Kemenparekraf Ajak 50 Nakes Berwisata

Kemenparekraf ajak 50 nakes berwisata

Kemenparekraf ajak 50 nakes berwisata untuk melepas kepenatan bertugas. Kementerian melakukan ini sebagai simbolik untuk mengapresiasi para tenaga kesehatan (Nakes) yang selama ini menjadi garda terdepan dalam penanganan COVID-19. Kementrian mengajak mereka berwisata melepas penat ke salah satu destinasi wisata favorit di Jakarta, Faunaland Ancol.

Kemenparekraf Ajak 50 Nakes Berwisata

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno saat bertemu 50 orang nakes di Faunaland Ancol, Jakarta, Rabu, 10 Februari 2021 menjelaskan kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi dari pemerintah kepada para nakes dari berbagai rumah sakit di Jakarta yang setiap hari berjuang di garda terdepan dalam menghadapi pandemi COVID-19 untuk memberi mereka waktu rehat berwisata atau sekadar refreshing dari rutinitasnya.

“Saya memahami bagaimana lelahnya para nakes yang berada di garda terdepan melawan COVID-19. Mereka melayani masyarakat tanpa kenal waktu dan kadang harus tidak ketemu keluarga tercinta. Rasa terima kasih saja rasanya tidak cukup. Saya berharap melalui kerja sama ini kita bisa menyemangati satu sama lain dan segera bangkit dari pandemi,” ujarnya.

Sandiaga Uno juga menceritakan ide tersebut tercipta setelah beberapa waktu lalu berdiskusi dengan Kepala BNPB Doni Monardo untuk memberikan sebuah motivasi inspirasi kepada para nakes yang berjam-jam memakai alat pelindung diri (APD) dan pasti sangat lelah sehingga perlu sesekali rehat sejenak. Selain itu, Menparekraf Sandiaga juga berharap ide ini bisa dilakukan oleh pelaku usaha lainnya sebagai bentuk apresiasi kepada para nakes.

“Jadi hari ini kita harapkan pahlawan masa kini kita, bisa istirahat sejenak. Saya tahu masih banyak tugas yang menunggu kita di depan. Mudah-mudahan hari ini menjadi momen penyemangat untuk lebih giat lagi dalam meningkatkan protokol kesehatan. Kita bangkitkan pariwisata dengan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin. Dan ide ini semoga bisa dilakukan pelaku usaha lainnya. Saya yakin kita akan bangkit melawan COVID-19,” ujarnya.

Kegiatan yang juga dihadiri 50 nakes dari lima rumah sakit seperti RSUP Persahabatan, RS Sulianti Saroso, RSPAD, RSCM, dan RSAL Mintohardjo juga dihadiri Komisaris Faunaland dr Irene, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf Rizki Handayani, dan Staf Ahli Bidang Manajemen Krisis Kemenparekraf Henky Manurung. Dan rencananya kegiatan tersebut akan dilakukan dalam 20 periode ditujukan kepada para nakes di RS Jabodetabek.

Di Faunaland, para nakes diajak melihat koleksi satwa yang ada di mini zoo tersebut serta menyaksikan pertunjukan bird show yang sangat atraktif.

Kemenparekraf ajak 50 nakes berwisata ke Ancol untuk melepas penat.
Sejumlah tenaga kesehatan diajak Kemenparekraf berwisata ke Ancol. Foto: Dok. Kemenparekraf

Selain bertemu dengan para nakes, Menparekraf Sandiaga Uno juga mengecek langsung protokol kesehatan Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan) atau CHSE) di Faunaland. Sehingga pengunjung bisa merasa aman dan nyaman saat melihat atraksi-atraksi satwa yang berada kebun binatang yang berlokasi di Taman Impian Jaya Ancol itu.

“Harapan kita ini menjadi program nyata keberpihakan Kemenparekraf kepada saudara-saudara kita para nakes. Agar mereka tetap semangat. Dan sekaligus saya mengecek juga kesiapan pariwisata di tengah pandemi. Kesiapan Faunaland untuk menerapkan CHSE. Berkat kerja sama semua agar program-program di DKI Jakarta bisa kita bangkitkan dan kita pulihkan dengan protokol yang ketat dan disiplin,” katanya.

Sementara itu, Komisaris Faunaland dr Irene menambahkan, Faunaland berdiri pada tahun 2016 sebagai lembaga konservasi berbasis Ecotourism dan Edu tourism. Lokasinya yang berada di ibukota Jakarta, diharapkan dapat menjadi jendela dunia untuk memamerkan kekayaan alam dan hayati di Indonesia.

Indonesia memiliki keanekaragaman atau biodiversity terbesar ketiga di dunia dengan lebih dari 200 ribu spesies yang hidup di dalamnya. “Kami berharap bisa lebih giat dalam memamerkan Flora dan fauna yang kita miliki yang begitu luar biasa. Serta berkolaborasi dengan Kemenparekraf agar bisa dijadikan aset-aset pariwisata sehingga bisa mendatangkan dan penghasil devisa bagi Indonesia,” katanya.

Salah satu perwakilan nakes dari RSUP Persahabatan, Laura, mengaku senang bisa berkumpul dan berterima kasih karena sudah diberi apresiasi oleh Kemenparekraf. Selama satu tahun, Laura mengaku tidak pernah berkesempatan untuk liburan karena kegiatan sehari-harinya terus berjibaku menangani dan melayani pasien COVID-19.

“Saya mewakili teman-teman nakes ingin mengucapkan terima kasih kepada Bapak Sandiaga Uno dan Kemenparekraf, sudah setahun kami tidak pernah liburan kita tidak pernah melihat dunia lain. Terima kasih sudah memperhatikan kita para nakes. Kami tidak mampu membalas, kami hanya bisa menghaturkan doa yang tulus agar semua bisa sehat dan mampu melewati pandemi ini,” ujarnya.

agendaIndonesia

*****

Oyo Indonesia Fokus Safecation Pada 2021

Oyo Indonesia fokus safecation pada 2021, yang terakhir ini merupakan program jaringan hotel OYO Indonesia. Inisiatif ini ditujukan untuk memenuhi adanya kebutuhan akan tempat menginap yang aman dan higienis untuk disinggahi masyarakat yang tetap harus keluar rumah selama masa pandemi.

Oyo Indonesia Fokus Safecation

“Memulai 2021 dengan semangat baru, OYO Safecation merupakan jawaban untuk mengurangi kekhawatiran masyarakat yang masih harus menjalani hidup berdampingan dengan pandemi,” kata Country Head OYO Indonesia Agus Hartono Wijaya, melalui keterangannya, Rabu.

“Fokus utama OYO Safecation adalah memastikan keamanan dan kebersihan akomodasi untuk masyarakat yang terpaksa harus keluar rumah untuk keperluan bekerja atau kegiatan non-leisure lainnya,” imbuhnya. Lebih lanjut, Agus mengatakan pihaknya juga akan secara aktif memberikan edukasi bagi masyarakat terkait penggunaan akomodasi untuk tujuan non-leisure. “Langkah ini kami lakukan guna mendukung kebijakan pemerintah, salah satunya PPKM, untuk menekan kasus COVID-19,” tambah Agus.
Selama tahun 2020, minat serta kebutuhan masyarakat untuk menginap di OYO bisa dibilang mampu bertahan, meskipun turun dibandingkan sebelum pandemi.

Data internal OYO memperlihatkan bahwa selama 2020 masyarakat cenderung menginap di hotel untuk tujuan non-leisure seperti perjalanan dinas, remote working, hingga kebutuhan untuk kegiatan isolasi mandiri dengan jangka waktu rata-rata berkisar antara 1 hingga 3 malam.


Rata-rata tingkat okupansi yang diraih oleh hotel-hotel mitra OYO sepanjang 2020 juga terus meningkat dengan kota Bandung, Surabaya, dan Medan menjadi kota dengan jumlah pemesanan terbanyak selama tahun 2020. “Tren akomodasi non-leisure ini kami lihat akan terus berlanjut di 2021, untuk itu keamanan serta kesehatan para karyawan dan tamu terus menjadi prioritas kami dan direalisasikan dalam program OYO Safecation ini digagas,” ucap Agus.

Di bawah inisiatif OYO Safecation, OYO Indonesia juga secara proaktif mendorong hotel-hotel mitranya untuk mendapatkan kualifikasi ‘Sanitized Stay’ yang menjamin protokol kesehatan ketat yang hingga kini telah diterapkan di properti OYO yang tergabung dalam program tersebut. Selain itu, OYO juga memperkenalkan fitur check-in dengan minim kontak atau Contactless Check-in. Dalam prosesnya, tamu cukup melakukan scan QR code yang ada di meja resepsionis dan menunjukkan KTP sebagai verifikasi identitas.

Oyo Indonesia fokus pada safecation selama masa pandemi Covid-19, terutama dengan pemberlakuan PSBB dan PPKM.
Oyo Indonesia bekerja sama dengan Ovo dan Gopay untuk kemudahan pembayaran. Foto: Ilustrasi-antaranews

Program lain yang diperkenalkan OYO Indonesia kepada pelangannya adalah kerja sama dengan e-wallet OVO dan GoPay untuk mengintegrasikan sistem pembayaran elektronik di aplikasi OYO. Selain mempermudah pembayaran dan proses refund bagi tamu, layanan ini sekaligus memperkuat penerapan protokol kesehatan melalui digitalisasi, sehingga mengurangi kontak fisik.


“Hadirnya e-wallet ini diharapkan dapat mempermudah sekaligus mempercepat proses refund dan pembayaran, serta mengurangi kontak fisik pada point-of-purchase yang biasanya dilakukan di meja resepsionis hotel saat bertransaksi,” kata Agus Hartono Wijaya, Country Head OYO Hotels and Home Indonesia, dalam siaran resmi sebagaimana dikutip kantor berita Antara, Rabu.

Layanan e-wallet ini bisa digunakan sebagai metode pembayaran serta pengajuan refund melalui aplikasi. Setelah melakukan pencarian dan pemesanan hotel yang diinginkan di aplikasi, tamu akan diarahkan pada pemilihan metode pembayaran yaitu transfer bank, kartu debit/kredit, atau e-wallet.


Sementara itu, untuk proses refund, tamu akan menerima konfirmasi melalui surel setelah mengajukan proses refund. Kemudian tamu dapat mengakses tautan yang ada di email tersebut untuk mengisi rincian pemesanan seperti booking id, surel, dan nomor telepon. Kemudian, tamu dapat memilih metode pembayaran melalui e-wallet ataupun transfer bank.

Agus mengatakan, integrasi sistem pembayaran ini adalah inisiatif lanjutan dari Sanitized Stay, komitmen OYO dalam memastikan penerapan protokol kesehatan dan keselamatan dalam operasional secara komprehensif mulai dari proses check-in hingga check-out.
Melalui digitalisasi sistem pembayaran ditambah dengan fitur contactless check-in yang diluncurkan beberapa waktu yang lalu, tamu dapat melakukan seluruh proses pemesanan kamar, check-in dan pembayaran dengan lebih seamless melalui perangkat pintar mereka, tanpa harus berinteraksi langsung dengan staf.


Dia menambahkan, pembatasan wilayah pada awal masa pandemi berdampak pada peningkatan permintaan pengembalian dana. Kendati demikian, selama enam bulan terakhir hanya sekitar dua persen total pelanggan OYO di Indonesia yang membuat permintaan pengembalian dana.


“Saat ini OYO telah menyelesaikan lebih dari 99.4 persen permintaan pengembalian dana tersebut,” kata dia. Agus menjelaskan, ada sejumlah hal yang menghambat proses pengembalian dana, seperti data pelanggan yang tercantum tak akurat, surel tidak lengkap, nomor telepon dan rekening bank yang tidak tepat.

“Melalui integrasi sistem pembayaran dengan e-wallet, OYO menargetkan proses pembayaran refund konsumen dapat dilakukan secara lebih mudah dan terselesaikan dalam jangka waktu paling lama 1 minggu,” jelas dia.

agendaIndonesia

*****

Gapeka 2021, Perjalanan KA lebih Singkat

Gapeka 2021 diberlakukan PT KAI mulai 10 Februari 2021

Gapeka 2021 mulai diberlakukan PT Kereta Api Indonesia mulai 10 Februari 2021. Ini diperhitungkan akan membuat waktu perjalanan kereta api akan semakin singkat dan sebagian KA mengalami perubahan jadwal keberangkatan.

Gapeka 2021

Grafik Perjalanan KA (Gapeka) 2021 yang telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Perhubungan No KP 1385 Tahun 2020 tentang Penetapan Grafik Perjalanan Kereta Api Tahun 2021 dan KP 1362 Tahun 2020 tentang Penetapan Lintas Pelayanan Perkeretaapian pada Grafik Perjalanan Kereta Api Tahun 2021. “Penetapan Gapeka 2021 ini untuk menggantikan Gapeka 2019 yang sebelumnya digunakan oleh KAI,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus.

Grafik Perjalanan Kereta Api atau Gapeka adalah pedoman pengaturan pelaksanaan perjalanan kereta api yang digambarkan dalam bentuk garis yang menunjukkan stasiun, waktu, jarak, kecepatan, dan posisi perjalanan kereta api mulai dari berangkat, berhenti, datang, bersilang, dan penyusulan, yang digambarkan secara grafis untuk pengendalian perjalanan kereta api.

Salah satu manfaat yang dapat dirasakan pelanggan pada Gapeka 2021 adalah efisiensi waktu perjalanan KA. Terdapat efisiensi waktu perjalanan KA Penumpang sebesar total 5.350 menit dan KA Barang sebesar total 6.321 menit.

“Dengan pemberlakuan Gapeka 2021 ini, maka waktu tempuh perjalanan KA penumpang dan barang menjadi lebih singkat,” ujar Joni.

Contohnya adalah KA Malabar relasi Stasiun Malang menuju Stasiun Bandung yang perjalanannya lebih singkat 150 menit, dari sebelumnya 16 jam 16 menit menjadi 13 jam 46 menit.

Jumlah perjalanan KA Penumpang KAI Group yang diakomodir pada Gapeka 2021 adalah 1.838 perjalanan KA per hari, naik 3 persen dibanding Gapeka 2019 dengan 1.785 perjalanan KA per hari. Adapun perjalanan KA Barang yang dapat diakomodir adalah 328 perjalanan KA per hari, naik 4 persen dibanding Gapeka 2019 dengan 316 perjalanan per hari.

Terdapat berbagai faktor yang melatarbelakangi perubahan Gapeka dari 2019 ke 2021. Pertama, adanya jalur ganda yang dibangun oleh Kementerian Perhubungan seperti di lintas Tambak – Kebumen – Butuh dan Jombang – Mojokerto. Kedua, terdapat peningkatan angka puncak kecepatan di berbagai lintas seperti lintas Pasuruan – Probolinggo yang mencapai 90 km/jam di mana sebelumnya hanya 60 km/jam. Ketiga terdapat penambahan lintas baru seperti Binjai – Besitang serta stasiun baru seperti Stasiun Pulau Aie. Keempat, adanya elektrifikasi lintas Solo Balapan – Yogyakarta.

“Dengan adanya perbaikan-perbaikan tersebut, maka perjalanan KA Penumpang dan KA Barang yang dapat diakomodir KAI mengalami peningkatan,” kata Joni.

Joni mengatakan bahwa kini masyarakat sudah dapat memesan tiket untuk keberangkatan 10 Februari 2021 dan seterusnya  di aplikasi KAI Access, situs kai.id, dan chanel pembelian online lainnya.

Pastikan kembali jadwal perjalanan Anda karena terdapat perubahan jadwal keberangkatan KA pada Gapeka 2021. Misalnya KA Argo Lawu relasi Stasiun Gambir menuju Stasiun Solo Balapan yang semula berangkat dari Gambir pukul 21.00 WIB, mulai 10 Februari berubah keberangkatannya menjadi pukul 20.00 WIB atau lebih awal 60 menit.

“Kami mengimbau kepada calon pelanggan kereta api dengan keberangkatan 10 Februari 2021 dan seterusnya untuk memperhatikan kembali jadwal yang tertera pada tiket. Tujuannya agar pelanggan tidak tertinggal kereta karena sudah diberlakukannya Gapeka 2021,” kata Joni.

Pada masa transisi, seluruh jajaran internal sudah siap akan perubahan ini dengan menyiapkan peralihan pada 9 Februari serta posko di berbagai unit kerja. Tujuannya agar seluruh aspek seperti layanan tiket dan operasional kereta api berjalan lancar, selamat, aman, dan terkendali.

“Kami berharap dengan pemberlakuan Gapeka 2021 ini, pelanggan kereta api akan semakin meningkat karena banyak dilakukan inovasi, peningkatan serta perbaikan, seperti waktu perjalanan yang semakin singkat, penambahan lintas baru, dan lainnya,” tutup Joni.

Gapeka 2021 PT kereta Api Indonesia mulai diberlakukan 10 Februari dan diperkirakan akan membuat jdwal perjalanan kereta api mejadi lebih singkat.
Perbaikan jalur kereta api Lintas Utara membuat perjalanan kereta api kembali normal. Foto: Dok. PT KAI

Sementara itu, kemarin diinformasikan bahwa jalur KA Lintas Utara normal kembali setelah dilakukan perbaikan sepanjang 24 jam terakhir. Jalur hulu KA antara Stasiun Semarang Tawang-Stasiun Alastua telah dapat dilewati oleh lokomotif dan rangkaian kereta  pada Selasa, 9 Februari 2021 pkl 9.00 setelah sebelumnya terendam banjir. Adapun kereta api pertama yang melintasi jalur tersebut adalah KA Maharani dari Surabaya dengan tujuan akhir Semarang dengan kecepatan 10 km/jam.

“Dengan beroperasinya 1 jalur hulu tersebut, maka seluruh kereta api dapat kembali melalui lintas Utara Jawa dan tidak perlu memutar ke lintas Selatan,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus.

Joni menjelaskan, selain upaya perbaikan jalur oleh KAI, banjir yang menggenang juga sedikit demi sedikit surut. Banjir yang sempat menggenangi Stasiun Semarang Tawang saat ini sudah surut dan pelayanan di stasiun tersebut normal kembali.

KAI bekerja secara terus menerus selama 24 jam untuk mengatasi banjir beserta kendala di lapangan. Perbaikan dengan alat kerja manual untuk meninggikan jalur rel terus dilakukan hingga akhirnya dapat dilalui oleh 2 KPJR (Kereta Perawatan Jalan Rel) dalam melakukan penanganan. Penanganan juga dilanjutkan dengan mendatangkan 1 alat berat yakni ekskavator dan menambah batu balas kricak.

“Kami atas nama manajemen KAI mengucapkan permohonan maaf kepada para pelanggan karena terganggunya perjalanan dan pelayanan kereta api akibat banjir yang terjadi wilayah Semarang dan sekitarnya,” ujar Joni.

KAI akan terus melakukan normalisasi pada jalur double track tersebut sehingga seluruh lintas Utara Jawa dapat dilewati kembali dengan kecepatan normal. Dalam upaya normalisasi ini, seluruh jajaran KAI hingga level Direksi turun langsung ke lapangan untuk memastikan progres pengerjaannya.

“KAI juga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah membantu jalannya proses perbaikan jalur KA ini,” tutup Joni.

agendaIndonesia

*****

Aturan Baru Naik KA Jarak Jauh 2021

Aturan baru naik KA jarak jauh 2021 diberlakukan PT Kereta Api Indonesia mulai 9 Februari 2021. Aturan baru itu yakni pelanggan yang hendak menggunakan Kereta Api Jarak Jauh masih tetap diwajibkan menunjukkan surat keterangan negatif GeNose C19 atau Rapid Test Antigen atau RT-PCR.

Aturan Baru Naik KA Jarak Jauh

Aturan itu juga menunjuk bahwa sampel untuk rapid tes atau GeNose-nya diambil dalam kurun waktu maksimal 3×24 jam sebelum jam keberangkatan. Khusus untuk keberangkatan selama libur panjang atau libur keagamaan, sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1×24 jam sebelum jam keberangkatan.

Aturan tersebut sesuai Surat Edaran Kementerian Perhubungan No 20 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang dengan Transportasi Perkeretaapian pada masa Pandemi Covid-19 dan Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 No 7 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri pada Masa Pandemi Covid-19.

Dalam aturan tersebut juga disebutkan bahwa persyaratan surat keterangan negatif GeNose C19 atau Rapid Test Antigen atau RT-PCR tidak diwajibkan untuk anak-anak di bawah usia 5 tahun. VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan bahwa saat ini KAI telah menyediakan layanan pemeriksaan GeNose C19 seharga Rp 20 ribu di Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Yogyakarta. Sampai dengan 8 Februari 2021, jumlah pelanggan yang telah menggunakan layanan pemeriksaan GeNose C19 di stasiun adalah 8.990 peserta.

Untuk menggunakan layanan pemeriksaan GeNose C19, calon penumpang dilarang merokok, makan, dan minum (kecuali air putih) selama 30 menit sebelum dilakukan pemeriksaan. Hal ini ditujukan untuk meningkatkan akurasi hasil pemeriksaan GeNose C19. Pada saat pelaksanaan calon penumpang diminta untuk meniup kantong hingga penuh dan mengikuti arahan dari petugas atau petunjuk yang ada di lokasi pemeriksaan.

Di samping itu, KAI juga masih menyediakan rapid tes antigen seharga Rp105 ribu di 46 stasiun. Ke-46 stasiun tersebut adalah Gambir, Pasar Senen, Bandung, Kiaracondong, Tasikmalaya, Banjar, Cirebon, Cirebon Prujakan, Jatibarang, Semarang Poncol, Semarang Tawang, Tegal, Pekalongan, Cepu, Purwokerto, Kebumen, Kutoarjo, Kroya, Yogyakarta, Lempuyangan, Solo Balapan, Purwosari, Klaten, Madiun, Blitar, Jombang, Kediri, Kertosono, Mojokerto, Tulungagung, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, Malang, Sidoarjo, Jember, Ketapang, Kertapati, Lahat, Lubuk Linggau, Muara Enim, Prabumulih, Tebing Tinggi, Tanjungkarang, Kotabumi, Martapura, dan Baturaja.

Aturan baru naik KA jarak jauh dikeluarkan Kementrian Perhubungan berkaitan dengan Covid-19.
Aturan baru naik KA jarak jauh 2021, di antaranya pemeriksaan Covid-19 dengan metodr GeNose. Foto: Dok. PT KAI

Setiap pelanggan KA Jarak Jauh harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius, memakai masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut.

Para pelanggan juga tidak diperkenankan untuk berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon atau secara langsung selama perjalanan. Bagi pelanggan KA yang perjalanannya kurang dari 2 jam tidak diperkenankan untuk makan dan minum, terkecuali bagi individu yang wajib mengkonsumsi obat-obatan dalam rangka pengobatan yang jika tidak dilakukan dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan orang tersebut.

Joni menambahkan, guna mencegah penyebaran Covid-19, setiap pelanggan KA wajib untuk mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

“KAI berkomitmen menerapkan disiplin protokol kesehatan Covid-19 dengan ketat di stasiun maupun selama dalam perjalanan serta mendukung upaya pemerintah dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19 pada transportasi kereta api,” tutup Joni.

Info selengkapnya terkait aturan menggunakan KA Jarak Jauh, pelanggan dapat menghubungi Customer Service di Stasiun, Contact Center KAI melalui telepon di 021-121, WhatsApp KAI121 di 08111- 2111-121.

Pelayanan GeNose sendiri diberlakukan KAI mulai 5 Februari 2021. KAI menyediakan layanan Pemeriksaan GeNose C19 di Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Yogyakarta sebagai syarat untuk naik KA Jarak Jauh. Sebelum menggunakan layanan tersebut, terdapat syarat-syarat yang perlu pelanggan ketahui agar hasilnya akurat.

Pada layanan pemeriksaan GeNose C19, calon penumpang diminta untuk mengambil napas melalui hidung dan membuangnya melalui mulut sebanyak 3 kali. Langkahnya adalah, sebanyak 2 kali di awal, ambil napas dan buang di dalam masker. Lalu pada saat pengambilan napas ke-3, langsung embuskan ke dalam kantong hingga penuh. Kunci kantong agar udara di dalamnya tidak keluar dan serahkan kantong kepada petugas untuk dianalisis menggunakan alat GeNose C19. Hasil pemeriksaan GeNose C19 ini akan keluar dalam waktu sekitar 3 menit. Pemeriksaan dilakukan satu kali tanpa pengulangan.

Hasil pemeriksaan yang menunjukkan negatif berlaku 3 x 24 jam sejak dikeluarkannya print-out. Sedangkan jika hasilnya positif, calon penumpang  tidak diperbolehkan naik Kereta Api. Tiket dapat dibatalkan melalui loket khusus atau melalui WhatsApp KAI121 di 081112111121dan uang tiket akan dikembalikan penuh. Petugas pemeriksa akan memberikan konsultasi, informasi, dan edukasi terkait hasil pemeriksaan dan menyarankan pelanggan tersebut untuk melakukan isolasi mandiri. Selanjutnya yang bersangkutan akan diarahkan oleh petugas untuk meninggalkan stasiun dan diminta melapor ke puskesmas sesuai domisili.

agendaIndonesia

*****

Infrastruktur 324 Hektare KEK Belitung Harus Dikembangkan

Infrastruktur 324 Hektare KEK belitung akan terus dikembangkan

Infrastruktur 324 Hektare KEK Belitung, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, harus didukung pengembangannya. KEK yang dimaksudnya adalah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang, yang terletak di di Pulau Belitung, Provinsi Bangka Belitung.

Infrastruktur 324 Hektare KEK Belitung

Pengembangan KEK Tanjung Kelayang bertujuan untuk mempercepat perkembangan daerah sebagai model terobosan pengembangan kawasan untuk pertumbuhan ekonomi, antara lain industri, pariwisata, dan ekonomi kreatif. Sehingga nantinya dapat menciptakan daya tarik wisata dan lapangan kerja seluas-luasnya.

Belitung, kata Sandiaga, sudah menjadi ikon pariwisata yang sangat strategis. Untuk itu, ia ingin mendorong terus pengembangan KEK Tanjung Kelayang di Belitung secara menyeluruh dalam rangka memperbaiki destinasi, produk wisata, dan produk ekonomi kreatifnya. “Sebagaimana arahan Presiden agar kita segera menyiapkan daerah wisata yang memiliki potensi peningkatan terhadap ekonomi kreatif,” ujar Menparekraf Sandiaga, dalam keterangannya, di Belitung, Sabtu 6 Februari 2021.

Sebelumnya, KEK Tanjung Kelayang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 14 Maret 2019. Kawasan ini termasuk ke dalam 10 destinasi pariwisata prioritas yang sudah memiliki peningkatan di beberapa aspek pariwisata, mulai dari amenitas, akses, atraksi wisata, hingga produk ekonomi kreatif.

“Di beberapa tahun terakhir perkembangan KEK ini sudah meningkat. Belitung sendiri sudah memiliki fasilitas hotel bintang lima dengan 108 kamar yang sudah jadi, serta memperoleh investasi dari investor yang prospektif. Ini merupakan salah satu progress dari pengembangan KEK yang perlu kita apresiasi. Selain itu, dari segi amenitas, akses, atraksi wisata, dan produk ekonomi kreatifnya juga sudah meningkat,” katanya.

Salah satu investor misalnya PT Setra Gita Nusantara yang menanamkan modalnya pada Sheraton Belitung Resort dan diharapkan segera disusulkan oleh investor prospektif lainnya.

Infrastruktur 324 hektare KEK Belitung perlu dikembangkan karena daerah ini termasuk 10 destinasi pariwisata prioritas..
Tanjung Kelayang, Belitung, sebagai salah satu tujuan wisata. Foto: Anggit Tizkianti-unsplash

Dengan total luas wilayah sebesar 324,4 hektare, KEK Tanjung Kelayang memiliki konsep pengembangan pariwisata Socially and Environmentally Responsible Development and Cultural Preservation.  Konsep KEK Tanjung Kelayang ini sangat sesuai dengan strategi pariwisata Kemenparekraf /Baparekraf yang mengedepankan quality tourism and sustainable tourism. Oleh karena itu, pengembangan KEK Tanjung Kelayang ini perlu didukung dan dilaksanakan, agar masyarakat juga merasakan manfaatnya, khususnya lapangan pekerjaan.

“Selain KEK Tanjung Kelayang, ternyata ada pula KEK Sungai Liat dan KEK Tanjung Gunung yang perlu kita kembangkan,” ujarnya.

Dalam pengembangan KEK Tanjung Kelayang ada beberapa kendala yang dihadapi, diantaranya tax holiday terkait peraturan mengenai insentif perpajakan di KEK dan penerapan protokol kesehatan yang diharapkan dapat berjalan dengan baik.

“Kami akan membantu untuk berkoordinasi dengan K/L terkait perihal tax holiday ini. Kemudian untuk protokol kesehatan kita akan coba tingkatkan terus, serta melakukan monitoring dan evaluasi,” ujarnya.

Karena menurut Menparekraf Sandiaga, bagian dari kebangkitan pariwisata adalah bukan lagi pada persoalan menentukan pergi atau tidak ke destinasi pariwisata, tapi bagaimana caranya pergi ke destinasi dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin.

Negeri Laskar Pelangi yang terletak di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memang menawarkan sensi wisata yang menawan. Tidak hanya memiliki pantai yang elok, tetapi ada pula berbagai macam kuliner yang dapat memanjakan lidah wisatawan seperti nasi gemuk dan nasi tim ayam, hingga hewan malam unik yaitu tarsius.

Dengan daya tarik wisata yang beragam, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengajak wisatawan nusantara untuk berkunjung dan berwisata ke destinasi-destinasi yang ada di Belitung.

“Saya ingin mengajak wisatawan domestik untuk datang ke Belitung. Karena begitu banyak atraksi wisata yang ditawarkan di Negeri Laskar Pelangi ini. Kita harus bangga berwisata di Indonesia. Sehingga, tahun 2021 ini kita bisa bangkit dan kita bisa pulihkan pariwisata dan ekonomi kreatif bangsa kita,” kata Menparekraf Sandiaga di sela-sela acara sarapan nasi gemuk, di Waroeng Kopi Ake, Tanjung Pandan, Belitung, Jumat.

Infrastruktur 324 hektare di KEK Belitung perlu dikembangkan untuk mendukung wilayah ini sebagai destinasi prioritas.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menikmati kopi dari Waroeng Ake di Belitung. Foto: Dok. Kemenparekraf

Waroeng Kopi Ake ini lokasinya tidak jauh dari simpang lima, Tanjung Pandan. Warung ini sudah berdiri sejak tahun 1922. Setidaknya sudah empat generasi yang mengelola kedai kopi legendaris itu. Bukti dari kelegendarisan warung kopi ini terlihat dari ornamen dinding hingga alat dapur yang klasik. Dari ketel, alat penyulingan air, hingga gentong tempat menaruh air yang terbuat dari tembaga.

Untuk menu yang ditawarkan ada kopi hitam, kopi susu, teh manis, teh tarik, dan jeruk kunci. Selain itu ada juga makanan khasnya, yakni nasi gemuk yang dilengkapi dengan kuah bersantan, serta lauk ikan bebulus dan sambal, serta nasi tim ayam yang lezat, disajikan dengan kuah membuat perpaduan rasa manis dan asinnya terasa pas dan nikmat.

agendaIndonesia

*****

Kembangkan Destinasi Geopark 2 Kementrian Kolaborasi

kembangkan destinasi geopark

Kembangkan destinasi geopark Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif berkolaborasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Ini ditujukan untuk mengembangkan pariwisata di Indonesia.

Kembangkan Destinasi Geopark

Geopark merupakan wilayah geografis terpadu dengan mengedepankan perlindungan lanskap dan situs geologi yang berkelanjutan dan menjaga keseimbangan antara konservasi, edukasi, dan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Indonesia memiliki sekitar 40 geoheritage yang tersebar di berbagai provinsi.

Dalam pertemuan dengan Menteri ESDM Arifin Tasrif di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Rabu (3/2/2021), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan pertemuan itu membahas potensi wisata yang ada di lokasi geopark di Tanah Air. “Kami sepakat fokus dulu untuk pengembangan di beberapa (geopark) yang dekat dengan destinasi-destinasi yang sudah sentral,” kata Sandiaga.

Sandiaga juga mengungkapkan Kementerian ESDM akan memberikan dukungan pengadaan infrastruktur di kawasan destinasi wisata. “Saya menyampaikan harapan dari sektor pariwisata untuk lebih memanfaatkan energi baru dan terbarukan,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri ESDM Arifin Tasrif menyatakan kolaborasi ini sebagai bentuk dukungan membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak pandemi COVID-19. “Prinsipnya Kementerian ESDM mendukung untuk mempromosikan potensi-potensi wisata kita supaya Indonesia lebih banyak dikenal tapi didukung juga dengan infrastruktur yang baik,” ucap Arifin.

Pertemuan ini juga dihadiri oleh Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Hari Santosa Sungkari, dan Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Ego Syahrial.

Untuk diketahui, dari 40 geopark yang ada di Indonesia, lima di antaranya telah ditetapkan sebagai situs global geopark oleh UNESCO. Kelimanya adalah Geopark Batur, Bali; Geopark Gunung Sewu, DI Yogyakarta-Jawa Tengah-Jawa Timur; Geopark Rinjani, Nusa Tenggara Barat; Geopark Ciletuh Pelabuhanratu, Jawa Barat; dan Geopark Kaldera Toba, Sumatra Utara.

Kembangkan destinasi geopark dua kementrian, parekraf dan ESDM melakukan kolaborasi.
Kementrian Pariwisata dan Ekonomi kreatif terus berupaya membangkitkan perekonomian pariwisata dan kreatif. Foto: Dok. Kemenparekraf

Secara terpisah, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menyatakan akan mempercepat upaya pemulihan sektor parekraf dan meminta jajarannya agar seluruh program dijalankan dengan penuh tanggung jawab melalui tata kelola yang baik.“Saya ingin semua projek yang kita lakukan on time, on budget, on schedule, dan on specification serta berjalan dengan penuh tanggung jawab dan tata kelola yang baik,” kata Menparekraf Sandiaga Uno saat rapat pimpinan dengan para pejabat eselon I dan II di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf secara hybrid, di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta.

Hal tersebut sebagai tindak lanjut agenda kerja yang dilakukan Menparekraf sebelumnya ke Bali. Menparekraf menyebut banyak pelaku industri di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak pandemi COVID-19. Oleh karena itu, diperlukan gerak cepat namun on time, dan gerak bersama dalam menjalankan program dan kebijakan Kemenparekraf/Baparekraf.

Dalam kesempatan itu, Sandiaga memberikan arahan diantaranya untuk dapat meningkatkan kemampuan beradaptasi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif dalam memanfaatkan platform digital.

“Hal ini berdasarkan pada saat saya berdiskusi dengan pelaku ekonomi kreatif di Ubud dan di beberapa tempat lainnya. Bahwa program reskilling dan upskilling serta permodalan dan pendampingan untuk produk ekonomi kreatif perlu dilakukan. Saya minta Deputi terkait untuk menyiapkan program tersebut, agar berjalan sesuai dengan timeline,” ujarnya.

Menparekraf Sandiaga juga mengatakan perlu adanya kajian kembali mengenai syarat pemberian pinjaman bagi pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif yang dirasa masih memberatkan. Selain itu perlu disesuaikan ulang program strategis yang dilaksanakan sesuai hasil evaluasi. “Ini dilakukan agar kita mampu mengakomodasi kebutuhan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujarnya.

Selanjutnya, Menparekraf juga mendorong potensi agrowisata agar dapat dikembangkan termasuk dengan program pendampingannya berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian terkait hal ini.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno juga berharap insan pers yang tergabung dalam Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dapat berkolaborasi mendukung bangkitnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) yang terdampak pandemi COVID-19.

Menparekraf Sandiaga Uno saat memberikan pemikirannya pada seminar nasional dalam rangka memeringati Hari Pers Nasional (HPN) yang bertema “Pemulihan Ekonomi Nasional dan Kebangkitan Ekonomi Kreatif (PENKEK) Pascapandemi secara virtual, Rabu, (3/2//2021) menjelaskan, momentum HPN yang jatuh pada 9 Februari 2021, ini diharapkan dapat mendorong dan mengiatkan kembali tingkat kedisiplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan 3M (mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker).

“Kemudian ada pula testing, tracing, dan treatment, serta program vaksinasi menjadi salah satu dari tiga pilar untuk mengatasi pandemi COVID-19. Setelah itu harapannya pandemi ini bisa segera diatasi dan bisa membangkitkan kembali sektor parekraf dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya,” katanya.

Acara yang digelar oleh SMSI sebagai organisasi yang telah diakui sebagai konstituen Dewan Pers bersama PWI juga dihadiri Ketua SMSI pusat M Nasir, Gubernur Bali I Wayan Koster, Ketua APEKSI Airin Rachmi Diany, dan Ketua Umum HIPMI Mardani H Maming. Serta dipandu oleh moderator Retno Intani dan Aat Surya Safaat.

agendaIndonesia

Lion Air Terima Pesawat Baru Airbus 330-900NEO

Batik Air dan Lion Air penerbangan domestik pindah ke Terminal 2 Soekarno Hatta, sementara penerbangan internasional tetap di Terminal 3.

Lion Air terima pesawat baru jenis Airbus 330-900NEO Minggu, 31 Januari 2021. Maskapai penerbangan dengan kode penerbangan JT dan anggota Lion Air Group dalam keterangan medianya menyatakan bahwa hari Minggu itu pesawat terbaru generasi modern berbadan lebar (wide body) ke-5  yaitu Airbus 330-900NEO registrasi PK-LEQ telah mereka terima.

Lion Air Terima Pesawat Baru

Untuk proses pengambilan dan pengiriman pesawat oleh kru Lion Air terdiri dari Capt. Christian Saleng, Capt. Ricky Silitonga, First Officer (kopilot) Adhitya Dwi Mulyawan, serta teknisi Rangga Aditya dan Nur Kholik. Lion Air bernomor LNI-001 menempuh jarak penerbangan tanpa henti (non-stop) berkisar 14 jam 30 menit dengan tetap menjalankan factor keselamatan, keamanan serta pedoman protokol kesehatan.

Pesawat PK-LEQ lepas landas dari Bandar Udara Internasional Toulouse Blagnac, Perancis (TLS) pada Sabtu (30/ 01) pukul 11.00 waktu setempat (Time in Toulouse, France, GMT+ 01). Penerbangan ini telah mendarat di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten (CGK) pukul 07.15 waktu setempat (Waktu Indonesia Barat, GMT+ 07).

Lion Air mengucapkan terima kasih atas koordinasi dan kerjasama dari regulator, Airbus selaku pabrikan pesawat, pengelola bandar udara, pengatur lalu lintas udara, kru yang bertugas, serta pihak lainnya terkait sehingga kedatangan pesawat dapat berjalan lancar dan sesuai waktu yang ditentukan.

Dengan demikian pesawat ini melengkapi kekuatan empat armada berbadan lebar yang telah ada sebelumnya, yakni terdiri dari Airbus 330-900NEO serta enam Airbus 330-300CEO. Lewat pengoperasian pesawat seri 330-900NEO ini, Lion Air menyatakan diri sebagai maskapai pertama di Asia Pasifik yang mengoperasikan Airbus 330-900NEO sejak Juni 2019.

Lion Air pada 2018 telah memesan sepuluh (10) unit Airbus 330-900NEO dan mempunyai opsi memperoleh empat tipe sejenis. Seluruh pesawat yang dipesan Lion Air adalah berkapasitas lebih besar Kesepuluh pesawat direncanakan untuk pengiriman bertahap ke Lion Air Group pada 2019, 2020 dan 2021.

Kini, Lion Air didukung jajaran armada terdiri dari 78 Boeing 737-900ER (215 kelas ekonomi), 43 Boeing 737- 800NG (189 kelas ekonomi), 10 unit Boeing 737-MAX 8 (belum diterbangkan kembali), enam berbadan lebar (wide body) Airbus 330-300 (440 kelas ekonomi) dan lima Airbus 330-900NEO (436 kursi kelas ekonomi).

Sebagai informasi, dalam waktu dekat Lion Air juga akan menerima pesawat serupa (Airbus 330-900NEO) ke-6 (keenam), yaitu dengan registrasi PK-LER dengan fitur dan keunggulan yang sama. Rencana pengiriman dari Bandar Udara Internasional Toulouse Blagnac pada 1 Februari 2021 pukul 11.00 waktu setempat dan diperkirakan tiba di pada 2 Februari 2021 pukul 07.30 waktu setempat.

Lion Air sudah mempersiapkan secara optimal seiring rencana pengoperasian Airbus 330-900NEO, meliputi sumber daya manusia (pilot, awak kabin, teknisi), layanan di darat (ground handling), pusat pelatihan dan hal- hal lain yang terkait.

Airbus 330-900NEO Lion Air akan difungsikan untuk mengakomodir layanan penerbangan yang memerlukan waktu tempuh lebih dari 13 jam perjalanan udara tanpa henti jarak jauh (long haul) serta memperkuat operasional di pasar penerbangan domestik.

Pemilihan dan pengoperasian Airbus 330-900NEO menjadi bagian dari langkah strategis Lion Air guna mendukung pengembangan bisnis penerbangan berkonsep low cost carrier (LCC) dengan menawarkan tren perjalanan udara jarak jauh (long haul) berkesan sejalan menjawab dinamika kebutuhan permintaan pasar angkutan udara, serta upaya meyakinkan bahwa terbang itu aman.

Seluruh armada dilengkapi High Efficiency Particulate Air (HEPA) filter atau penyaringan partikel yang kuat. HEPA filter membantu menjaga kebersihan udara di dalam kabin dan menyaring lebih dari 99,9% jenis virus, kuman, serangga dan bakteri. Udara di dalam kabin pesawat diperbarui setiap 2-3 menit, sehingga lebih segar. Untuk udara dari toilet (lavatory) dan dapur (galley) langsung dialirkan ke luar pesawat.

Peningkatan kegiatan kebersihan dan sterilisasi pesawat udara Lion Air secara berkala dengan metode Aircraft Exterior and Interior Cleaning (AEIC) yang dijalankan di pusat perawatan pesawat Batam Aero Technic (BAT) dan di berbagai basis bandar udara (base station) dimana pesawat Lion Air berada.

Pesawat ini memiliki keunggulan di kelasnya dalam upaya meningkatkan kinerja operasional, telah dibekali perangkat modern serta tingkat keandalan yang menghadirkan nilai lebih bagi maskapai dan penumpang. Di antaranya, menurunkan biaya operasi didukung teknologi generasi baru A350 XWB terlihat dari lekukan ujung sayap (sharklets) rentang hingga 64 meter, 25% lebih efisien rasio penggunaan bahan bakar perkursi, aerodinamis, mesin generasi terbaru, sistem baru – teknologi kokpit WI-FI Tablet EFB – layar head-up ganda dalam pencegahan runway overrun serta common type rating (lisensi pilot yang sama).

A330-900NEO didesain tata letak lorong ganda (double aisle) hingga 436 kursi penumpang, menyediakan kenyamanan kabin paling senyap di kelasnya, menambah fitur utama dari kabin airspace, desain baru kompartemen bagasi kabin (overhead bin) yang memungkinkan lebih mudah mengatur dan menyimpan barang bawaan di kabin.

Lion Air terima pesawat baru Airbus 330-900neo untuk melengkapi armada pesawat berbadan lebarnya.
Lion Air terus mengembankan usahanya, di antaranya dengan mendatangkan pesawat-pesawat baru, juga membuka rute baru. Foto: Dok. Lion Air

Armada Lion Air terus tumbuh dengan pengoperasian jenis pesawat terbaru, Lion Air optimis bahwa peluang atau pasar penerbangan itu masih ada serta terbuka. Termasuk di antaranya pembukaan rute-rute baru, misalnya, rute Surabaya-Berau yang baru saja dibuka pekan sebelumnya.

agendaIndonesia

*****

Sertifikasi CHSE 6.500 Pelaku Usaha Parekraf

Sertifikasi CHSE bagi 6.500 pelaku usaha parekraf menjadi target Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif//Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf).  Jumlah pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif tersebut diharapkan tersertifikasi protokol kesehatan berbasis CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability) sepanjang tahun 2021.

Sertifikasi CHSE

Sertifikasi CHSE merupakan hal yang sangat penting bagi industri pariwisata dan ekonomi kreatif untuk memulihkan kepercayaan wisatawan dan menggeliatkan kembali aktivitas pariwisata. Selain itu, untuk memberikan jaminan bahwa produk dan pelayanan yang diberikan sudah memenuhi standar dan protokol kesehatan.

“Pada tahun 2021, kita targetkan sebanyak 6.500 pelaku usaha yang tersertifikasi CHSE. Namun, angka ini harus kita tingkatkan lagi dengan cara kita merangkul dunia usaha untuk ikut berpartisipasi. Sehingga jumlahnya dapat meningkat. Karena ada 34 juta lapangan kerja yang harus kita selamatkan,” ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, dalam sambutannya saat “Bincang-Bincang Program CHSE dan Gerakan Pakai Masker, di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Selasa 2 Februari 2021.

Menparekraf Sandiaga menekankan bahwa ia betul-betul ingin menyelamatkan para pekerja di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, karena ini merupakan peranan utamanya di Kemenparekraf/Baparekraf.

“Seperti Pak Taufik yang memiliki 1.000 lapangan pekerjaan di Saung Angklung Mang Udjo yang juga harus menjadi perhatian kita untuk kita selamatkan. Kemenparekraf bersama dengan Saung Angklung Mang Udjo membuat suatu jingle untuk menggeliatkan kembali para pekerjanya, small things tapi berarti. Selain itu, saya mengundang Rektor UPI, sebagai salah satu langkah kecil untuk meningkatkan awareness di segala ranah termasuk ranah pendidikan. Bagaimana ekonomi kreatif mampu menciptakan lapangan pekerjaan bahkan di masa pandemi,” ujarnya.

Menparekraf Sandiaga juga menuturkan sebagaimana disampaikan Presiden Jokowi bahwa saat ini tingkat kepatuhan masyarakat sudah di bawah 40 persen. “Berarti hal ini perlu ada langkah strategis yang out of the box. “It’s not about go or not go atau do or not do pariwisata dan ekonomi kreatif tapi it’s about how. How– nya ini adalah protokol kesehatan yang ketat dan disiplin,” ujar Sandiaga.

Karena menurut Menparekraf Sandiaga untuk mengatasi COVID-19 harus memprioritaskan aspek kesehatan. “Tidak akan mungkin sektor pariwisata dan ekonomi kreatif bisa bangkit tanpa mengatasi sisi kesehatannya dan tidak mungkin ekonomi Indonesia bangkit tanpa pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Sandiaga.

Sertifikasi CHSE bagi 6.500 pelaku usaha parekraf diharapkan dapat mendorong bangkitnya sektor pariwisata.
Sertifikasi CHSE bagi pelaku usaha parekraf menjadi upaya Kemenparekraf membangkitkan kembali sektor pariwisata. Foto: Dok. Kemenparekraf

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Saung Angklung Mang Udjo, Taufik Hidayat, mengatakan dengan adanya pandemi pihaknya melakukan berbagai macam inovasi dan Saung Angklung Mang Udjo menjadi pelaku usaha pertama di Jawa Barat yang memiliki sertifikasi CHSE.

“Konsep dari Saung Angklung Mang Udjo saat ini adalah keep the old the one create the new one, dalam arti kita masih mempertahankan nilai-nilai yang terkandung di dalam alat musik angklung, tetapi kita harus create the new one di masa pandemi ini. Karena seni budaya tradisional Sunda itu hampir tidak ada jarak antara pemain dan penonton dan kita juga banyak berinteraksi, dengan adanya pandemi kita mencoba untuk menyesuaikan dengan standar protokol kesehatan,” ujar Taufik.

Ketua Umum Gerakan Pakai Masker Sigit Pramono mengatakan efektivitas vaksin COVID-19 memerlukan waktu yang relatif lama sekitar 2 – 3 tahun ke depan. Untuk itu, pihaknya menyarankan untuk terus menyadarkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan 3M, terutama memakai masker.

“Dengan pemakaian masker yang benar, akan menurunkan risiko tertular dan menularkan virus COVID-19 hingga 75 persen dan GPM terus berkomitmen mengedukasi masyarakat untuk memakai masker dengan cara yang benar meskipun sudah divaksin,” kata Sigit.

Sementara Praktisi Kesehatan yang juga Juru Bicara Pemerintah dr. Reisa Broto Asmoro mengatakan semua orang yang ada di bumi ini tidak ada yang luput dari risiko infeksi atau penularan. Maka perubahan gaya hidup yang menjadi dasarnya, termasuk yang paling penting adalah upaya pencegahan supaya tidak tertular dan tidak menulari, yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

“Kedengarannya simple, tapi belum semua orang menerapkan 3M ini dengan baik dan benar. Ini yang harus kita jadikan kebiasaan baru yang mungkin belum pernah kita lakukan sebelumnya. Supaya kita bisa melindungi diri kita dan orang di sekitar kita serta sebagai solusi untuk menjalankan kembali perekonomian kita dan hidup produktif. Jadi, dimanapun kita terapkanlah 3M dengan baik dan benar,” kata dr. Reisa.

agendaIndonesia

*****

KAI Sediakan GeNose Mulai 5 Februari

wisata sekitar jalur kereta belum popular di Indonesia, saatnya mengenalkan ke publik.

KAI sediakan GeNose mulai 5 Februari 2021. Layanan Pemeriksaan GeNose C19 di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, dan Stasiun Yogyakarta sebagai syarat untuk naik kereta api jarak jauh. Sebelum menggunakan layanan tersebut, terdapat syarat-syarat yang perlu diketahui calon penumpang agar hasil tesnya akurat.

KAI Sediakan GeNose

“Untuk melakukan pemeriksaan GeNose C19, calon penumpang harus dalam kondisi sehat, telah memiliki tiket, serta dilarang merokok, makan, minum (kecuali air putih), selama 30 menit sebelum pemeriksaan sampel napas,” ujar VP Public Relations Kereta Api Indonesia (KAI) Joni Martinus. Calon penumpang diharuskan mengantre dan mendaftar dengan tertib untuk selanjutnya diberikan kantong GeNose C19 setelah melakukan proses pembayaran.

Pada layanan pemeriksaan GeNose C19, calon penumpang diminta untuk mengambil napas melalui hidung dan membuangnya melalui mulut sebanyak 3 kali. Langkahnya adalah, sebanyak 2 kali di awal, ambil napas dan buang di dalam masker. Lalu pada saat pengambilan napas ke-3, langsung embuskan ke dalam kantong hingga penuh. Kunci kantong agar udara di dalamnya tidak keluar dan serahkan kantong kepada petugas untuk dianalisis menggunakan alat GeNose C19. Hasil pemeriksaan GeNose C19 ini akan keluar dalam waktu sekitar 3 menit. Pemeriksaan dilakukan 1 kali tanpa pengulangan.

Hasil pemeriksaan yang menunjukkan negatif berlaku 3 x 24 jam sejak dikeluarkannya print-out. Sedangkan jika hasilnya positif, calon penumpang  tidak diperbolehkan naik Kereta Api. Tiket dapat dibatalkan melalui loket khusus atau melalui WhatsApp KAI121 di 081-1121-11121 dan uang tiket akan dikembalikan penuh. Petugas pemeriksa akan memberikan konsultasi, informasi, dan edukasi terkait hasil pemeriksaan dan menyarankan pelanggan tersebut untuk melakukan isolasi mandiri. Selanjutnya yang bersangkutan akan diarahkan oleh petugas untuk meninggalkan stasiun dan diminta melapor ke puskesmas sesuai domisili.

Sebelumnya, KAI pada periode 26 Januari s.d 8 Februari 2021 menetapkan penumpang kereta api jarak jauh diharuskan untuk menunjukkan hasil pemeriksaan GeNose C19 atau Rapid Test Antigen atau RT-PCR sebagai syarat kesehatan bagi individu yang melakukan perjalanan. Hal tersebut sesuai dengan SE Kemenhub No 11 tahun 2021.

KAI selalu berkomitmen mendukung penuh langkah-langkah untuk mencegah penyebaran penularan covid 19 dan konsisten mengoperasikan Kereta api  dengan penerapan disiplin protokol kesehatan yang ketat. “KAI berharap seluruh calon penumpang yang hendak meggunakan layanan pemeriksaan GeNose C19 di stasiun dapat memahami dengan baik terkait syarat-syaratnya agar pemeriksaan dapat berjalan lancar dan tanpa kendala,” tutup Joni.

Menurut manajemen KAI, kebijakan ini sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI). PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan menggunakan Gajah Mada Electric Nose Covid-19 atau GeNose C19 di layanan perusahaan yang digunakan sebagai alat screening Covid-19 pada transportasi kereta api.

KAI sediakan GeNose mulai 5 Februari 2021 di stasiun Senen, Jakarta, dan stasiun Yogyakarta.
Simulasi penggunaan tes GeNose untuk calon penumpang kereta api jarak jauh oleh PT KAI. Foto: Dok. KAI

“Kami menyambut baik inovasi yang dihadirkan oleh anak bangsa dalam rangka menghadirkan layanan deteksi Covid-19 yang cepat, murah, dan akurat,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus.

GeNose C19 adalah alat pendeteksi virus corona yang dikembangkan para peneliti di Universitas Gajah Mada dan sudah mendapatkan Izin Edar dari Kementerian Kesehatan. Adapun pengambilan sampel dari GeNose C19 berupa embusan napas dan hasil tes dapat langsung diketahui hanya dalam waktu 3 menit. Tarifnya pun diperkirakan berkisar di Rp20.000 untuk satu kali tes dengan akurasi diatas 90%. 

Joni mengatakan, KAI berencana akan membeli GeNose C19 yang nantinya akan digunakan di berbagai stasiun kereta api. “Saat ini KAI masih menunggu regulasi lebih lanjut dari pemerintah terkait penggunaan GeNose C19 tersebut pada moda transportasi umum,” ujar Joni.

Penggunaan produk dalam negeri ini juga merupakan dukungan KAI pada kampanye Bangga Buatan Indonesia yang sedang digalakan pemerintah pada masa Pandemi Covid-19.

“KAI mendukung penuh semua langkah dan kebijakan pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19 di masyarakat. Penggunaan GeNose C19 pada transportasi kereta api merupakan kebanggaan tersendiri bagi KAI, karena dapat menjadi salah satu yang pertama menerapkan inovasi tersebut,” tutup Joni

Untuk info selengkapnya terkait layanan pemeriksaan GeNose C19 di Stasiun, pelanggan dapat menghubungi Customer Service di Stasiun, Contact Center KAI melalui telepon di 021-121, WhatsApp KAI121 di 081-1121-11121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121

agendaIndonesia

*****

Bali Gencar Perangi Covid-19

Bali gencar perangi Covid-19 sebagai upaya mempercepat pemulihan kehidupan pariwisata di daerah ini. Beberapa terakhir sejumlah langkah diambil untuk memperlihatkan keseriusan itu.

Bali Gencar Perangi Covid-19

Puluhan pengunjung Pantai Sanur, Denpasar, Bali diwajibkan mengikuti tes cepat antigen yang telah disediakan sebelum memasuki area pantai. “Ini merupakan tindak lanjut dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk menekan lonjakan kasus penularan Covid-19 yang belakangan cenderung meningkat dan tinggi di Bali,” kata Dandim 1611/Badung Kolonel Inf I Made Alit Yudana.

Ia mengatakan bahwa tes cepat antigen kali ini menyasar 71 pengunjung dengan hasil 70 orang nonreaktif dan satu orang dinyatakan reaktif. Terhadap satu orang warga dengan hasil reaktif tersebut tidak diperkenankan masuk ke objek wisata Pantai Bangsal Sanur. Bagi warga yang reaktif diminta untuk segera melaksanakan tes lanjutan Polymerase Chain Reaction (PCR). Operasi pendisiplinan dilakukan secara intensif dan masif dari tanggal 31 Januari sampai 8 Februari 2021.

Dalam pelaksanaanya tidak lagi berupa pemberian edukasi melainkan langsung melakukan penindakan, salah satunya dengan menyediakan tes cepat antigen. Dalam rangka hari raya umat Hindu, yaitu Hari Banyu Pinaruh yang seringkali ditandai dengan penyucian diri atau mandi di pantai.

Untuk itu dikhawatirkan banyak masyarakat pergi ke pantai, sehingga menyebabkan kerumunan. “Tidak ada larangan untuk berkegiatan ke pantai, termasuk penyucian diri atau mandi. Tetapi, masyarakat harus mematuhi protokol kesehatan yang di antaranya menghindari kerumunan,” ujar dia.

Sementara itu, Camat Denpasar Selatan Wayan Budha mengatakan pembatasan kegiatan masyarakat dilakukan di 13 titik wilayah Sanur. Sebaran ke-13 titik tersebut, yakni tiga titik pintu masuk wisata pantai di Desa Sanur Kaja, lima titik Kelurahan Sanur dan lima titik di Desa Sanur Kauh.

“Pelaksanaan pembatasan lonjakan pengunjung pantai saat Hari Banyu Pinaruh sesuai dengan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 1 Tahun 2021 tentang PPKM dalam tatanan kehidupan era baru dalam upaya penanganan Covid-19 di wilayah Kota Denpasar,” katanya

Melalui tim gabungan operasi penanganan Covid-19 memberikan imbauan kepada para pengunjung pantai untuk mematuhi protokol kesehatan, termasuk wajib melaksanakan tes cepat antigen.Dari imbauan tersebut, kata dia, sebagian masyarakat bersedia melakukan tes dan banyak yang menolak, sehingga memilih kembali ke rumahnya. Pelaksanaan tes cepat antigen gratis bagi pengunjung pantai yang diselenggarakan Kodam IX/Udayana dengan menurunkan tim kesehatan.

Bali Gencar perangi Covid-19, di antaranya dengan menutup sementara Garuda Wisnu Kencana Cultural Park (GWK).
Garuda Wisnu Kencana Cultural Park, Bali. (Foto: Dok Antaranews)

Sebelumnya, pengelola kawasan pariwisata Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park, Bali, kembali menutup operasional kunjungan bagi wisatawan umum mulai Senin, 1 Februari 2021 hingga batas waktu yang belum ditentukan.

“Keputusan ini kami ambil sebagai dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam menanggulangi penyebaran pandemi Covid-19, khususnya di Provinsi Bali,” ujar GM Marketing Communication & Event GWK Cultural Park, Andre Prawiradisastra di Kabupaten Badung, Bali, dilansir kantor berita Antara, Minggu 31 Januari 2021.

Sebelumnya kunjungan wisatawan ke kawasan GWK sempat ditutup sejak Maret 2020 akibat pandemi Covid-19 dan dibuka kembali pada awal Desember 2020.

Ia mengatakan manajemen GWK Cultural Park menaruh perhatian sangat besar terhadap upaya-upaya yang dilaksanakan pemerintah dalam penanggulangan pandemi Covid-19.

Bagi manajemen, kata dia, langkah dan strategi tersebut dapat memberikan hasil yang positif apabila didukung dengan implementasi yang nyata di lapangan.

“Keputusan penutupan operasional sementara ini juga karena mempertimbangkan fakta bahwa seiring naiknya angka kunjungan wisatawan, risiko persebaran Covid-19 turut mengintai,” kata Andre.

Ia menjelaskan, penutupan itu juga dilakukan sebagai salah satu upaya untuk memproteksi seluruh karyawan yang bertugas di kawasan GWK.

“Selama masa penutupan karyawan kami dapat melakukan proteksi mandiri dengan risiko penularan yang lebih kecil dan diharapkan upaya penanggulangan pandemi dapat berjalan optimal hingga menggerakkan kembali dunia pariwisata Bali sebagai gerbang wisata nasional,” ungkapnya.

Sementara itu Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, pihaknya ingin memastikan keputusan penutupan GWK merupakan sinergi untuk menekan angka kasus Covid-19.

“Begitu Covid-19 bisa kita tekan kurvanya, kita akan beri sinyal waktu yang cukup sehingga mereka bisa mempersiapkan untuk buka kembali,” ujar Sandiaga.

Mantan wakil gubernur DKI Jakarta itu juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Bali dan Pemkab Badung terkait penutupan tersebut.

“Saya tentunya akan berkoordinasi dengan pemprov dan pemkab karena GWK ini juga merupakan destinasi yang dikunjungi bisa sampai 5 ribu orang per hari,” katanya.

agendaIndonesia

*****