Wisata Sekitar Jalur Kereta, 6 Pilihannya

wisata sekitar jalur kereta belum popular di Indonesia, saatnya mengenalkan ke publik.

Wisata sekitar jalur kereta api belum popular di Indonesia. Umumnya wisatawan baru menikmati moda kereta api untuk menuju ke satu destinasi, baru dari sana mereka menyebar ke spot wisata lain. Di sisi lain, saat ini operator kereta api belum memiliki paket perjalanan yang memberi kesempatan penumpang hop in-hop off di satu spot dari sebuah rute perjalanan tanpa tambahan biaya.

Wisata Sekitar Jalur Kereta

Jadi, misalnya, seorang penumpang membeli tiket rute Jakarta-Surabaya, lalu ia bisa turun di Cirebon untuk menikmati wisata di kota ini satu malam sebelum besoknya melanjutkan perjalanan dengan kereta api yang sama tanpa dikenai charge baru. Tentu ia ketika turun di Cirebon perlu lapor dulu ke sistem KAI. Mudah-mudahan di masa datang ini bisa dilakukan.

Namun liburan ke berbagai kota kini memang semakin mudah dengan beragam pilihan moda transportasi. Salah satu opsi transportasi yang menyenangkan untuk dipilih adalah kereta api.

Wisata sekitar jalur kereta api bisa dinikmati sesaat menjalang perjalanan dengan kereta.
Rangkaian kereta melewati Kampung Jodipan, Malang. Foto: Dok KAI

Ada banyak kota dengan segudang pilihan wisata seru dan menarik yang bisa kamu kunjungi untuk liburan. Kamu bisa menggunakan kereta api yang cepat dan nyaman untuk mengunjungi berbagai tempat wisata tersebut.

Bahkan, ada juga tempat wisata keren yang jaraknya sangat dekat dari stasiun. Jadi, kamu hanya perlu jalan kaki sebentar untuk menikmati liburan seru, baik sendirian maupun ramai-ramai. Ini ada enam rekomendasi tempat wisata dekat stasiun kereta yang bisa kamu kunjungi. Ke enamnya bisa dicoba dinikmati menjelang keberangkatan dengan kereta.

Galeri Nasional Indonesia, Jakarta

Buat mereka yang menyukai dunia seni, tempat wisata sekitar jalur kereta ini bisa jadi pilihan untuk dikunjungi. Wisatawan hanya tinggal naik kereta dengan destinasi Stasiun Gambir, Jakarta. Tepat di seberang Stasiun Gambir ada Museum Galeri Nasional Indonesia. Tempat wisata yang satu ini menjadi sarana pameran seni dan kebudayaan, dari yang antik, kontemporer, sampai modern. Tak cuma pameran saja, kamu pun bisa menikmati seminar, fasilitas perpustakaan, dan laboratorium yang ada di dalamnya.

Kampoeng Plered Purwakarta

Berkunjung dan berjalan-jalan ke Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, sempatkan untuk mampir sejenak ke tempat yang satu ini. Adalah Kampung Maranggi, tempat makan khusus yang menyediakan Sate Maranggi, sebagai makanan khas dari Purwakarta.

Sate Maranggi di Purwakarta bisa jadi wisata sekitar jalur kereta.
Sate Maranggi khas Purwakarta.

Surga wisata kuliner yang berlokasi di alun-alun Kecamatan Plered tepatnya di samping halaman Stasiun Plered bisa jadi tempat menjawab rasa lapar selama perjalanan wisata ke Purwakarta. Untuk menuju Stasiun Plered, kamu bisa menggunakan kereta api Serayu, Garut Cibatuan, dan Bandung Raya Ekonomi.

Benteng Pendem Cilacap

Terletak di Dusun Kebonjati, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Benteng Pendem merupakan peninggalan Belanda di pesisir Pantai Teluk Penyu. Benteng ini dibangun pada 1861 dan dulunya menjadi markas pertahanan tentara Hindia Belanda.

Wisata sekitar jalur kereta salah satunya bisa menikmati spot wisata di sekitar Cilacap
Benteng Pendem Cilacap (Dutch : Kustbatterij op de Landtong te Cilacap ), is a Dutch fortress on the coast of Teluk Penyu in the district of Cilacap , Central Java, which was built in 1861

Di dalamnya terdapat gudang senjata, benteng pengintai, benteng pertahanan, gudang mesiu, penjara, ruang perwira, hingga dapur.
Benteng Pendem Cilacap berjarak kurang lebih tiga kilometer dari Stasiun Cilacap dan dapat ditempuh dalam waktu sekitar 10 menit. Kamu bisa menggunakan kereta api Kamandaka, Wijayakusuma, dan Joglosemarkerto untuk menuju Stasiun Cilacap. Ini bisa menjadi pilihan wisata sekitar jalur kereta.

Pantai Grand Watu Dodol Banyuwangi

Bila kamu memutuskan turun ke stasiun terakhir di Banyuwangi, yakni Stasiun Ketapang bisa coba berkunjung ke Pantai Grand Watu Dodol (GWD). Jarak yang harus ditempuh dari stasiun ke Pantai Grand Watu Dodol (GWD) kurang lebih 6,8 kilometer atau perjalanan sekitar 11 menit. Nah ini pilihan lain wisata sekitar jalur kereta.

Pantai GWD menyajikan wisata snorkeling, diving dan trip naik perahu ke Pulau Tabuhan. Bagi kamu yang dari Semarang ingin menuju Stasiun Ketapang, kamu bisa menggunakan kereta yang baru dijalankan pada momen libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 yaitu Blambangan Ekspres relasi Semarang Tawang – Ketapang (Banyuwangi) pp. Selain itu, masih tersedia banyak kereta api dari berbagai daerah yang bisa kamu gunakan menuju ke Stasiun Ketapang.

Wisata Kampung Warna-warni Jodipan Malang

Kampung warna-warni yang ada di Kelurahan Jodipan juga merupakan salah satu tempat wisata Malang yang dekat dengan Stasiun Malang. Buat kamu yang suka foto selfie, di sana ada ratusan rumah yang dicat warna-warni sehingga kampung ini menjadi tampak Instagramable untuk latar belakang berfoto. Lokasinya ada di Jalan Ir. H. Juanda 6, Jodipan, Kota Malang, Jawa Timur. Jaraknya dari Stasiun Malang sekitar 1,5 kilometer. Kamu bisa berkendara selama sekitar 5 menit atau jalan kaki kurang lebih 17 menit. 

Kampung Kuliner Binjai

Tempat wisata di Binjai dekat stasiun adalah Kampung Kuliner. Tempat wisata populer ini hanya berjarak sekitar 100 meter dari Stasiun Binjai. Kamu bisa mencoba berbagai kuliner khas Binjai hingga hidangan khas Sumatera Utara lain di tempat ini.

Tempat ini menawarkan konsep yang unik semacam food court dengan pilihan indoor maupun outdoor. Disini kamu bisa memilih untuk menikmati makanan di luar ruangan (outdoor) di mana tersedia banyak tenda dengan kursi-kursi dengan konsep yang keren. Bagi kamu yang ingin lebih private kamu bisa memlih makan di dalam ruangan (indoor) agar tidak terganggu dengan suasana keramaian.

Itu tadi enam rekomendasi tempat wisata dekat stasiun yang bisa dijangkau dengan kereta. Tak perlu jauh-jauh, kamu bisa hanya berjalan kaki sekitar 5-17 menit untuk mendapatkan pengalaman seru selama liburan.

Selain enam lokasi wisata tersebut, sebenarnya masih banyak lagi tempat-tempat wisata, baik wisata sejarah, seni, alam, hingga wisata kuliner di sekitaran stasiun-stasiun kereta api di berbagai daerah.

“Stasiun kereta api terletak di tempat-tempat strategis, sehingga masyarakat bisa langsung jalan-jalan tanpa menempuh perjalanan panjang lagi. KAI juga menyediakan berbagai tipe kereta yang dapat digunakan. Mulai dari kelas Ekonomi, Bisnis, Eksekutif, dan Luxury,” kata Joni dari PT Kereta Api Indonesia.

agendaIndonesia (sumber PT KAI)

*****

Nasi Goreng Babat Pak Karmin, Lezat 5 Dekade

Nasi Goreng Babat Pak Karmin Semarang jadi salah satu kuliner legendaris

Nasi goreng babat Pak Karmin sudah selayaknya disebut sebagai salah satu ikon kuliner kota Semarang. Maklum, usaha kuliner ini sudah eksis di ibukota provinsi Jawa Tengah tersebut sejak lima dekade lalu. Dan, ini yang perlu dicatat, masih kondang diburu penggemar kuliner hingga kini.

Nasi Goreng Babat Pak Karmin

Berbicara budaya kuliner di tanah air, nasi goreng rasanya sudah erat menjadi bagian hidup masyarakat Indonesia. Nasi goreng telah menjadi ikon kuliner nasional yang dianggap begitu identik dengan Indonesia, bahkan di kalangan masyarakat dunia.

Dengan budaya orang Indonesia yang suka makan nasi sehari-hari, maka menyantap nasi goreng dianggap sudah menjadi hal biasa. Baik itu memasak sendiri, maupun membeli dari penjaja nasi goreng yang menjamur dan mudah ditemukan.

Nasi Goreng Babat Pak Karmin menjadi salah satu ikonik Semarang, selain Tugu Muda dan Lawang Sewu.
Tugu Muda salah satu ikon kota Semarang. Foto shutterstock

Seiring berjalannya waktu, nasi goreng kemudian berevolusi dengan jenis-jenis yang berbeda dan beragam kreasi baru yang unik. Ada yang menambahkan nasi goreng dengan sosis, petai, daging buntut sapi, racikan ikan asin, dan sebagainya.

Dari bermacam-macam kreasi unik tersebut, salah satu yang cukup tersohor adalah nasi goreng babat, yang populer di kota lumpia itu. Sukarmin, atau yang akrab dipanggil pak Karmin, adalah yang turut berandil mempopulerkan resep nasi goreng babat tersebut.

Usaha nasi goreng Pak Karmin sudah berdiri sejak 1971. Kala itu, dirinya masih berusia 22 tahun, baru saja menikah dan punya anak. Berbekal resep turun temurun keluarganya, ia memutuskan untuk membuka warung nasi goreng yang terletak di dekat jembatan Mberok. Di dekat kota lama Semarang.

Awalnya, usaha tersebut tak mendatangkan keuntungan yang banyak, lantaran tak begitu ramai diminati dan minim pelanggan. Tak mau menyerah, Sukarmin lantas mencoba berinovasi dengan nasi goreng buatannya. Kali ini ia menambahkan racikan babat.

Dalam khasanah kuliner Indonesia, babat merupakan salah satu bagian tubuh sapi yang cukup sering dijadikan bahan makanan. Salah satu masakan babat yang cukup populer adalah babat gongso, yang kebetulan juga termasuk kuliner klangenan di Semarang.

Sejatinya, gongso dalam bahasa Jawa adalah sebuah istilah untuk masakan tumis, nyemek atau setengah kering. Sehingga babat gongso pada dasarnya adalah babat yang dimasak dengan cara menumisnya dengan bumbu seperti bawang putih, bawang merah, cabe merah dan kecap.

Membuat babat gongso tak terlalu sulit, karena racikan bumbunya cukup mudah untuk dibuat. Tetapi untuk membuat babat nikmat untuk disantap, perlu dipersiapkan terlebih dulu dengan cara merebusnya. Semakin lama direbus, babat akan semakin halus dan empuk.

Babat gongs Semarang merupakan kuliner kota ini yang wajib dicoba.
Babat gongso di Semarang menjadi sejoli dengan nasi goreng babat. Foto: shutterstock

Hal yang sama juga dilakukan oleh Sukarmin. Sebelum dimasak, babat dicuci dulu hingga berulang kali, agar terasa halus dan bersih. Setelahnya, bagian babat kemudian dipisahkan antara yang sudah halus dengan bagian yang dirasa masih agak kasar.

Bagian babat yang halus lantas direbus dulu dalam kurun waktu setidaknya tiga jam. Adapun untuk beberapa bagian babat yang lebih kasar akan direbus sampai sekitar delapan jam, agar benar-benar menjadi empuk.

Potongan babat tersebut kemudian diracik dengan bumbu-bumbu yang digunakan untuk membuat babat gongso. Namun, alih-alih menumisnya untuk menjadi babat gongso, ia kemudian menyampurkannya ke dalam nasi goreng.

Tak ayal, cita rasa nasi goreng tersebut semakin bertambah dengan sensasi pedas dan manis yang berpadu nikmat. Dari sinilah, nasi goreng babat pak Karmi mulai mendapat perhatian lebih, dan perlahan pelanggan dan pelancong yang penasaran mulai berdatangan.

Ia bahkan kemudian turut menjajakan babat gongso buatannya sebagai menu lauk yang terpisah. Belakangan, menu babat gongso tersebut turut menjadi populer dan kian menambah ramai warungnya.

Nasi goreng babat, ketika babat gongso dikolaborasika dengan nasi goreng.
Nasi goreng babat tengah dimasak. Foto: dok. Paxels

Kini, Suhari sang generasi kedua dari usaha ini yang terus melanjutkan aktivitas bisnis warung Nasi Goreng Babat Pak Karmin tersebut. Dalam sehari, mereka bisa menjual setidaknya sebanyak 600 piring. Oleh karenanya, kemudian dibukalah cabang di jalan M.H. Thamrin, Semarang, untuk dapat mengakomodasi ramainya pengunjung.

Harga satu porsi nasi goreng babat pak Karmin pun terbilang masuk akal. Seporsi nasi goreng babat dihargai Rp 25 ribu, atau Rp 28 ribu kalau pakai tambahan telur dadar maupun ceplok. Pengunjung juga bisa meminta tambahan seperti petai, serta mengatur level rasa pedas sesuai selera.

Sementara kalau ingin mencoba babat gongso, disarankan untuk membeli satu porsi dengan nasi putih hangat dan telur dadar atau ceplok sebagai teman makannya. Harga seporsinya dibandrol Rp 33 ribu.

Bagi yang mungkin tidak begitu menyukai babat, tersedia pula menu-menu seperti nasi goreng ayam, nasi goreng telur, serta racikan ayam atau telur yang digongso. Harganya berkisar dari Rp 18 ribu hingga Rp 28 ribu.

Warung nasi goreng babat pak Karmin sehari-harinya buka dari jam 08.00 hingga jam 22.00, tetapi disarankan untuk datang lebih awal saat waktu makan siang dan malam. Membludaknya pengunjung, terutama saat hari libur, berpotensi sulit mendapat tempat duduk dan kehabisan.

Nasi Goreng Babat Pak Karmin

Jl. Pemuda no. 2, Semarang

Jl. MH. Thamrin no. 84, Semarang

agendaIndonesia/audha alief P.

*****

Solo dan 4 Pilihan Kulinernya

Penjaja makanan di Pasar christian siallagan unsplash

Solo dan 4 pilihan kulinernya. Mulai dari sarapan, makan siang, hingga nglaras sambil makan malam. Orang Solo, seperti juga orang Yogya, senang memanjakan lidahnya. Aksi goyang lidah ini dimulai dari usai subuh, hingga tengah malam menjalang.

Solo dan 4 Pilihan Kulinernya

Solo dan 4 pilihan kulinernya. Mulai dari sarapan, makan siang, hingga nglaras sambil makan malam. Kali ini bukan tengkleng dan sate buntel yang sudah terkenal itu. Ini ada 4 pilihan kuliner yang segar dan sedap, seperti pecel, soto, dan selat. Tentu masih ada pilihan nasi liwet untuk malam hari.

Soto Gading

Jika Anda mengunjungi Solo dan sampai masih dini hari, sementara acara utama masih dua-tiga jam lagi, ini kesempatan menikmati sarapan di kota Batik ini. Pilihan pertamanya adalah soto Gading. Kuah panasnya bisa menghangatkan pagi Anda.

Harganya, seperti juga banyak makanan kota ini, tak sampai puluhan ribu. Namun ia sudah kadung menjadi klangenan para petinggi negeri hingga pesohor. Sederet nama presiden Republik Indonesia dikabarkan gemar menyantap soto gading kala berdinas ke Solo.

Soto berkuah bening ini berisi nasi putih, lembaran sohun, dan suwiran ayam. Tampak sederhana, tapi kuah soto terasa segar dan ringan di lidah. Warung soto ini juga menyediakan berbagai sate sebagai tambahan lauk, seperti sate paru, babat, kikil, usus, dan sebagainya. Walaupun selalu ramai dikunjungi saat jam makan siang, Anda tak perlu khawatir, warung ini memiliki ruangan yang cukup besar.

Soto Gading
Jalan Brigjen Sudiarto Nomor 75, Pasar Kliwon

Solo

Buka mulai pukul 06.00-15.30

Pecel Solo 1
Solo dan 4 pilihan kulinernya. dok TL

Pecel Ndeso

Jika soto masih terlalu berat, wisatawan bisa memulai paginya di Solo dengan sepiring pecel dan segelas teh hangat. Pilihannya adalah Pecel nDeso. Pecel ini dihidangkan dengan nasi merah di atas selembar daun pisang. Sayuran seperti kenikir, taoge, kacang panjang, dan jantung pisang menjadi bahan utamanya.Di Warung Tempoe Doeloe, ada pula lauk sebagai temannya, seperti tempe bacem, berbagai olahan telur, juga sambal goreng ati.

Yang menjadi ciri khas adalah bumbu yang biasanya berbahan dasar kacang digantikan wijen hitam. Jadi jangan kaget bila penampakan nasi pecel lebih legam. Namun soal rasa tak perlu diragukan lagi. Sepiring pecel ndesotanpa lauk dihargai belasan ribu saja.

Waroeng Tempo Doeloe

Jalan Dr Soepomo Nomor 55, Pasar Beling

Solo

Buka pukul 07.30-16.00 dan pukul 18.00-24.00

Selat Bestik

Sore hari ingin menyantap makanan yang tak terlalu berat di perut? Cobalah mampir ke Warung Mbak Lies. Di sini ada sederet hidangan selat, sup, dan bestik yang cukup ringan dikudap sebagai selingan. Pertama kali datang ke Warung Mbak Lies, sudah pasti Anda akan ternganga dengan interiornya yang penuh keramik pecah belah. Tak perlu khawatir takut menyenggol barang-barang unik tersebut, karena keramik sudah ditempel kuat di lantai dan di dinding.

Uniknya lagi, seragam para pramusaji di sini sangat khas Eropa. Kuliner andalan Mbak Lies adalah selat bestik dan galantin. Kata selat sendiri konon merupakan pelesetan dari salad. Sepiring selat bestik berisi sepotong daging sapi empuk, disertai wortel, buncis, kentang, daun selada, acar bawang merah, plus acar mentimun. Kemudian, diguyur kuah berwarna kecokelatan bercita rasa manis dan asam yang menyegarkan. Untuk minumannya, Mbak Lies juga menyediakan beragam es.

Warung Selat Mbak Lies

Jalan Veteran Gang II Nomor 42, Serengan

Buka pukul 09.00-17.00

Nasi Liwet

Kuliner legendaris lain yang bisa dijadikan menu makan malam di Solo adalah nasi liwet Wongso Lemu. Warung nasi ini usianya sudah lebih dari setengah abad. Konon, nasi liwet memang banyak dijajakan secara berkeliling di jalanan di Solo. Itulah penyebab banyak sekali warung nasi liwet bertebaran di kota ini. Nasi liwet bercita rasa gurih karena disiram kuah areh,atau santan kental. Biasa dihidangkan di dalam sepucuk daun pisang, dilengkapi tumis labu siam, suwiran ayam, dan telur rebus.

Dengan komposisi seperti itu, nasi liwet di Warung Wongso Lemu dibanderol Rp 19 ribu. Anda juga bisa meminta lauk tambahan, seperti ati ampela ataupun potongan ayam kampung. Walaupun harganya lebih tinggi dibanding warung nasi liwet lain, setiap malam warung Bu Wongso ini tak pernah sepi dari pengunjung. Sambil melahap nasi liwet, jangan lupa memesan segelas es puter tradisional yang biasa dijual di depan warung. Nikmati juga alunan lagu tradisional dari sepasang penyanyi yang biasa menghibur pengunjung secara live.

Warung Wongso Lemu

Jalan Teuku Umar, Keprabon

Solo

Buka pukul 16.00-01.00

Tenun Sekomandi, Persaudaraan 480 Tahun

Tenun sekomandi berusia sekitar 480 tahun, ternasuk tenun tertua di dunia.

Tenun sekomandi adalah warisan leluhur masyarakat Kalumpang-Mamuju di Sulawesi Barat. Tenun ini  dipercayai sebagai salah satu tenun tertua di dunia dengan rentang usia lebih dari 480 tahun.

Tenun Sekomandi

Nama tenun ini terdiri dari dua kata, yaitu “seko” yang artinya persaudaraan atau kekeluargaan, serta “mandi” yang artinya kuat atau erat. Secara garis besar, tenun sekomandi bermakna ikatan persaudaraan yang kuat. Setiap corak dan warna benang dari tenun sekomandi mengandung makna spiritual. 


Meski sudah berusia ratusan tahun, masih cukup banyak masyarakat yang belum mengenalnya. Padahal, tempat perajin kain tenun sekomandi di Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, sudah menjadi salah satu destinasi wisata yang sering dikunjungi wisatawan. Di sana, para pelancong dapat menyaksikan langsung proses pewarnaan dan pemintalan benang yang kemudian dijalin menjadi kain tenun sekomandi.

Sesungguhnya ada tiga jenis kain tenun yang dimiliki oleh Provinsi Sulawesi Barat. Ke tiganya masing-masing adalah kain tenun sekomandi yang merupakan warisan masyarakat Kalumpang, Kabupaten Mamuju. Kemudian ada kain tenun Sutera Suku Mandar, dan ke tiga adalah kain tenun Sambu (sarung) dari Kabupaten Mamasa. Ketiganya cukup popular, namun memang masih jarang yang membahas tenun ini.

Tenun sekomandi dari masa ke masa memiliki 11 macam motif.  Namun, motif tenun Mamuju ini yang paling popular ialah motif Ulu Karua. Ada pula motif Baba Deata, atau motif Ulu karua lepo, dan motif lelen sepu.

Motif Ulu Karua bermakna delapan ketua adat atau delapan pemangku adat. Menurut sejarah atau mitosnya, penamaan “Ulu Kalua” berasal dari sejak zaman dahulu, saat nenek moyang mereka pergi berburu dengan anjingnya, lalu masuk ke dalam gua. Ketika keluar gua, anjing itu menggigit daun bermotif. Itulah asal mula motif pertama tenun sekomandi, Ulu Karua.

Proses pembuatannya pun cukup unik. Tenun ini berasal dari kulit kayu yang diproses dengan cara ditumbuk, lalu diolah untuk dipintal. Selanjutnya, bahan tersebut diberi pewarna alami, seperti tanaman cabai yang terlebih dahulu diracik kemudian dicampurkan dengan pewarna lainnya untuk memperindah kain tenun masyarakat Mamuju ini.

Tenun Sukomandi sudah berusia sekitar 480 tahun dan merupakan salah satu tenun tertua di dunia.
Tenun ikat Sukomandi khas Mamuju, Sulawesi Barat. Foto: Dok. Kemanparekraf

Selanjutnya, proses pembuatan kain sekomandi dimulai dengan pemintalan benang yang berasal dari biji pohon kapas yang kadang juga menggunakan kapuk. Benang-benang yang sudah terpintal tersebut kemudian diberi warna sesuai pesanan. Dahulu pemberian warna pada benang sekomandi menggunakan pewarna alami yang berasal dari alam.

Untuk warnanya sendiri, kain tenun Sekomandi didominasi oleh warna coklat, merah dan krem, dengan warna dasar hitam. Pembuatan sehelai kain tenun Sekomandi bisa memakan waktu berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan.

Tenun ikat Sekomandi diperkirakan mulai diproduksi oleh masyarakat adat di wilayah kalumpang yang kini tersebar di kecamatan Bonehau dan Kecamatan Kalumpang Kabupaten Mamuju. Sekomandi oleh masyarakatnya dahulu dipakai untuk acara adat seperti ritual, pesta pernikahan, alat tukar/barter, seserahan mempelai pengantin dan lain sebagainya.

Seiring dengan perkembangan zaman, kain tenun ini kemudian dibuat ke dalam berbagai model fashion, salah satunya jaket bomber yang akan dipakai Menparekraf Sandiaga dalam acara Manakarra Fair 2022 Kamis malam, 14 Juli 2022. Ini adalah berkat inovasi dan kolaborasi yang dilakukan oleh para perajin di Rumah Tenun Sekomandi. Dengan demikian penghasilan para penenun bisa lebih meningkat.

Harga kain tenun sekomandi saat ini semakin tinggi seiring dengan meningkatnya minat masyarakat. Kain tenun sekomandi dengan motif sambo tanete, misalnya, untuk yang ujuran panjang 12 meter bisa dihargai hingga Rp 12 juta.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno berharap dengan bantuan semua pihak, termasuk perbankan dan Kemenparekraf, masyarakat bisa memasukkan Rumah Tenun Ikat Sekomandi ini dalam Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia. “Jadi nanti ke depan baju hari Kamis-nya Pak Gubernur ini mungkin diselipkan ada ornamen Sekomandi. Ini sebagai bagian dari penghargaan kita kepada produk produk tenun lokal kita,” kata Menparekraf Sandiaga.

Buat para pecinta kain tenun tentu bisa langsung datang ke tempat pembuatan kain tenun ini di Kalumpang. Desa itu merupakan salah satu pusat tenun Sekomandi khas Mamuju. Bagi Wisatawan yang ingin berkunjung ke tempat tersebut, dapat menempuh perjalanan sekitar 12 Km dari pusat Kota Mamuju, dengan waktu tempuh kurang lebih 15 menit menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat.

agendaIndonesia

*****

Kapal Phinisi Komodo, Asyik 3 Hari 2 Malam

Kapal phinisi komodo, liburan menikmati Labuan Bajo dengan kapal pribadi.

Kapal phinisi Komodo atau orang juga suka menyebutnya kapal Phinisi Labuan Bajo dua tahun terakhir semakin popular untuk menikmati tur di kawasan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Pilihan tripnya bisa disesuaikan keinginan wisatawan.

Kapal Phinisi Komodo

Ada sejumlah operator kapal phinisi Komodo yang umumnya kesemuanya bisa dikontak di Labuan Bajo. Bisa juga menghubungi melalui tur operator, baik di Labuan Bajo atau di Denpasar.

Kapal phinisi Komodo ini adalah pelayaran pribadi, jadi perjalanan dilakukan dengan cara mencarter satu kapal untuk satu grup pelancong. Kapalnya mulai dari yang berkapasitas enam orang, hingga yang bisa dipakai untuk 40 orang. Tentu harganya bervariasi.

Kapal yang untuk enam orang, misalnya, tarif untuk carter dua hari satu malam mulai dari Rp 12 juta. Sementara untuk yang berkapasitas 40 orang atau biasa disebut 40 pax, harganya mulai dari Rp 90 jutaan. Tapi itu bukan harga yang termahal, sebab ada juga yang tarifnya Rp 90 juta untuk 10 pax.

Kapal Phinisi Komodo bisa dipilih jika ingin mengunjungi kawasan Labuan Bajo

Perbedaan harga tersebut bukan sekadar jumlah kapasitas kapalnya, namun juga terkait jumlah kamar di dalam kapal, kemewahan interior, jenis fasilitas dan menu makan yang dipesan. Juga aktifitas yang dilakukan selama tur.

Jadi tarif tersebut termasuk, kapal Live on Board selama paket waktu yang dipesan dengan kapal Phinisi, kamar termasuk kamar mandi di dalam kamar, makan selama perjalanan, welcome drink, snack sore, air mineral, teh dan kopi. Termasuk pula pemandu wisata, life jacket, asuransi, alat snorkeling, penjemputan di bandara atau hotel. Yang asyik, termasuk dokementasi penuh sepanjang tur, foto dan aerial video (drone).

Perjalanan dengan kapal phinisi komodo ini wisatawan berkesempatan menjelajahi keindahan Labuan Bajo dengan mengunjungi 12 destinasi wisata di sepanjang perjalanan. Snorkeling sambil menjelajahi ekosistem laut yang indah seperti Manta Ray.

Atau trekking mengelilingi bukit-bukit asri sambil ditemani hewan endemik warisan dunia, Komodo. Mengunjungi berbagai destinasi pantai dengan keindahan yang unik, seperti Pink Beach.

Tak kalah menariknya adalah mengamati sunrise dan sunset di atas geladak kapal sambil menikmati hidangan lokal yang ditemani keindahan pantai. Dan yang pasti menikmati indahnya panorama eksklusif sepanjang perjalanan di kapal Phinisi.

Lalu apa saja yang bisa dilakukan sepanjang liburan dengan kapal phinisi Komodo tersebut. Berikut agendaIndonesia pilihkan tur tiga hari dua malam.

HARI PERTAMA

Meeting Point di bandara atau hotel di Labuan Bajo. Biasanya sekitar jam 9 pagi setelah sarapan. Rutenya hari pertama itu adalah Labuan Bajo–Manjarite–Pulau Kelor-Pulau Kalong.

Kapal Phinisi Pelita Arunika Pelni
Kapal phinisi Pelita Arunika milik Pelni ikut berlayar di kawasan Labuan Bajo. Foto: dok Pelni

Dari dermaga perjalanan dimulai menuju Pulau Kelor. Di pulai ini aktifitas yang dilakukan adalah trekking ke puncak bukit dan menikmati pemandangan dari puncak bukit.

Dari Pulau Kelor perjalanan dilanjutkan menuju Manjarite untuk snorkeling menikmati pemandangan bawah laut dan terumbu karang. Dari Manjarite perjalanan dilanjutkan menuju Pulau Kalong untuk menikmati sunset dengan view jutaan kelelawar yang terbang menutupi langit. Makan malam lalu istirahat.

HARI KE DUA 

Setelah sarapan pagi yang asyik dengan pemandangan laut, perjalanan hari ke dua dimulai ke Pulau Padar. Dari sana dilanjutkan menuju ke Pulau Komodo untuk bertemu dengan komodo, trekking sesuai dengan pilihan rute.

Puas kangen-kangenan dengan komodo, dilanjutkan  menuju Pink Beach untuk foto-foto dan bersnorkeling ria di pantai cantik ini. Sebelum malam singgah di Manta Point untuk bertemu dengan ikan pari manta yang besar. Setelah itu makan malam dan istirahat atau santai di kapal.

Kapal phinisi komodo bisa hop in-hop off, salah satunya ke Pulau Kenawa
Pulau Kenawa. Foto: shutterstock

HARI KE TIGA

Setelah sarapan ur dilanjutkan langsung menuju Taka Makassar, dan foto-foto di pulau pasir kecil di tengah laut ini. Puas foto-foto, perjalanan dilanjutkan menuju Pulau Kenawa untuk snorkeling dan menikmati keindahan pulau yang memiliki satu resort ini.

Setelah puas bermain air dan foto-foto di Pulau Kanawa kita siap untuk kembali ke Labuan Bajo. Jika waktu masih memungkinkan kita bisa singgah di Pulau Bidadari untuk santai di pantai dan snorkeling lagi.

Tiba di Labuan Bajo petugas akan mengantarkan tamunya menuju bandara atau hotel tempat menginap masing-masing.

Seluruh pejalanan dengan kapal phinisi Komodo adalah pelayaran pribadi , sehingga bisa saja wisatawan mengajukan opsi lain untuk mengunjungi seluruh destinasi wisata di Labuan Bajo. Semua bisa dilakukan sesuai keinginan perjalanan pelancong.

Bisa saja ada hari yang sepenuhnya berada di Taman Nasional Komodo. Terkenal sebagai warisan dunia, Taman Nasional Komodo menjadi daya tarik yang tidak boleh terlewatkan jika wisatawan berada di kawasan Labuan Bajo.

Wisata dengan kapal phinisi komodo umumnya bersifat  fleksibel sehingga wisatawan dapat menyesuaikan waktu, durasi trip, anggaran, jenis kapal phinisi, jumlah peserta, dan destinasi wisata sesuai keinginan.

agendaIndonesia

*****

Wisata Gunung Berapi, Pesona 4 Kawah

Wisata gunung berapi tak cuma dengan mendaki, tapi juga bisa menikmati kawahnya Kawah Ijen-Foto mario la pergola-unsplash.

Wisata gunung berapi rasanya sudah biasa untuk para penikmat wisata alam. Banyak orang yang tak menyukai pendakian gunungnya, namun sangat bisa menikmati bagian dari gunung. Ya, letusan gunung berapi ternyata menyisakan kawah yang indah.

Wisata Gunung Berapi

Sudah sejak lama kawah Tangkuban Perahu di Jawa Barat menjadi salah satu objek yang menarik bagi wisatawan. Hampir setiap karya wisata yang melibatkan anak-anak sekolah yang berkunjung ke Bandung, dapat dipastikan akan memasukkan spot ini ke dalam jadwalnya.

Di negeri yang kaya dengan gunung berapi seperti Indonesia, salah satu obyek wisata gunung berapi yang unik adalah kawah. Sejatinya, kawah terbentuk dari letusan gunung berapi. Seiring dengan berjalannya waktu, kawah yang terbentuk itu menebarkan pesona keindahan dan keunikan tersendiri.

Ada puluhan kawah yang menjadi tujuan wisata, berikut ini kami pilihkan empat kawah yang menyedot banyak perhatian wisatawan.

Suara Burung di Kamojang

Kawah Kamojang yang terletak di Garut, Jawa Barat, ini memiliki beberapa titik kawah yang diberi nama berdasarkan suaranya yang unik. Ada Kawah Manuk yang jika berada di dekatnya Anda akan mendengar suara seperti burung.

Ada juga Kawah Kereta Api yang memiliki suara seperti kereta api. Bahkan ada juga yang terdengar seperti peluit. Kawah Sakarat merupakan kawah yang suaranya mirip dengan orang sekarat. Selain itu, ada pula Kawah Hujan yang unik. Di kawah ini terasa seperti sedang hujan. Jika berada di dekatnya, Anda akan sedikit basah seperti terkena gerimis.

Selain menikmati keunikan kawahnya, di sini pengunjung juga bisa datang untuk berendam air panas. Lokasi Kawah Kamojang berada di area geothermal PLTU Kamojang, Garut. Tepat berada di area perbatasan kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung.

Berbahaya tapi Elok

Kawah Ijen merupakan pusat danau kawah terbesar di Dunia terletak di Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.

Wisata gunung berapi salah satunya dengan mengunjungi Gunung Ijen di Jawa Timur untuk menikmati pesona kawah Ijen.
Wisata gunung berapi untuk menikmati pesona kawahnya. Foto: Dok. unsplash

. Kawah ini bisa memproduksi 36 juta meter kubik belerang dan hidrogen klorida dengan luas sekitar 5.466 hektare. Meski berbahaya, kawah ini memiliki keindahan yang luar biasa.

Danau Ijen memiliki derajat keasaman nol dan kedalaman 200 meter. Keasamannya yang sangat kuat dapat melarutkan pakaian dan jari manusia.

Saat berada di kawasan Kawah Ijen, pelancong bisa menyaksikan para penambang yang sibuk membawa tumpukan belerang di punggung mereka. Selain itu, menyusuri jalan yang curam dan dipenuhi oleh gas beracun yang berbahaya.

Untuk mencapai Kawah Ijen ada dua jalur yang bisa dilalui. Pertama melalui Banyuwangi. Namun rute praktis lebih sulit dilalui karena kondisi jalan yang tidak terlalu bagus. Jalur ini biasanya digunakan para pendaki untuk rute pendakian wisata gunung berapi Ijen.

Rute kedua melalui Kota Bondowoso. Berangkat dari Bondowoso, lalu menuju Wonosari, dan dilanjutkan ke Sempol dan akhirnya ke Patulding. Dari Patulding tinggal berjalan kaki melewati jalan setapak dan tebing kaldera sejauh 2 kilometer menuju Kawah Ijen. Jalur dari Bondowoso ini lebih baik dari Banyuwangi karena kondisi jalan yang bagus dan relatif mulus. Jarak tempuh jalur Bondowoso ini mencapai 70 kilometer dengan pemandangan pohon kopi dan hutan pinus yang indah.

Danau Kawah

Kawah Putih adalah sebuah danau kawah dari Gunung Patuha yang terletak di daerah selatan Bandung, Jawa Barat. Dulu, sebelum Kawah Putih dibuka untuk umum, masyarakat setempat percaya bahwa Kawah Putih menyimpan misteri dan angker karena banyak burung yang mati saat melintasi Kawah Putih. Namun anggapan itu ternyata salah.

Wisata gunung berapi di selatan Bandung bisa dilakukan dengan mengunjungi Kawah Putih.
Pesona Kawah Putih di Ciwidey, Jawa Barat. Foto: unsplash

Pada 1987, kawasan Kawah Putih dijadikan sebagai obyek wisata gunung berapi. Keindahan danau Kawah Putih memang sangat mempesona. Danau Kawah Putih memiliki ciri khas dan keunikan, yaitu air di danau kawahnya bisa berubah warna, seperti hijau apel, kebiru-biruan bila cuaca terang terkena pantulan matahari, atau cokelat susu.

Namun paling sering terlihat airnya berwarna putih disertai kabut tebal di atasnya. Kawasan ini tidak jarang dijadikan sebagai obyek untuk foto prewedding lantaran pemandangannya yang eksotis.

Kawah Putih Ciwidey Bandung berada di lokasi yang sangat strategis, yakni di tengah kawasan wisata Ciwidey, tepatnya di Jalan Raya Ciwidey Patengan Kilometer 11 Bandung, Jawa Barat.

Berbeda Warna

Kawah lain yang tak kalah indah sekaligus unik adalah Danau Kelimutu yang terletak di dekat Desa Moni, di Pulau Flores. Danau yang menempati kawah ini terdiri atas tiga danau yang masing-masing memiliki warna berbeda. Danau Orang Tua atau Tiwu Ata Mbupu memiliki warna biru.

Wisata gunung berapi yang terkenal adalah ke Gunung Kelimutu untuk menikmati kawahnya yang menjadi danau Kelimutu.
Danau/kawah Tiwu Nua Mori Koo Fai dan Tiwu Ata Polo, di Taman Nasional Kelimutu, Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur. Foto: DOk. TL/Rully

Sedangkan dua danau lain, yakni Muri Koo Fai (Danau Anak Muda dan Perawan) berwarna hijau dan Tiwu Ata Polo (Danau Pikat), berwarna kemerahan. Warna-warni yang terlihat di kawasan Kawah Kelimutu ini ternyata bisa berubah-ubah tanpa bisa diprediksi sebelumnya.

Dari ke empat kawah yang disampaikan di sini, Kelimutu tentu yang cukup sulit dicapai karena berada di Gunung Kelimutu. Perjalanan ke Kelimutu bisa dilakukan melalui kota Ende, bisa pula dicapai melalui Labuan Bajo.

agendaIndonesia

*****

4 Acara Malam Seru di Yogyakarta

Kunjungan wisatawan ke Yogyakarta salah satunya ke Pasar Malam Yogyakarta turun sepanjang pelaksanaan PPKM.

4 acara malam seru di Yogyakarta, selain nongkrong di angkringan, atau menikmati Malioboro dengan ribuan dagangan asongan, ini bisa jadi alternatif saat harus menghabiskan malam-malam di kota ini.

4 Acara Malam Seru di Yogyakarta

Namun, keseruan malam di Kota Pelajar itu tak habis di sana. Bila Anda sedang liburan di Jogja dan mencari keasyikan di petang hari selain nongkrong di angkringan, empat aktivitas ini bisa dijajal dilakukan.

Titik 0 Yogyakarta naufal hilmiaji unsplash
Wisata Yogyakarta pada malam hari.

Photo by Naufal Hilmiaji on Unsplash

Menyaksikan Milkyway Sambil Berkemah

Milkyway atau Bima Sakti bisa disaksikan dengan jelas di tempat yang gelap tanpa lampu. Salah satu lokasinya adalah di pantai. Anda bisa menikmati milkyway di pantai selatan Yogyakarta sambil berkemah bersama kerabat. Pantai yang seru untuk menggelar tenda adalah Pantai Pok Tunggal di Kabupaten Gunungkidul.

Waktu tempuhnya 2 jam dari Kota Yogyakarta dengan berkendara. Di sana tersedia penyewaan tenda dengan tarif berkisar Rp 50 ribuan untuk kapasitas empat orang.

Menikmati Lampu Taman Pelangi

Taman Pelangi di kawasan Monumen Jogja Kembali (Monjali), Jalan Ring Road Utara, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta, bisa menjadi salah satu alternatif menikmati malam yang berbeda di Jogja. Apalagi, taman tersebut buka sampai malam, yakni mulai pukul 16.30 hingga 23.00.

Ada sekitar seratusan lampion dengan beragam jenis bisa menjadi latar berfoto. Di antaranya menggambarkan karakter tooh-tokoh kartun dan bebungaan. Harga tiket masuk untuk semua wisatawan, baik mancanegara maupun domestik, ialah Rp 20 ribu.

Wedang Ronde di Alun-alun Kidul

Alun-alun Kidul menjadi salah satu tempat pelancongan favorit kala malam hari di Jogja. Selain bisa mengayuh sepeda warna-warni yang sudah populer itu, kegiatan yang menyenangkan ialah menyeruput wedang ronde.

Sejumlah penjaja wedang ronde dapat dengan mudah dijumpai di kawasan Alkid—singkatan Alun-alun Kidul. Di tepi lapangan, bila petang, pedagang sudah bersiap menggelar lapak kaki lima di sana. Harga wedang ronde pun bermacam-macam. Rata-rata berkisar Rp 10 ribu.

Antre di Dapur Gudeg Pawon

Kuliner gudeg tengah malam memang sudah menjadi budaya yang melekat di Jogja. Salah satu yang banyak diburu ialah gudeg Jogja. Anda dapat menikmati makan nasi gudeg langsung di pawon atau dapur pemilik warung.

Gudeg Pawon beralamat di Jalan Janturan Nomor 36, Warungboto, Umbulharjo, Yogyakarta. Warung sederhana ini buka mulai pukul 22.00 hingga dinihari. Bila enggan mengantre, sebaiknya Anda datang lebih awal. Sebab, menjelang tengah malam, pengunjung biasanya akan membeludak.

F. ROSANA

Amplang Samarinda, Kriuk Sejak 1970

Amplang Samarinda menjadi oleh-oleh khas dari ibukota Kalimantan Timur.

Amplang Samarinda menjadi oleh-oleh wajib jika ada kerabat atau kawan yang habis liburan dari Samarinda atau Balikpapan, Kalimantan Timur. Meskipun kini amplang atau kadang juga disebut sebagai kuku macan bisa diperoleh di mana saja, namun buatan Samarinda tetap istimewa.

Amplang Samarinda

Amplang sendiri sebenarnya adalah makanan ringan tradisional yang juga dapat disamakan dengan kue kering ataupun juga sejenis kerupuk. Bisa pula disamakan dengan jenis cracker tradisional lainnya seperti rengginang.

Sejatinya, amplang Samarinda adalah makanan yang terbuat dari campuran tepung tapioka, bumbu rempah, dan ikan air tawar sebagai bahan utamanya. Disebut amplang Samarinda karena awalnya makanan ini memang merupakan makanan khas yang berasal dari Samarinda, dan juga Balikpapan, Kalimantan Timur.

akargurita 8 FzCty5W3U unsplash 2
Jembatan Mahakam di Samarinda. Foto: unsplash

Bahan utama amplang Samarinda yang juga biasa populer disebut sebagai kerupuk kuku macan ini adalah ikan tenggiri. Ikan ini merupakan ikan khas yang hidup di perairan sungai Mahakam ataupun juga sungai Karang Mumus di Samarinda.

Jenis ikan yang dianggap terbaik untuk bahan amplang Samarida adalah ikan belida atau dalam bahasa lokal disebut sebagai ikan pipih, karena rasa gurihnya yang lebih enak dan tekstur daging yang lembut saat dihaluskan. Rasa amplang yang gurih dan bertekstur renyah itu Ini merupakan perpaduan rasa dari ikan dan rempah-rempah pilihan tadi.

Secara tradisi, sebenarnya amplang Samarinda memang dibuat menggunakan bahan utama ikan pipih atau ikan belida, namun karena jenis ikan tersebut sudah semakin jarang. Untuk mengatasinya maka bahan ikan tersebut diganti menjadi ikan tenggiri atau juga bisa ikan gabus atau dalam bahasa lokal disebut ikan haruan.

Tidak ada informasi yang cukup sahih kapan amplang Samarinda ini mulai diproduksi oleh masyarakat setempat. Tidak ada pula catatan mengenai siapa pembuat awalnya.

Begitupun, menurut berbagai sumber referensi, secara historinya, amplang memang lebih kuat sejarahnya berasal dari Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Ini terkait dengan bahan utama ikannya tadi. Sementara soal waktunya, dari mulut ke mulut amplang ini sudah dibuat dan sudah ada sejak tahun 1970-an.

Amplang Samarinda aslinya menggunakan ikan pipih atau belida.

Sejak tahun 70-an itu, masyarakat setempat hanya mengetahui saat itu amplang telah menjadi usaha industri rumahan yang sudah berkembang. Usaha produksi amplang ini kemudian diwarisi secara turun-temurun hingga hari ini.

Saat ini, amplang atau kuku macan sudah diproduksi di banyak daerah. Setelah menjadi terkenal dan popular sebagai oleh-oleh khas  Samarinda, produksi pembuatan amplang semakin menyebar hingga ke beberapa daerah.

Di pula Kalimantan sendiri makanan ini gampang ditemui di Balikpapan, Banjarmasin di Kalimantan Selatan, Pontianak di Kalimantan Barat, bahkan bisa ditemui sebagai oleh-oleh dari Pangkalan Bun di Kalimantan Tengah.

Meski rasanya agak berbeda, kuku macan atau amplang juga bisa ditemui di Belitung, Provinsi Bangka Belitung. Juga karena secara geografis masih satu pulau, amplang sampai pula ke negara tetangga, yaitu Sabah dan Sarawak di Malaysia.

Saat ini siapa yang tidak mengeenal amplang? Makanan ringan ini telah menjadi makanan ikonik khas Kalimantan Timur, dan toko yang menjual amplang Samarinda sebagai oleh-oleh  pun sudah menjamur di kota-kota di Kalimantan Timur. Utamanya tentu di Samarinda.

Makanan ringan ini sangat cocok untuk dijadikan camilan saat bersantai, ataupun dijadikan oleh-oleh saat akan bepergian keluar kota. Jika ada wisatawan mempunyai kesempatan untuk jalan-jalan ke Samarinda, maka akan melihat banyak sekali penjual amplang yang ada di berbagai sudut kota ini.

Begitupun bagi para pelancong bila akan membeli untuk oleh-oleh, lebih gampang menemui camilan ini pada saat melintas di Jalan Slamet Riyadi di Kelurahan Karang Asam. Hal ini dikarenakan, di sepanjang pinggiran jalan ini memang terdapat berbagai outlet yang menjual amplang serta berbagai camilan lain yang menjadi ciri khas kota Samarinda.

Toko Oleg oleh Penjual Amplang Pemprovkaltim.jpg
Gerai oleh-oleh amplang Samarinda di Jalan Slamet Riyadi, Samarinda. Foto: Dok. pemprovkaltim.go.id

Di Samarinda ataupun Balikpapan, sebenarnya gampang sekali untuk menemukan camilan renyah amplang kuku macan, entah itu di kios-kios, toko, juga outlet-outlet karena amplang memang menjadi oleh-oleh khas kota ini. Amplang Samarinda atau kuku macan biasanya dijual di dalam bentuk kemasan dengan berat yang beraneka dimulai dari 200 gram, satu kilogram bahka sampai yang lima kilogram.



agendaIndonesia/audha alief P

*****

3 Sarapan Maknyus di Gang Gloria Glodok

ketuoat Lam Gang Gloria

3 sarapan maknyus di gang Gloria Glodok ini bisa menjadi pilihan menikmati kulinari di Jakarta. Gang dekat pasar Glodok, Jakarta Barat, tersebut penuh penjaja makanan, termasuk jenis kari, soto, dan ketupat sayur. Tertarik mencobanya untuk sarapan?

3 Sarapan Maknyus di Gang Gloria

Kari Lam

Akiong buru-buru berganti kemeja ketika pelanggan mulai berdatangan. “Sebentar ya, saya baru datang,” ujarnya kepada dua tamu yang duduk di ruangan berukuran sekitar 100 meter persegi itu. Lantas ia pun sibuk menyuwir daging ayam kampung sembari menyisir bihun. Jam belum genap menunjukkan pukul 09.00, waktu buka warung kari ayam dan sapi Kari Lam. Kemudian, ia membuka tutup kuali kuah kari. Asap pun membubung tinggi, bau harum santan bercampur daging ayam langsung tercium.

Sambil membubuhkan bawang goreng ke mangkuk kari, ia pun berkisah. “Warung ini sudah ada sejak 1973 di Gloria, Jakarta. Mulanya di Medan. Bapak saya yang bikin,” katanya. Nama Lam diambil dari sapaan ayah Akiong, Alam. “Jadi Kari Lam berarti Kari si Alam,” ujarnya.

Sudah tiga kali warung ini berpindah tempat, tapi selalu di Gang Gloria, dekat dengan Pasar Glodok. Terakhir 1990-an, dan saat itu pula warung itu dipegang penuh oleh Akiong. Selama tiga dekade terakhir ia melihat penurunan jumlah pengunjung, terutama setelah 1990-an. Pemicunya, warga etnis Tionghoa yang bermukim di wilayah Glodok dan sekitarnya mulai pindah ke perumahan Kelapa Gading, Serpong, dan Pantai Indah Kapuk. Belum lagi adanya krisis moneter.

Meski begitu, sampai sekarang masih ada pelanggan setia yang datang. Mereka biasanya yang kangen rasa kuah santan racikan keluarga Cina-Medan yang sangat khas: mlekoh, tapi tidak medok dan tak bikin enek. Selain itu, tekstur spesial daging ayam kampung yang empuk. Bila tak terlampau doyan ayam, Akiong juga menjual kari sapi.

Kari Lam

Ujung Gang Gloria, Jalan Pancoran, Glodok, Jakarta Barat

Buka: Pukul 09.00-15.30

Harga: Rp 40-45 ribu

Soto Betawi Afung

Soto Betawi Afung
Soto Betawi Afung di Gang Gloria, Glodok, Jakarta. Dok. TL/Frann

Bukan sekali-dua kali Siti Maemunah, pramusaji di warung milik Ho Tjiang Fung, mendengar pertanyaan para pengunjung ihwal kedai milik majikannya. “Cina kan biasanya identik jual mi, kok ini jual soto? Soto Betawi pula,” begitulah perempuan separuh baya tersebut menirukan ujaran para tamunya. Pertanyaan itu juga yang sempat terbersit kala TL menyusuri Gang Gloria dan membaca plakat berwarna kuning yang menggantung di pintu masuk warung.

“Soto ini memang yang punya asnawi, asli Cina-Betawi,” tutur Siti berseloroh. Mulanya, si empu warung membuka bisnis buah impor. Sayangnya, pada masa pemerintahan Soeharto, ujar Siti, importir sulit masuk ke Tanah Air. Karena itu, ia beralih jalur bisnis. Tepatnya pada 1982, Afung, yang dikenal memiliki keterampilan meracik masakan berkuah santan, membuka warung soto Betawi. Tak dinyana, warungnya eksis hingga kini.

Soto Betawi Afung memiliki rasa yang beda karena kuah santan yang dicampur dengan sumsum. Sementara dari penampilannya pun enak dipandang mata: semangkuk soto tersaji lengkap dengan isian daging sapi beserta urat, babat, plus paru yang digoreng garing. Bisa juga tambahan sumsum bila pelanggan kurang puas. “Tapi kalau kolesterolnya tinggi, sebaiknya jangan (menambah sumsum),” ujar Siti.

Soto Betawi Afung

Gang Gloria, Jalan Pancoran, Glodok, Jakarta Barat

Buka: Pukul 06.00-16.00

Harga: Rp 42 ribu

Ketupat Sayur Gloria Kartika Chandra

Lapaknya menyempil, hampir tak terlihat dari jalan setapak di gang pecinan. Jadi Anda harus bertanya untuk menemukan warung yang berdiri sejak 1960 tersebut. “Ya, dari dulu gini-gini saja. Hanya menggelar meja di depan toko orang, tapi syukurlah pelanggan sudah tahu (lokasinya),” tutur Sujono Chandra, si empunya dagangan.

Di lapak sederhana itu, 150 ketupat habis terjual dalam sehari. Generasi kedua pemegang warisan warung sayur asli Betawi itu malah bingung mengapa orang-orang dari berbagai daerah rela datang demi mencicipi masakannya. “Saya rasa olahannya sama dengan lainnya. Santannya sama, isinya sama. Mungkin sambal ebinya yang bikin nikmat,” katanya. Penampilan ketupat sayur yang kondang tersebut memang biasa. Hanya, porsinya sangat besar, cukup untuk dua orang. Namun ada sambal ebi yang disiram di atas racikan ketupat sayur.

Benar seperti yang dikatakan Sujono. Santan dan ketupat memang rasanya standar. Tapi yang membikin spesial adalah sambalnya. Gurih pedas yang muncul dari racikan sambal ebi, diperkuat oleh aroma legit santan. “Ini nikmatnya tiada tara, lho,” tutur seorang pengunjung berusia separuh baya yang saya temui. Sujono menggelar dagangannya dari pagi. Namun siang hari ia berpindah ke mulut gang. “Soalnya gentian sama pedagang lain. Ya begitulah nasibnya, pindah-pindah,” tuturnya.

Ketupat Sayur Gloria

Gang Gloria, Jalan Pancoran, Glodok, Jakarta Barat

Buka: 08.00-16.00

Harga: Rp 52 ribu (ketupat sayur plus ayam kampung), Rp 20 ribu (ketupat sayur saja)

F. Rosana/Frann

Bakmi Halal di Kelapa Gading, 6 Yang Lezat

Bakmi halal di Kelapa Gading menjadi pilihan bagi mereka yang senang mie tapi menyaratkan kehalalan. Foto: milik instagram penggila_bakmi

Bakmi halal di Kelapa Gading, Jakarta Utara, mungkin banyak yang mencari. Maklum daerah ini termasuk kawasan yang lebih banyak dihuni masyarakat Tionghoa, sehingga bagi mereka yang muslim yang menduga kuliner di sini lebih banyak yang non-halal.

Bakmi Halal di Kelapa Gading

Betulkah begitu? Ternyata tidak. Bahwa lebih banyak makanan yang non-halal karena menggunakan bahan dari daging babi memang betul. Namun ternyata bakmi halal di Kelapa Gading banyak juga pilihannya. ali ini agendaIndonesia mencoba mendata bakmi halal apa saja yang ada di Kelapa Gading. Selain halal, tentu saja mereka terkenal lezat dan layak dikunjungi. Beberapa bahkan termasuk legendaris. Berikut pilihannya.

Bakmi Ayam Kampung Atjuan

Melihat namanya, sudah pasti milik orang Tionghoa, namun ini adalah satu kedai bakmi halal di Kelapa Gading. Buat yang muslim pastinya aman makan di sini. Spesialnya Bakmi Atjuan, topping daging ayamnya melimpah.

Daging ayam yang digunakan adalah ayam kampung. Tak heran jika cita rasanya gurih dan tekstur nikmatnya khas. Selain ayam, topping lainnya ada swekiau, bakso sapi, dan pangsit rebus. Khusus ayamnya, karena ayam kampung, cenderung agak kering. Buat mereka yang senang daging yang lebih moist, bisa minta tambahan minyak sayur.

Pilihan bakmienya ada mie halus, lebar, bihun, hingga mie alot. Tekstur mie alotnya tebal, padat dan kenyal.

Kedai ini buka dari hari Selasa hingga Minggu mulai pukul 7-14.00 WIB. Setiap Senin bakmi Atjuan tutup, jadi jangan salah hari.

Bakmi Atjuan; Jl. Summagung I Blok A4 Nomor 2, Kelapa Gading, Jakarta Utara

Acong Pelopor Bakmi Halal

Ini boleh disebut pelopor bakmi halal di Jakarta Utara. Awalnya Bakmi Acong memulai usahanya di Pulomas pada 1977, sebelum memindahkan gerainya ke Kelapa Gading. Kedai bakmi sederhana ini termasuk yang legendaris. Hingga saat ini Bakmi Acong masih eksis. Pelanggan setianya daatang dari lintas generasi. Bagi penikmat bakmi ayam yang tinggal di kawasan Kelapa Gading tentu sudah tak asing lagi dengan warung Bakmi Acong yang nikmatnya oke banget ini.

Bakmi halal di kelapa Gading menjadi pilihan penyuka bakmi namun mensyaratkan kuliner halal. Ternyata ada pilihan yang cukup banyak, berikut 6 bakmi yang halal dan lezat,
Bakmi ayam Acong. Foto: milik Gadingeat

Jenis mie yang dipakai di kedai ini adalah mie keriting dengan topping ayam yang sudah diberi bumbu manis dan jamur. Rasa mienya khas berpadu dengan siraman kuah kaldu ayam yang gurih. Pangsit goreng dan baksonya juga enak. Warungnya buka setiap hari pukul 06.30-15.00 WIB.

Warung Bakmi Acong, Jl. Kelapa Kopyor Raya Blok M1 Nomor 12A, Kelapa Gading, Jakarta Utara

Bakmi Kepiting Tanjung Pura

Ini adalah buat mereka yang pernah mencicipi bakmi kepiting di Pontianak. Untuk mengobati rasa kangen bisa datang ke sini. Ini termasuk bakmi halal di Kawasan Kelapa Gading. Mereka buka sejak jam 8 pagi dan tutup jam 21.30 malam. Rentang waktu yang cukup fleksibel untuk dikunjungi.

Bakmi halal di Kelapa Gading salah satunya adalah Bakmi Kepiting Tanjung Pura khas Pontianak.
Bakmi halal di Kelapa Gading pilihannya bisa mie kepiting Tanjung Pura khas Pontianak. Foto: milik full_tummy-yummy

Keistiewaannya tentu saja pada toppingnya berupa capit kepiting yang umumnya besar. Kepiting yang dipakai adalah dari Papua.

Awalnya kedai ini buka di ITC Mangga Dua dan sudah terkenal di Kawasan perdagangan itu. Bakmi ini rasanya masuk ke dalam kelompok bakmi terlezat di Jakarta dan wajib dicoba.

Keistimewaan bakmi ini terletak pada topping capit kepitingnya yang besar. Porsinya juga mengenyangkan. Jenis mienya keriting dengan kekenyalan yang pas. Rasanya pun gurih. Dan jika bakmi tak cukup mengenyangkan, bisa memilih nasi goreng kepiting yang tak kalah lezatnya.

Bakmi Kepiting Tanjung Pura, Jl. Boulevard Raya Blok WA2 Nomor 25, Kelapa Gading, Jakarta Utara

Bakmi Ayam Honey Yang Warna-warni

Yang ini selain sebagai pilihan bakmi halal, juga buat yang senang dengan kegembiraan. Sebab yang spesial dari mie di sini adalah menu bakmi ayam pelangi yang berwarna-warni. Nggak perlu takut karena pewarna bakmienya menggunakan bahan organik. Potongan daging ayamnya juga diberi berlimpah.

Jika ingin menambah kerenyahan bisa memesan pangsit gorengnya. Kedai ini buka dari pagi dan tutup pada pukul 10 malam.

Bakmi Honey, Jl. Boulevard Bar. Raya, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara

Bakmi Pedas Ala Mie Zhou

Ada yang berbeda bakmi halal di kedai ini, yakni pilihan bakmi pedasnya. Tentu ini bagi mereka yang menyenangi rasa makanan yang mengigit. Tambahan bakso goreng udangnya juga enak dan layak dicoba.

Bakmi Halal di Kelapa Gading bisa menjadi pilihan bagi masyarakat muslim ke tika wisata kuliner di daerah itu.
Mie Zhou adalah pilihan bakmi halal di Kelapa Gading. Foto: Mie Zhou

Mienya juga terasa fresh karena tampaknya dibuat setiap hari. Dibuat dan ‘harus’ habis pada hari yang sama. Pemiliknya adalah dari Medan, jadi rasanya dekat dengan mie-mie dari ibukota Sumatera Utara itu.

Spesialisasinya dari kedai bakmi yang buka dari pagi dan tutup pukul 8.30 malam ini adalah mie Dan Dan. Ada dua pilihan, mie dan dan kering atau mi dan dan celup yang basah. Dua-duanya enak dan layak dicoba.

Mie Zhou, Jl. Boulevard Raya Blok RA1 No.12, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara

Mie Garing Bethanie

Pilihan bakmi halal lainnya di Kelapa Gading adalah Mie Garing Bethanie. Jenis bakminya keriting yang disajikan garing dengan kuah yang cenderung gurih asin.  

Yang perlu dicoba jika mampir ke kedai yang buka pagi hingga pukul 2 siang ini adalah suikiaw-nya yang cocok dimakan dengan bakmi dan kuahnya. 

Jika ingin mencoba menu lain, bisa dicicipi bubur saponya.

Mie Garing Bethanie, Blok EA 1 No 1 Kelapa Gading, Jl. KLP. Cengkir Timur I,  Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara

Manapun pilihannya, buat pecinta bakmi, terutama mereka yang mensyaratkan soal kehalalan, semua bakmi di atas layak diagendakan.

agendaIndonesia

*****