Menjadi Smart Traveler, Ini 10 Caranya

Menjadi smart traveler merupakan cara bisa jalan-jalan meskipun dengan keuangan yang pas-pasan. Foto Unsplash

Menjadi smart traveler berarti bisa melakukan perjalanan atau liburan bahkan ketika anggaran sedang cekak. Bayangkan anak-anak milenial yang umumnya belum memiliki pekerjaan tetap atau sudah bekerja tapi dengan imbalan yang masih kecil. Sementara mereka sangat menikmati jalan-jalan.

Menjadi Smart Traveler

Bahkan bagi kelompok milenial, jalan-kalan bukan sekadar liburan tapi sudah menjadi gaya hidup. Mereka bukan sekadar melepas penat dan membahagiakan diri sendiri dengan perjalanan yang dilalui. Anak-anak muda ini pandai menceritakan dan mengambil gambar yang menarik untuk berbagi cerita. Wisata bukan lagi pilihan tersier, namun terkadang bagian dari pekerjaan sehari-hari.

Traveling saat ini merupakan kebutuhan bagi kelompok usia millennials dan Gen Z. Menurut Indonesia Millennials Report 2019 oleh IDN Times, 20 persen lebih anak-anak milenial Indonesia menyukai aktivitas travelling. Bahkan aktivitas ini termasuk dalam lima besar aktivitas yang paling mereka sukai.

charlotte noelle 98WPMlTl5xo unsplash
Menjadi smart traveler adalah tuntutan untuk menyesuaiakan hasrat liburan dan kantong. Foto: unsplash

Namun generasi Z tentu bukanlah kelompok yang sudah mengantungi uang berlebih sehingga bisa melakukan jalan-jalan ke mana saja tempat yang mereka suka. Di sinilah kepandaian mereka berstrategi untuk bisa jalan-jalan sesuai keinginan namun dengan biaya yang tetap masuk akal bagi kocek. Mereka umumnya menjadi smart traveler.

Beruntung saat ini begitu banyak kemajuan teknologi yang memudahkan orang untuk membantu mencapai keinginan mereka. Selain informasi yang semakin banyak dan mudah diperoleh, juga muncul aplikasi-aplikasi juga strategi usaha pebisnis yang memunculkan alternatif-alternatif.

Informasi tentang Labuhan Bajo –untuk menyebut salah satu destinasi unggulan, dan semua spot wisatanya, sudah bertebaran di media. Tawaran penerbangan dan penginapan murah juga semakin gencar.

tommaso pecchioli 03nt4WmL1Kk unsplash
Menjadi smart traveler membuat perjalanan liburan Anda menjadi lebih menyenangkan. Foto: unsplash

Tapi, sebelum jauh berpikir bagaimana para pelancong merencanakan perjalanan, ada hal-hal yang mesti dipahami sebelum memulai perjalanan. Mengutip Forbes, berikut 10 tips buat Anda yang mau mulai jadi traveler. Menjadi Smart Traveler.

Cari Tempat yang Mudah
Mulai dari tempat yang mudah di sini maksudnya adalah lokasinya dekat, aksesnya gampang, bahasa yang bisa dipahami, dan biaya terjangkau. Detailkan perjalanan Anda sehingga bisa menjadi informasi yang mudah dicari.

Apabila Anda memilih destinasi wisata ke luar negeri, mulailah dari negara yang memiliki kesamaan bahasa, misalnya ke Malaysia atau Brunei Darussalam. Bukan saja untuk berkomunikasi, namun juga memahami sinyal atau petunjuk yang ada di jalan-jalan.

Jika pun Anda memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang baik, harus diingat bahwa tidak semua negara tujuan masyarakatnya memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang baik juga.

Saluran komunikasi
Tersambung dengan banyak orang melalui Internet adalah keharusan. Bayangkan betapa sia-sia rasanya jika Anda tak bisa mengunggah gambar di akun media sosial saat itu juga ketika sedang menikmati pengalaman berkesan di satu tempat. Bagi Anda yang bepergian ke luar negeri, pastikan ponsel yang digunakan bisa bekerja untuk kartu SIM dari berbagai operator selular. Termasuk jika ke luar negeri.

Pilih Tas yang Tepat
Tas yang dipakai untuk bepergian ke gunung, ke pantai, atau ke tempat wisata yang nyaman tentu berbeda. Kadang kala kamu perlu membawa, ada juga tempat yang nyaman untuk membawa koper.

Bawa Alat Secara Ringkas
Ketika tas sudah dipilih, kini waktunya memilah isi tas. Jika membawa peralatan elektronik, pilihlah yang ringkas dan tak makan banyak tempat. Contoh, earphone lebih praktis dibawa ketimbang headset. Komputer tablet bisa menjadi pilihan daripada membawa laptop.

atlas green VGOiY1gZZYg unsplash
Salah satu syarat menjadi smart traveler adalah bersikap praktis. Foto: unsplash

Berkemas Dengan Cerdas
Berkemas ini susah-susah gampang. Mungkin pada mulanya Anda ingin membawa semua barang yang ada di daftar. Kalaupun muat dimasukkan ke dalam tas, perhatikan bobot atau berat keseluruhan. Jika harus terbang dengan pesawat, ada batasan berat bagasi.

Amankan Data via Cloud
Jika kamera tertinggal atau memori card yang kecil itu terselip entah di mana, Anda tak perlu khawatir karena semua data atau dokumentasi perjalanan sudah tersimpan di cloud.

Download Aplikasi Penting
Layanan alih bahasa, peta, penunjuk jam dan arah adalah aplikasi yang wajib ada di ponsel para traveler. Jangan lupa juga akun media sosial tentunya.

Pilih Hostel
Jangan ragu memilih hostel karena bisa menekan biaya penginapan. Jangan berpikir kalau hostel itu kotor, berisik, dan berbahaya. Sebab di luar sana, banyak juga hostel yang pelayanannya cukup baik. Yang penting, Anda mesti berburu hostel yang memiliki reputasi baik berdasarkan pengalaman pelancong lain.

Proteksi Ponsel
Pastikan ponsel Anda terkunci ketika bepergian, terutama ke daerah yang cukup rawan. Hindari mengantongi ponsel atau menentengnya di tempat umum untuk menghindari kejahatan.

Tetap Waspada
Ketika bepergian, ingatlah kalau kita sedang bertamu ke daerah orang lain. Jagalah sikap dan tetap waspada terhadap orang baru yang Anda jumpai.

agendaIndonesia

*****

Memilih Hotel, Sesuaikan 6 Kebutuhan Ini

Memilih hotel ketipa bepergian ada 6 yang harus diperhatikan.

Memilih hotel untuk menginap tentu harus sesuai dengan kebutuhan ketika melakukan perjalanan. Mungkin ada yang menganggap hotel di mana saja adalah sama. Yang penting kamar bersih, tempat tidur rapi, kamar mandi juga resik.

Memilih Hotel

Dengan pertimbangan itu, pelancong berpikir, mencari penginapan saat traveling kayaknya gampang-gampang saja. Namun praktiknya tak semudah dalam bayangan. Menjumpai kamar yang cocok dengan kepribadian bukan soal gampang. Apalagi di Indonesia.

Dari waktu ke waktu hotel dirancang dengan sejumlah pertimbangan. Disesuaikan dengan pasar yang hendak dituju. Diselaraskan dengan lokasi tempat masing-masing hotel tersebut dibangun. Termasuk pula perancangan interiornya.

Memilih hotel harus disesuaikan dengan rencana perjalanan itu sendiri.
Memilih hotel tidak semata karena lokasi, pemandangan atau fasilitas hotel.

Artotel, misalnya, didesain untuk memberi rasa nyaman bagi mereka yang menikmati seni dan benda-benda seni. Dari lobi hingga ke dalam kamar.

Sementara, hotel seperti Ibis merancang semuanya serba praktis. Mereka mengurangi elemen-elemen atau Pernik yang terlalu detail yang diperhitungkan tidak akan dipakai tamunya. Bahkan mungkin tak sempat dilirik. Itu semua dilakukan karena pertimbangan pasar yang disasar.

Beberapa waktu lalu, online travel agent Pegipegi merilis enam pilihan penginapan yang sesuai dengan rata-rata tipe wisatawan yang datang ke seluruh pelosok Indonesia. Dari customer review Pegipegi, para traveler ini dapat digolongkan menjadi enam tipe, yaitu single trip (solo traveler), couple trip, business trip, travel with friends, group tour, dan family.

Sr. Strategic Marketing Manager Pegipegi mengatakan sebelum memesan, pelancong sebaiknya memastikan apakah mereka telah membaca berbagai informasi yang dibutuhkan, termasuk fasilitas apa saja yang disediakan, atau tidak ada dalam hotel itu. Itu disesuaikan dengan tujuan mereka melakukan perjalanan tersebut.

Untuk menentukan akomodasi yang tepat beserta fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing traveler, berikut rekomendasi masing-masing tipe.

Solo Traveler

Pegipegi merekomendasikan para solo traveler untuk memilih akomodasi yang dilengkapi dengan fasilitas kolam renang dan layanan spa. Sebab, kedua fasilitas tersebut cocok untuk menikmati me time atau waktu sendiri.

Selain itu, akomodasi yang dipiih sebaiknya dekat dengan pusat kota atau tempat hiburan. Dari total fasilitas hotel yang dapat dipilih tipe single trip, ada sekitar 10 persen pelanggan yang memilih hotel yang dekat dengan pusat perbelanjaan. Selain itu, 15 persen pelanggan memilih hotel yang dilengkapi dengan fasilitas room Internet connection.

Couple Trip

Bagi pelanggan yang ingin berlibur atau staycation bersama pasangan, baik untuk bulan madu atau sekadar liburan berdua, Pegipegi merekomendasikan mereka memilih hotel untuk akomodasi dengan fasilitas kolam renang pribadi atau private pool.

bawah reserve x80r4lsIp U unsplash
Memilih hotel bagi pasangan bisa dilakukan dengan tema perjalanan berdua itu.

Fasilitas tersebut dinilai bisa menambah suasana romantis bersama pasangan. Pilih juga akomodasi yang menawarkan pemandangan cantik, seperti gunung atau laut. Perhatikan saat memesan, apakah kamar yang dipilih menghadap ke pemandangan (dengan view), atau ‘hanya’ menghadapat halaman hotel.

Business Trip

Para traveler yang bepergian dalam rangka kerja, jalan-jalan tentu bukan menjadi fokus utamanya. Karena itu, memilih hotel pun harus disesuaikan dengan kebutuhan.

yang datang untuk keperluan bisnis sebaiknya menginap di kawasan bisnis atau dekat dengan tempat kerja atau berkegiatan selama di kota tersebut. Biasanya penginapan dengan tipe tersebut dekat dengan mal atau pusat belanja sehingga dapat dijangkau dengan mudah.

Perhatikan pula kelengkapan business center dan sambungan internet jika harus melanjutkan pekerjaan setelah kembali ke hotel.

Travel Dengan Teman

Bagi pelanggan yang berencana melakukan perjalanan bersama teman, mereka sangat direkomendasikan memilih akomodasi yang nyaman dan strategis sesuai tujuan bepergian bersama tersebut. Jika perjalanan dilakukan Bersama karena pekerjaan, tentu pilih seperti layaknya hotel untuk bisnis. Namun, jika untuk liburan, buat kesepakatan dengan teman, atraksi apa saja yang hendak dilakukan di kota tujuan, lalu cari hotel yang relative lebih dengan dengan tempat-tempat tersebut.

Trip Bersama Grup

Pemilihan hotel yang menyediakan promo bisa menjadi pertimbangan karena lebih meringankan kantong. Sebab, traveler jenis ini biasanya membutuhkan kamar dengan jumlah lebih dari satu. Berdasarkan data Pegipegi, tipe traveler dalam kategori ini tidak terlalu mementingkan fasilitas hotel yang lengkap. Yang penting fasilitas dasar sebagai tamu hotel terpenuhi.

Trip Keluarga

Para pelancong yang pergi megajak keluarga biasanya akan memilih menginap di hotel denga fasilitas cukup lengkap. Mulai kolam renang, area bermain, layanan spa, pusat kebugaran, kamar mandi bathtub, hingga lokasi strategis yang dekat dengan pusat perbelanjaan dan tempat wisata. Fasilitas yang lengkap dan ramah anak akan digadang-gadang menambah kenyamanan, khususnya buah hati.

agendaIndonesia

*****

Alila Seminyak adalah hotel bintang 5 bergaya resort yang terletak di kawasan Seminyak, Bali. Berada tepat di pinggir pantai, hotel ini memadukan lanskap taman hijau..

Wyndham Sundancer Resort Lombok adalah hotel bintang 5 bergaya resort yang terletak di kawasan Sekotong, Lombok. Hotel ini berada agak jauh dari pusat kota, di..

Radisson Blu Bali Uluwatu adalah hotel bintang 5 yang terletak di kawasan Uluwatu, Bali. Lokasinya tidak terlalu jauh dari lokasi wisata seperti Pura Uluwatu atau..

JW Marriott Hotel Medan adalah hotel bintang 5 yang terletak di area pusat kota Medan. Lokasinya terhitung strategis karena dekat dengan beberapa landmark seperti stasiun..

Padma Resort Ubud adalah sebuah hotel bintang 5 berformat resort yang terletak di area pedesaan Payangan, Bali. Berada di area hutan bambu, hotel yang dibuka..

The Mulia Resort Bali adalah sebuah hotel bintang 5 berformat resort yang berada di kawasan Nusa Dua, Bali. Berada persis di tepi pantai Nusa Dua,..

Menginap di Hostel, Harus Ingat 7 Hal Ini

Menginap di hostel berbeda dengan di hotel atau vila.

Menginap di hostel menjadi salah satu pilihan bagi wisatawan yang ingin berhemat dalam pengeluaran. Tapi tentu tidak semua orang cocok memilih menginap di penginapan seperti ini. Apa sih hostel itu?

Dari katanya, hostel adalah gabungan house dan hotel. Ini mirip penginapan yang menagmbil model rumahan. Tapi tidak sepenuhnya seperti itu. Hostel adalah konsep penginapan berbentuk dorm atau asrama.

Menginap di Hostel

Buat sebagian besar masyarakat Indonesia rasanya menginap di hostel ini masih terdengar asing. Umumnya, orang-orang lebih kenal dengan penginapan bergaya hotel, motel atau penginapan kelas melati.

Hostel sebelumnya muncul lebih dulu di daratan Eropa, dan lalu tumbuh di Indonesia sejak fenomena backpacking atau jalan-jalan berbujet seminim mungkin merebak. Konsep penginapan ini diadaptasi dari kamar asrama.

shobhit sharma 8TrcnRMap90 unsplash
Menginap di hostel menjadi alternatif jika ingin menghemat atau menambah kenalan di perjalanan. Foto: dok. unsplash

Seiring semakin tingginya minat orang berwisata, berbicara mengenai pilihan akomodasi untuk melengkapi rencana traveling, hotel tentu bukanlah satu-satunya pilihan. Ada banyak sekali pilihan akomodasi alternatif selain hotel seperti villa, serviced apartment, termasuk hostel.

Di antara berbagai alternatif akomodasi tersebut, hostel menjadi salah satu pilihan favorit traveler yang mencari akomodasi dengan harga terjangkau. Apakah pelancong pernah menjadikan hostel sebagai akomodasi?

Jika belum, kamu mungkin bertanya-tanya apa itu hostel, meski di muka sudah dijelaskan sedikit pengertiannya. Apa perbedaan antara hostel dan hotel sehingga membuat harga menginap di hostel menjadi lebih terjangkau?

Hostel adalah tempat menginap di mana berbagai fasilitas disediakan untuk digunakan Bersama, seperti kamar mandi, ruang TV, area duduk atau kerja, dan sebagainya. Meskipun ada beberapa hostel yang hadir dengan kamar tidur private, hostel umumnya memiliki kamar tidur yang juga digunakan bersama seperti asrama. Hostel juga identik dengan penggunaan bunk bed atau tempat tidur bertingkat.

Karena itu mengingap di hostel tak bisa seleluasa dibanding ketika memilih tidur di hotel berkamar privat. Sebab, ada beberapa peraturan tak tertulis yang wajib diketahui. Di Jakarta ada beberapa hostel yang sudah lama beroperasi. Misalnya: Sleepy Racoon Hostel di Kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat. Atau, Konko Hostel di Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Bagi para pelancong, sebelum memutuskan untuk tidur di hostel, sebaiknya memahami tujuh hal berikut ini.

Tipe Kamar

Perhatikan kamar yang Anda pesan apakah mix dorm, female dorm, atau male dorm. Hostel biasanya memiliki tiga tipe kamar, yakni mix dorm, female dorm, atau male dorm. Mix dorm berarti kamar campur untuk laki-laki dan perempuan, sedangkan female dan male dorm adalah kamar khusus sesuai dengan jenis kelamin. Pastikan Anda tak keliru memilih mix dorm bila ingin menginap di kamar yang homogen.

taiga ishii mukO8Po LZ8 unsplash
Menginap di hostel harus siap berbagi ruang dan kebiasaan dengan orang lain. Foto: unsplash

Soal Harga

Harga yang dipatok adalah harga per kasur, bukan per kamar. Wisatawan harus tahu kalau harga yang ditawarkan untuk menginap di hostel adalah harga per kasur. Jadi, misalnya Anda datang menginap berdua, masing-masing harus membayar sesuai dengan harga yang tertera. Tentu bukan seperti di hotel yang bisa sharing cost. Namun rata-rata harga sewa hostel murah. Di Ubud, Bali, misalnya, biayanya berkisar mulai Rp 30 ribu per malam.

Vacant dan In Use

Dua papan informasi yang tak boleh lupa di putar-balik sebelum dan sesudah mandi.

Kamar mandi atau toilet di hostel bukan bersifat privat, melainkan untuk bersama. Di depan pintu, umumnya tergantung papan tulisan “vacant” dan “in use”. Papan vacant menunjukkan kalau kamar mandi kosong, sedangkan in use menunjukkan sebaliknya. Tamu hostel tak boleh lupa menggantung papang in use sebelum masuk kamar mandi dan vacant selepas kelar mandi.

Alas Kaki

Tamu tidak boleh memakai alas kaki saat masuk kamar. Pihak hostel dan para penghuninya umumnya akan sangat menjaga kebersihan kamar. Maka, jangan sekali pun membawa alas kaki masuk ke kamar hostel. Selalu letakkan alas kaki di rak depan kamar yang umumnya sudah disediakan oleh pihak hostel.

Loker

Masukkan barang-barang berharga ke loker. Saat menyewa hostel, Anda tak akan menemui lemari. Namun, Anda akan mendapatkan kunci loker. Simpanlah barang-barang berharga dan baju-baju di loker tersebut. Jangan lupa selalu mengunci loker untuk alas an keamanan.

Jangan Mengunci Pintu Kamar

Cukup loker saja yang dikunci. Penjaga hostel biasanya akan memperingatkan Anda untuk tidak mengunci pintu kamar hostel. Sebab, tak semua tamu memegang kunci kamar. Bila Anda menguncinya, hal ini akan merepotkan tamu lain dan tentu pihak hostel.

Lampu kamar

Sebaiknya jangan coba-coba menghidupkan lampu kamar hostel saat tamu lain terlelap tidur, kecuali untuk kebutuhan darurat. Sebab, sudah menjadi budaya, lampu hostel akan selalu dimatikan saat malam hari.

Mau mencoba menginap di hostel? Tak ada salahnya bertanya ke pengelola, ada berapa tempat tidur dalam satu kamar. Siapa tahu jika Anda melancong dengan sejumlah teman, seluruh tempat tidur dalam satu kamar bisa dipergunakan atau di-book seluruhnya.

agendaIndonesia

*****

Alila Seminyak adalah hotel bintang 5 bergaya resort yang terletak di kawasan Seminyak, Bali. Berada tepat di pinggir pantai, hotel ini memadukan lanskap taman hijau..

Wyndham Sundancer Resort Lombok adalah hotel bintang 5 bergaya resort yang terletak di kawasan Sekotong, Lombok. Hotel ini berada agak jauh dari pusat kota, di..

Radisson Blu Bali Uluwatu adalah hotel bintang 5 yang terletak di kawasan Uluwatu, Bali. Lokasinya tidak terlalu jauh dari lokasi wisata seperti Pura Uluwatu atau..

JW Marriott Hotel Medan adalah hotel bintang 5 yang terletak di area pusat kota Medan. Lokasinya terhitung strategis karena dekat dengan beberapa landmark seperti stasiun..

Padma Resort Ubud adalah sebuah hotel bintang 5 berformat resort yang terletak di area pedesaan Payangan, Bali. Berada di area hutan bambu, hotel yang dibuka..

The Mulia Resort Bali adalah sebuah hotel bintang 5 berformat resort yang berada di kawasan Nusa Dua, Bali. Berada persis di tepi pantai Nusa Dua,..

Koper yang Menyegarkan, 4 Alternatifnya

Koper yang menyegarkan sudah kelihatan mencolok.

Koper yang menyegarkan rasanya seperti kita melihat permen warna-warni atau buah yang warnanya menyegarkan mata. Koper warna hitam, merah, dan cokelat sudah biasa. Perjalanan tentu akan lebih menyegarkan dengan tentengan penuh pulasan warna cerah.

Koper Yang Menyegarkan

Perjalanan liburan ke Bali, Bangkok, atau Hawaii rasanya sudah memberikan vibe yang menyegarkan. Tapi bisa jadi semangat yang awalnya menggebu berubah menjadi datar ketika packing pakaian ke dalam koper.

Pelancong mungkin jarang menyadari semangat yang mengendor itu kadang-kadang disebabkan hal-hal sepele: warna koper dengan warna yang monoton. Tiba-tiba perjalanan liburan tak ada bedanya dengan perjalanan dinas atau bisnis biasa.

Koper yang menyegarkan tidak saja bagi yang membawanya, tapi juga mereka yang melihat.
Warna putih memang tak lazim untuk koper, tapi ini pilihan menarik. Foto: unsplash

Mungkin banyak orang menganggap sepele dengan koper. “Toh yang penting bisa menyimpan pakaian dan keperluan lain dengan baik.” Demikian mungkin orang berpikir tentang kopernya, sehingga hanya memiliki satu wadah saja untuk semua keperluan perjalanan.

Ada sejumlah produsen mengeluarkan warna-warna  yang menggoda, seperti hijau jeruk nipis, ice blue, merah, dan lainnya. Warna koper yang segar tanpa disadari membangkitkan rasa senang atau kegembiraan. Bahkan itu tak hanya bagi yang memakainya, tapi juga orang lain.

Cobalah perhatikan situasi ini, jika pelancong berada di bandar udara dan sedang antri untuk check in, tanpa sengaja akan memperhatikan koper-koper yang dibawa penumpang lain. Warna terbanyak adalah hitam, coklat, merah atau biru tua. Membosankan.

Lalu tiba-tiba ada calon penumpang dipanggil petugas dan ia membawa koper dengan warna yang segar. Bahkan kadang dengan ornament yang lucu. Tanpa sadar kita akan terhibur oleh koper yang menyegarkan.

Lalu seperti apa pilihan koper yang menyegarkan itu? Berikut koper dari berbagai label yang bisa menjadi alternatif pilihan Anda.

Rimowa

Label yang berasal dari Jerman ini sudah memproduksi koper pada 1898. Sebuah rentang waktu yang lama untuk terus memperbaiki produknya. Jenama ini sejak lama mempunyai ciri khas dengan material berkualitas, yaitu aluminium dan polikarbonat yang berteknologi tinggi.

Rimowa memiliki keunggulan, yaitu berat yang ringan dengan berbagai pilihan warna ultraviolet, lime green, ice blue, navy blue, dan carrara white. Semuanya bukan warna “yang biasa-biasa saja”, sehingga menjadi koper yang menyegarkan. Untuk harganya ditawarkan mulai Rp 5,6 juta hingga Rp 13 juta. Koper tersebut bisa memuat segala keperluan dalam melakukan perjalanan.

Semuanya cocok digunakan dalam perjalanan jauh dan lama. Dan terpenting membawa kegembiraan bagi yang membawanya.

Samsonite
Yang ini label dari Amerika dan telah sejak lama membangun citra desain elegan dan inovatif. Koper terdapat pilihan warna cerah seperti biru, abu-abu, dan ungu.

Koper yang menyegarkan bisa membangkitkan kegembiraan bahkan sejak packing.
Jika pun punya warna favorit, bisa dipilih yang tidak biasa.

Berbahan 100 persen materi polikarbonat, koper-koper tersebut terbilang ringan dan tidak meninggalkan kekukuhannya serta kemewahan yang memikat. Dengan begitu, Anda tidak perlu khawatir dengan keamanan seluruh barang bawaan dalam koper ini.

American Tourister

Label yang berdiri pada 1993 ini mengeluarkan koleksi terbaru yang memberi pilihan warna cerah seperti ungu, ultraviolet, biru, kuning, merah muda, dan abu-abu. Modis dan ramping.

Koleksi Prismo ini pastinya akan mengesankan semua petualangan dan perjalanan para pelancong yang menggunakannya. Terbuat dari polikarbonat yang kuat dan ringan serta acrylonitrile butadiene styrene. Memiliki daya tahan maksimum untuk melindungi barang-barang Anda selama perjalanan.

Tumi

Koper yang menyegarkan tumi
Koper dengan motif bisa menjadi pilihan yang menarik.

Label yang berdiri pada 1980-an di Amerika Selatan ini memproduksi koper yang elegan. Memberikan inovasi baru dengan warna cerah. Koper ini memiliki corak lingkaran yang berwarna-warni. Terbuat dari materi polikarbonat yang membuat produk ini memiliki daya tahan yang kuat. Sangat ideal jika digunakan untuk berlibur dan dapat menyimpan perlengkapan Anda selama satu minggu.

agendaIndonesia

*****

no results found

Direktori Tidak Ada

Terbang Dengan LCC, 10 Untung Ruginya

Terbang dengan LCC ada untung ruginya, itu karena pertimbangan strategi penerbangan jenis ini. Foto unsplash

Terbang dengan LCC atau Low Cost Carrier, penerbangan dengan biaya rendah, semakin banyak dipilih wisatawan untuk terbang. Tentu saja karena soal kepraktisannya, dan tarif tiketnya. Penerbangan jenis ini sesungguhnya bukan hal baru. Fenomena ini bahkan sudah dimulai sejak 1967 oleh maskapai Southwest.

Terbang Dengan LCC

Dunia penerbangan saat ini mengenal dua jenis penerbangan berdasarkan layanannya, yaitu Low Cost Carrier (LCC) dan Full Service Carrier (FSC). Di Indonesia, FSC didominasi oleh Garuda Indonesia dan Batik Air, yang dapat dikenali dengan maskapai penerbangan dengan pelayanan premium dan harga yang tinggi. Sedangkan LCC didominasi oleh Lion Air Group, Citilink, dan Air Asia.

Perbedaan harga yang cukup jauh antara maskapai FSC dan LCC membuat masyarakat menggandrungi terbang dengan LCC, meski masih banyak juga yang lebih puas dengan pelayanan FSC.

Pernahkah terpikir bagaimana cara LCC tetap mendapatkan keuntungan dengan tarif yang sangat rendah? Mengetahui 10 faktor ini bisa menjadi pertimbangan kapan terbang dengan LCC, kapan memilih FSC.

Mengambil Tarif Batas Bawah

Kelebihan dari maskapai jenis LCC adalah tarif mereka yang rendah. Ini bukan berarti mereka mengakali harga, karena tarif mereka tetap berada dalam batas yang diizinkan oleh peraturan pemerintah, hanya mereka membidik tarif batas bawah.

Penetapan tarif batas bawah berakibat pada banyaknya pelayanan yang jauh berbeda dengan penerbangan jenis Full Service Carrier. Misalnya saja kenyamanan yang didapatkan, makanan dan minuman selama penerbangan, fasilitas bagasi, dan berbagai pelayanan lain yang justru menjadi kelebihan dalam penerbangan FSC.

Memperpendek Jarak Antarkursi

Terbang dengan LCC keuntungan uramanya adalah mendapatkan tiket yang lebih murah.
Terbang dengan LCC salah satunya harus rela dengan room legs yang tidak terlalu leluasa. Foto: unsplash

Penerbangan jenis LCC berusaha membawa penumpang sebanyak-banyaknya. Tentu dalam batasan aman dan nyaman. Karena itu, mereka memperpendak jarak ruang antarkursi penumpang.

Kira-kira rumusnya, semakin pendek jarak antarkursi, semakin banyak penumpang yang dapat mereka angkut. Semakin banyak penumpang yang mereka angkut, semakin banyak pemasukan yang dapat digunakan untuk menutupi biaya operasional.

Beberapa maskapai LCC juga memangkas beberapa space ruangan seperti dapur dan toilet yang lebih sempit sehingga seluruh ruangan dalam pesawat dapat dimaksimalkan untuk menampung penumpang lebih banyak.

Hanya Ada Satu Kelas Kabin

Jika wisatawan perhatikan perbedaan yang pertama akan ditemui ketika memasuki pesawat FSC dan LCC dari depan adalah, pesawat LCC tidak memiliki ruang khusus serupa kelas bisnis di FSC. Dengan kabin yang seragam pihak maskapai dapat menghemat banyak hal mulai dari interior hingga pelayanan.

Meski demikian, beberapa maskapai mensiasati dengan memberikan pilihan untuk treatment khusus kepada penumpang, contohnya Citilink dengan Green Seat-nya, juga Air Asia. Namun tentu saja perlakuan khusus ini bisa didapatkan dengan menambah sejumlah uang tertentu.

Membawa Bahan Bakar Secukupnya

Pernahkah Pelancong memperhatikan ketika naik penerbangan LCC bahwa waktu terbang lebih singkat dibandingkan jika naik maskapai yang full service? Hal ini karena LCC cenderung membuat pesawatnya seringan mungkin. Karenanya, mereka tidak membawa bahan bakar berlebih, agar bahan bakar tidak membebani pesawat ketika terbang sehingga mereka bisa bergerak dengan lebih cepat dari satu kota ke kota lainnya. Tentu jumlah bahan bakar yang dibawa tetap dalam range aman.

Menekan Fasilitas

yente van eynde xhILvbjCBS8 unsplash
Terbang dengan LCC harus siap tidak menikmati sejumlah fasilitas, seperti makanan dan minuman. Foto: unsplash

Ketika wisatwan menumpang LCC, maka mereka sudah siap untuk tidak mendapatkan in flight entertainment, makanan dan minuman gratis sama sekali. Jika mau, penumpang diperkenankan untuk membeli atau memesan ketika melakukan reservasi atau booking tiket. Jumlah makanan dan minuman tersebut tentu terbatas, sehingga jika tidak membeli atau memesan terlebih dulu, bisa jadi akan kehabisan. Jumlah meal yang mereka bawa di luar pesanan sangat terbatas karena menekan kemungkinan waste.

Mengenakan Biaya Tambahan

Penerbangan LCC sebenarnya bisa memberikan pelayanan tambahan, namun dengan sejumlah ketentuan. Misalnya saja penumpang harus membayar lebih untuk bagasi yang lebih banyak; harus membayar untuk pilihan kursi; harus membayar untuk mendapatkan makanan dan minuman di pesawat; dan harus membayar untuk berbagai macam fasilitas tambahan lainnya.

Jadwal Red Eye Flights

Red Eye Flights adalah penerbangan yang dilakukan pada jam yang sangat pagi dan jam yang sangat malam. Penerbangan LCC banyak mengambil celah pada jadwal Red Eye karena ingin mengambil kue Red Eye yang selama ini cenderung dihindari maskapai Full Service.

Memperpendek Turn Around Time

Semakin lama sebuah pesawat terparkir di bandara maka biaya parkir juga akan makin mahal. Maskapai LCC mengakalinya dengan cara memperpendek turn around time (waktu tunggu untuk terbang ke base awal atau rute lanjutan), sehingga secara rata-rata jam terbang mereka lebih tinggi dari FSC, karena mereka lebih banyak terbang daripada berdiam di bandara.

Penyesuaian Jadwal Penerbangan

Terkadang beberapa maskapai LCC memutuskan tidak jadi terbang karena jumlah penumpang yang sangat sedikit dan tidak memenuhi kuota. Jika penerbangan dipaksakan tetap dilakukan mereka akan mengalami kerugian. Mereka lalu mengakalinya dengan cara mengalihkan penumpang ke penerbangan selanjutnya. Akibatnya sering terjadi penumpukan penumpang di bandara dan delay.

Namun tidak semua LCC menerapkan hal semacam ini, karena beberapa LCC pun memiliki komitmen yang tinggi terhadap konsumen dengan berangkat tepat waktu dan menghindari hal-hal yang dapat menyebabkan terjadinya delay berkepanjangan.

Terminal Tersendiri

Banyak bandara memberlakukan terminal yang berbeda antara LCC dan FSC. Di Bandara Soekarno Hatta, misalnya, LCC mendapatkan Terminal 1 sedangkan Garuda Indonesia berada di Terminal 3. Demikian halnya dengan bandara-bandara lainnya di dunia. Alasan mengapa terminal mereka berbeda adalah karena faktor soal fasilitas yang berbeda.

Jadi mau pilih penerbangan mana? Semua ada plus minusnya. Terbang dengan LCC oke, terbang dengan FSC ayo aja. Yang terpenting semua tetap menerapkan penerbangan yang aman.

agendaIndonesia

******

Meringkas Tentengan, 7 Tak Harus Dibawa

Meringkas tentengan bagasi saat liburan perlu dilakukan agar perjalanan menyenangkan. Foto: dok. shutterstock

Meringkas tentengan saat bepergian liburan menjadi kunci menikmati perjalanan liburan. Terkadang saat vakansi kita berpikir semua harus tersedia di tempat tujuan. Jadi ketika jalan-jalan ke Bali, pelancong berpikir untuk membawa pelbagai macam pakaian: untuk tidur, jalan-jalan santai, semi formal, baju berenang, bahkan pakaian cadangan.

Meringkas Tentengan

Seorang teman yang harus berlibur ke Pontianak selama tujuh hari menyiapkan dalam kopernya pakaian untuk 8-9 hari. Tentu saja ini membuat bawaan menjadi sangat banyak. Koper yang dibawa pun minimal ukuran yang medium.

Selain repot saat membawa, urusan packing pun ikut ribet. Baik ketika hendak berangkat, maupun saat akan pulang. Termasuk memastikan tidak ada barang atau pakaian yang tertinggal di hotel.

Meringkas tentengan selain nyaman saat packing, juga membuat liburan terasa ringan.
Banyak informasi saat ini sudah tersedia di ponsel. Foto: dok. shutterstock

Oleh karena itu, urusan meringkas tentengan menjadi perlu saat melakukan perjalanan liburan. Persoalannya, barang apa saja yang tak perlu dibawa? Bagaimana jika nanti di tempat liburan yang tak dibawa justru dibutuhkan.

Meringkas tentengan pada dasarnya adalah memilah-milah perlengkapan liburan. Hal pertama yang harus dipastikan: wisatawan mau ngapain saja selama liburan? Berapa lama liburan akan dilakukan? Menginap di mana?

Jika itu semua sudah pasti, saatnya meringkas tentengan. Prinsipnya, tinggalkan barang-barang yang sebenarnya tak diperlukan.

Sampo atau Kebutuhan Mandi Lainnya.

Mungkin perlengkapan mandi ini ukurannya kecil, tapi bila ada beberapa buah, ia menjadi berat dan menyesakkan ransel atau koper. Hotel umumnya sudah menyediakan hal-hal tersebut, jadi bisa memakai yang mereka sediakan.

Kalaupun kepepet, karena harus menggunakan merek tertentu, ini bisa dibeli di kota tujuan. Tinggalkan juga sisir besar yang bikin rambut indah. Ikatlah rambut selama melancong, lebih simpel dan nyaman. Jika terbiasa menggunakan pengering rambut, pastikan hotel menyediakan di kamar mandi, sehingga tak perlu membawanya dari rumah.

Pakaian Formal

Apakah memang ada rencana menghadiri kegiatan formal, seperti resepsi pernikahan? Atau, berharap menghadiri pesta atau makan di restoran mewah sehingga membawa pakaian spesial? Jika tidak ada dalam jadwal acara-acara formal, tinggalkan saja pakaian-pakaian formal. Ingat, Anda sedang akan berlibur.

Jangan berpikir terlalu rumit, pilih yang simpel dan bisa dikenakan dalam segala kesempatan. Tinggal Anda padukan sehingga terlihat lebih rapi. Untuk yang berjilbab, lebih baik bawa yang warna netral, jadi cocok untuk baju warna apa pun dan segala kesempatan.

Ini juga berlaku untuk alas kaki. Cukup membawa sepatu yang langsung dipakai. Pilih yang smart casual. Bisa dipakai di segala cuaca. Sandal? Jika perlu sandal jepit, bisa beli di tujuan. Yang murah saja dan bisa ditinggal.

Jumlah pakaian juga bisa diperbaharui dengan laundry di hotel. Jika merasa tarifnya mahal, banyak kota di Indonesia yang menyediakan layanan laundry kiloan yang sehari selesai.

Sekantong Gadget

Meringkas tentengan wajib dilakukan agar semua bisa lebih praktis.
Berbagai gadget untuk pelbagai keperluan, namun tak semua dibutuhkan ketika liburan. Foto: dok. shutterstock

Beberapa orang tampak sibuk dengan sekantong gadget mereka. Dari telepon seluler, tablet, kamera, atau video camera, bahkan laptop. Seakan siap bekerja dari mana saja.

Padahal saat ini satu ponsel pintar bisa merangkul semua fungsi tersebut. Jadi pilih saja satu produk untuk banyak fungsi sehingga bawaan tak berat. Kemudian, bukankah Anda berlibur untuk bebas dari pekerjaan, kenapa harus bawa laptop?

Buku Panduan Wisata

Buku panduan apalagi yang tebal, tentu sebaiknya tak perlu dibawa. Saat ini sudah begitu banyak aplikasi dan laman informasi yang bisa diakses lewat telepon genggam. Buka ponsel, Anda bisa berselancar untuk mencari tahu atau tanya ke staf hotel untuk arah atau lokasi obyek wisata yang lebih pasti.

Sepatu Olah Raga

Ingin berlatih kebugaran selama berlibur, lebih baik pilih yang tidak mengharuskan Anda membawa perlengkapan khusus. Sepatu untuk berlari memakan tempat di koper. Mungkin pilih berenang, membawa celana atau baju renang tidak menyesakkan koper. Atau cukup beryoga karena matras sudah disediakan hotel. Atau, cobalah tanyakan ke hotel saat reservasi, kemungkinan adanya sepatu yang bisa disewa untuk jogging atau sekadar treatmil.

Perlengkapan Berat

Anda pelancong biasa. Tak perlu memikirkan akan melakukan kegiatan berat selama perjalanan hingga membawa sepatu khusus untuk mendaki gunung, jaket tebal, syal, dan lain-lain. Kecuali memang keberangkatan untuk mendaki gunung, atau berselancar di laut dan menyelam, tentunya perangkat berat tidak boleh ditinggalkan. Sekali lagi, bawalah sesuai dengan kebutuhan.

Segala Jenis Obat-obatan

Bawalah obat yang memang diperlukan segera. Paling tidak untuk tindakan pertama, inipun biasanya mudah diperoleh di hotel. Kecuali jika Anda menderita penyakit tertentu. Tidak perlu satu kotak obat-obatan di rumah dan perlengkapan untuk pertolongan pertama dibawa semua.

Jadi, ingatlah satu hal: Anda sedang berlibur, bukan pindah rumah. Meringkas tentengan adalah keharusan.

agendaIndonesia

*****

Tote Bag, 1 Tas Besar Yang Multifungsi

Tote bag menjadi pilihan ketika cuma ingin jalan dengan satu tas saja. Foto: Dok. unslpalsh

Tote bag saat ini semakin menjadi andalan orang, terutama sejak sejumlah pemerintah, misalnya DKI Jakarta, mengatur penggunaan kantong belanja berbahan plastik. Orang kemudian beralih dengan kantong belanja, yang umumnya berupa tote bag.

Tote Bag

Bagi sebagian orang, sebutan tote bag mungkin belum terlalu familiar, meskipun sehari-hari sudah membawanya. Tas jenis ini juga sering dikenal dengan istilah tas bahu atau tas cangklong karena memang cara membawanya  adalah dengan menggantungnya di pundak atau sekadar menjinjingnya di tangan.

Bagi yang belum tahu apa itu tote bag, tas ini pada dasarnya adalah tas klasik Amerika yang cenderung dipakai untuk keperluan apa saja, atau untuk membawa apa saja. Desainnya sederhana dan lebih difokuskan pada usability, alias fungsi.

Di awal kemunculannya, tas ini bentuknya besar, terbuka, dan memiliki pegangan yang ditempatkan di bagian tengah masing-masing. Modelklasik menggunakan tali melengkung, meski sekarang ini variasi tali sudah lebih banyak ditemukan. 

Seiring dengan perkembangan, tas jenis initidak lagi dipakai hanya untuk membawa barang belanjaan. Banyak anak muda yang menggunakan tas ini sebagai fashion. Tas inidipakai untuk jalan ke mall, piknik, pergi ke tempat kursus dan kuliah, bahkan tak sedikit yang menentengnya untuk berwisata. 

Seiring pergantian zaman, fungsi plastik harus tergantikan oleh bahan yang lebih ramah lingkungan demi kelangsungan alam di masa yang akan datang. Perlahan, belakangan hadir tas jinjing sebagai solusi pengganti plastik.

Berbagai macam tas jinjing mulai ramai digunakan masyarakat, ada yang berbahan parasut, kulit, kanvas, drill, dan masih banyak lainnya. Namun, yang paling sering menjadi pilihan kebanyakan orang adalah tas jinjing dengan bahan kanvas.

Secara bentuk tote bag merupakan tas yang berbentuk kotak yang di lengkapi dengan dua buah tali pegangan dan ada perekat untuk penutupnya, biasanya di gunakan untuk sebagai pengganti tas ransel agar terlihat lebih simple

Selain bahannya yang kuat, kanvas juga terlihat lebih fashionable sehingga semua kalangan usia bisa memakainya dalam kehidupan sehari-hari dengan berbagai macam fungsi.

Tote bag pertama kali muncul pada abad ke-17. Berukuran besar dan bisa untuk membawa beragam produk. Kata tote sendiri bermakna membawa. Meski desainnya sudah beragam, tas ini tetap berfungsi membawa berbagai kebutuhan sehari-hari saat ke luar rumah.

Kini, tak hanya  disukai kaum perempuan. Para pria pun memilihnya untuk membawa buku, beragam gadget, atau pakaian ganti saat mampir ke pusat kebugaran.

Untuk melancong, tas multifungsi ini pun bermanfaat. Bisa diisi satu pakaian ganti, perlengkapan mandi, hingga gadget yang tentunya. Nah,ada pilihan model unisex, yang digunakan untuk pria maupun wanita. Saat ini banyak tak jinjing keluaran merek-merek terkenal, di antaranya, ada di bawah ini.

Louis Vuitton. Berbeda dengan produk lain dari merek yang sama, Louis VuittonCanvas Globe Shopper Cabas Tote Limited Edition tetap  mencantumkan labelnya dengan jelas seperti umumnya tas keluaran LV. Ukurannya 23 x 23 x 9 sentimeter dengan dua kantong, satu di dalam dan satu di bagian belakang tas berwarna krem ini.

Tote bag bisa menjadi pilihan untuk membawa berbagai barang dalam sata wadah. Praktis.

Memiliki sejumlah akseroris seperti  dua gesper di sisi kanan dan kiri sehingga terkesan cukup “ramai”. Dipatok pada kisaran Rp 8,13 juta pada sejumlah situs belanja online.

Hermes. Terbuat dari kanvas, tote bag yang satu ini terlihat elegan. Tersedia dalam beberapa warna, seperti hitam, abu-abu dan cokelat. Warna netral yang bisa digunakan pria maupun perempuan.

MM tote bag canvas unisex ini, hanya mempunyai aksen berupa tali yang memanjang dari bagian bawah tas hingga pegangannya yang tergolong pendek. Dipatok pada kisaran Rp 3 – 4 juta pada situs perbelanjaan online internasional.

Alexander McQueen.Terbuat dari kulit dalam polesan warna hitam, tas ini desainnya simpel tapi terkesan mewah karena bahan kulit berkualitas. Dijual seharga Rp 10,68 juta pada situs perbelanjaan online, selain bisa dijinjing, tas dilengkapi tali panjang. 

Ukurannya 38 x 43 x 15 sentimeter. Tampak bergaya sekaligus bisa membawa berbagai perlengkapan memadai saat keliling kota.

Tote bag tak cuma untuk belanja, kini juga bisa sebagai pelangkap fashion.

Polo Ralph Lauren. Memiliki lebar bawah dan atas berbeda, atas sepanjang 46 sentimeter sedangkan atas dikurangi 10 sentimeter. Cukup besar untuk wadah beragam kebutuhan. Dengan tinggi tas 37 sentimeter, tas bermodel sederhana ini tepat bagi para pria umumnya. Ditempeli  logo merek ini dalam warna merah, selain juga angka tiga dalam warna yang sama di pojok tas bagian depan. Harga yang ditawarkan situs perbelanjaan online pada kisaran Rp 1,468 juta.

agendaIndonesia

*****

no results found

Direktori Tidak Ada

Penurun Kerja Obat, Awas 5 Hal Ini  

Penurun kerja obat bisa terselip di makanan atau minuman yang sepertinya menyebahatkan. Foto : dok shutterstock

Penurun kerja obat kadang tidak disadari hadir dalam menu makanan yang kita pilih ketika santap di resto atau kedai favorit. Maksud hati bersenang-senang, siapa sangka dia mengurangi efektivitas obat yang kita minum.

Penurun Kerja Obat

Memang efektivitas obat bergantung pada banyak hal. Salah satunya ialah karena sang pasien tidak mematuhi dosis dan waktu pemakaian yang sudah ditetapkan oleh ahli medis. Selain itu, ternyata ada faktor lain yang barangkali tidak dikira. Misalnya, pilihan makanan. Karena itu, ada beberapa jenis sajian yang dapat menjadi penurun kerja obat.

Saat berkonsultasi dengan dokter, pasien disarankan untuk menanyakan pantangan makanannya. Apalagi, jika selama mengkonsumsi obat itu, orang harus melakukan perjalanan. Maka, ia harus lebih waspada, karena bisa jadi menemukan menu baru di resto atau kedai makan tanpa tahu bahan-bahan utamanya. Apel Malang dan kuliner turunannya yang segar itu belum tentu cocok ketika Anda sedang mengkonsumsi obat tertentu.

Penurun kerja obat sering kali tidak disadari karena merupakan makanan atau minuman yang sehat.
Susu sering tidak disadari bisa menurunkan efektivitas khasiat obat. Foto: dok. unsplash

Tak ketinggalan pula, ketika konsul ke dokter jangan lupa menanyakan aturan makannya. Sebab, ada obat yang ditelan setelah makan atau sebaliknya. Misalnya, obat penurun panas, seperti paracetamol, sebaiknya ditelan 30 menit sebelum makan. Itu dilakukan untuk mencegah aliran makanan dari lambung ke aliran darah.

Hati-hati juga dengan pengobatan untuk gastritis dan penyakit gastroesophageal reflux. Biasanya, obat jenis ini harus ditelan saat perut masih kosong pada pagi hari.

Tak hanya tidak efektif, paduan makanan dengan obat tertentu bisa berujung pada gangguan kesehatan alias berbahaya. “Efeknya lebih serius pada anak-anak, dibanding orang dewasa,” ujar Nigel Gonzales, direktur eksekutif International Association of Medicines Manufacturers seperti dikutip dari Healthyday4you.com.

Selama ini, susu yang paling sering diwaspadai saat seseorang menelan obat. Sudah menjadi rahasia umum bahwa susu ataupun yogurt memang mereduksi alias jadi penurun kerja obat dalam menyembuhkan gangguan kesehatan, terutama antibiotik. Anak yang diberi obat antibiotik seharusnya tidak minum susu 30 menit sebelumnya atau setelahnya.

Jus anggur pun harus diwaspadai karena bisa menurunkan metabolisme obat di hati. Sistem metabolizing cytochrome akan dipenuhi oleh substansi dari jus anggur dan masuk ke sirkulasi dengan kadar racun tinggi.

Selain itu, sejumlah sayuran kaya serat, seperti kacang-kacangan, brokoli, dan kol dapat berpengaruh meski kadarnya kecil. Tingkat penyerapan obat di dalam darah dapat menurun, terutama obat yang mengandung antibiotik. Sedangkan sayuran lain, seperti bayam, karena memiliki kadar vitamin K tinggi yang bermanfaat untuk pembekuan darah, sebaiknya tidak dikonsumsi oleh pasien yang menelan obat yang mengandung koagulan atau pengencer darah.

Selain itu, masih ada paduan lain yang benar-benar harus dicermati. “Saat minum obat bebas ataupun dengan resep dokter,” ujar Jen Wolfe, Pharm.D., ahli farmasi dari Washington D.C. Setidaknya ada lima paduan yang harus dicermati. Seperti tertera dalam tulisan berikut.

5 Paduan Berbahaya

Jeruk vs obat batuk. Tidak hanya jus anggur yang harus dicermati saat mengkonsumsi obat, di antaranya statin (penurun kolesterol). Beberapa jenis jeruk pun ternyata bisa menghadang kerja enzim untuk mengurai statin dan juga kerja obat batuk dextromethorphan.

Berbagai varietas jeruk bisa menyebabkan, misalnya, berefek halusinasi dan rasa kantuk, karena konsumsi dextromethorphan menjadi lebih panjang. Demikian juga efek statin berupa kerusakan pada otot.

Susu plus olahannya vs antibiotik. Sejumlah antibiotik mengikat kalsium, zat besi, dan mineral lain pada makanan hasil olahan susu. Karena menghalangi penyerapan antibiotik, ujung-ujungnya akan menurunkan kemampuan  untuk melawan infeksi.

Demikian juga obat sejenis tetracycline atau flouroquinolone yang biasanya ada pada obat jerawat atau infeksi. Hindari susu, yogurt, dan keju 2 jam sebelum dan setelah menelan obat.

Sosis vs antidepresan. Coba cek pada label pil Anda, apakah tertera monoamine oxidase inhibitors atau MAOIs. Biasanya dengan merek Marplan, Nardil, Emsam, or Parnate. Hindari makanan yang kaya asam amino tyramine, karena bisa membikin tekanan darah melonjak. Tak hanya daging asap yang harus dihindari, tapi juga red wine, sosis, keju tua, dan kecap.

Penurun kerja obat bisa membawa potensi bahaya jika tidak disadari.
Coklat yang enak dikonsumsi kapan pun, ternyata tak selamanya begitu. Foto: dok. shutterstock

Cokelat vs Ritalin. Selain mengandung kafein, cokelat juga memiliki stimulan yang disebut theobromine. Kombinasi beragam stimulan bisa mengarah pada perilaku yang tidak menentu. Karena itu, waspadai jika setelah menelan Ritalin, Anda menjadi lebih cemas, lebih cepat marah, dan lebih menggebu-gebu. Lazimnya, semakin hitam cokelat, semakin tinggi juga kadar kafein dan theobromine-nya.

Jus apel vs obat alergi. Hindari apel, jeruk, dan anggur, jika Anda mengkonsumsi obat yang mengandung fexofenadine—pereda demam—sedikitnya 4 jam sebelum minum obat. Karena jus dari ketiga buah tersebut menghalangi peptida membawa obat dari usus ke aliran darah. Akibatnya, efek obat untuk menurunkan bersin dan meler bisa menurun hingga 70 persen.

Selain itu, hindari jus tiga buah ini saat mengkonsumsi antibiotik, obat thyroid juga alergi, dan asma. Sebaiknya, tanyakan lebih detail kepada dokter, ketika Anda mendapatkan resep obat-obat tersebut.

agendaIndonesia

*****

Secangkir Kopi, Teman 1 Juta Perjalanan

Secangkir kopi dalam perjalanan, saat terbang, saat nongkrong di resto atau kafe. Foto: shutterstock

Secangkir kopi rasanya jamak kita lihat dinikmati orang ketika sedang melancong. Di Bandara sambal menunggu keberangkatan, terbanyak tentu ketika di destinasi sambal nongkrong di kafe atau resto seraya menikmati kudapan khas tempat tersebut. Atau, mencicipi kenikmatan khas sembari menyelami keindahan kota atau alam.

Secangkir Kopi

Bagi sejumlah pelancong, wajib hukumnya untuk menikmati suasana kedai kopi ataupun kafe dengan suguhan secangkir kopi khas saat pelesiran. Wisata kopi telah menjadi pilihan para pelancong. Tidak lagi terpaku pada wisata belanja, kuliner, sejarah, dan lain-lain.

Ada beberapa daerah yang memang terkenal dengan budi daya dan tradisi meneguk kopi, sehingga deretan kedai kopi mudah ditemukan. Di Banda Aceh, Kintamani Bali, atau Medan. Tidak hanya di dalam negeri, tapi juga mancanegara. Tentu dengan suasana dan pilihan sajian secangkir kopi yang berbeda.

Secangkir kopi dalam perjalanan atau mongkrong di resto dan kafe di destinasi seperti bagian dari perjalanan itu sendiri.
Secangkir kopi dalam perjalanan seperti jalan-jalan dengan seorang teman. Foto: dok. shutterstock

Bagi penikmat kopi, yang terpenting bisa menikmati sajian secangkir kopi khas plus suasana kota atau alam yang menjadi lokasi liburan. Di balik kebiasaan ini, berdasarkan sejumlah riset, diketahui bahwa kopi memiliki manfaat bagi kesehatan.

“Sesungguhnya, lebih banyak hal baik dibanding hal buruk dalam kaitan kopi dengan kesehatan,” ucap Frank Hu MD MPH PhD, ahli nutrisi dan epidemiologi dari Harvard School of Public Health di Amerika Serikat. Namun, ia menegaskan, kopi tidak terbukti dapat mencegah penyakit tertentu. Jadi, ia mengingatkan untuk tidak menyalahartikan manfaatnya.

Penelitian umumnya dilakukan dengan mengajukan pertanyaan kepada para penggemar kopi sebagai responden. Penelitian tidak menunjukkan relasi sebab-akibat. Mungkin saja penikmat kopi mendapatkan manfaat dari pola makan yang sehat, latihan olahraga teratur, atau gen tertentu. Lebih tepatnya, Hu menegaskan, tidak ada kaitan seutuhnya. Namun ditemukan tanda-tanda yang menunjukkan manfaat kopi untuk kesehatan. Tentu ada beberapa hal yang harus dicermati.

Umumnya, sejumlah penelitian mengungkapkan, persentase para penggemar kopi terkena kanker, gangguan irama jantung, dan stroke cenderung lebih kecil. Kemungkinan penggemar kopi menderita diabetes tipe 2, penyakit Parkinson, dan demensia alias kepikunan juga lebih rendah.

Hu menyebutkan kaitan antara kopi dan diabetes tipe 2 sangat kuat karena mengacu pada lebih dari 15 studi yang dipublikasikan. “Mayoritas studi menunjukkan keuntungan kopi untuk mencegah diabetes. Dan sekarang juga ada bukti bahwa kopi tanpa kafein mungkin sama manfaatnya dengan kopi biasa,” tuturnya kepada Webmd.

Kopi mengandung mineral, seperti magnesium dan kromium, yang membantu tubuh memanfaatkan hormon insulin pengontrol gula darah atau glukosa. Pada penderita diabetes tipe 2, tubuh kehilangan kemampuan untuk menggunakan insulin dan mengatur gula darah secara efektif. Menurut Hu, mungkin manfaat itu dipetik bukan dari kafein yang ada dalam kopi, melainkan kandungan lainnya. Ia menambahkan, kopi juga mengandung antioksidan yang tinggi. “Antioksidan membantu pencegahan jaringan sel dari kerusakan karena molekul yang disebut radikal bebas,” ia menjelaskan.

Nah, kaitan kopi dengan penurunan risiko serangan jantung dan stroke juga ditunjukkan sebuah studi. Dilaporkan, risiko peminum 1-3 cangkir kopi per hari untuk masuk rumah sakit karena ritme jantung abnormal atau arrhythmias turun hingga 20 persen dibanding dengan bukan peminum kopi.

Kopi Teman Dalam Perjalanan shutterstock
Secangkir kopi bisa membantu tubuh tetap segar. Foto: shutterstock

“Untuk penyakit Parkinson, data bahkan menunjukkan hal yang konsisten, yakni konsumsi tinggi kopi terkait dengan penurunan risiko penyakit ini,” kata Hu. Ia menambahkan, kopi juga berkaitan dengan rendahnya risiko demensia, termasuk penyakit Alzheimer. Sekali lagi, kebanyakan riset menunjukkan kemungkinan ada kaitan, tapi tidak menunjukkan relasi sebab-akibat. Jadi, jangan buru-buru pula banyak meneguk kopi.

Perut kembung, Diuretik, dan Kalori

Dalam secangkir kopi hitam enam ons, menurut situs myfoodapedia.gov, hanya terkandung tujuh kalori. Namun ketika Anda meneguknya berkali-kali dalam sehari, apalagi menambah krim dan gula, jumlahnya bisa melonjak hingga 48 kalori. Sebab, satu sendok teh gula sepadan dengan 23 kalori.

Meminum kopi bisa membuat Anda bolak-balik ke kamar mandi—meski kopi memang hanya tergolong diuretikringan. Efek tersebut juga muncul jika meneguk kopi tanpa kafein. Selain itu, baik kopi biasa maupun tanpa kafein bisa memicu rasa kembung pada lambung. Pilihannya memang cukup secangkir kopi delapan ons tanpa krim, susu, dan gula. Dapat menyegarkan pikiran sekaligus meningkatkan kesehatan. Namun mengkonsumsi kopi lebih dari 2-3 cangkir sehari bisa membuat tekanan darah Anda naik.

agendaIndonesia

*****

Belanja di Duty Free, Berburu 4 Produk

Belanja di duty free shop di bandara menjadi salah satu kesenangan tersendiri. Foto: shutterstock

Belanja di Duty Free Shop yang umumnya berada di bandar udara menjadi salah satu kesenangan bagi para pelancong ke luar negeri. Sejumlah barang memang menjadi lebih murah jika dibandingkan jika membelinya di toko-toko reguler di pusat perbelanjaan.

Belanja di Duty Free

Duty Free Shop atau toko bebas bea seperti disebut di muka, biasanya merupakan sebuah toko yang biasa terletak di bandara atau pelabuhan laut. Di beberapa kota, toko jenis ini juga tersedia di pusat perbelanjaan, namun dengan persyaratan belanja yang mirip dengan di bandar udara atau pelabuhan laut.

Pada toko seperti ini penumpang yang akan meninggalkan suatu negara bisa membeli barang yang bebas pajak penjualan dan pajak tidak langsung lain. Pembebasan itu diberikan karena pembelian ditujukan untuk ekspor.

Belanja di duty free shop jika cermat bisa menghemat uang karena produk yang dibeli tidak dikenai pajak.
Koridor di airport selperti layaknya mal dengan toko-toko bebas bea. Foto: shutterstock

Pada beberapa negara, wisatawan yang masuk memperoleh sejumlah batasan pembebasan bea atau pungutan untuk minuman keras atau tembakau dari toko bebas bea sebelum masuk ke kawasan kepabeanan atau imigrasi negara tempat bandara tersebut berada.

Salah satu syarat belanja di duty free shop biasanya adalah tanda keberangkatan, bisa berupa tiket pesawat atau kapal, juga boarding pass penumpang. Tanda ini akan dicocokkan dengan paspor penumpang yang bersangkutan.

Meskipun memberi kemudahan, tak semua orang harus atau perlu memanfaatkan layanan ini. Sebab jika tanpa pertimbangan, pelancong bisa-bisa membeli sesuatu yang tidak sesuai kebutuhan.

Memang perlu trik belanja di duty free shop atau toko bebas pajak yang bisa ditemukan di bandara internasional dan di kota-kota tertentu, misalnya di Changi International Airport, Singapura. Sebab, memang ada barang dengan harga diskon, tapi ada pula yang nilainya sudah dipatok tinggi. Apa saja yang tergolong murah?

Nah, inilah yang harus dicermati para pelancong agar bisa memetik untung. Namun, tentunya, pelancong harus menyimak terlebih dulu peraturan di bandara atau negara yang dikunjungi untuk jenis barang yang dibeli karena ada batasan membawa rokok, minuman beralkohol, cairan, dan sebagainya.

Sepanjang model duty free ini diberlakukan, umumnya atau sedikitnya ada empat jenis produk yang dipatok murah.

Produk Kecantikan

Bagi kaum hawa, masuk ke toko bebas pajak berarti saatnya mencermati produk rias wajah, juga perawatan rambut dan kulit. Banyak label premium dengan tawaran diskon. Tak jarang ada merek yang menurunkan harga hingga 50 persen.

Belanja di duty free shop kadang menjadi kesenangan tersendiri karena seperti berburu barang murah. Kadang bisa dijual ke teman dan dapat cuan.
Duty free shop menyediakan sejumlah produk bebas bea. Foto: shutterstock

Yang juga diburu saat belanja di duty free shop biasanya adalah pewangi tubuh atau parfum. Selain dijamin originalitasnya, harganya pun umumnya dipangkas. Tentu pelancong harus memahami harga produk yang sama di toko reguler. Sehingga memahami potongan harga yang diterakan duty free shop memang benar.

Perlengkapan Mandi

Para traveler rasanya tak perlu terlalu repot membawa perlengkapan mandi dari rumah, apalagi jika mereka memang senang berburu produk premium. Sebab, selalu ada diskon untuk jenis perlengkapan mandi, sama seperti produk kecantikan di toko-toko bebas bea di bandara.

Yang perlu diperhatikan adalah adakah di kota atau negara yang dikunjungi juga menjual merek yang cocok. Ada baiknya melakukan mencarian terlebih dahulu agar yakin. Namun biasanya para frequent flyer sudah hapal toko dan produk yang dijual.

Rokok dan Produk Tembakau Lainnya

Saatberada di mancanegara, bagi para perokok, membeli yang satu ini cukup memberatkan karena harganya yang tinggi. Nah, sebelum ke luar bandara, pelancong bisa lebih dulu membeli rokok atau cerutu, karena harganya bisa lebih murah 20-35 persen dibandingkan dengan di gerai biasa.

Namun perlu cermati dulu aturan jumlah maksimal membawa rokok atau cerutu ke luar bandara di kota tujuan. Sebab, salah-salah saat harus mendeklarasikan bawaan, pelanjaan Anda melebih kuota atau batas yang diizinkan. Alih-alih berhemat, bisa jadi malah kena bea tambahan yang lebih mahal.

Minuman Beralkohol

Yang satu ini boleh jadi termasuk yang paling diburu pelancong di toko bebas pajak. Terutama bagi mereka yang memang bebas mengkonsumsinya. Harganya tergolong miring, diskon berkisar 25-50 persen. Lantas, karena cairan dan botol mudah pecah, untuk keamanannya memang lebih baik ditenteng ke kabin. Apalagi, menurut aturan TSA, penumpang boleh membawa maksimum 3,4 ons atau hampir 1 kilogram. Sementara botol mini minuman beralkohol beratnya hanya 1,7 ons.

agendaIndonesia

*****

no results found

Direktori Tidak Ada