Sembalun di Kaki Rinjani sempat menjadi lokasi film Leher Angsa. Foto; Dok Alenia Pictures

Sembalun di kaki Rinjani rasanya tidaklah asing bagi para pendaki gunung, tapi ungkin mmasih baru buat wisatawan biasa. Padahal desa Sembalun pernah muncul beberapa saat dalam sebuah scene film Leher Angsa produksi Alenia Picture sekitar 8 tahun lalu.

Sembalun di Kaki Rinjani

Papan yang mencantumkan keterangan nama Desa Sembalun, di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, muncul beberapa saat setelah layar film Leher Angsa dibuka. Sebuah pemandanagan yang indah, tak salah Alenia Picture memilih desa di kaki Gunung Rinjani tersebut untuk lokasi film mereka. Oya, bagi yang belum menyaksikan film tersebut, ia bercerita tentang anak sekolah dasar bernama Aswin dan tiga sahabatnya. Kisah Aswin di rumah dan di sekolah dikaitkan dengan kebiasaan penduduk membuang hajat di kali atau sungai serta jamban leher angsa, yang hanya dimiliki sang kepala desa.

Film Leher Angsa dikemas sebagai tayangan liburan yang segar dan informatif. Soal jamban, yang bagi orang-orang di perkotaan bukan masalah besar, menjadi hal pelik untuk penduduk desa tersebut. Selain itu, film ini mengisahkan kehidupan orang tua Aswin, tokoh utama film tersebut.

Seperti film-film lain yang diproduksi Alenia Pictures, karya ke tujuh ini pun menyuguhkan keindahan alam Indonesia. Seringnya Indonesai Bagian Timur. Dari desa yang asri, ladang di atas bukit, deretan perbukitan, hingga tentu saja sungai yang biasa menjadi tempat warga buang hajat. Pemandangan serba hijau itu berada pada ketinggian 1.156 meter di atas permukaan laut. Desa berhawa sejuk ini juga dikelilingi tebing-tebing batu.

Sembalun di kaki Rinjani merupakan salah satu jalur menuju puncak gunung Rinjani.
Desa Sembalun sering menjadi rute pilihan para pendaki gunung Rinjani. Foto: Dok. Alenia Pictures

Bagi para pendaki gunung, Desa Sembalun tidak asing lagi. Apalagi bagi mereka yang memang pernah atau berencana mendaki Gunung Rinjani, yang puncaknya terletak pada ketinggian 3.726 meter di atas permukaan laut. Sembalun terbagi atas dua desa, yakni Sembalun Lawang dan Sembalun Bumbung.

Nah, yang menjadi pintu pendakian biasanya adalah Sembalun Lawang. Berada di timur Gunung Rinjani, desa ini merupakan lokasi favorit para pendaki untuk memulai perjalanan menuju puncak gunung tertinggi kedua di Indonesia itu ataupun perjalanan ke Danau Segara Anak. Selain Sembalun Lawang, para pendaki mempunyai alternatif lain untuk gerbang pendakian, yakni Desa Senaru, yang lebih populer untuk wisatawan yang ingin menikmati beragam obyek wisata di sekitar kaki Gunung Rinjani. Desa ini sekaligus menjadi pintu masuk menuju Danau Segara Anak.

Menunjukkan keindahan alam pegunungan, Leher Angsa berbeda denganfilm 5 Cm,yang bercerita tentang pendakian Gunung Semeru. Tidak ada detail tentang Gunung Rinjani dalam milik Alenia ini, sehingga tidak membikin orang langsung terpancing minatnya untuk menjelajahi gunung itu. Tak seperti yang terjadi dengan Gunung Semeru beberapa saat setelah pemutaran film 5 Cm.

Namun setidaknya film ini menambah wawasan pelancong, bahwa Lombok tidak hanya memiliki pantai dan gili atau pulau kecil yang selama ini banyak diburu turis lokal dan asing. Ada pilihan lain, yakni kawasan berudara sejuk dengan hutan, kebun, serta tradisi yang masih terjaga. Baik di Sembalun maupun Senaru, terdapat beberapa homestay yang bisa menjadi pilihan para pelancong dan pendaki.

Para turis bisa menjajal trekking di sekitar Sembalun atau Senaru. Trekking di Sembalun bisa dimulai dari Senggigi, kawasan wisata paling populer di Pulau Lombok. Di kawasan ini juga paling mudah ditemukan hotel berbintang. Dari Senggigi, butuh waktu sekitar tiga jam untuk mencapai Sembalun, dengan melintasi berbagai desa. Di Sembalun sendiri hanya perlu waktu dua jam untuk mengelilingi ladang serta menonton para petani memanen kol, kentang, bawang putih, dan jenis tanaman lain.

Selama perjalanan, tentu Anda bisa menghirup udara segar dan menikmati keindahan Gunung Rinjani jika tidak sedang tertutup awan, selain bukit-bukit di sekitarnya. Dari kejauhan, Anda bisa melihat hamparan laut. Jika mau, Anda pun boleh mampir ke desa adat yang masih dipenuhi rumah-rumah tradisional dan mempertahankan tradisi.

Di Senaru, tersedia pilihan obyek wisata yang lebih beragam. Bagi yang ingin sekadar berwisata, lebih asyik singgah di Senaru. Anda bisa menikmati suasana desa adat dan Masjid Wetu Telu di Desa Bayan, sebelum menginjak Senaru.

Selain keindahan alam, ada dua air terjun yang menggoda di Senaru, yakni Sendang Gile dan Tiu Kelep. Bila berbicara dengan penduduk Desa Senaru, terutama soal air terjun ini, mereka pasti akan berkisah tentang pengambilan gambar saat pembuatan video clip tembang Hipnotis,yang dibawakan penyanyi Indah Dewi Pertiwi. Tampaknya, warga cukup terkesima dengan kerepotan para kru dalam pembuatan video klip tersebut. Sayang, air terjun di Lombok Utara ini, serta deretan pantai di Lombok Barat, hanya muncul sekilas di awal video tersebut.

Rita N./TL/alenia pictures/agendaIndonesia

*****

Yuk bagikan...

Rekomendasi