Wisata Edukasi Ubud Jadi 1 Alternatif Pengembangan

Wisata edukasi Ubud menjadi satu alternatif pengembangan pariwisata di Bali. Ini dikatakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, dalam kunjungan kerjanya di kawasan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.

Wisata Edukasi Ubud

Menteri Sandiaga dalam kunjungannya ke Museum Puri Lukisan dan Museum Marketing 3.0 di kawasan Ubud pada Kamis 27 Mei 2021 mengatakan, wisata edukasi seperti kunjungan ke museum yang ada di Ubud sejalan dengan arah pengembangan pariwisata Indonesia yang berkualitas.

“Kami ingin wisata edukasi wisata berbasis budaya berkearifan lokal, dengan penekanan pada wisata berkualitas dan berkelanjutan yang akan menjadi tema utama,” kata Sandiaga. Turut hadir mendampingi Menparekraf Sandiaga Uno, Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Sekretaris Utama Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ni Wayan Giri Adnyani, serta Direktur Event Nasional dan Internasional Dessy Ruhati.

Sandiaga mengatakan, kawasan Ubud memiliki potensi yang besar di bidang pariwisata edukasi berbasis budaya. Selain museum, Ubud juga memiliki sejumlah galeri seni terkemuka dan desa-desa wisata seperti desa adat Mas yang terkenal dengan produk kriya berupa ukiran kayu. Sehingga, ia juga mendorong agar Ubud menjadi destinasi work from gallery sebagai bagian dari Work From Bali.

“Jadi nanti akan disiapkan spot-spot di galeri-galeri dan museum-museum yang tersebar di seluruh Bali untuk menyediakan kepada rekan-rekan yang sudah memutuskan untuk kembali berkegiatan di tengah-tengah alam yang sangat indah dikelilingi oleh artefak-artefak, lukisan-lukisan, serta produk-produk kriya kelas dunia. Kita harapkan work from gallery ini menjadi salah satu pilihan bagi rekan-rekan yang akan memulai work from Bali di Kuartal ketiga (2021),” katanya.

Sandiaga menyebutkan wacana ini merupakan bentuk keberpihakan pemerintah, dalam hal ini Kemenparekraf/Baparekraf untuk menggerakkan dan membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Pulau Dewata.

“Jadi pemerintah akan hadir dan kementerian kami akan memastikan program kita tepat sasaran dan tepat manfaat. Tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin,” ucap Sandiaga.

Dalam kesempatan tersebut, Sandiaga didampingi Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati. Pria yang akrab disapa Cok Ace itu mengapresiasi rencana pelaksanaan Work From Gallery untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali. “Saya sangat mengapresiasi rencana ini. Saya sangat setuju mudah-mudahan museum-museum ini tidak hanya menjadi bagian dari objek wisata Ubud tapi museum ini betul-betul menjadi tempat untuk menjadi tempat pendidikan,” ujar Cok Ace.

Wisata edukasi Ubud didorong menjadi salah satu pengembangan pariwisata di daerah ini.
Alas Harum, Ubud, Bali. Foto: Dok. Kemenparekraf

Selain ke Museum Marketing 3.0 dan Museum Puri Lukisan, Sandiaga juga menyempatkan diri berkunjung ke Museum Runa yang memamerkan koleksi perhiasan khas Bali.

Pada kesempatan selanjutnya, Menteri Sandiaga Salahuddin Uno juga mengapresiasi penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability) di destinasi wisata Alas Harum, Ubud.

Dalam kunjungannya ke Alas Harum, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, Menparekraf Sandiaga mengatakan destinasi wisata yang dilengkapi dengan restoran dan sentra produksi kopi luwak ini dinilai berhasil menerapkan protokol CHSE secara ketat dan disiplin.

“COVID-19 ini memaksa kita untuk terus berinovasi dan tadi saya lihat Alas Harum sudah membangun beberapa tambahan layanan, ini adalah bentuk adaptasi kita. Saya juga mengapresiasi penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin di sini karena kita perlu mempersiapkan diri menghadapi beberapa agenda besar yang ada di Bali,” kata Sandiaga.

Beberapa agenda tersebut di antaranya adalah persiapan pembukaan Travel Corridor Arrangement dan pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi G20 pada 2022 mendatang.

“Jadi kami yakin ini akan menjadi destinasi yang akan dikunjungi oleh wisatawan. Sehingga kita perlu berbenah dan mempersiapkan diri,” katanya.

Sandiaga juga mengapresiasi keberhasilan Alam Harum yang mempertahankan 250 karyawannya dari pemutusan hubungan kerja. “Saya ucapkan terima kasih kepada pengelola Alas Harum karena selama pandemi dan sulitnya ekonomi, destinasi wisata terpadu Alas Harum ini tidak melakukan PHK terhadap 250 pegawainya,” ungkap Sandiaga.

Wisata edukasi Ubud dinilai searah dengan pengembangan pariwisata Indonesia yang berkualitas.
Salah satu contoh pelaksanaan CHSE di Alas Harum, Ubud, Bali. Foto: Dok. Kemenparekraf

Hal ini diamini oleh pemilik Alas Harum, Made Ardhana. Menurutnya, hal ini bukanlah sesuatu yang mudah. Ia membeberkan, pihaknya memberlakukan sistem kerja bergantian atau shifting terhadap 250 pegawainya.

“Jadi ada yang 12 hari kerja ada yang 10 hari kerja sesuai dengan kecakapannya dalam bekerja. Jadi kami di manajemen ini menyiapkan bagaimana caranya mereka tidak jenuh di rumah dan kita juga tetap memberikan optimisme terhadap mereka semua. Kita tidak boleh menyerah terhadap situasi, mau separah apapun tetap kita bersyukur,” ujar Made Ardhana.

agendaIndonesia

*****

Menteri Pariwisata Ajak Desa-desa Ikut ADWI 2021

Menteri Pariwisata ajak desa-desa ikut ADWI 2021

Menteri Pariwisata ajak desa-desa ikut ADWI 2021. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengajak lebih banyak lagi desa-desa wisata untuk berpartisipasi dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021. Ini dikatakan Mentri Sandiaga saat melakukan kunjungan ke Desa Adat Mas di Kawasan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, Rabu 26 Mei 2021.

Menteri Pariwisata Ajak Desa-desa Ikut ADWI 2021

Selain melihat langsung potensi desa yang dikenal sebagai desa pemahat tertua yang sudah ada sejak 1930 dan terkenal di pasar Eropa, Sandiaga mengungkapkan kedatangannya ke Desa Wisata Mas sekaligus mensosialisasikan ADWI 2021.

ADWI 2021 merupakan salah satu program unggulan Kemenparekraf/Baparekraf untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia yang terdampak oleh pandemi COVID-19. “Anugerah desa wisata ini adalah bentuk keberpihakan, bentuk ekonomi yang berkeadilan membantu saudara-saudara kita yang betul-betul membutuhkan, yaitu para pelaku wisata dan ekonomi kreatif khususnya yang ada di desa-desa wisata,” kata Menparekraf Sandiaga.

Program ini diharapkan mampu mewujudkan visi “Indonesia sebagai Negara Tujuan Pariwisata Berkelas Dunia, Berdaya Saing, Berkelanjutan dan Mampu Mendorong Pembangunan Daerah dan Kesejahteraan Rakyat”.  

Sandiaga menjelaskan ada tujuh kategori penilaian dalam ajang penghargaan ini. Yaitu penerapan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental sustainability) desa digital; suvenir (kuliner, fesyen, kriya); daya tarik wisata (alam, budaya, buatan); konten kreatif; homestay dan toilet.

Melalui kategori-kategori tersebut, diharapkan mampu mendorong berkembangnya desa wisata menjadi wisata berkelanjutan dan sebagai bahan untuk meningkatkan kualitas yang dapat diikuti oleh semua desa di Indonesia.

Sandiaga menuturkan, desa wisata memiliki potensi yang sangat besar untuk membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Tanah Air.

“Desa wisata ini memberikan begitu banyak lapangan pekerjaan dan membuka peluang usaha. Serta dapat meningkatkan keterampilan masyarakat untuk digitalisasi konten menjual online,” ujar Sandiaga.

Kegiatan ini juga untuk membangun motivasi bagi pengembangan desa dan menjadi penggerak ekonomi tingkat desa melalui desa wisata. “Dengan sosialisasi ini, kita harapkan akan membangkitkan minat dari desa-desa wisata yang ada di seluruh Indonesia untuk mendaftarkan diri. Jadi jangan lupa daftarkan desa anda di Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 di laman www.jadesta.com/adwi2021 sampai 26 Juni 2021,” katanya.

“Anugerah Desa Wisata ini adalah bentuk keberpihakan, ekonomi yang berkeadilan untuk membantu saudara-saudara kita yang betul-betul membutuhkan,” kata Sandiaga Uno saat sosialisasi Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 di Kampung Wisata Banjar Tarukan, Desa Mas, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.

Sebab itu, Sandiaga berharap kelompok sadar wisata atau Pokdarwis hingga perangkat desa berpartisipasi dalam acara ini. Mereka bisa mendaftarkan desa wisata dan menjadi contoh serta motivasi bagi desa-desa lain. Sandiaga Uno menambahkan, kompetisi ini akan menunjukkan desa mana yang layak untuk dikatakan berkelas dunia, berdaya saing, berkelanjutan, mendorong pembangunan daerah, dan menyejahterakan masyarakat.

Bersama Baim Wong dan YouTuber Yudist Ardhana, Sandiaga Uno berkunjung ke berbagai potensi yang dimiliki desa wisata. Di antaranya potensi seni budaya, kuliner, sampai pengelolaan dan pelestarian alam.

Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menargetkan 500 desa wisata di pelosok Tanah Air turut serta dalam Anugerah Desa Wisata 2021. “Desa wisata membuka banyak lapangan kerja, peluang usaha, dan meningkatkan keterampilan masyarakat untuk digitalisasi,” kata Mentri Sandiaga Uno.

Ia menambahkan, total hadiah yang disediakan bagi para desa pemenang berjumlah hingga miliaran rupiah. Karena itu, katanya, desa-desa wisata bisa mendaftar keikutsertaan mereka di ADWI 2021 di laman www.jadesta.com/adwi2021 sampai 26 Juni 2021.

Menteri Pariwisata ajak desa-desa ikut ADWI 2021 untuk mendorong perekonomian desa.
Menteri Pariwisata dalam kunjungan ke Desa Mas, Ubud, Bali, mengajak desa-desa untuk ikut ADWI 2021. Foto: Dok. Kemenparekraf

Dalam kunjungan ini, Sandiaga didampingi oleh Direktur Tata Kelola Destinasi dan Pariwisata Berkelanjutan Kemenparekraf/Baparekraf, Indra Ni Tua; Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar, Anak Agung Gede Putrawan; Bendesa Adat Mas, I Wayan Gede Arsania; Pemilik Siadja Gallery yang juga warga Desa Adat Mas, Gede Siadja; dan artis sekaligus content creator Baim Wong.

Dalam kesempatan yang sama, Gede Siadja menambahkan Desa Adat Mas  memang dikenal memiliki produk kreatif kriya pahatan kayu yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan. “Jadi kami bisa memaksimalkan kayu, bahkan limbah kayu yang tergeletak di sungai misalnya menjadi sebuah fine arts,” ucap Gede Siadja. Sandiaga juga menyempatkan diri berkunjung ke Siadja Gallery dan menebar benih ikan di Desa Adat Mas.

agendaIndonesia

****

Nusa Tenggara Timur Juara Umum API 2020

Nusa Tenggara Timur juara umum API 2020

Nusa Tenggara Timur juara umum  API 2020. Dalam pengumuman para pemenang Anugerah Pesona Indonesia (API) 2020, yang pengumumannya dipusatkan di Hotel Inaya Bay, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Jumat 21 Mei 2021, sejumlah spot wisata di provinsi tersebut memenangi kategorinya.

Nusa Tenggara Timur Juara Umum API 2020

Anugerah Pesona Indonesia atau API 2020 merupakan rangkaian kegiatan tahunan yang diadakan untuk membangkitkan apresiasi masyarakat terhadap pariwisata di Indonesia. Kegiatan ini sekaligus mendorong peran serta berbagai pihak, terutama pemerintah daerah, untuk lebih berupaya mempromosikan pariwisata di daerah masing-masing.

Nusa Tenggara Timur menjadi juara umum setelah bersaing ketat dengan provinsi lainnya dengan memenangkan lima kategori yang dilombakan. Ke lima kategori tersebut adalah makan tradisional, yang dimenangkan Daging Se’i. NTT juga memenangkan destisasi belanja dengan Sentra Tenun Ikan Ina Ndao di kota Kupang.

Kategori lain yang dimenangkan NTT adalah wisata Dataran Tinggi yang dimenangkan Fulan Fehan di Kabupaten Belu. Kategori Kampung Tradisional dimenangkan Kampung Adat Namata di Sabua Raijua. Juara pertama kategori lain yang dimenangkan NTT adalah kategori Situs Sejarah, yakni melalui Liang Bua Ruteng di Kabupaten Manggarai.

Selain juara pertama untuk kategori-kategori tersebut, NTT juga meraih tiga juara dua untuk kategori lain. Ke tiganya adalah Surga Tersembunyi untuk destinasi Mulut Seribu di Kabupaten Rote Ndao; kategori Wisata Air untuk Island Hopping Pulau Meko di Flores Timur; dan kategori Destinasi Baru yang diraih Pulau Semau di Kabupaten Kupang.

Berikut daftar lengkap juara Anugerah Pesona Indonesia 2020, sesuai informasi media yang diterbitan penyelanggara API.

Kategori Makanan Tradisional

Juara 1: Sei, Provinsi Nusa Tenggara Timur; Juara 2: Coto Manggala, Kabupaten Kotawaringin Barat ; Juara 3: Pendap, Kabupaten Bengkulu Selatan

Nusa Tenggara Timur menjadi juara umum API 2020 dengan memenangkan 5 kategori.
Minuman jajan Es Dawet menjadi yang terfavorit dalam Anugerah Pesona Indonesia 2020. Foto: Dok. Unsplash

Kategori Minuman Tradisional

Juara 1: Dawet Ayu, Kabupaten Banjarnegara; Juara 2: Kopi Semendo, Kabupaten Muara Enim; Juara 3: Air Mata Bejando, Kabupaten Pelalawan

Kategori Promosi Pariwisata Digital

Juara 1: pariwisatapelalawan.com, Kabupaten Pelalawan; Juara 2: FB@promosipariwisataklungkung, Kabupaten Klungkung; Juara 3: IG@exoticmalukutourism, Provinsi Maluku

Kategori Brand Pariwisata

Juara 1: The Homeland of Melayu, Provinsi Riau; Juara 2: City of Music, Kota Ambon; Juara 3: The Treasure of Sumatera, Provinsi Lampung

Kategori Destinasi Belanja

Juara 1: Sentra Tenun Ikat Ina Ndao, Kota Kupang; Juara 2: Kampung Kerawang Gayo Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah; Juara 3: Tanggo Buntung, Kota Palembang

Kategori Cendera Mata

Juara 1: Rencong Batu, Kabupaten Aceh Selatan; Juara 2: Tenun Tanimbar, Kabupaten Kepulauan Tanimbar; Juara 3: Badak Kayu, Kabupaten Pandeglang

Kategori Olahraga dan Petualangan

Juara 1: Skyland Supermoto, Kabupaten Musi Banyuasin; Juara 2: Panjat Tebing Silokek, Kabupaten Sijunjung; Juara 3: Tarawesi Motocross, Kabupaten Buru

Kategori Atraksi Budaya Terpopuler

Juara 1: Bekarang, Kabupaten Musi Banyuasin; Juara 2: Island Hopping Pulau Mekko, Kabupaten Flores Timur; Juara 3: Surfing Samadua, Kabupaten Aceh Selatan

Kategori Ekowisata

Juara 1: Damaran Baru Ecovillage, Kabupaten Bener Meriah; Juara 2: Desa Burai, Kabupaten Ogan Ilir; Juara 3: Mangrove Banglas, Kabupaten Kepulauan Meranti

Kategori Dataran Tinggi

Juara 1: Fulan Fehan, Kabupaten Belu; Juara 2: Puncak Tempurung Garden, Kabupaten Sarolangun; Juara 3: Bukit Holbung, Kabupaten Samosir
Kategori Atraksi Budaya

Juara 1: Rampoe Aceh, Kota Langsa; Juara 2: Baris Jangkang Pelilit, Kabupaten Klungkung; Juara 3: Bokoba, Kabupaten Rokan Hulu

Kategori Situs sejarah

Juara 1: Liang Bua Ruteng, Kabupaten Manggarai Juara 2: Tugu Radio Perjuangan Rimba Raya, Kabupaten Bener Meriah Juara 3: Kawasan Kota Tua, Provinsi DKI Jakarta

Kategori Kampung Adat

Juara 1: Kampung Namata, Kabupaten Sabu Raijua; Juara 2: Kampung Sarugo, Kabupaten Limapuluh Kota; Juara 3: Pelang Kenidai, Kota Pagar Alam

Kategori Festival Pariwisata

Juara 1: Festival Danau Ranau, Kabupaten OKU Selatan; Juara 2: Seba Baduy, Kabupaten Lebak; Juara 3: Meron, Kabupaten Pati

Kategori Destinasi Kreatif

Juara 1: Rumah Pohon Waai, Kabupaten Maluku Tengah; Juara 2: Jembatan Rawa Karindangan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat; Juara 3: Kampung Tridi, Kota Malang

Kategori Destinasi Unik

Juara 1: Museum Tsunami, Kota Banda Aceh; Juara 2: Dusun Sri Pengantin, Kabupaten Musi Rawas; Juara 3: Sungai Tamborasi, Kabupaten Kolaka

Kategori Destinasi Baru

Juara 1: Welora, Kabupaten Maluku Barat Daya; Juara 2: Pulau Semau, Kabupaten Kupang; Juara 3: Bone Labunta, Kabupaten Buton Tengah

Kategori Surga Tersembunyi

Juara 1 : Batu Tilam, Kabupaten Kampar;; Juara 2 : Mulut Seribu, Kabupaten Roe Ndao Juara 3 : Toran Beach, Kabupaten Fakfak

Juara Favorit Dawet Ayu, Kabupaten Banjarnegara

Juara Umum Provinsi Nusa Tenggara Timur

Seleksi Anugerah Pesona Indonesia 2020 dilakukan oleh juri dan voting selama 1 Agustus sampai 31 Desember 2020. Selama masa itu masyarakat bisa memilih melalui You Tube API 2020, laman API 2020, aplikasi Android, dan SMS 99386.

agendaIndonesia

*****

Work From Bali 2021 Dorong Pemulihan Parekraf Bali

Work from Bali 2021 dorong pemulihan parekraf Bali.

Work From Bali 2021 diharapkan membantu mendorong pemulihan sektor pariwisata dan perekonomian kreatif. Tidak saja bagi Bali, namun nantinya juga meluas ke wilayah atau daerah-daerah tujuan wisata lain.

Work From Bali 2021

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menginginkan kebijakan untuk bekerja dari Bali atau Work From Bali bagi aparatur sipil negara (ASN) tepat manfaat untuk membantu dan memulihkan perekonomian sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) di Pulau Dewata yang terpuruk akibat pandemi Covid-19 sejak awal 2020 lalu dan masih berlangsung hingga saat ini.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno dalam acara weekly press briefing di Gedung Sapta Pesona, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Jakarta, Senin 24 Mei 2021, menjelaskan bahwa beberapa waktu lalu Kemenparekraf ikut hadir dalam nota kesepahaman antara Kementerian Menko Koordinator dan Investasi (Kemenko Marvest) bersama PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) yang merupakan pengelola kawasan Nusa Dua, dan 16 penyedia akomodasi di Nusa Dua.

Selama ini, kata Sandiaga, Bali menjadi primadona pariwisata di Tanah Air sebagai salah satu penyumbang devisa terbesar di sektor pariwisata. Tapi untuk waktu sekarang ini, Bali perlu uluran tangan semua pihak. “Kemenparekraf sudah lebih dahulu melakukan WFB pada kuartal pertama di 2021, kita berharap kebijakan ini bisa tepat manfaat, tepat sasaran, dan tepat waktu untuk mempertahankan perekonomian sektor parekraf di Bali,” katanya.

Kemudian, Menparekraf Sandiaga Uno menjelaskan, terkait Travel Corridor Arrangement (TCA) untuk wisatawan mancanegara harus dipersiapkan dengan matang. Oleh karenanya, WFB untuk lingkup di bawah Kemenko Marvest diharapkan bisa menjadi persiapan agar TCA bisa dilaksanakan.

“Tidak ada alokasi anggaran khusus untuk WFB, masih menggunakan anggaran yang lama sehingga bisa dikelola dengan efisien. Realisasi anggaran belanja pemerintah ini diharapkan dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi Bali secara bertahap yang tumbuh minus 5,24 persen pada kuartal I dibanding pada kuartal IV tahun 2020,” katanya.

Seperti diketahui, pada tahun lalu, perekonomian di Bali turun -12 persen dan pada kuartal pertama tahun 2021 masih minus 9 persen. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) pada Februari 2021 untuk hotel berbintang di Bali sebesar 8,99 persen atau  minus 2,16 poin (m-o-m) dan hotel non bintang 7,70 persen atau plus 1,00 poin (m-o-m)

Skema bekerja di Bali, kata Sandiaga, hingga saat ini masih dalam tahap untuk dirumuskan. Tidak hanya aparat sipil negara (ASN), pihak swasta juga diarahkan untuk dapat menggelar kegiatan atau pertemuan di daerah, termasuk Bali, dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin. Pariwisata merupakan salah satu sektor dengan tingkat multiplier effect yang tinggi. “Sehingga dengan kebijakan work from Bali ini juga diharapkan akan mendongkrak sektor lain, seperti transportasi dan lainnya,” katanya.

Terkait Dana Hibah Pariwisata dan Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) Sandiaga Uno juga menjelaskan telah mengusulkan Dana Program Pemulihan Ekonomi (PEN) tahun anggaran 2021 untuk Sektor Pariwisata sebesar Rp 3,7 triliun kepada Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) dengan cakupan penerima hibah yang lebih luas dibandingkan dengan Dana Hibah Pariwisata Tahun 2020.

Untuk BIP yang merupakan merupakan program tahunan yang diselenggarakan sejak 2017 yang bertujuan memberikan tambahan modal kerja dan/atau investasi aktiva tetap kepada pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif. Jumlahnya pun terus bertambah setiap tahun.

“Di tahun 2020, penyaluran BIP dianggarkan sebesar Rp 24 miliar dan di tahun ini sebesar Rp 60 miliar. Selain itu BIP juga tidak ada prioritas destinasi, terbuka untuk seluruh indonesia (tidak ada kuota, batasan) karena sifatnya berupa seleksi, melalui penilaian oleh kurator,” katanya.

Namun bagi usaha di DSP, atau daerah tertentu/memiliki unsur tertentu (seperti sociopreneur, memiliki dampak sosial/lingkungan) bisa menjadi nilai tambah dalam penilaian. Pendaftaran program BIP (open submission) akan dibuka pada 4 Juni 2021 dan ditutup tanggal 4 Juli 2021.

Work From Bali 2021 diharapkan dapat mendorong pemulihan kehiduan pariwisata dan ekonomi kreatif daerah ini.
Work From Bali diharapkan dapat mendorong pemulihan kondisi Parekraf daerah ini. Foto: Dok. Kemenparekraf

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terus mendorong sejumlah kebijakan dan kerja sama dengan banyak pihak untuk mendorong pemulihan pariwisata dan perekonomian kreatif. Minggu sebelumnya, misalnya, Menteri Sandiaga berkolaborasi dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia sebagai upaya untuk memulihkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) yang terdampak pandemi COVID-19.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno saat acara silaturahmi dan diskusi dengan perwakilan Kadin dan asosiasi sektor pariwisata di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Rabu (19/5/2021) menjelaskan, kedudukan Kadin dan Pemerintah dalam menggerakkan perekonomian nasional adalah sebagai mitra yang sejajar dimana Kadin merupakan mitra pemerintah sebagaimana tertuang dalam Undang-undang (UU) Nomor 1 Tahun 1987 Untuk itu perlu kolaborasi ini harus dilaksanakan dengan baik.“Sebagai mitra, kami harap Kadin dan asosiasi mampu meningkatkan kinerja kolaborasi kita bersama, karena COVID-19 ini memberikan dampak kepada 34 juta pelaku parerkaf, dan 90 persen pelaku parekraf ini adalah para pelaku UMKM. Dalam data yang kami terima dari Bank Indonesia, selama pandemi terdapat 72 persen pelaku UMKM mengalami penurunan kerja dan kinerja” ujar Sandiaga.

agendaIndonesia

*****

Pengembangan KEK Singosari 2023 Fokus Ekonomi Kreatif

Pengembangan KEK Singosari pada 2023-2024 didorong fokus dan terkonsentrasi pada sektor ekonomi kreatif. Ini disampaikain Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, seraya mengharapkan kawasan ekonomi khusus itu mampu membuka peluang dan lapangan pekerjaan seluas-luasnya.

Pengembangan KEK Singosari 2023

“KEK Singosari ini menjadi KEK pariwisata pertama yang dikhususkan fokus dan terkonsentrasi pada sektor ekonomi kreatif. Harapan kita agar KEK ini juga mampu menghadirkan peningkatan keterampilan, upskilling dan reskilling untuk kaum milenial, membuka lapangan kerja seluas-luasnya dan sebesar-besarnya,” kata Menparekraf Sandiaga Uno saat meninjau KEK Singosari, di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu 22 Mei 2021.

Menparekraf meyakini, KEK Singosari dengan target investasi sebesar Rp1 triliun pada 2023-2024 dapat terealisasi lewat koordinasi yang terjalin antara seluruh stakeholder pariwisata hingga pemerintah daerah.

Guna merealisasikan target investasi tersebut, Menparekraf Sandiaga Uno akan berkoordinasi dengan Menteri Investasi Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia, untuk mempercepat akselerasi. Tujuannya agar investasi dapat segera membuat peluang usaha serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat di kawasan KEK Singosari ke depannya.

Dalam kesempatan tersebut Menparekraf Sandiaga Uno didampingi Deputi Industri dan Investasi Kemenparekraf Fadjar Hutomo dan Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf Muhammad Neil El Himam.

Menparekraf juga menyebut pihak Kemenparekraf bersama pemerintah daerah serta sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tengah merencanakan sejumlah kegiatan di KEK Singosari.

Serta lewat kegiatan yang diantaranya meliputi pelatihan digital serta penyaluran pembiayaan itu, dirinya berharap lahir semangat para pelaku usaha parekraf untuk terus beradaptasi dan berinovasi.

“Ada dua langkah awal yang saya akan lakukan, pertama adalah mengakselerasi, karena itu kita akan berkoordinasi dengan Satgas Percepatan Investasi yang dikepalai Menteri Investasi. Kedua adalah roadshow yang akan kami gagas di paruh kedua tahun ini dengan penyiapan Investments Memo agar pembukaan lapangan kerja bisa kita lakukan segera,” katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak atau Emil Dardak mengapresiasi kehadiran dan dukungan Menparekraf Sandiaga Uno untuk memajukan dan mendukung pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Jawa Timur.

Emil menyebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berupaya keras mempercepat pengembangan KEK Singosari. Terlebih kawasan pariwisata tersebut tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 80 mengenai percepatan pembangunan, KEK Singosari yang diharapkan dapat menyerap banyak tenaga kerja ke depannya.

“Pemprov berencana mengembangkan kelas industri animasi. Para pelaku animasi dan game serta perfilman juga akan segera menempati digital studio yang peletakan batu pertamanya telah dilakukan,“ kata Emil Dardak.

Pengembangan KEK Singosari 2023 di Malang Jawa Timur didorong fokus ke ekonomi kreatif.
Kota Wisata Batu Malang sebagai destinasi bulan madu. Foto: Dok. Kemanparekraf

Batu Malang Destinasi Bulan Madu

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno melanjutkan kunjungan kerja ke Kota Wisata Batu di Jawa Timur. Selain mendorong program-program pemulihan bagi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (Parekraf) akibat pandemi COVID-19, Menparekraf juga menyebut keindahan alam kota yang berjarak 17 kilometer dari Kota Malang itu sangat cocok untuk para pasangan yang ingin berbulan madu atau “honeymooners”.

“Hari ini saya realisasikan kunjungan ke Kota Wisata Batu yang menjadi kawasan wisata yang identik dengan beraneka ragam atraksi mulai dari wisata alam budaya dan wisata buatan seperti di Batu Love Garden ini yang lebih dikenal sebagai Jatim Park 4. Belum Lengkap pasangan pernikahan kalau belum ke Batu Love Garden (Baloga). Jadi buat para pasangan yang akan berbulan madu, Kota Batu adalah tempat yang sangat cantik untuk kalian berbulan madu,” katanya.

Menparekraf Sandiaga Uno juga memiliki cara sendiri untuk menikmati keindahan Kota Wisata Batu. Sejuknya udara dan keindahan lanskap dengan berlatar belakangan pegunungan di Batu menjadi cara yang tepat dinikmati, bisa dengan menginap di Hotel Jambuluwuk Batu lalu ke Jatim Park 4 hanya sejauh 6 kilometer.

“Kota Batu ini memiliki sejarah yang bagus terkait pariwisata. Saya yakin setelah pandemi Kota Batu akan kembali memasuki era kemasan sebagai destinasi wisata yang banyak dikunjungi wisatawan. Kami akan selalu mendukung dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk memajukan Kota Batu ini,” ujarnya.

Pengembangan KEK Singosari 2023-2024 diharapkan dapat menarik investasi hingga Rp 1 triliun.
Maket Jatim Park di Batu, Malang, Jawa Timur. Foto: Dok Kemenparekraf

Sandiaga juga mengapresiasi komitmen Pengelola Jatim Park untuk terus berinvestasi membuka lapangan kerja, meningkatkan keterampilan dari para pelaku wisata dan ekonomi kreatif mulai dari aspek digital. Terlebih mereka pun sudah memiliki best practice yang dapat diaplikasikan dan dikembangakan bagi pelaku usaha pariwsata di Tanah Air.

“Kami akan menggunakan lesson and learn kesuksesan dari Jatim Park. Karena Jatim Park ini adalah produk ekonomi kreatif dan destinasi wisata dari Jawa timur yang sudah memiliki best practice, jadi ini akan kita coba kembangkan di beberapa destinasi wisata lain di Indonesia,” katanya.

Menparekraf Sandiaga Uno juga meminta semua pihak untuk bersama-sama mengawal program dana hibah pariwisata. Agar dana tersebut tepat sasaran, tepat manfaat, tempat tujuan, dan tepat waktu.

“Sehingga dapat tereksekusi dengan baik di mana tahun lalu hanya hotel dan restoran, tahun ini akan kami perluas bisa menyentuh juga pelaku pariwisata yang bergerak di destinasi wisata atau taman rekreasi,” katanya.

Sementara itu Walikota Batu Dewanti Rumpoko, mengapresiasi dan berterima kasih atas kehadiran dan dukungan Menparekraf Sandiaga Uno yang berkomitmen mendorong program-program pemulihan bagi Kota Wisata Batu agar segera bangkit dan pulih dari kesulitan ekonomi.

“Saya mengapresiasi dan berterima kasih kepada Menparekraf yang sudah menjadi endorser dan mensupport Kota Batu di tengah pandemi. Dengan dukungan Menparekraf meng-endorse Kota Wisata batu sebagai Honeymoon City diharapkan nantinya para pasangan muda yang sedang ingin berbulan madu akan datang ke Kota Batu tentunya dengan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin,” ujarnya.

agendaIndonesia

*****

Garuda Indonesia Gelar Economy Lite, Diskon 25%

Pesta diskon hingga 80 persen untuk memanjakan para traveler Indonesia

Garuda Indonesia gelar Economy Lite (Eco Lite). Promo khusus maskapai penerbangan nasional dengan tajuk tersebut menghadirkan harga spesial dengan diskon tiket 25 persen. Ini diberlakukan untuk penerbangan kelas ekonomi rute domestik.

Garuda Indonesia Gelar Economy Lite

Promo tersebut berlaku untuk pembelian tiket mulai tanggal 20 Mei – 31 Mei 2021 di seluruh kanal resmi penjualan tiket Garuda Indonesia dengan periode perjalanan hingga 31 Desember 2021 mendatang. Penawaran harga spesial tersebut dihadirkan bagi calon penumpang yang memiliki preferensi atau kebutuhan prioritas dengan memilih untuk duduk berdampingan selama penerbangan, di antaranya bersama keluarga atau rekan terdekat.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan, program Economy Lite ini mereka perkenalkan dalam rangka menjawab kebutuhan masyarakat seiring dengan meningkatnya preferensi masyarakat yang mengedepankan added value layanan penerbangan. Dalam hal ini, khususnya melalui pilihan duduk berdampingan, antara lain bersama keluarga atau rekan terdekat di era kenormalan baru seperti saat ini.

“Hal ini tentunya juga sejalan dengan mulai tumbuhnya persepsi dan kepercayaan akan rasa aman dan nyaman masyarakat untuk bepergian menggunakan moda transportasi udara, sejalan dengan momentum program vaksinasi nasional yang tengah dilaksanakan oleh Pemerintah,” papar Irfan.

Adapun dalam pengalokasiannya, promo khusus Economy Lite ini disediakan secara terbatas pada baris penumpang yang terpisah dengan penumpang regular lainnya pada setiap penerbangan. Hal ini dilakukan guna memastikan aspek kenyamanan dan keamanan bagi seluruh penumpang di tiap penerbangannya senantiasa selalu terjaga sesuai dengan kebutuhan dan pilihan masing-masing penumpang.

Irfan menambahkan, “Di tengah berbagai prefensi masyarakat yang semakin beragam dalam memilih layanan penerbangan, Garuda Indonesia berkomitmen untuk selalu menghadirkan pengalaman penerbangan terbaik dengan mengedepankan aspek keamanan dan kenyamanan penumpang sebagai prioritas utama”.

“Garuda Indonesia secara konsisten terus melakukan penyesuaian lini layanan operasional sesuai dengan kebutuhan masyarakat dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, serta ditunjang oleh awak pesawat yang bertugas dalam kondisi “Fit to Fly” termasuk menjalani pemeriksaan COVID-19 dengan hasil negatif, serta telah mendapatkan vaksinasi Covid-19 lengkap. Dalam upaya memastikan penerapan protocol kesehatan berjalan optimal selama penerbangan serta sejalan dengan ketentuan regulator, Garuda Indonesia turut menyediakan area khusus kursi penumpang, bagi mereka sedang dalam kondisi tidak fit ketika melaksanakan penerbangan. Disamping itu, guna memastikan kualitas sirkulasi udara di kabin pesawat terjaga dengan baik, seluruh armada Garuda Indonesia juga telah dilengkapi dengan sistem filtrasi udara yang dapat menyaring bakteri dan virus hingga 99 persen untuk meminimalisir penyebaran virus selama penerbangan.

“Kami berharap melalui rangkaian program yang dihadirkan oleh Garuda Indonesia pada masa kenormalan baru termasuk di antaranya program Economy Lite ini kiranya dapat turut mempercepat upaya pemulihan ekonomi nasional khususnya pada sektor transportasi dan pariwisata Indonesia” tutup Irfan.

Untuk informasi lebih selengkapnya mengenai program khusus Economy Lite ini, penumpang dapat mengunjungi website www.garuda-indonesia.com maupun kanal informasi resmi Garuda Indonesia lainnya seperti Contact Center 24 Jam 021-2351999 atau 0804 180 7807 maupun akun Twitter resmi Garuda Indonesia @IndonesiaGaruda dan @GarudaCares, Facebook Official Garuda Indonesia (Layanan Live Chat), serta akun resmi Instagram @garuda.indonesia.

Garuda Indonesia gelar Economy Lite berupa potongan harga tiket sebesar 25%.
Penandatanganan kerjsa sama Garuda Indonesia dengan KONI tentang Corporate Priviledge di Jakarta. Foto: Dok. Garuda Indonesia

Selain program Eco Lite, sebelumnya Garuda Indonesia bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat telah melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama “Corporate Privilege” pada 7 Mei 2021 di Hangar 2 GMF AeroAsia. Penandatangan Nota Kesepahaman ini disaksikan pula oleh duta KONI, yaitu mantan atlet Bulutangkis peraih Medali Emas Olimpiade 2016, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir.

Melalui kerjasama ini, Garuda Indonesia resmi menjadi “Official Airline” dan mendukung seluruh kegiatan KONI. Garuda Indonesia akan memberikan manfaat dan nilai tambah layanan penerbangan untuk seluruh pengurus, atlet, kontingen dan official pada 34 KONI Provinsi serta 71 induk cabang olahraga yang berada di bawah naungan KONI Pusat, seperti potongan harga  hingga 20% untuk rute internasional, ,ekstra bagasi 5 kg tiap penumpang, dan berbagai manfaat lainnya.

Pada penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX di Papua yang akan berlangsung pada tanggal 2-15 Oktober  2021, Garuda Indonesia turut memberikan potongan harga khusus hingga 15% bagi seluruh atlet, kontingen dan official yang akan terbang menuju Papua. Lebih lanjut, Garuda Indonesia juga akan menyediakan dedicated counter check-in untuk mempermudah aksesibilitas proses pre-flight bagi seluruh atlet, kontingen dan official tersebut, bagasi untuk sport equipment saja sebesar 23 kg serta tambahan lagi 5 kg tiap penumpang untuk menunjang para atlet membawa peralatan olahraga.

Mari dukung olahraga nasional yang lebih berdaya saing dengan penyediaan aksesibilitas penerbangan sehat, aman, dan nyaman bagi para atlet nasional yang akan terbang untuk berkompetisi di kancah nasional maupun internasional.

agendaIndonesia

*****

Wall of Fades 2021 Digelar Secara Daring

wall of Fades 2021 digelar secara daring atau online.

Wall of Fades 2021 digelar secara daring atau online. Wall of Fades merupakan kegiatan tahunan buat brand lokal Indonesia yang diselenggarakan oleh Darahkubiru. Kali ini diadakan secara daring buat kedua kalinya akibat pandemi COVID-19 yang masih berlangsung.

Wall of Fades 2021

“Semasa pandemi COVID-19 ini kita konsisten buat mendukung pelaku industri kreatif Indonesia buat terus bangkit dengan melaksanakan Wall of Fades secara online,” ujar Ketua Panitia “Wall Online Fades 2021” Ahmad Romero dalam keterangannya, di Jakarta Selasa 18 Mei 2021.

Pada tahun ini, kata Romero melanjutkan, kegiatan yang diselenggarakan tidak hanya berupa bazar saja namun penyelenggara juga membuat serangkaian acara yang bermanfaat bagi pelaku industri kreatif dan untuk masyarakat yang memiliki perhatian pada produk dan merek lokal. Ini akn dilaksanakan langsung dari para ahlinya. Harapan mereka buat seluruh masyarakat Indonesia untuk nantinya bisa bersikap 3B, yakni Bangga, Bantu dan Beli produk kreatif lokal Indonesia di Wall Online Fades 2021.

Acara dikemas dalam sebuah gelaran “Wall Online Fades” yang merupakan sebuah transformasi digital dari ajang Wall of Fades (WoF) yang secara konsisten diselenggarakan oleh Darahkubiru selama 12 tahun terakhir. Wall Online Fades akan memperkenalkan produk–produk kreatif asli Indonesia yang berkualitas dan mempunyai pasar yang baik. Pilihan produk-produk dan merek mereka lakukan via kurasi yang ketat oleh sebuah team gabungan dari Darahkubiru dan TEAMUP.

Ketatnya kurasi ini bertujuan agar masyarakat Indonesia bisa bangga akan hasil karya anak bangsa, ini diharapkan berlanjut dengan membeli dan membantu produk kreatif Indonesia buat berjaya di negeri sendiri. Dengan demikian, pelaku industri kreatif bersama dengan masyarakat dapat menaikkan standar kualitas produk lokal biar dapat bersaing dengan standar global.

Acara itu akan diselenggarakan mulai 19-31 Mei 2021 dan berkolaborasi dengan partner e-commerce resmi adalah Shopee. “Wall Online Fades” tidak hanya fokus kepada pecinta denim saja namun juga para pelaku industri kreatif yang tengah bangkit membangun bisnisnya dengan mental optimis namun juga realistis. Dengan konten-konten yang disajikan, diharapkan para pelaku bisnis tetap percaya diri dan memiliki keyakinan buat berhasil sewaktu masa pandemi ini. Dan nantinya berpengaruh juga di masa depan setelah pandemi berakhir.

Ada pun beberapa kegiatan yang dilakukan selain bazar di antaranya bincang santai lewat talkshowworkshop, serta penampilan band atau kelompok musik yang ditayangkan lewat situs walloffades.id.

“Tahun ini ada 130-an merek lokal yang ikut di ‘Wall Online Fades 2021’, hal ini menunjukkan bahwa minat pelaku industri kreatif masih tinggi walau di masa pandemi. Semoga dengan dilaksanakannya acara ini, ‘Wall Online Fades 2021’ sanggup membantu para pelaku industri kreatif di Indonesia untuk terus berkembang,” ujar perwakilan Darahkubiru Jean Tora Thosan pada kesempatan yang sama.

Ajang tersebut menjadi tahun kedua Wall of Fades digelar secara daring. Wall Of Fades merupakan pameran sekaligus market place bagi brand-brand atau merek lokal, baik untuk brand besar maupun brand yang baru merintis yang sudah diselenggarakan selama 12 tahun terakhir. Ajang tersebut  bertujuan untuk mengedukasi sekaligus memperkenalkan industri kreatif lokal kepada masyarakat luas.

“Indonesia itu punya banyak tangan dan pikiran kreatif untuk menjalankan bisnis, jadi miris kalau kita lihat beberapa industri kreatif Indonesia yang harus gulung tikar hanya karena kurang peminat atau tidak mampu bertahan di tengah pandemi,” kata Ahmad Romero, Ketua Panitia Wall Online Fades 2021, dalam Konferensi Pers Wall Online Fades pada Selasa, 18 Mei 2021.

Wall of Fades 2021 digelar secara daring atau online. Tahun ini merupakan penyelanggarakan tahun ke 12.
Salah satu contoh produk Wall of Fades. Foto: Dok. Shopee

Produk-produk kreatif asli Indonesia yang akan ikut serta dalam Wall Online Fades melalui kurasi ketat oleh tim Darahkubiru dan TEAMUP. Pada tahun ini, pameran tersebut akan menggandeng sekitar 130 brand lokal. Jumlah itu jauh lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya lantaran tingginya minat brand lokal untuk semakin dikenal masyarakat.

“Kita bisa jamin bahwa merek-merek yang bergabung dengan kami tahun ini adalah brand terbaik di Indonesia, karena sebelum bergabung kita sudah adakan seleksi terlebih dahulu,” ucap Jean Tora Thosan selaku perwakilan Darahkubiru.

Ia menyatakan tahap kurasi menjadi penting agar brand-brand lokal bersaing menciptakan produk-produk unggulan. Dengan kualitas yang bersaing, ia meyakini brand tersebut akan semakin dikenal publik.

agendaIndonesia

*****

KAI Angkut 81 Ribu Penumpang Selama Lebaran

KAI angkut 81 ribu penumpang selama lebaran 2021.

KAI angkut 81 ribu penumpang selama lebaran 2021, yakni selama periode larangan mudik Lebaran 2021, yaitu 6 Mei hingga 17 Mei 2021. PT Kereta Api Indonesia melayani penumpang sebanyak 81 ribu orang itu untuk kereta api jarak jauh (KAJJ). VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan rata-rata KAI melayani 6.000-an penumpang per hari dari berbagai stasiun.
“Jumlah tersebut turun 83 persen dibanding jumlah pelanggan KA Jarak Jauh pada masa pengetatan pra mudik, 22 April-5 Mei, di mana KAI melayani rata-rata 36 ribu pelanggan per hari,” kata Joni dalam keterangan tertulis, Senin 17 Mei 2021.

KAI Angkut 81 Ribu Penumpang

Joni mengatakan, masyarakat yang diberangkatkan menggunakan KAJJ bukan untuk kepentingan mudik, melainkan orang-orang yang dikecualikan sesuai aturan yang ditetapkan pemerintah. PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI terus mengingatkan bahwa perjalanan kereta api jarak jauh di masa peniadaan mudik tersebut bukan untuk mudik ataupun arus balik Lebaran.

Perjalanan kereta jarak jauh ini ditegaskan hanya untuk melayani orang-orang yang dikecualikan sesuai aturan yang ditetapkan pemerintah, bukan untuk kepentingan mudik ataupun arus balik lebaran. “Orang-orang yang dikecualikan tersebut adalah orang yang memiliki kepentingan untuk bekerja, perjalanan dinas, mengunjungi keluarga sakit, kunjungan duka dikarenakan anggota keluarga meninggal, perjalanan ibu hamil, dan kepentingan non mudik lainnya,” ujar Joni Martinus.

Adapun syarat untuk naik kereta api jarak jauh yaitu menyertakan Surat Izin Perjalanan dari atasan bagi pegawai atau Kepala Desa/Lurah bagi masyarakat umum serta surat bebas Covid-19 yang masih berlaku. Untuk syarat dan ketentuan selengkapnya dapat dilihat pada web kai.id dan aplikasi KAI Access.

Untuk melengkapi syarat surat bebas Covid-19 tersebut, PT KAI menyediakan layanan Rapid Test Antigen seharga Rp 85 ribu di 42 stasiun. Kedua puluh empat stasiun itu meliputi stasiun Gambir, Pasar Senen, Bandung, Kiaracondong, Tasikmalaya, Banjar, Cirebon, Cirebon Prujakan, Jatibarang, Semarang Poncol, Semarang Tawang, Tegal, Cepu dan Pekalongan.

Selain itu ada stasiun Purwokerto, Kutoarjo, Kroya, Yogyakarta, Lempuyangan, Solo Balapan, Madiun, Blitar, Jombang, Kediri, Kertosono, Tulungagung, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, Malang, Sidoarjo, Mojokerto, Jember, Ketapang, Kertapati, Lahat, Lubuk Linggau, Muara Enim, Prabumulih, Tebing Tinggi, Tanjungkarang, Kotabumi, dan Baturaja

Di samping itu, tersedia pula layanan pemeriksaan GeNose C19 seharga Rp 30 ribu di 54 stasiun. Adapun ke 54 stasiun yang dimaksud meliputi Gambir, Pasar Senen, Bekasi, Bandung, Kiaracondong, Tasikmalaya, Banjar, Cirebon, Cirebon Prujakan, Jatibarang, Semarang Tawang, Semarang Poncol, Tegal, Pekalongan, Cepu, Purwokerto, Kutoarjo, Kroya, Kebumen, Gombong, Sidareja, Yogyakarta, dan Solo Balapan.

Selain itu ada Stasiun Lempuyangan, Purwosari, Klaten, Wates, Madiun, Jombang, Blitar, Kediri, Tulungagung, Kertosono, Nganjuk, Surabaya Pasarturi, Surabaya Gubeng, Malang, Sidoarjo, Lamongan, Mojokerto, Jember, Ketapang, Probolinggo, Kalisetail, Kertapati, Prabumulih, Tebingtinggi, Lahat, Muara Enim, Lubuklinggau, Tanjungkarang, Kotabumi, Baturaja, dan Martapura.

KAI angkut 81 ribu penumpang selama masa Lebaran 2021, dari 6 Mei hingga 17 Mei 2021.
Rangkaian kereta api jarak jauh milik PT KAI. Foto: Dok. Shutterstock

Adapun orang-orang yang dikecualikan tersebut adalah orang yang memiliki kepentingan untuk bekerja, perjalanan dinas, mengunjungi keluarga sakit, kunjungan duka dikarenakan anggota keluarga meninggal, perjalanan ibu hamil, dan kepentingan non-mudik lainnya. “Seluruh pelanggan kami verifikasi berkas-berkasnya terlebih dahulu secara cermat dan teliti. Jika tidak lengkap maka tidak akan kami izinkan untuk berangkat,” ujar Joni. Selama periode 6 Mei hingga 17 Mei 2021 terdapat total 5.140 calon penumpang yang ditolak berangkat dikarenakan berkas-berkas persyaratannya tidak sesuai. Rinciannya adalah, 4.323 orang tidak membawa surat izin perjalanan yang sesuai dan 817 orang tidak membawa berkas surat bebas Covid-19 yang berlaku. “Pada masa peniadaan mudik KAI mengoperasikan 38 KAJJ per hari. Seluruh operasional kereta api berjalan dengan lancar dan pelayanan baik di stasiun maupun kereta api juga berjalan tertib,” ujar Joni.


“Selama 9 hari masa peniadaan mudik, KAI hanya melayani 48.810 pelanggan non mudik, atau rata-rata 5.423 pelanggan per hari,” ujar Joni. Ia menjelaskan, rata-rata harian volume pelanggan tersebut anjlok hingga 85 persen dibandingkan dengan rata-rata harian volume pelanggan saat masa pengetatan pra larangan mudik pada 22 April sampai dengan 5 Mei 2021 yaitu sebanyak 36.435 pelanggan per hari.

Penurunan volume pelanggan ini dikarenakan adanya kebijakan larangan mudik dari pemerintah, sehingga masyarakat yang hendak mudik menggunakan kereta api harus menunda perjalanannya.

“Pelanggan yang berangkat pada masa peniadaan mudik ini benar-benar memang memiliki kepentingan mendesak/non mudik dan telah kami verifikasi. Proses verifikasi berkas-berkas syarat perjalanan kami lakukan dengan teliti, cermat, dan tegas,” kata Joni.

agendaIndonesia

*****

Kriya 1 Unggulan Ekonomi Kreatif Lombok Tengah

Kriya 1 unggulan ekonomi kreatif Lombok Tengah, ini merupakan identifikasi yang dilakukan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf). Melalui Direktorat Infrastruktur Ekonomi Kreatif, kementrian melakukan pemetaan potensi dan mengidentifikasi subsektor ekonomi kreatif yang unggul di Lombok Tengah, melalui program Uji Petik Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I).

Kriya 1 Unggulan Ekonomi Kreatif Lombok Tengah

Program PMK31 sendiri telah dilakukan sejak tahun 2016 dan Kabupaten Lombok Tengah menjadi kabupaten/kota ke 61 yang telah mengikuti Uji Petik PMK3I. Direktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf, Selliane Halia Ishak, saat memberikan sambutan dalam acara Penandatanganan Berita Acara Hasil Uji Petik PMK3I, di Kantor Bupati Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, mengatakan bahwa PMK3I ini bertujuan untuk mengetahui dan menetapkan subsektor ekraf yang dapat menjadi unggulan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lombok Tengah, yang merupakan salah satu destinasi super prioritas (DSP) tanah air.

“Sehingga subsektor ekonomi kreatif unggulan tersebut dapat berkembang dan dapat berkolaborasi dengan subsektor potensial lainnya untuk menciptakan ekosistem ekraf yang kondusif,” katanya.

Adapun proses kegiatan tersebut melalui uji lapangan, dan forum group discussion (FGD) yang melibatkan empat stakeholders kreatif yang terdiri akademisi, pebisnis, komunitas kreatif, serta pemerintah daerah.

Hasil dari Uji Petik PMK3I yakni subsektor kriya terpilih sebagai subsektor unggulan dari Kabupaten Lombok Tengah, karena produk kreatif tenun ini tidak hanya terkenal di pasar nasional saja, bahkan di kancah internasional. Selain itu juga ada gerabah, batik, serta anyaman, perak, dan furniture. Kemudian, subsektor seni pertunjukkan dan kuliner menjadi subsektor potensial.

“Seluruh subsektor ini harus saling dukung, saling kompak, istilahnya guyub. Misalnya yang sekarang terpilih adalah kriya. Subsektor kriya ini tidak bisa jalan sendiri, tidak bisa berkembang sendiri. Untuk itu, perlu adanya kerja sama serta dukungan dari subsektor lain yang potensial. Karena fokus subsektor unggulan ini juga harus dibuat road mapnya, mau berapa tahun kriya ini menjadi subsektor unggulan. Setelah itu, subsektor mana lagi yang akan menjadi fokus pengembangannya. Sehingga nantinya, Lombok Tengah akan mampu menghadirkan kabupaten/kota kreatif,” ujarnya.

Selanjutnya, kesepakatan terkait subsektor unggulan tersebut dituangkan dalam bentuk Berita Acara Hasil Uji Petik PMK3I yang ditandatangani oleh para aktor Pentahelix di Kabupaten Lombok Tengah dan Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri sebagai pihak yang menyetujui komitmen-komitmen tersebut.

Penandatanganan tersebut disaksikan oleh Koordinator Bidang Pengembangan Sentra Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf Hendri Karnoza, Sekretaris Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat Lalu Hasbulwadi, Plt. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Tengah Lendek Jayadi, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lombok Tengah Drs. H. Saman, serta sejumlah perwakilan pelaku ekonomi kreatif Kabupaten Lombok Tengah.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, mengungkapkan terima kasih atas insiasi Kemenparekraf/Baprekraf yang telah melakukan pemetaan potensi terhadap subsektor ekraf di Lombok Tengah. Sehingga, dapat diketahui subsektor unggulan dan bisa menjadi fokus pengembangan subsektor ekraf kedepan.

“Semoga ini dapat menjadi motivasi serta cerminan bagi pelaku ekraf di Lombok Tengah untuk dapat menghasilkan produk kreatif yang berkualitas dan unggul. Sehingga tidak hanya berdampak positif bagi perkembangan ekonomi, tapi juga bermanfaat bagi masyarakat kita,” kata Lalu Pathul.

Kriya unggulan ekonomi kreatif Lombok Timur salah satunya melalui produk-produknya seperti tenun dan anyaman.
Kerajinan kriya menjadi unggulan ekonomi kreatif Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Foto: Dok. Kemenparekraf

Sementara Sekretaris Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Lalu Hasbulwadi, mengatakan penetapan subsektor ekraf kriya menjadi yang diunggulkan dapat menjadi benchmark, best practice bagi kabupaten/kota lainnya yang ada di Nusa Tenggara Barat khususnya.

“Tentu sebagai tindak lanjut dari penandatanganan berita acara hasil uji petik ini nantinya akan diproyeksikan membuat sebuah forum komunikasi ekonomi kreatif, sehingga bisa menjadi wadah interaktif antar pelaku ekonomi keatif di Nusa Tenggara Barat ini,” ungkapnya.

Salah seorang perwakilan pelaku ekonomi kreatif, Prima, mengucapkan terima kasih kepada Kemenparekraf/Baparekraf yang telah mengakomodir kegiatan PMK3I ini.

“Besar harapan kami, produk ekonomi kreatif di Lombok Tengah bisa menjadi penarik wisatawan yang datang serta menjadi produk penyangga untuk sektor kepariwisataan khususnya di Lombok Tengah dan Indonesia pada umumnya. Dan juga besar harapan kami, pemerintah tetap membina, melatih, serta mendampingi kami untuk mampu menghasilkan produk yang berkualitas,” katanya.

AgendaIndonesia

****

Tari Likurai di Festival Fulan Fehan 2019

media 1572312505 whatsapp image 2019 10 28 at 215328

Tari Likurai di Festival Fulan Fehan 2019 tampil dibawakan oleh 1.500 penari. Tarian ini tampil sebagai puncak Festival Fulan Fehan 2019 sendiri diharapkan dapat meningkatkan potensi wisata Nusa Tenggara Timur (NTT) di mata dunia. Koreografer Eko ‘Pece’ Supriyanto mengatakan kalau tari itu menyajikan kemegahan budaya dan pesona masyarakat NTT yang istimewa.

Tari Likurai di Festival Fulan Fehan 2019

Acara puncak Festival Fulan Fehan berlangsung di kaki Gunung Lakaan Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin 28 Oktober 2019. Dalam acara tersebut juga dihadirkan koreografi tarian yang menjadi cerminan ragam budaya yang ada di Indonesia.

Eko menjelaskan, persiapan pelaksanaan acara puncak Festival Fulan Fehan 2019 sudah dilakukan sejak Februari.

“Semua ini tidak akan berhasil tanpa dukungan dan kepercayaan Bupati, Wakil Bupati, Dinas Pendidikan Belu,” ujar Eko yang juga koreografer opening ceremony Asian Games 2018 itu.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Rizki Handayani, menjelaskan Tari Likurai bukanlah tarian biasa. Likurai adalah tarian perang khas dari masyarakat pulau Timor, yang menceritakan perjuangan masyarakat setempat mengusir penjajah.

“Tarian Likurai merupakan tarian yang tidak ada dimana pun di belahan dunia. Tarian ini tentu saja menjadi tarian khas yang merupakan warisan serta budaya leluhur dari masyarakat di daerah ini,” kata Rizki.

Ketua Tim Pelaksana Calendar of Event (CoE) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Esthy Reko Astuty sangat mengapresiasi event ini. Ke depannya, pihaknya akan meningkatkan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Belu untuk memperbanyak kegiatan di daerah perbatasan. Termasuk kegiatan di Bukit Fulan Fehan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.

*****