Infrastruktur 324 Hektare KEK Belitung Harus Dikembangkan

Infrastruktur 324 Hektare KEK belitung akan terus dikembangkan

Infrastruktur 324 Hektare KEK Belitung, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, harus didukung pengembangannya. KEK yang dimaksudnya adalah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang, yang terletak di di Pulau Belitung, Provinsi Bangka Belitung.

Infrastruktur 324 Hektare KEK Belitung

Pengembangan KEK Tanjung Kelayang bertujuan untuk mempercepat perkembangan daerah sebagai model terobosan pengembangan kawasan untuk pertumbuhan ekonomi, antara lain industri, pariwisata, dan ekonomi kreatif. Sehingga nantinya dapat menciptakan daya tarik wisata dan lapangan kerja seluas-luasnya.

Belitung, kata Sandiaga, sudah menjadi ikon pariwisata yang sangat strategis. Untuk itu, ia ingin mendorong terus pengembangan KEK Tanjung Kelayang di Belitung secara menyeluruh dalam rangka memperbaiki destinasi, produk wisata, dan produk ekonomi kreatifnya. “Sebagaimana arahan Presiden agar kita segera menyiapkan daerah wisata yang memiliki potensi peningkatan terhadap ekonomi kreatif,” ujar Menparekraf Sandiaga, dalam keterangannya, di Belitung, Sabtu 6 Februari 2021.

Sebelumnya, KEK Tanjung Kelayang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 14 Maret 2019. Kawasan ini termasuk ke dalam 10 destinasi pariwisata prioritas yang sudah memiliki peningkatan di beberapa aspek pariwisata, mulai dari amenitas, akses, atraksi wisata, hingga produk ekonomi kreatif.

“Di beberapa tahun terakhir perkembangan KEK ini sudah meningkat. Belitung sendiri sudah memiliki fasilitas hotel bintang lima dengan 108 kamar yang sudah jadi, serta memperoleh investasi dari investor yang prospektif. Ini merupakan salah satu progress dari pengembangan KEK yang perlu kita apresiasi. Selain itu, dari segi amenitas, akses, atraksi wisata, dan produk ekonomi kreatifnya juga sudah meningkat,” katanya.

Salah satu investor misalnya PT Setra Gita Nusantara yang menanamkan modalnya pada Sheraton Belitung Resort dan diharapkan segera disusulkan oleh investor prospektif lainnya.

Infrastruktur 324 hektare KEK Belitung perlu dikembangkan karena daerah ini termasuk 10 destinasi pariwisata prioritas..
Tanjung Kelayang, Belitung, sebagai salah satu tujuan wisata. Foto: Anggit Tizkianti-unsplash

Dengan total luas wilayah sebesar 324,4 hektare, KEK Tanjung Kelayang memiliki konsep pengembangan pariwisata Socially and Environmentally Responsible Development and Cultural Preservation.  Konsep KEK Tanjung Kelayang ini sangat sesuai dengan strategi pariwisata Kemenparekraf /Baparekraf yang mengedepankan quality tourism and sustainable tourism. Oleh karena itu, pengembangan KEK Tanjung Kelayang ini perlu didukung dan dilaksanakan, agar masyarakat juga merasakan manfaatnya, khususnya lapangan pekerjaan.

“Selain KEK Tanjung Kelayang, ternyata ada pula KEK Sungai Liat dan KEK Tanjung Gunung yang perlu kita kembangkan,” ujarnya.

Dalam pengembangan KEK Tanjung Kelayang ada beberapa kendala yang dihadapi, diantaranya tax holiday terkait peraturan mengenai insentif perpajakan di KEK dan penerapan protokol kesehatan yang diharapkan dapat berjalan dengan baik.

“Kami akan membantu untuk berkoordinasi dengan K/L terkait perihal tax holiday ini. Kemudian untuk protokol kesehatan kita akan coba tingkatkan terus, serta melakukan monitoring dan evaluasi,” ujarnya.

Karena menurut Menparekraf Sandiaga, bagian dari kebangkitan pariwisata adalah bukan lagi pada persoalan menentukan pergi atau tidak ke destinasi pariwisata, tapi bagaimana caranya pergi ke destinasi dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin.

Negeri Laskar Pelangi yang terletak di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memang menawarkan sensi wisata yang menawan. Tidak hanya memiliki pantai yang elok, tetapi ada pula berbagai macam kuliner yang dapat memanjakan lidah wisatawan seperti nasi gemuk dan nasi tim ayam, hingga hewan malam unik yaitu tarsius.

Dengan daya tarik wisata yang beragam, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengajak wisatawan nusantara untuk berkunjung dan berwisata ke destinasi-destinasi yang ada di Belitung.

“Saya ingin mengajak wisatawan domestik untuk datang ke Belitung. Karena begitu banyak atraksi wisata yang ditawarkan di Negeri Laskar Pelangi ini. Kita harus bangga berwisata di Indonesia. Sehingga, tahun 2021 ini kita bisa bangkit dan kita bisa pulihkan pariwisata dan ekonomi kreatif bangsa kita,” kata Menparekraf Sandiaga di sela-sela acara sarapan nasi gemuk, di Waroeng Kopi Ake, Tanjung Pandan, Belitung, Jumat.

Infrastruktur 324 hektare di KEK Belitung perlu dikembangkan untuk mendukung wilayah ini sebagai destinasi prioritas.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menikmati kopi dari Waroeng Ake di Belitung. Foto: Dok. Kemenparekraf

Waroeng Kopi Ake ini lokasinya tidak jauh dari simpang lima, Tanjung Pandan. Warung ini sudah berdiri sejak tahun 1922. Setidaknya sudah empat generasi yang mengelola kedai kopi legendaris itu. Bukti dari kelegendarisan warung kopi ini terlihat dari ornamen dinding hingga alat dapur yang klasik. Dari ketel, alat penyulingan air, hingga gentong tempat menaruh air yang terbuat dari tembaga.

Untuk menu yang ditawarkan ada kopi hitam, kopi susu, teh manis, teh tarik, dan jeruk kunci. Selain itu ada juga makanan khasnya, yakni nasi gemuk yang dilengkapi dengan kuah bersantan, serta lauk ikan bebulus dan sambal, serta nasi tim ayam yang lezat, disajikan dengan kuah membuat perpaduan rasa manis dan asinnya terasa pas dan nikmat.

agendaIndonesia

*****

Kembangkan Destinasi Geopark 2 Kementrian Kolaborasi

kembangkan destinasi geopark

Kembangkan destinasi geopark Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif berkolaborasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Ini ditujukan untuk mengembangkan pariwisata di Indonesia.

Kembangkan Destinasi Geopark

Geopark merupakan wilayah geografis terpadu dengan mengedepankan perlindungan lanskap dan situs geologi yang berkelanjutan dan menjaga keseimbangan antara konservasi, edukasi, dan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Indonesia memiliki sekitar 40 geoheritage yang tersebar di berbagai provinsi.

Dalam pertemuan dengan Menteri ESDM Arifin Tasrif di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Rabu (3/2/2021), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan pertemuan itu membahas potensi wisata yang ada di lokasi geopark di Tanah Air. “Kami sepakat fokus dulu untuk pengembangan di beberapa (geopark) yang dekat dengan destinasi-destinasi yang sudah sentral,” kata Sandiaga.

Sandiaga juga mengungkapkan Kementerian ESDM akan memberikan dukungan pengadaan infrastruktur di kawasan destinasi wisata. “Saya menyampaikan harapan dari sektor pariwisata untuk lebih memanfaatkan energi baru dan terbarukan,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri ESDM Arifin Tasrif menyatakan kolaborasi ini sebagai bentuk dukungan membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak pandemi COVID-19. “Prinsipnya Kementerian ESDM mendukung untuk mempromosikan potensi-potensi wisata kita supaya Indonesia lebih banyak dikenal tapi didukung juga dengan infrastruktur yang baik,” ucap Arifin.

Pertemuan ini juga dihadiri oleh Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Hari Santosa Sungkari, dan Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Ego Syahrial.

Untuk diketahui, dari 40 geopark yang ada di Indonesia, lima di antaranya telah ditetapkan sebagai situs global geopark oleh UNESCO. Kelimanya adalah Geopark Batur, Bali; Geopark Gunung Sewu, DI Yogyakarta-Jawa Tengah-Jawa Timur; Geopark Rinjani, Nusa Tenggara Barat; Geopark Ciletuh Pelabuhanratu, Jawa Barat; dan Geopark Kaldera Toba, Sumatra Utara.

Kembangkan destinasi geopark dua kementrian, parekraf dan ESDM melakukan kolaborasi.
Kementrian Pariwisata dan Ekonomi kreatif terus berupaya membangkitkan perekonomian pariwisata dan kreatif. Foto: Dok. Kemenparekraf

Secara terpisah, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menyatakan akan mempercepat upaya pemulihan sektor parekraf dan meminta jajarannya agar seluruh program dijalankan dengan penuh tanggung jawab melalui tata kelola yang baik.“Saya ingin semua projek yang kita lakukan on time, on budget, on schedule, dan on specification serta berjalan dengan penuh tanggung jawab dan tata kelola yang baik,” kata Menparekraf Sandiaga Uno saat rapat pimpinan dengan para pejabat eselon I dan II di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf secara hybrid, di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta.

Hal tersebut sebagai tindak lanjut agenda kerja yang dilakukan Menparekraf sebelumnya ke Bali. Menparekraf menyebut banyak pelaku industri di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak pandemi COVID-19. Oleh karena itu, diperlukan gerak cepat namun on time, dan gerak bersama dalam menjalankan program dan kebijakan Kemenparekraf/Baparekraf.

Dalam kesempatan itu, Sandiaga memberikan arahan diantaranya untuk dapat meningkatkan kemampuan beradaptasi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif dalam memanfaatkan platform digital.

“Hal ini berdasarkan pada saat saya berdiskusi dengan pelaku ekonomi kreatif di Ubud dan di beberapa tempat lainnya. Bahwa program reskilling dan upskilling serta permodalan dan pendampingan untuk produk ekonomi kreatif perlu dilakukan. Saya minta Deputi terkait untuk menyiapkan program tersebut, agar berjalan sesuai dengan timeline,” ujarnya.

Menparekraf Sandiaga juga mengatakan perlu adanya kajian kembali mengenai syarat pemberian pinjaman bagi pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif yang dirasa masih memberatkan. Selain itu perlu disesuaikan ulang program strategis yang dilaksanakan sesuai hasil evaluasi. “Ini dilakukan agar kita mampu mengakomodasi kebutuhan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujarnya.

Selanjutnya, Menparekraf juga mendorong potensi agrowisata agar dapat dikembangkan termasuk dengan program pendampingannya berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian terkait hal ini.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno juga berharap insan pers yang tergabung dalam Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dapat berkolaborasi mendukung bangkitnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) yang terdampak pandemi COVID-19.

Menparekraf Sandiaga Uno saat memberikan pemikirannya pada seminar nasional dalam rangka memeringati Hari Pers Nasional (HPN) yang bertema “Pemulihan Ekonomi Nasional dan Kebangkitan Ekonomi Kreatif (PENKEK) Pascapandemi secara virtual, Rabu, (3/2//2021) menjelaskan, momentum HPN yang jatuh pada 9 Februari 2021, ini diharapkan dapat mendorong dan mengiatkan kembali tingkat kedisiplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan 3M (mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker).

“Kemudian ada pula testing, tracing, dan treatment, serta program vaksinasi menjadi salah satu dari tiga pilar untuk mengatasi pandemi COVID-19. Setelah itu harapannya pandemi ini bisa segera diatasi dan bisa membangkitkan kembali sektor parekraf dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya,” katanya.

Acara yang digelar oleh SMSI sebagai organisasi yang telah diakui sebagai konstituen Dewan Pers bersama PWI juga dihadiri Ketua SMSI pusat M Nasir, Gubernur Bali I Wayan Koster, Ketua APEKSI Airin Rachmi Diany, dan Ketua Umum HIPMI Mardani H Maming. Serta dipandu oleh moderator Retno Intani dan Aat Surya Safaat.

agendaIndonesia

Lion Air Terima Pesawat Baru Airbus 330-900NEO

Batik Air dan Lion Air penerbangan domestik pindah ke Terminal 2 Soekarno Hatta, sementara penerbangan internasional tetap di Terminal 3.

Lion Air terima pesawat baru jenis Airbus 330-900NEO Minggu, 31 Januari 2021. Maskapai penerbangan dengan kode penerbangan JT dan anggota Lion Air Group dalam keterangan medianya menyatakan bahwa hari Minggu itu pesawat terbaru generasi modern berbadan lebar (wide body) ke-5  yaitu Airbus 330-900NEO registrasi PK-LEQ telah mereka terima.

Lion Air Terima Pesawat Baru

Untuk proses pengambilan dan pengiriman pesawat oleh kru Lion Air terdiri dari Capt. Christian Saleng, Capt. Ricky Silitonga, First Officer (kopilot) Adhitya Dwi Mulyawan, serta teknisi Rangga Aditya dan Nur Kholik. Lion Air bernomor LNI-001 menempuh jarak penerbangan tanpa henti (non-stop) berkisar 14 jam 30 menit dengan tetap menjalankan factor keselamatan, keamanan serta pedoman protokol kesehatan.

Pesawat PK-LEQ lepas landas dari Bandar Udara Internasional Toulouse Blagnac, Perancis (TLS) pada Sabtu (30/ 01) pukul 11.00 waktu setempat (Time in Toulouse, France, GMT+ 01). Penerbangan ini telah mendarat di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten (CGK) pukul 07.15 waktu setempat (Waktu Indonesia Barat, GMT+ 07).

Lion Air mengucapkan terima kasih atas koordinasi dan kerjasama dari regulator, Airbus selaku pabrikan pesawat, pengelola bandar udara, pengatur lalu lintas udara, kru yang bertugas, serta pihak lainnya terkait sehingga kedatangan pesawat dapat berjalan lancar dan sesuai waktu yang ditentukan.

Dengan demikian pesawat ini melengkapi kekuatan empat armada berbadan lebar yang telah ada sebelumnya, yakni terdiri dari Airbus 330-900NEO serta enam Airbus 330-300CEO. Lewat pengoperasian pesawat seri 330-900NEO ini, Lion Air menyatakan diri sebagai maskapai pertama di Asia Pasifik yang mengoperasikan Airbus 330-900NEO sejak Juni 2019.

Lion Air pada 2018 telah memesan sepuluh (10) unit Airbus 330-900NEO dan mempunyai opsi memperoleh empat tipe sejenis. Seluruh pesawat yang dipesan Lion Air adalah berkapasitas lebih besar Kesepuluh pesawat direncanakan untuk pengiriman bertahap ke Lion Air Group pada 2019, 2020 dan 2021.

Kini, Lion Air didukung jajaran armada terdiri dari 78 Boeing 737-900ER (215 kelas ekonomi), 43 Boeing 737- 800NG (189 kelas ekonomi), 10 unit Boeing 737-MAX 8 (belum diterbangkan kembali), enam berbadan lebar (wide body) Airbus 330-300 (440 kelas ekonomi) dan lima Airbus 330-900NEO (436 kursi kelas ekonomi).

Sebagai informasi, dalam waktu dekat Lion Air juga akan menerima pesawat serupa (Airbus 330-900NEO) ke-6 (keenam), yaitu dengan registrasi PK-LER dengan fitur dan keunggulan yang sama. Rencana pengiriman dari Bandar Udara Internasional Toulouse Blagnac pada 1 Februari 2021 pukul 11.00 waktu setempat dan diperkirakan tiba di pada 2 Februari 2021 pukul 07.30 waktu setempat.

Lion Air sudah mempersiapkan secara optimal seiring rencana pengoperasian Airbus 330-900NEO, meliputi sumber daya manusia (pilot, awak kabin, teknisi), layanan di darat (ground handling), pusat pelatihan dan hal- hal lain yang terkait.

Airbus 330-900NEO Lion Air akan difungsikan untuk mengakomodir layanan penerbangan yang memerlukan waktu tempuh lebih dari 13 jam perjalanan udara tanpa henti jarak jauh (long haul) serta memperkuat operasional di pasar penerbangan domestik.

Pemilihan dan pengoperasian Airbus 330-900NEO menjadi bagian dari langkah strategis Lion Air guna mendukung pengembangan bisnis penerbangan berkonsep low cost carrier (LCC) dengan menawarkan tren perjalanan udara jarak jauh (long haul) berkesan sejalan menjawab dinamika kebutuhan permintaan pasar angkutan udara, serta upaya meyakinkan bahwa terbang itu aman.

Seluruh armada dilengkapi High Efficiency Particulate Air (HEPA) filter atau penyaringan partikel yang kuat. HEPA filter membantu menjaga kebersihan udara di dalam kabin dan menyaring lebih dari 99,9% jenis virus, kuman, serangga dan bakteri. Udara di dalam kabin pesawat diperbarui setiap 2-3 menit, sehingga lebih segar. Untuk udara dari toilet (lavatory) dan dapur (galley) langsung dialirkan ke luar pesawat.

Peningkatan kegiatan kebersihan dan sterilisasi pesawat udara Lion Air secara berkala dengan metode Aircraft Exterior and Interior Cleaning (AEIC) yang dijalankan di pusat perawatan pesawat Batam Aero Technic (BAT) dan di berbagai basis bandar udara (base station) dimana pesawat Lion Air berada.

Pesawat ini memiliki keunggulan di kelasnya dalam upaya meningkatkan kinerja operasional, telah dibekali perangkat modern serta tingkat keandalan yang menghadirkan nilai lebih bagi maskapai dan penumpang. Di antaranya, menurunkan biaya operasi didukung teknologi generasi baru A350 XWB terlihat dari lekukan ujung sayap (sharklets) rentang hingga 64 meter, 25% lebih efisien rasio penggunaan bahan bakar perkursi, aerodinamis, mesin generasi terbaru, sistem baru – teknologi kokpit WI-FI Tablet EFB – layar head-up ganda dalam pencegahan runway overrun serta common type rating (lisensi pilot yang sama).

A330-900NEO didesain tata letak lorong ganda (double aisle) hingga 436 kursi penumpang, menyediakan kenyamanan kabin paling senyap di kelasnya, menambah fitur utama dari kabin airspace, desain baru kompartemen bagasi kabin (overhead bin) yang memungkinkan lebih mudah mengatur dan menyimpan barang bawaan di kabin.

Lion Air terima pesawat baru Airbus 330-900neo untuk melengkapi armada pesawat berbadan lebarnya.
Lion Air terus mengembankan usahanya, di antaranya dengan mendatangkan pesawat-pesawat baru, juga membuka rute baru. Foto: Dok. Lion Air

Armada Lion Air terus tumbuh dengan pengoperasian jenis pesawat terbaru, Lion Air optimis bahwa peluang atau pasar penerbangan itu masih ada serta terbuka. Termasuk di antaranya pembukaan rute-rute baru, misalnya, rute Surabaya-Berau yang baru saja dibuka pekan sebelumnya.

agendaIndonesia

*****

Sertifikasi CHSE 6.500 Pelaku Usaha Parekraf

Sertifikasi CHSE bagi 6.500 pelaku usaha parekraf menjadi target Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif//Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf).  Jumlah pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif tersebut diharapkan tersertifikasi protokol kesehatan berbasis CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability) sepanjang tahun 2021.

Sertifikasi CHSE

Sertifikasi CHSE merupakan hal yang sangat penting bagi industri pariwisata dan ekonomi kreatif untuk memulihkan kepercayaan wisatawan dan menggeliatkan kembali aktivitas pariwisata. Selain itu, untuk memberikan jaminan bahwa produk dan pelayanan yang diberikan sudah memenuhi standar dan protokol kesehatan.

“Pada tahun 2021, kita targetkan sebanyak 6.500 pelaku usaha yang tersertifikasi CHSE. Namun, angka ini harus kita tingkatkan lagi dengan cara kita merangkul dunia usaha untuk ikut berpartisipasi. Sehingga jumlahnya dapat meningkat. Karena ada 34 juta lapangan kerja yang harus kita selamatkan,” ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, dalam sambutannya saat “Bincang-Bincang Program CHSE dan Gerakan Pakai Masker, di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Selasa 2 Februari 2021.

Menparekraf Sandiaga menekankan bahwa ia betul-betul ingin menyelamatkan para pekerja di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, karena ini merupakan peranan utamanya di Kemenparekraf/Baparekraf.

“Seperti Pak Taufik yang memiliki 1.000 lapangan pekerjaan di Saung Angklung Mang Udjo yang juga harus menjadi perhatian kita untuk kita selamatkan. Kemenparekraf bersama dengan Saung Angklung Mang Udjo membuat suatu jingle untuk menggeliatkan kembali para pekerjanya, small things tapi berarti. Selain itu, saya mengundang Rektor UPI, sebagai salah satu langkah kecil untuk meningkatkan awareness di segala ranah termasuk ranah pendidikan. Bagaimana ekonomi kreatif mampu menciptakan lapangan pekerjaan bahkan di masa pandemi,” ujarnya.

Menparekraf Sandiaga juga menuturkan sebagaimana disampaikan Presiden Jokowi bahwa saat ini tingkat kepatuhan masyarakat sudah di bawah 40 persen. “Berarti hal ini perlu ada langkah strategis yang out of the box. “It’s not about go or not go atau do or not do pariwisata dan ekonomi kreatif tapi it’s about how. How– nya ini adalah protokol kesehatan yang ketat dan disiplin,” ujar Sandiaga.

Karena menurut Menparekraf Sandiaga untuk mengatasi COVID-19 harus memprioritaskan aspek kesehatan. “Tidak akan mungkin sektor pariwisata dan ekonomi kreatif bisa bangkit tanpa mengatasi sisi kesehatannya dan tidak mungkin ekonomi Indonesia bangkit tanpa pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Sandiaga.

Sertifikasi CHSE bagi 6.500 pelaku usaha parekraf diharapkan dapat mendorong bangkitnya sektor pariwisata.
Sertifikasi CHSE bagi pelaku usaha parekraf menjadi upaya Kemenparekraf membangkitkan kembali sektor pariwisata. Foto: Dok. Kemenparekraf

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Saung Angklung Mang Udjo, Taufik Hidayat, mengatakan dengan adanya pandemi pihaknya melakukan berbagai macam inovasi dan Saung Angklung Mang Udjo menjadi pelaku usaha pertama di Jawa Barat yang memiliki sertifikasi CHSE.

“Konsep dari Saung Angklung Mang Udjo saat ini adalah keep the old the one create the new one, dalam arti kita masih mempertahankan nilai-nilai yang terkandung di dalam alat musik angklung, tetapi kita harus create the new one di masa pandemi ini. Karena seni budaya tradisional Sunda itu hampir tidak ada jarak antara pemain dan penonton dan kita juga banyak berinteraksi, dengan adanya pandemi kita mencoba untuk menyesuaikan dengan standar protokol kesehatan,” ujar Taufik.

Ketua Umum Gerakan Pakai Masker Sigit Pramono mengatakan efektivitas vaksin COVID-19 memerlukan waktu yang relatif lama sekitar 2 – 3 tahun ke depan. Untuk itu, pihaknya menyarankan untuk terus menyadarkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan 3M, terutama memakai masker.

“Dengan pemakaian masker yang benar, akan menurunkan risiko tertular dan menularkan virus COVID-19 hingga 75 persen dan GPM terus berkomitmen mengedukasi masyarakat untuk memakai masker dengan cara yang benar meskipun sudah divaksin,” kata Sigit.

Sementara Praktisi Kesehatan yang juga Juru Bicara Pemerintah dr. Reisa Broto Asmoro mengatakan semua orang yang ada di bumi ini tidak ada yang luput dari risiko infeksi atau penularan. Maka perubahan gaya hidup yang menjadi dasarnya, termasuk yang paling penting adalah upaya pencegahan supaya tidak tertular dan tidak menulari, yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

“Kedengarannya simple, tapi belum semua orang menerapkan 3M ini dengan baik dan benar. Ini yang harus kita jadikan kebiasaan baru yang mungkin belum pernah kita lakukan sebelumnya. Supaya kita bisa melindungi diri kita dan orang di sekitar kita serta sebagai solusi untuk menjalankan kembali perekonomian kita dan hidup produktif. Jadi, dimanapun kita terapkanlah 3M dengan baik dan benar,” kata dr. Reisa.

agendaIndonesia

*****

KAI Sediakan GeNose Mulai 5 Februari

wisata sekitar jalur kereta belum popular di Indonesia, saatnya mengenalkan ke publik.

KAI sediakan GeNose mulai 5 Februari 2021. Layanan Pemeriksaan GeNose C19 di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, dan Stasiun Yogyakarta sebagai syarat untuk naik kereta api jarak jauh. Sebelum menggunakan layanan tersebut, terdapat syarat-syarat yang perlu diketahui calon penumpang agar hasil tesnya akurat.

KAI Sediakan GeNose

“Untuk melakukan pemeriksaan GeNose C19, calon penumpang harus dalam kondisi sehat, telah memiliki tiket, serta dilarang merokok, makan, minum (kecuali air putih), selama 30 menit sebelum pemeriksaan sampel napas,” ujar VP Public Relations Kereta Api Indonesia (KAI) Joni Martinus. Calon penumpang diharuskan mengantre dan mendaftar dengan tertib untuk selanjutnya diberikan kantong GeNose C19 setelah melakukan proses pembayaran.

Pada layanan pemeriksaan GeNose C19, calon penumpang diminta untuk mengambil napas melalui hidung dan membuangnya melalui mulut sebanyak 3 kali. Langkahnya adalah, sebanyak 2 kali di awal, ambil napas dan buang di dalam masker. Lalu pada saat pengambilan napas ke-3, langsung embuskan ke dalam kantong hingga penuh. Kunci kantong agar udara di dalamnya tidak keluar dan serahkan kantong kepada petugas untuk dianalisis menggunakan alat GeNose C19. Hasil pemeriksaan GeNose C19 ini akan keluar dalam waktu sekitar 3 menit. Pemeriksaan dilakukan 1 kali tanpa pengulangan.

Hasil pemeriksaan yang menunjukkan negatif berlaku 3 x 24 jam sejak dikeluarkannya print-out. Sedangkan jika hasilnya positif, calon penumpang  tidak diperbolehkan naik Kereta Api. Tiket dapat dibatalkan melalui loket khusus atau melalui WhatsApp KAI121 di 081-1121-11121 dan uang tiket akan dikembalikan penuh. Petugas pemeriksa akan memberikan konsultasi, informasi, dan edukasi terkait hasil pemeriksaan dan menyarankan pelanggan tersebut untuk melakukan isolasi mandiri. Selanjutnya yang bersangkutan akan diarahkan oleh petugas untuk meninggalkan stasiun dan diminta melapor ke puskesmas sesuai domisili.

Sebelumnya, KAI pada periode 26 Januari s.d 8 Februari 2021 menetapkan penumpang kereta api jarak jauh diharuskan untuk menunjukkan hasil pemeriksaan GeNose C19 atau Rapid Test Antigen atau RT-PCR sebagai syarat kesehatan bagi individu yang melakukan perjalanan. Hal tersebut sesuai dengan SE Kemenhub No 11 tahun 2021.

KAI selalu berkomitmen mendukung penuh langkah-langkah untuk mencegah penyebaran penularan covid 19 dan konsisten mengoperasikan Kereta api  dengan penerapan disiplin protokol kesehatan yang ketat. “KAI berharap seluruh calon penumpang yang hendak meggunakan layanan pemeriksaan GeNose C19 di stasiun dapat memahami dengan baik terkait syarat-syaratnya agar pemeriksaan dapat berjalan lancar dan tanpa kendala,” tutup Joni.

Menurut manajemen KAI, kebijakan ini sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI). PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan menggunakan Gajah Mada Electric Nose Covid-19 atau GeNose C19 di layanan perusahaan yang digunakan sebagai alat screening Covid-19 pada transportasi kereta api.

KAI sediakan GeNose mulai 5 Februari 2021 di stasiun Senen, Jakarta, dan stasiun Yogyakarta.
Simulasi penggunaan tes GeNose untuk calon penumpang kereta api jarak jauh oleh PT KAI. Foto: Dok. KAI

“Kami menyambut baik inovasi yang dihadirkan oleh anak bangsa dalam rangka menghadirkan layanan deteksi Covid-19 yang cepat, murah, dan akurat,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus.

GeNose C19 adalah alat pendeteksi virus corona yang dikembangkan para peneliti di Universitas Gajah Mada dan sudah mendapatkan Izin Edar dari Kementerian Kesehatan. Adapun pengambilan sampel dari GeNose C19 berupa embusan napas dan hasil tes dapat langsung diketahui hanya dalam waktu 3 menit. Tarifnya pun diperkirakan berkisar di Rp20.000 untuk satu kali tes dengan akurasi diatas 90%. 

Joni mengatakan, KAI berencana akan membeli GeNose C19 yang nantinya akan digunakan di berbagai stasiun kereta api. “Saat ini KAI masih menunggu regulasi lebih lanjut dari pemerintah terkait penggunaan GeNose C19 tersebut pada moda transportasi umum,” ujar Joni.

Penggunaan produk dalam negeri ini juga merupakan dukungan KAI pada kampanye Bangga Buatan Indonesia yang sedang digalakan pemerintah pada masa Pandemi Covid-19.

“KAI mendukung penuh semua langkah dan kebijakan pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19 di masyarakat. Penggunaan GeNose C19 pada transportasi kereta api merupakan kebanggaan tersendiri bagi KAI, karena dapat menjadi salah satu yang pertama menerapkan inovasi tersebut,” tutup Joni

Untuk info selengkapnya terkait layanan pemeriksaan GeNose C19 di Stasiun, pelanggan dapat menghubungi Customer Service di Stasiun, Contact Center KAI melalui telepon di 021-121, WhatsApp KAI121 di 081-1121-11121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121

agendaIndonesia

*****

Bali Gencar Perangi Covid-19

Bali gencar perangi Covid-19 sebagai upaya mempercepat pemulihan kehidupan pariwisata di daerah ini. Beberapa terakhir sejumlah langkah diambil untuk memperlihatkan keseriusan itu.

Bali Gencar Perangi Covid-19

Puluhan pengunjung Pantai Sanur, Denpasar, Bali diwajibkan mengikuti tes cepat antigen yang telah disediakan sebelum memasuki area pantai. “Ini merupakan tindak lanjut dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk menekan lonjakan kasus penularan Covid-19 yang belakangan cenderung meningkat dan tinggi di Bali,” kata Dandim 1611/Badung Kolonel Inf I Made Alit Yudana.

Ia mengatakan bahwa tes cepat antigen kali ini menyasar 71 pengunjung dengan hasil 70 orang nonreaktif dan satu orang dinyatakan reaktif. Terhadap satu orang warga dengan hasil reaktif tersebut tidak diperkenankan masuk ke objek wisata Pantai Bangsal Sanur. Bagi warga yang reaktif diminta untuk segera melaksanakan tes lanjutan Polymerase Chain Reaction (PCR). Operasi pendisiplinan dilakukan secara intensif dan masif dari tanggal 31 Januari sampai 8 Februari 2021.

Dalam pelaksanaanya tidak lagi berupa pemberian edukasi melainkan langsung melakukan penindakan, salah satunya dengan menyediakan tes cepat antigen. Dalam rangka hari raya umat Hindu, yaitu Hari Banyu Pinaruh yang seringkali ditandai dengan penyucian diri atau mandi di pantai.

Untuk itu dikhawatirkan banyak masyarakat pergi ke pantai, sehingga menyebabkan kerumunan. “Tidak ada larangan untuk berkegiatan ke pantai, termasuk penyucian diri atau mandi. Tetapi, masyarakat harus mematuhi protokol kesehatan yang di antaranya menghindari kerumunan,” ujar dia.

Sementara itu, Camat Denpasar Selatan Wayan Budha mengatakan pembatasan kegiatan masyarakat dilakukan di 13 titik wilayah Sanur. Sebaran ke-13 titik tersebut, yakni tiga titik pintu masuk wisata pantai di Desa Sanur Kaja, lima titik Kelurahan Sanur dan lima titik di Desa Sanur Kauh.

“Pelaksanaan pembatasan lonjakan pengunjung pantai saat Hari Banyu Pinaruh sesuai dengan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 1 Tahun 2021 tentang PPKM dalam tatanan kehidupan era baru dalam upaya penanganan Covid-19 di wilayah Kota Denpasar,” katanya

Melalui tim gabungan operasi penanganan Covid-19 memberikan imbauan kepada para pengunjung pantai untuk mematuhi protokol kesehatan, termasuk wajib melaksanakan tes cepat antigen.Dari imbauan tersebut, kata dia, sebagian masyarakat bersedia melakukan tes dan banyak yang menolak, sehingga memilih kembali ke rumahnya. Pelaksanaan tes cepat antigen gratis bagi pengunjung pantai yang diselenggarakan Kodam IX/Udayana dengan menurunkan tim kesehatan.

Bali Gencar perangi Covid-19, di antaranya dengan menutup sementara Garuda Wisnu Kencana Cultural Park (GWK).
Garuda Wisnu Kencana Cultural Park, Bali. (Foto: Dok Antaranews)

Sebelumnya, pengelola kawasan pariwisata Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park, Bali, kembali menutup operasional kunjungan bagi wisatawan umum mulai Senin, 1 Februari 2021 hingga batas waktu yang belum ditentukan.

“Keputusan ini kami ambil sebagai dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam menanggulangi penyebaran pandemi Covid-19, khususnya di Provinsi Bali,” ujar GM Marketing Communication & Event GWK Cultural Park, Andre Prawiradisastra di Kabupaten Badung, Bali, dilansir kantor berita Antara, Minggu 31 Januari 2021.

Sebelumnya kunjungan wisatawan ke kawasan GWK sempat ditutup sejak Maret 2020 akibat pandemi Covid-19 dan dibuka kembali pada awal Desember 2020.

Ia mengatakan manajemen GWK Cultural Park menaruh perhatian sangat besar terhadap upaya-upaya yang dilaksanakan pemerintah dalam penanggulangan pandemi Covid-19.

Bagi manajemen, kata dia, langkah dan strategi tersebut dapat memberikan hasil yang positif apabila didukung dengan implementasi yang nyata di lapangan.

“Keputusan penutupan operasional sementara ini juga karena mempertimbangkan fakta bahwa seiring naiknya angka kunjungan wisatawan, risiko persebaran Covid-19 turut mengintai,” kata Andre.

Ia menjelaskan, penutupan itu juga dilakukan sebagai salah satu upaya untuk memproteksi seluruh karyawan yang bertugas di kawasan GWK.

“Selama masa penutupan karyawan kami dapat melakukan proteksi mandiri dengan risiko penularan yang lebih kecil dan diharapkan upaya penanggulangan pandemi dapat berjalan optimal hingga menggerakkan kembali dunia pariwisata Bali sebagai gerbang wisata nasional,” ungkapnya.

Sementara itu Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, pihaknya ingin memastikan keputusan penutupan GWK merupakan sinergi untuk menekan angka kasus Covid-19.

“Begitu Covid-19 bisa kita tekan kurvanya, kita akan beri sinyal waktu yang cukup sehingga mereka bisa mempersiapkan untuk buka kembali,” ujar Sandiaga.

Mantan wakil gubernur DKI Jakarta itu juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Bali dan Pemkab Badung terkait penutupan tersebut.

“Saya tentunya akan berkoordinasi dengan pemprov dan pemkab karena GWK ini juga merupakan destinasi yang dikunjungi bisa sampai 5 ribu orang per hari,” katanya.

agendaIndonesia

*****

Garuda Indonesia Luncurkan Cinta Indonesia di HUT ke 72

garuda Indonesia luncurkan Cinta Indonesia dalam rangka ulang tahun ke 72.

Garuda Indonesia luncurkan Cinta Indonesia, livery khusus dalam rangka memperingati ulang tahun penerbangan ini yang ke 72. Maskapai nasional Garuda Indonesia meluncurkan livery khusus bertemakan “Cinta Indonesia” pada armada B737-800 NG.

Garuda Indonesia Luncurkan Cinta Indonesia

Livery khusus bertema Cinta Indonesia ini menampilkan beragam berbagai ornamen dan ciri khas Indonesia, mulai dari batik Mega Mendung, flora kebanggaan yaitu Rafflesia Arnoldi dan Amorphophallus Titanum (bunga bangkai), alat musik Sasando dari Nusa Tenggara Timur (NTT), wayang Arjuna, candi Prambanan hingga kekayaan laut Indonesia.

Adapun livery khusus tersebut akan mulai melayani sejumlah rute penerbangan domestik dan internasional mulai Rabu 27 Januari 2021, yang ditandai dengan penerbangan perdana livery khusus tersebut pada rute Jakarta – Batam. Sejumlah rute penerbangan lain yang akan dilayani oleh pesawat dengan livery khusus tersebut di antaranya adalah Jakarta – Surabaya, Jakarta – Banyuwangi, Jakarta – Palangkaraya,  hingga rute Jakarta – Kuala Lumpur.

Selain meluncurkan livery khusus tersebut, Garuda Indonesia turut menghadirkan gelaran promo khusus pada peringatan HUT ke-72 kali ini dengan tema yang sama yakni “Cinta Indonesia”, dengan menghadirkan diskon tiket hingga 60 persen serta harga khusus untuk sejumlah rute penerbangan favorit seperti Jakarta – Denpasar, Jakarta – Yogyakarta, Jakarta – Semarang, Jakarta – Palembang, Jakarta – Surabaya, Jakarta – Malang, Denpasar – Yogyakarta, mulai dari Rp720.000 untuk tiket sekali jalan. Penawaran tersebut berlaku untuk pembelian tiket pada tanggal 25-31 Januari 2021 dengan periode penerbangan 25 Januari hingga 31 Juli 2021.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, mengungkapkan bahwa “Berbagai rangkaian peringatan HUT ke-72 Garuda Indonesia yang mengusung tema kecintaan terhadap Indonesia, menjadi wujud syukur dan kebanggaan kami sebagai national flag carrier atas berbagai kekayaan ragam budaya Indonesia yang secara konsisten turut kami hadirkan pada identitas layanan kami pada seluruh touchpoints layanan penerbangan”.

Lebih lanjut, Irfan memaparkan bahwa dihadirkannya berbagai penawaran promo khusus seperti diskon tiket dan penawaran khusus layanan penerbangan lainnya pada peringatan hari jadi kali ini juga menjadi bentuk apresiasi kami terhadap seluruh pengguna jasa, yang selalu mendukung kiprah Garuda Indonesia hingga memasuki usia ke-72 pada tahun ini. Program promosi khusus “Cinta Indonesia” ini tentunya kami harapkan dapat memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa yang senantiasa memilih layanan penerbangan yang aman dan nyaman bersama Garuda Indonesia.

“Selama lebih dari 7 dekade, kami berupaya untuk terus konsisten menghadirkan layanan penerbangan yang mengutamakan keamanan dan kenyamanan bagi para pengguna jasa Garuda Indonesia. Kepercayaan dan dukungan seluruh masyarakat Indonesia tentunya sangatlah berarti bagi kami. Untuk itu, kami akan senantiasa menjaga kepercayaan tersebut dengan selalu menghadirkan layanan terbaik, karena Anda sangat berarti”, tutup Irfan.

Garuda indonesia luncurkan Cinta Indonesia dalam rangka ulang tahun ke 72.
Deretan pesawat Garuda Indonesia di bandar udara. Foto: Ist. Dok.

Pada perayaan ulang tahun ini, Garuda Indonesia juga memberikan berbagai penawaran menarik lainnya bagi para pengguna jasa, di antaranya:

Pertama, diskon untuk penerbangan bersama 3 (tiga) anggota keluarga. Lalu, ke dua diskon 20% penukaran miles menjadi tiket penerbangan pada tanggal 25-31 Januari 2021 bagi anggota GarudaMiles.

Program ke tiga adalah harga spesial Prepaid Baggage sebesar Rp 72 ribu/kg (belum termasuk pajak 10%) bagi penumpang yang membeli paket Prepaid Baggage 5/10/15 kg. Lalu ada  program voucher potongan ongkos kirim dari KirimAja sebesar Rp72 ribu untuk pelanggan yang melakukan transaksi pengiriman paket di periode HUT Garuda Indonesia.

Khusus transaksi melalui www.garuda-indonesia.com atau aplikasi GIA Mobile, penumpang bisa mendapatkan tambahan diskon bank hingga Rp 720 ribu dengan menggunakan kode promo HUTGA72, voucher belanja dari partner hingga Rp 720 ribu, serta kenyamanan cicilan 0% hingga 12 bulan.  

Adapun para pengguna jasa bisa mendapatkan penawaran istimewa ini melalui seluruh channel penjualan Garuda Indonesia, yaitu di situs www.garuda-indonesia.com, aplikasi GIA Mobile, kantor penjualan dan Contact Center di nomor 0804 180 7807 atau (021) 2351-9999.

Selain itu sebagai bagian dari apresiasi perusahaan kepada para pengguna jasa, pada peringatan ulang tahun tersebut, pada puncak perayaan HUT ke-72 Garuda Indonesia, Selasa 26 Januari 2021,  Garuda Indonesia juga memberikan kejutan khusus hadiah ulang tahun berupa voucher diskon tiket bagi 9 penumpang yang beruntung di 7 rute penerbangan domestik dan 2 rute penerbangan internasional. 

agendaIndonesia

KKP Tanam 109 Karang Buatan di Lombok Utara

KKP menanam 109 karang buatan di perairan Gili Meno di Kombok Utara, NTB.

KKP tanam 109 karang buatan di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Ini adalah bagian dari langkah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama-sama Bank Indonesia (BI) membangun kebun karang (Indonesia Coral Reef Garden/ICRG) di perairan Lombok Utara, NTB, dengan mereplikasi dari hal yang sama yang sudah dilakukan di Bali.

KKP Tanam 109 Karang Buatan

“KKP melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut dan Bank Indonesia melakukan replikasi ICRG di perairan Gili Meno Lombok Utara yang didukung oleh Komunitas Penyelam Nusa Tenggara Barat,” kata Dirjen Pengelolaan Ruang Laut KKP Tb Haeru Rahayu sebagaimana dikutip kantor berita Antara di Jakarta, Kamis 28 Januari 2021.

Ia memaparkan, tema desain yang diambil adalah desain patung garuda dilengkapi struktur fishdome dan hexagonal/spider web. Hal ini juga replikasi tema yang terdapat di perairan Nusa Dua, Bali.

Seperti diketahui, ICRG di Bali telah melibatkan sebanyak lebih dari 10 ribu orang dan menghasilkan struktur karang buatan lebih dari 95 Ribu unit di 5 lokasi yaitu Nusa Dua, Pandawa, Sanur, Serangan dan Buleleng.

Tb. Haeru Rahayu menyebutkan kegiatan ini merupakan kolaborasi antara KKP, BI serta masyarakat setempat. Meski belum semasif di Nusa Dua, kebun karang yang dikembangkan di Lombok Utara menjadi Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) melalui Bank Indonesia Cabang NTB.

KKP tanam 109 karang buatan di perairan Gili Meno, Lombok Utara, Nusa tenggara Barat. Ini sebagai bagian membangun kebun koral.
KKP Tanam 109 karang buatan di perairan Gili Meno, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Foto:Ilustrasi–Photo by Mathis Jrdl on Unsplash

“PSBI telah membangun kebun karang dengan struktur garuda 1 unit, fishdome 8 unit, dan hexagonal/spider web 100 unit. Selain itu juga dibuat mooring buoy sebanyak 4 unit dengan 20 buah pemberat sebagai penanda lokasi kebun karang,” ujarnya.

Ia menjelaskan untuk mendukung pemberdayaan masyarakat, diberikan juga sarana bantuan berupa 1 unit kompresor Bauer Junior II dan kamera bawah laut untuk membantu kelompok pengawasan. Bantuan tersebut, lanjutnya, sekaligus melengkapi bantuan yang diberikan KKP kepada Kapela NTB berupa alat selam dan tabung sebanyak 8 unit pada tahun 2019.

“Ini diberikan untuk mendukung visi dan misi mereka sebagai komunitas yang peduli terhadap keberlanjutan ekosistem laut dan pesisir serta pengembangan wisata bahari,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Jasa Kelautan Miftahul Huda menambahkan replikasi ICRG Bali menunjukkan bahwa ICRG membawa pesan positif bagi pelestarian ekosistem karang, atraksi wisata bahari baru dan dampak pada peningkatan pendapatan masyarakat pada masa pandemi.

Pasca pelaksanaan kegiatan pembangunan kebun karang (Indonesia Coral Reef Garden/ICRG) di Bali pada Oktober – Desember 2020, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL) dan Bank Indonesia (BI) melakukan replikasi ICRG di perairan Gili Meno Lombok Utara yang didukung oleh Komunitas Penyelam Nusa Tenggara Barat (Kapela NTB).

Upaya membangun kebun karang ini diharapkan memantik pengembangan yang sama di lokasi lainnya. Dirjen PRL, Tb. Haeru Rahayu menyebutkan kegiatan ini merupakan kolaborasi antara KKP, BI serta masyarakat setempat. Meski belum semasif di Nusa Dua, kebun karang yang dikembangkan di Lombok Utara menjadi Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) melalui Bank Indonesia Cabang NTB.

Awal tahun ini, struktur karang yang digarap Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam program Restorasi Terumbu Karang Indonesia Coral Reef Garden (ICRG), mulai menghiasi bawah laut Pulau Bali.Dikutip kantor berita dari Antara Bali, Minggu (3/1), Plt Dirjen PRL, TB Haeru Rahayu dalam sebuah keterangan yang diterima di Kabupaten Badung, Bali, mengatakan pelaksanaan program tersebut telah memasuki tahap akhir, dimana ribuan struktur karang berbagai jenis telah selesai digarap.

Ribuan struktur karang berbagai jenis tersebut juga mulai ditenggelamkan, termasuk sebuah struktur berbentuk burung garuda juga sudah ditenggelamkan. Struktur diharapkan memperkaya ekosistem mahkluk hidup bawah laut serta diharapkan mampu menjadi daya tarik wisata. “Hingga 20 Desember 2020, struktur yang telah ditenggelamkan pada lima lokasi ICRG sebanyak 63.964 unit, terdiri dari Nusa Dua 26.350 unit, Pandawa 10.177 unit, Sanur 7.270 unit, Serangan 7.475 unit dan di Buleleng terdapat 12.692 struktur,” ujar Haeru.

Ia juga mengatakan, setelah kegiatan padat karya membuat struktur karang dan menenggelamkannya ke laut, pekerjaan tak kalah penting yang harus dilakukan bersama adalah pemeliharaan dan pengelolaan struktur.“Kami berharap pemerintah daerah dan masyarakat Bali dapat memanfaatkan kebun atau taman karang hasil dari restorasi ICRG tersebut. Tentunya KKP juga akan tetap mengawal pengembangannya dalam bentuk kegiatan yang diintegrasikan dengan desa wisata bahari,” kata Haeru.

Deputi Bidang Koordinasi Sumberdaya Maritim, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Safri Burhanuddin mengatakan, pihaknya menaruh harapan besar pada program ICRG bisa menjadi pembangkit ekonomi masyarakat Bali yang terdampak pandemi COVID-19.\“Saya berharap masyarakat Bali yang telah terlibat dalam proses pembuatan kebun atau taman karang ini punya kebanggaan bahwa hasil kerja mereka dapat disaksikan oleh orang banyak. Tentunya semua berharap pariwisata di Bali dapat pulih kembali dengan cepat, dan restorasi ini menjadi salah satu yang mendongkrak percepatan tersebut,” ujar Safri.

agendaIndonesia

Menparekraf Ajak Bekerja dari Bali Demi 2 Hal

Menparekraf Ajak Bekerja dari Bali dengan pertimbangan dua hal. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengajak para pengusaha dan kalangan profesional bekerja dari Bali untuk membantu perekonomian sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (Parekraf) di Pulau Dewata.

Menparekraf Ajak Bekerja Dari Bali

Menparekraf Sandiaga Uno seusai Rapat Pimpinan dengan para pejabat eselon I dan II di lingkungan Kemenparekraf secara hybrid di Politeknik Pariwisata Bali, Kamis 28 Januari 2021, mengajak pengusaha dan para profesional untuk bisa bekerja sambil berwisata di Bali. Hal itu diharapkan dapat membantu membangkitkan perekonomian Bali yang terdampak akibat pandemi. Terlebih sebanyak 80 persen masyarakat Bali bergantung dari sektor parekraf.

“Saya mengajak kalangan pengusaha dan para profesional mulai mempertimbangkan untuk bekerja dari Bali. Karena ada dua fungsi, yang pertama kita bisa lebih efisien dan bisa menikmati keindahan alam Bali, juga kita membantu sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali,” ujarnya.

Menparekraf Sandiaga juga sudah berkoordinasi dengan Pemprov Bali untuk menyiapkan paket-paket “Work From Bali” atau “Study From Bali” yang akan dipasarkan dalam waktu dekat. “Para ekspatriat baik yang ada di Jakarta atau wilayah lainnya, kita akan tawarkan paket-paket bekerja dari Bali. Tentunya dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin,” katanya.

Meskipun bekerja dari Bali, Menparekraf mengingatkan wisatawan untuk mematuhi protokol kesehatan 3M secara disiplin agar bisa lebih aman dan nyaman dalam menjalankan aktivitas. “Hari pertama saya berkantor di Bali sudah ada beberapa kegiatan yang saya lakukan dan sangat efisien sejak pagi. Namun penerapan protokol kesehatan 3M harus diterapkan secara ketat dan disiplin,” katanya.

Menparekraf mengajak bekerja dari Bali bagai para profesional dan pengusaha untuk membantu membangkitkan perekonomian Bali.
Menparekraf bekerja dari Bali selama beberapa hari di akhir Januari 2021. Foto:Dok. Kemenparekraf

Sandiaga Uno, yang akan berkantor di Bali hingga Sabtu 30 Januari 2021 mengungkapkan, salah satu alasannya bekerja di Pulau Dewata adalah untuk mendengar langsung dan memberi motivasi kepada para pelaku parekraf agar tetap semangat dan dapat kembali bangkit pascapandemi COVID-19.

Seperti diketahui, sektor ekonomi di Bali terguncang akibat pandemi. Pada kuartal ke 3 tahun 2020 bahkan minus 12 persen. “Saya harus hadir sendiri mendengarkan langsung dari pelakunya. Karena saat ini seperti kita ketahui banyak pelaku parekraf yang terdampak, kita ingin bergandengan tangan untuk kerja dari Bali dan berwisata di Indonesia saja agar kita bisa segera bangkit,” katanya.

Selain soal bekerja dari Bali, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menginginkan agar pengembangan pariwisata di 5 destinasi super prioritas (DSP) terpantau secara periodik melalui kartu penilaian atau scorecard yang dilaporkan setiap bulan.

Untuk itu, Menparekraf Sandiaga mendorong jajarannya di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bergerak cepat dan menerapkan upaya tersebut. Menparekraf Sandiaga Uno saat Rapat Pimpinan dengan para pejabat eselon I dan II di lingkungan Kemenparekraf secara hybrid di Politeknik Pariwisata Bali, Kamis 28 Januari 2021 menjelaskan, sesuai arahan Presiden Jokowi, Menparekraf diberi waktu satu tahun untuk menyiapkan 5 DSP yaitu Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang.

Menparekraf mengajak bekerjda dari Bali dan meminta jajarannya untuk melakukan pemantauan secara periodik bagi 5 DSP.
Menparekraf mengajak bekerja dari Bali dalam rapat pimpinan antar eselon. Ia juga meminta pemantauan untuk 5 DSP. Foto: Dok. Kemenparekraf

“Genap satu bulan saya dilantik Presiden menjadi Menparekraf, dimana arahannya untuk menyiapkan 5 DSP dalam satu tahun ini. Untuk itu, saya ingin agar disiapkan scorecard perkembangan pembangunan di sana agar bisa kita pantau terus secara periodik. ‘Hijau’ untuk ontrack, ‘Kuning’ yang sedang progres dan perlu di dorong, kemudian ‘Merah’ tidak berjalan atau slow progres. Kita hanya diberikan satu tahun untuk menyiapkan ini,” katanya.

Menparekraf Sandiaga juga menjelaskan scorecard tersebut yang dilaporkan tiap bulan mencakup aspek infrastruktur utama, kedua aspek infrastruktur penunjang, dan ketiga aspek interkoneksi termasuk sisi-sisi konektivitas di 5 DSP.

“Kemudian aspek jaringan sinyal, karena kita sekarang di zaman now, semua harus segera tayang cepat. Kemudian aspek penyelenggaraan events termasuk MICE, dan produk ekonomi kreatif baik dari kuliner, fashion, maupun kriya. Saya harap semua kedeputian bertanggung jawab menyiapkan ini karena kita ingin all out kemudian dilaporkan setiap bulan. Satu bulan ini berlalu cepat sekali, untuk itu kita perlu scorecard supaya kita tidak kehilangan arahan sesuai dengan arahan utama Presiden dan Wakil Presiden,” ujarnya.

Menparekraf juga ingin program unggulan Kemenparekraf di tahun 2021 terus bisa didorong untuk membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang terpuruk akibat pandemi. Program tersebut adalah Desa Wisata yang ditargetkan hingga 2024 mencapai 244 desa wisata maju, mandiri, dan tersertifikasi desa wisata berkelanjutan, sesuai dengan rencana pembangunan jangka menengah nasional RPJMN 2020-2024.

“Kemudian ada Gerakan BISA, Hibah Pariwisata, dan program lainnya. Dan yang perlu diperhatikan adalah toilet bersih di tiap destinasi wisata. Karena antusiasme masyarakat terhadap toilet bersih sangat besar di tingkat kecamatan, hingga tingkat kabupaten/kota. Karena ini bentuknya movement yang dibangun oleh masyarakat,” ujarnya.

agendaIndonesia

Tahun 2021 Pemulihan Ekonomi Kreatif Global

Tahun 2021 pemulihan ekonomi kreatif global yang akan ikut mendorong pertumbuhan ekonomi.

Tahun 2021 Pemulihan Ekonomi Kreatif Global akan berlangsung. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan optimistis tahun 2021 akan menjadi tahun dalam pemulihan sektor ekonomi kreatif secara global.

Tahun 2021 Pemulihan Ekonomi Kreatif Global

Menurut Menteri Sandiaga, tahun internasional ekonomi kreatif untuk pembangunan berkelanjutan 2021, adalah momentum yang tepat untuk melaksanakan pemulihan global. “Ini merupakan salah satu upaya untuk memusatkan kembali sektor ekonomi kreatif, sebagai kontributor penting bagi ekonomi global,” ujar Menparekraf Sandiaga saat memberikan keynote speech, dalam acara “International Year of Creative Economy 2021 (IYoCE 2021)” bertajuk “Creative Economy for Inclusive Development and Global Recovery”, Senin 25 Januari 2021.

International Year of Creative Economy 2021 (IYoCE 2021) merupakan inisiasi pemerintah Indonesia bersama dengan PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) dan komunitas internasional. Kegiatan ini dirancang dengan menekankan peran penting ekonomi kreatif dalam mendorong tujuan pembangunan berkelanjutan serta pentingnya kolaborasi atau kerja sama internasional. Tujuannya adalah agar pembangunan ekonomi kreatif dapat tumbuh lebih cepat.

Menteri Pariwisata Sandiaga mengatakan bahwa dalam melakukan pemulihan ekonomi kreatif secara global di masa pandemi, diperlukan kecermatan dan ketelitian untuk mengubah sebuah tantangan menjadi peluang. Berdasarkan data yang dihimpun dalam Opus Creative Economy Outlook tahun 2019, sektor ekonomi kreatif memberikan kontribusi sebesar Rp 1.105 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Hal ini menjadikan Indonesia berada di urutan ke tiga setelah Amerika Serikat dan Korea Selatan, dalam jumlah kontribusi sektor ekonomi kreatif terhadap PDB negara.

Dari 17 subsektor ekonomi kreatif, tiga di antaranya menjadi penyumbang terbesar PDB dan ekspor. Merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS), kontribusi masing-masing subsektor itu adalah 41 persen untuk kuliner, fashion sebesar 17 persen dan kriya sebesar 14,9 persen.

Selain itu, berdasar data yang sama, selama tahun 2019 sektor ekonomi kreatif juga menyerap sekitar 17 juta tenaga kerja. Dari data tersebut, menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi yang besar dalam bisnis ekonomi kreatif.

“Untuk itu, tahun 2021 memungkinkan kita merumuskan kebijakan yang lebih baik dari pada tahun-tahun sebelumnya, program insentif yang lebih baik, sehingga dapat membuka kembali lapangan kerja. Mengingat sektor ini memiliki potensi untuk menyerap banyak tenaga kerja,” kata Sandiaga.

Menteri Sandiaga Uno mengimbau seluruh pihak yang terlibat di sektor ekonomi kreatif, mulai dari pemerintah, masyarakat, swasta hingga asosiasi-asosiasi agar berkolaborasi dalam memanfaatkan kekuatan ekonomi kreatif agar tujuan agenda pembangunan berkelanjutan dapat tercapai. “Semua orang harus memiliki andil dalam membantu menggeliatkan kembali industri ekonomi kreatif di Indonesia bahkan global,” ujar Menteri Sandiaga.

Menparekraf percaya dengan rasa kebersamaan akan memicu solidaritas dan realisasi global. “Salah satu cara untuk mengatasi dan memecahkan masalah global ini adalah bekerja sebagai satu, yakni perkuat kolaborasi,” ujarnya.

Tahun 2021 pemulihan ekonomi kreatif yang pada gilirannya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan dunia.
Tahun 2021 merupakan tahun pemulihan ekonomi kreatif global. Ekonomi kreatif sudah terbukti memberikan kontribusi besar dalam pertumbuhan perekonomian. Foto:Dok.Kemenparekraf

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Luar Negeri, Mahendra Siregar mengatakan bahwa 2021 adalah tahun yang penuh harapan. Tahun di mana seluruh pihak harus bergerak cepat dan berkolaborasi. Tahun untuk membuktikan bahwa masyarakat secara global mampu melewati masa pandemi.

“Pandemi ini menghantam sektor ekonomi kreatif dengan sangat keras. Namun, saya percaya bahwa di balik sebuah tantangan, selalu ada kesempatan. Banyak hal yang bisa dilakukan oleh pelaku usaha di sektor ekonomi kreatif ini, seperti memanfaatkan ekosistem digital yang saat ini tengah berkembang sangat pesat,” ujar Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra.

Selain itu, kata Mahendra, karakter yang melekat dengan industri kreatif adalah inovasi. Karena itu, hal tersebut haruslah yang menjadi kekuatan bagi industri ekonomi kreatif untuk bertahan di masa sulit ini dan memberikan kontribusi dalam pemulihan ekonomi global.

“Semangat yang sama harus menjadi inspirasi bagi kita sebagai bentuk implementasi international year of creative economy 2021. Oleh karena, hal tersebut merupakan momentum bagi sektor ekonomi kreatif untuk meningkatkan ownership dan membangun bisnis yang lebih baik untuk menjadi industri yang lebih produktif dan berkelanjutan,” kata Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra.

agendaIndonesia

****