15 paket pekerjaan yang ditargetkan selesai pada akhir 2023.

Ia menjelaskan, pada 2019 total ada 67 cruise yang bersandar dengan total 65.000 wisatawan. Namun tahun 2020 turun drastis hanya 25 cruise yang bersandar akibat pandemi COVID.

“Rata-rata wisatawan hanya 8 jam saja bersandar di sini, karena itu dengan penyiapan fasilitas dasar dan fasilitas penunjang lainnya ini harapannya para wisatawan bisa semakin lama tinggal di Bali. Kita harapkan pembangunan ini benar-benar memberikan multiplier effect kepada masyarakat dan industri pariwisata di Bali,” kata I Wayan Eka Saputra. 

agendaIndonesia

*****

Kemenparekraf Ajak 50 Nakes Berwisata

Kemenparekraf ajak 50 nakes berwisata

Kemenparekraf ajak 50 nakes berwisata untuk melepas kepenatan bertugas. Kementerian melakukan ini sebagai simbolik untuk mengapresiasi para tenaga kesehatan (Nakes) yang selama ini menjadi garda terdepan dalam penanganan COVID-19. Kementrian mengajak mereka berwisata melepas penat ke salah satu destinasi wisata favorit di Jakarta, Faunaland Ancol.

Kemenparekraf Ajak 50 Nakes Berwisata

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno saat bertemu 50 orang nakes di Faunaland Ancol, Jakarta, Rabu, 10 Februari 2021 menjelaskan kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi dari pemerintah kepada para nakes dari berbagai rumah sakit di Jakarta yang setiap hari berjuang di garda terdepan dalam menghadapi pandemi COVID-19 untuk memberi mereka waktu rehat berwisata atau sekadar refreshing dari rutinitasnya.

“Saya memahami bagaimana lelahnya para nakes yang berada di garda terdepan melawan COVID-19. Mereka melayani masyarakat tanpa kenal waktu dan kadang harus tidak ketemu keluarga tercinta. Rasa terima kasih saja rasanya tidak cukup. Saya berharap melalui kerja sama ini kita bisa menyemangati satu sama lain dan segera bangkit dari pandemi,” ujarnya.

Sandiaga Uno juga menceritakan ide tersebut tercipta setelah beberapa waktu lalu berdiskusi dengan Kepala BNPB Doni Monardo untuk memberikan sebuah motivasi inspirasi kepada para nakes yang berjam-jam memakai alat pelindung diri (APD) dan pasti sangat lelah sehingga perlu sesekali rehat sejenak. Selain itu, Menparekraf Sandiaga juga berharap ide ini bisa dilakukan oleh pelaku usaha lainnya sebagai bentuk apresiasi kepada para nakes.

“Jadi hari ini kita harapkan pahlawan masa kini kita, bisa istirahat sejenak. Saya tahu masih banyak tugas yang menunggu kita di depan. Mudah-mudahan hari ini menjadi momen penyemangat untuk lebih giat lagi dalam meningkatkan protokol kesehatan. Kita bangkitkan pariwisata dengan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin. Dan ide ini semoga bisa dilakukan pelaku usaha lainnya. Saya yakin kita akan bangkit melawan COVID-19,” ujarnya.

Kegiatan yang juga dihadiri 50 nakes dari lima rumah sakit seperti RSUP Persahabatan, RS Sulianti Saroso, RSPAD, RSCM, dan RSAL Mintohardjo juga dihadiri Komisaris Faunaland dr Irene, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf Rizki Handayani, dan Staf Ahli Bidang Manajemen Krisis Kemenparekraf Henky Manurung. Dan rencananya kegiatan tersebut akan dilakukan dalam 20 periode ditujukan kepada para nakes di RS Jabodetabek.

Di Faunaland, para nakes diajak melihat koleksi satwa yang ada di mini zoo tersebut serta menyaksikan pertunjukan bird show yang sangat atraktif.

Kemenparekraf ajak 50 nakes berwisata ke Ancol untuk melepas penat.
Sejumlah tenaga kesehatan diajak Kemenparekraf berwisata ke Ancol. Foto: Dok. Kemenparekraf

Selain bertemu dengan para nakes, Menparekraf Sandiaga Uno juga mengecek langsung protokol kesehatan Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan) atau CHSE) di Faunaland. Sehingga pengunjung bisa merasa aman dan nyaman saat melihat atraksi-atraksi satwa yang berada kebun binatang yang berlokasi di Taman Impian Jaya Ancol itu.

“Harapan kita ini menjadi program nyata keberpihakan Kemenparekraf kepada saudara-saudara kita para nakes. Agar mereka tetap semangat. Dan sekaligus saya mengecek juga kesiapan pariwisata di tengah pandemi. Kesiapan Faunaland untuk menerapkan CHSE. Berkat kerja sama semua agar program-program di DKI Jakarta bisa kita bangkitkan dan kita pulihkan dengan protokol yang ketat dan disiplin,” katanya.

Sementara itu, Komisaris Faunaland dr Irene menambahkan, Faunaland berdiri pada tahun 2016 sebagai lembaga konservasi berbasis Ecotourism dan Edu tourism. Lokasinya yang berada di ibukota Jakarta, diharapkan dapat menjadi jendela dunia untuk memamerkan kekayaan alam dan hayati di Indonesia.

Indonesia memiliki keanekaragaman atau biodiversity terbesar ketiga di dunia dengan lebih dari 200 ribu spesies yang hidup di dalamnya. “Kami berharap bisa lebih giat dalam memamerkan Flora dan fauna yang kita miliki yang begitu luar biasa. Serta berkolaborasi dengan Kemenparekraf agar bisa dijadikan aset-aset pariwisata sehingga bisa mendatangkan dan penghasil devisa bagi Indonesia,” katanya.

Salah satu perwakilan nakes dari RSUP Persahabatan, Laura, mengaku senang bisa berkumpul dan berterima kasih karena sudah diberi apresiasi oleh Kemenparekraf. Selama satu tahun, Laura mengaku tidak pernah berkesempatan untuk liburan karena kegiatan sehari-harinya terus berjibaku menangani dan melayani pasien COVID-19.

“Saya mewakili teman-teman nakes ingin mengucapkan terima kasih kepada Bapak Sandiaga Uno dan Kemenparekraf, sudah setahun kami tidak pernah liburan kita tidak pernah melihat dunia lain. Terima kasih sudah memperhatikan kita para nakes. Kami tidak mampu membalas, kami hanya bisa menghaturkan doa yang tulus agar semua bisa sehat dan mampu melewati pandemi ini,” ujarnya.

agendaIndonesia

*****

Oyo Indonesia Fokus Safecation Pada 2021

Oyo Indonesia fokus safecation pada 2021, yang terakhir ini merupakan program jaringan hotel OYO Indonesia. Inisiatif ini ditujukan untuk memenuhi adanya kebutuhan akan tempat menginap yang aman dan higienis untuk disinggahi masyarakat yang tetap harus keluar rumah selama masa pandemi.

Oyo Indonesia Fokus Safecation

“Memulai 2021 dengan semangat baru, OYO Safecation merupakan jawaban untuk mengurangi kekhawatiran masyarakat yang masih harus menjalani hidup berdampingan dengan pandemi,” kata Country Head OYO Indonesia Agus Hartono Wijaya, melalui keterangannya, Rabu.

“Fokus utama OYO Safecation adalah memastikan keamanan dan kebersihan akomodasi untuk masyarakat yang terpaksa harus keluar rumah untuk keperluan bekerja atau kegiatan non-leisure lainnya,” imbuhnya. Lebih lanjut, Agus mengatakan pihaknya juga akan secara aktif memberikan edukasi bagi masyarakat terkait penggunaan akomodasi untuk tujuan non-leisure. “Langkah ini kami lakukan guna mendukung kebijakan pemerintah, salah satunya PPKM, untuk menekan kasus COVID-19,” tambah Agus.
Selama tahun 2020, minat serta kebutuhan masyarakat untuk menginap di OYO bisa dibilang mampu bertahan, meskipun turun dibandingkan sebelum pandemi.

Data internal OYO memperlihatkan bahwa selama 2020 masyarakat cenderung menginap di hotel untuk tujuan non-leisure seperti perjalanan dinas, remote working, hingga kebutuhan untuk kegiatan isolasi mandiri dengan jangka waktu rata-rata berkisar antara 1 hingga 3 malam.


Rata-rata tingkat okupansi yang diraih oleh hotel-hotel mitra OYO sepanjang 2020 juga terus meningkat dengan kota Bandung, Surabaya, dan Medan menjadi kota dengan jumlah pemesanan terbanyak selama tahun 2020. “Tren akomodasi non-leisure ini kami lihat akan terus berlanjut di 2021, untuk itu keamanan serta kesehatan para karyawan dan tamu terus menjadi prioritas kami dan direalisasikan dalam program OYO Safecation ini digagas,” ucap Agus.

Di bawah inisiatif OYO Safecation, OYO Indonesia juga secara proaktif mendorong hotel-hotel mitranya untuk mendapatkan kualifikasi ‘Sanitized Stay’ yang menjamin protokol kesehatan ketat yang hingga kini telah diterapkan di properti OYO yang tergabung dalam program tersebut. Selain itu, OYO juga memperkenalkan fitur check-in dengan minim kontak atau Contactless Check-in. Dalam prosesnya, tamu cukup melakukan scan QR code yang ada di meja resepsionis dan menunjukkan KTP sebagai verifikasi identitas.

Oyo Indonesia fokus pada safecation selama masa pandemi Covid-19, terutama dengan pemberlakuan PSBB dan PPKM.
Oyo Indonesia bekerja sama dengan Ovo dan Gopay untuk kemudahan pembayaran. Foto: Ilustrasi-antaranews

Program lain yang diperkenalkan OYO Indonesia kepada pelangannya adalah kerja sama dengan e-wallet OVO dan GoPay untuk mengintegrasikan sistem pembayaran elektronik di aplikasi OYO. Selain mempermudah pembayaran dan proses refund bagi tamu, layanan ini sekaligus memperkuat penerapan protokol kesehatan melalui digitalisasi, sehingga mengurangi kontak fisik.


“Hadirnya e-wallet ini diharapkan dapat mempermudah sekaligus mempercepat proses refund dan pembayaran, serta mengurangi kontak fisik pada point-of-purchase yang biasanya dilakukan di meja resepsionis hotel saat bertransaksi,” kata Agus Hartono Wijaya, Country Head OYO Hotels and Home Indonesia, dalam siaran resmi sebagaimana dikutip kantor berita Antara, Rabu.

Layanan e-wallet ini bisa digunakan sebagai metode pembayaran serta pengajuan refund melalui aplikasi. Setelah melakukan pencarian dan pemesanan hotel yang diinginkan di aplikasi, tamu akan diarahkan pada pemilihan metode pembayaran yaitu transfer bank, kartu debit/kredit, atau e-wallet.


Sementara itu, untuk proses refund, tamu akan menerima konfirmasi melalui surel setelah mengajukan proses refund. Kemudian tamu dapat mengakses tautan yang ada di email tersebut untuk mengisi rincian pemesanan seperti booking id, surel, dan nomor telepon. Kemudian, tamu dapat memilih metode pembayaran melalui e-wallet ataupun transfer bank.

Agus mengatakan, integrasi sistem pembayaran ini adalah inisiatif lanjutan dari Sanitized Stay, komitmen OYO dalam memastikan penerapan protokol kesehatan dan keselamatan dalam operasional secara komprehensif mulai dari proses check-in hingga check-out.
Melalui digitalisasi sistem pembayaran ditambah dengan fitur contactless check-in yang diluncurkan beberapa waktu yang lalu, tamu dapat melakukan seluruh proses pemesanan kamar, check-in dan pembayaran dengan lebih seamless melalui perangkat pintar mereka, tanpa harus berinteraksi langsung dengan staf.


Dia menambahkan, pembatasan wilayah pada awal masa pandemi berdampak pada peningkatan permintaan pengembalian dana. Kendati demikian, selama enam bulan terakhir hanya sekitar dua persen total pelanggan OYO di Indonesia yang membuat permintaan pengembalian dana.


“Saat ini OYO telah menyelesaikan lebih dari 99.4 persen permintaan pengembalian dana tersebut,” kata dia. Agus menjelaskan, ada sejumlah hal yang menghambat proses pengembalian dana, seperti data pelanggan yang tercantum tak akurat, surel tidak lengkap, nomor telepon dan rekening bank yang tidak tepat.

“Melalui integrasi sistem pembayaran dengan e-wallet, OYO menargetkan proses pembayaran refund konsumen dapat dilakukan secara lebih mudah dan terselesaikan dalam jangka waktu paling lama 1 minggu,” jelas dia.

agendaIndonesia

*****

Gapeka 2021, Perjalanan KA lebih Singkat

Gapeka 2021 diberlakukan PT KAI mulai 10 Februari 2021

Gapeka 2021 mulai diberlakukan PT Kereta Api Indonesia mulai 10 Februari 2021. Ini diperhitungkan akan membuat waktu perjalanan kereta api akan semakin singkat dan sebagian KA mengalami perubahan jadwal keberangkatan.

Gapeka 2021

Grafik Perjalanan KA (Gapeka) 2021 yang telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Perhubungan No KP 1385 Tahun 2020 tentang Penetapan Grafik Perjalanan Kereta Api Tahun 2021 dan KP 1362 Tahun 2020 tentang Penetapan Lintas Pelayanan Perkeretaapian pada Grafik Perjalanan Kereta Api Tahun 2021. “Penetapan Gapeka 2021 ini untuk menggantikan Gapeka 2019 yang sebelumnya digunakan oleh KAI,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus.

Grafik Perjalanan Kereta Api atau Gapeka adalah pedoman pengaturan pelaksanaan perjalanan kereta api yang digambarkan dalam bentuk garis yang menunjukkan stasiun, waktu, jarak, kecepatan, dan posisi perjalanan kereta api mulai dari berangkat, berhenti, datang, bersilang, dan penyusulan, yang digambarkan secara grafis untuk pengendalian perjalanan kereta api.

Salah satu manfaat yang dapat dirasakan pelanggan pada Gapeka 2021 adalah efisiensi waktu perjalanan KA. Terdapat efisiensi waktu perjalanan KA Penumpang sebesar total 5.350 menit dan KA Barang sebesar total 6.321 menit.

“Dengan pemberlakuan Gapeka 2021 ini, maka waktu tempuh perjalanan KA penumpang dan barang menjadi lebih singkat,” ujar Joni.

Contohnya adalah KA Malabar relasi Stasiun Malang menuju Stasiun Bandung yang perjalanannya lebih singkat 150 menit, dari sebelumnya 16 jam 16 menit menjadi 13 jam 46 menit.

Jumlah perjalanan KA Penumpang KAI Group yang diakomodir pada Gapeka 2021 adalah 1.838 perjalanan KA per hari, naik 3 persen dibanding Gapeka 2019 dengan 1.785 perjalanan KA per hari. Adapun perjalanan KA Barang yang dapat diakomodir adalah 328 perjalanan KA per hari, naik 4 persen dibanding Gapeka 2019 dengan 316 perjalanan per hari.

Terdapat berbagai faktor yang melatarbelakangi perubahan Gapeka dari 2019 ke 2021. Pertama, adanya jalur ganda yang dibangun oleh Kementerian Perhubungan seperti di lintas Tambak – Kebumen – Butuh dan Jombang – Mojokerto. Kedua, terdapat peningkatan angka puncak kecepatan di berbagai lintas seperti lintas Pasuruan – Probolinggo yang mencapai 90 km/jam di mana sebelumnya hanya 60 km/jam. Ketiga terdapat penambahan lintas baru seperti Binjai – Besitang serta stasiun baru seperti Stasiun Pulau Aie. Keempat, adanya elektrifikasi lintas Solo Balapan – Yogyakarta.

“Dengan adanya perbaikan-perbaikan tersebut, maka perjalanan KA Penumpang dan KA Barang yang dapat diakomodir KAI mengalami peningkatan,” kata Joni.

Joni mengatakan bahwa kini masyarakat sudah dapat memesan tiket untuk keberangkatan 10 Februari 2021 dan seterusnya  di aplikasi KAI Access, situs kai.id, dan chanel pembelian online lainnya.

Pastikan kembali jadwal perjalanan Anda karena terdapat perubahan jadwal keberangkatan KA pada Gapeka 2021. Misalnya KA Argo Lawu relasi Stasiun Gambir menuju Stasiun Solo Balapan yang semula berangkat dari Gambir pukul 21.00 WIB, mulai 10 Februari berubah keberangkatannya menjadi pukul 20.00 WIB atau lebih awal 60 menit.

“Kami mengimbau kepada calon pelanggan kereta api dengan keberangkatan 10 Februari 2021 dan seterusnya untuk memperhatikan kembali jadwal yang tertera pada tiket. Tujuannya agar pelanggan tidak tertinggal kereta karena sudah diberlakukannya Gapeka 2021,” kata Joni.

Pada masa transisi, seluruh jajaran internal sudah siap akan perubahan ini dengan menyiapkan peralihan pada 9 Februari serta posko di berbagai unit kerja. Tujuannya agar seluruh aspek seperti layanan tiket dan operasional kereta api berjalan lancar, selamat, aman, dan terkendali.

“Kami berharap dengan pemberlakuan Gapeka 2021 ini, pelanggan kereta api akan semakin meningkat karena banyak dilakukan inovasi, peningkatan serta perbaikan, seperti waktu perjalanan yang semakin singkat, penambahan lintas baru, dan lainnya,” tutup Joni.

Gapeka 2021 PT kereta Api Indonesia mulai diberlakukan 10 Februari dan diperkirakan akan membuat jdwal perjalanan kereta api mejadi lebih singkat.
Perbaikan jalur kereta api Lintas Utara membuat perjalanan kereta api kembali normal. Foto: Dok. PT KAI

Sementara itu, kemarin diinformasikan bahwa jalur KA Lintas Utara normal kembali setelah dilakukan perbaikan sepanjang 24 jam terakhir. Jalur hulu KA antara Stasiun Semarang Tawang-Stasiun Alastua telah dapat dilewati oleh lokomotif dan rangkaian kereta  pada Selasa, 9 Februari 2021 pkl 9.00 setelah sebelumnya terendam banjir. Adapun kereta api pertama yang melintasi jalur tersebut adalah KA Maharani dari Surabaya dengan tujuan akhir Semarang dengan kecepatan 10 km/jam.

“Dengan beroperasinya 1 jalur hulu tersebut, maka seluruh kereta api dapat kembali melalui lintas Utara Jawa dan tidak perlu memutar ke lintas Selatan,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus.

Joni menjelaskan, selain upaya perbaikan jalur oleh KAI, banjir yang menggenang juga sedikit demi sedikit surut. Banjir yang sempat menggenangi Stasiun Semarang Tawang saat ini sudah surut dan pelayanan di stasiun tersebut normal kembali.

KAI bekerja secara terus menerus selama 24 jam untuk mengatasi banjir beserta kendala di lapangan. Perbaikan dengan alat kerja manual untuk meninggikan jalur rel terus dilakukan hingga akhirnya dapat dilalui oleh 2 KPJR (Kereta Perawatan Jalan Rel) dalam melakukan penanganan. Penanganan juga dilanjutkan dengan mendatangkan 1 alat berat yakni ekskavator dan menambah batu balas kricak.

“Kami atas nama manajemen KAI mengucapkan permohonan maaf kepada para pelanggan karena terganggunya perjalanan dan pelayanan kereta api akibat banjir yang terjadi wilayah Semarang dan sekitarnya,” ujar Joni.

KAI akan terus melakukan normalisasi pada jalur double track tersebut sehingga seluruh lintas Utara Jawa dapat dilewati kembali dengan kecepatan normal. Dalam upaya normalisasi ini, seluruh jajaran KAI hingga level Direksi turun langsung ke lapangan untuk memastikan progres pengerjaannya.

“KAI juga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah membantu jalannya proses perbaikan jalur KA ini,” tutup Joni.

agendaIndonesia

*****

Aturan Baru Naik KA Jarak Jauh 2021

Aturan baru naik KA jarak jauh 2021 diberlakukan PT Kereta Api Indonesia mulai 9 Februari 2021. Aturan baru itu yakni pelanggan yang hendak menggunakan Kereta Api Jarak Jauh masih tetap diwajibkan menunjukkan surat keterangan negatif GeNose C19 atau Rapid Test Antigen atau RT-PCR.

Aturan Baru Naik KA Jarak Jauh

Aturan itu juga menunjuk bahwa sampel untuk rapid tes atau GeNose-nya diambil dalam kurun waktu maksimal 3×24 jam sebelum jam keberangkatan. Khusus untuk keberangkatan selama libur panjang atau libur keagamaan, sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1×24 jam sebelum jam keberangkatan.

Aturan tersebut sesuai Surat Edaran Kementerian Perhubungan No 20 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang dengan Transportasi Perkeretaapian pada masa Pandemi Covid-19 dan Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 No 7 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri pada Masa Pandemi Covid-19.

Dalam aturan tersebut juga disebutkan bahwa persyaratan surat keterangan negatif GeNose C19 atau Rapid Test Antigen atau RT-PCR tidak diwajibkan untuk anak-anak di bawah usia 5 tahun. VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan bahwa saat ini KAI telah menyediakan layanan pemeriksaan GeNose C19 seharga Rp 20 ribu di Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Yogyakarta. Sampai dengan 8 Februari 2021, jumlah pelanggan yang telah menggunakan layanan pemeriksaan GeNose C19 di stasiun adalah 8.990 peserta.

Untuk menggunakan layanan pemeriksaan GeNose C19, calon penumpang dilarang merokok, makan, dan minum (kecuali air putih) selama 30 menit sebelum dilakukan pemeriksaan. Hal ini ditujukan untuk meningkatkan akurasi hasil pemeriksaan GeNose C19. Pada saat pelaksanaan calon penumpang diminta untuk meniup kantong hingga penuh dan mengikuti arahan dari petugas atau petunjuk yang ada di lokasi pemeriksaan.

Di samping itu, KAI juga masih menyediakan rapid tes antigen seharga Rp105 ribu di 46 stasiun. Ke-46 stasiun tersebut adalah Gambir, Pasar Senen, Bandung, Kiaracondong, Tasikmalaya, Banjar, Cirebon, Cirebon Prujakan, Jatibarang, Semarang Poncol, Semarang Tawang, Tegal, Pekalongan, Cepu, Purwokerto, Kebumen, Kutoarjo, Kroya, Yogyakarta, Lempuyangan, Solo Balapan, Purwosari, Klaten, Madiun, Blitar, Jombang, Kediri, Kertosono, Mojokerto, Tulungagung, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, Malang, Sidoarjo, Jember, Ketapang, Kertapati, Lahat, Lubuk Linggau, Muara Enim, Prabumulih, Tebing Tinggi, Tanjungkarang, Kotabumi, Martapura, dan Baturaja.

Aturan baru naik KA jarak jauh dikeluarkan Kementrian Perhubungan berkaitan dengan Covid-19.
Aturan baru naik KA jarak jauh 2021, di antaranya pemeriksaan Covid-19 dengan metodr GeNose. Foto: Dok. PT KAI

Setiap pelanggan KA Jarak Jauh harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius, memakai masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut.

Para pelanggan juga tidak diperkenankan untuk berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon atau secara langsung selama perjalanan. Bagi pelanggan KA yang perjalanannya kurang dari 2 jam tidak diperkenankan untuk makan dan minum, terkecuali bagi individu yang wajib mengkonsumsi obat-obatan dalam rangka pengobatan yang jika tidak dilakukan dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan orang tersebut.

Joni menambahkan, guna mencegah penyebaran Covid-19, setiap pelanggan KA wajib untuk mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

“KAI berkomitmen menerapkan disiplin protokol kesehatan Covid-19 dengan ketat di stasiun maupun selama dalam perjalanan serta mendukung upaya pemerintah dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19 pada transportasi kereta api,” tutup Joni.

Info selengkapnya terkait aturan menggunakan KA Jarak Jauh, pelanggan dapat menghubungi Customer Service di Stasiun, Contact Center KAI melalui telepon di 021-121, WhatsApp KAI121 di 08111- 2111-121.

Pelayanan GeNose sendiri diberlakukan KAI mulai 5 Februari 2021. KAI menyediakan layanan Pemeriksaan GeNose C19 di Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Yogyakarta sebagai syarat untuk naik KA Jarak Jauh. Sebelum menggunakan layanan tersebut, terdapat syarat-syarat yang perlu pelanggan ketahui agar hasilnya akurat.

Pada layanan pemeriksaan GeNose C19, calon penumpang diminta untuk mengambil napas melalui hidung dan membuangnya melalui mulut sebanyak 3 kali. Langkahnya adalah, sebanyak 2 kali di awal, ambil napas dan buang di dalam masker. Lalu pada saat pengambilan napas ke-3, langsung embuskan ke dalam kantong hingga penuh. Kunci kantong agar udara di dalamnya tidak keluar dan serahkan kantong kepada petugas untuk dianalisis menggunakan alat GeNose C19. Hasil pemeriksaan GeNose C19 ini akan keluar dalam waktu sekitar 3 menit. Pemeriksaan dilakukan satu kali tanpa pengulangan.

Hasil pemeriksaan yang menunjukkan negatif berlaku 3 x 24 jam sejak dikeluarkannya print-out. Sedangkan jika hasilnya positif, calon penumpang  tidak diperbolehkan naik Kereta Api. Tiket dapat dibatalkan melalui loket khusus atau melalui WhatsApp KAI121 di 081112111121dan uang tiket akan dikembalikan penuh. Petugas pemeriksa akan memberikan konsultasi, informasi, dan edukasi terkait hasil pemeriksaan dan menyarankan pelanggan tersebut untuk melakukan isolasi mandiri. Selanjutnya yang bersangkutan akan diarahkan oleh petugas untuk meninggalkan stasiun dan diminta melapor ke puskesmas sesuai domisili.

agendaIndonesia

*****