Kereta Bandara Yogya Beroperasi Juni 2021

Kereta bandara yogya akan beroperasi Juni 2021

Kereta Bandara Yogya direncanakan akan mulai beroperasi pada Juni 2021. Pekerjaan ini terkait dengan program pengembangan Stasiun Kereta Api Tugu, Yogyakarta. Stasiun Tugu akan terhubung langsung dengan Yogyakarta International Airport (YIA), Kulonprogo, lewat jalur kereta api yang saat ini sudah masuk tahap finalisasi pembangunan. Pembangunan rel bandara sendiri ditargetkan rampung dan beroperasi pada Juni 2021.

Kereta Bandara Yogya

PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus berusaha mengutamakan kebutuhan pelanggan dan memberikan pelayanan terbaik akan kebutuhan transportasi publik. Salah satu langkah yang dilakukan perusahaan antra lain membangun kerjasama dengan berbagai pemangku kepentingan. KAI sadar tidak dapat berdiri sendiri mewujudkan visinya menjadi solusi ekosistem transportasi terbaik untuk Indonesia.

KAI kini telah menjalin kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo menyambangi Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X di Kepatihan Pemda DIY. Tujuan KAI adalah untuk membahas pengembangan Stasiun Tugu Yogyakarta.

“Pertemuan ini dalam rangka membahas pengembangan Stasiun Tugu. Ini sudah digagas cukup lama dan mudah-mudahan segera terealisasi. Arahan dari Ngarso Dalem yaitu beliau sepakat dan sudah menyetujui pengembangan ini,” kata Didiek.

Harapannya pengembangan Stasiun Tugu dapat selesai sebelum Desember 2023. Ia memperjelas bahwa kolaborasi ini yakni terkait pengembangan integrasi moda transportasi kereta api. Stasiun Tugu diharapkan dapat menjadi ekosistem transportasi yang terintegrasi dengan moda transportasi massal lainnya. Integrasi akan memudahkan pelanggan kereta api mendapatkan moda transportasi lain begitu sampai atau hendak menuju Stasiun Tugu.

Lebih lanjut, Didiek mengatakan tidak menutup kemungkinan ke depan akan dikembangkan commuter berbasis Autonomous Rail Rapid Transit (ART). Namun sejauh ini hal tersebut masih dalam kajian. “Transportasi ke depan di Yogyakarta akan dikembangkan commuter berbasis ART ini sedang dalam kajian juga,” kata Didiek.

Di masa depan stasiun ini juga diproyeksikan menjadi Transit-Oriented Development (TOD), yakni penggabungan area residensi dan komersial dalam satu area yang didesain untuk memaksimalkan akses ke transportasi publik.

Sekretaris Daerah (DIY) Kadarmanta Baskara Aji mengatakan Pemda DIY mendukung penuh rencana pengembangan Stasiun Tugu. Dukungan itu berupa percepatan proses perizinan dan pemanfaatan lahan untuk pengembangan tersebut.

Aji mengatakan pelaksanaan proyek pengembangan ini akan dilakukan sesegera mungkin. “Ya kalau tadi Sultan minta segera saja, di daerah [DIY] nanti akan memfasilitasi dari sisi perizinan dan pemanfaatan lahan, sementara untuk pendanaan oleh PT. KAI, nanti dua-duanya saling sinergi,” ucap Aji.

KAI memastikan pengembangan Stasiun Tugu ini tetap memperhatikan simbol-simbol budaya di Jogja. “Kami bersama keraton [Yogyakarta] tetap memperhatikan kearifan lokal, budaya dan falsafah-falsafah. Sumbu filosofis Jogja juga diperhatikan. Sehingga apa yang menyangkut kebudayaan tata kehidupan itu menjadi suatu keharusan di sini tetap akan dipertahankan. Hal tersebut kami lakukan untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Yogyakarta,” pungkas Didiek.

Kereta Bandara Yogya akan beroperasi pada Juni 2021.
Direksi dan Komisaris PT Kereta Api Indonesia meninjau perkembangan LRT. Foto: Dok. KAI

Secara terpisah, di Jakarta seusai ditunjuk menjadi Komisaris Utama merangkap sebagai Komisaris Independen PT Kereta Api Indonesia (Persero) awal bulan ini, Said Aqil Siroj, turun langsung ke lapangan meninjau progres pengerjaan LRT Jabodebek di Stasiun LRT Harjamukti, Cibubur, Jakarta Timur, Rabu 10 Maret 2021. Said Aqil Siroj hadir untuk memastikan Proyek Strategis Nasional ini selesai tepat waktu meski di tengah pandemi Covid-19.

Selain Said Aqil Siroj, turut hadir dalam kegiatan tersebut dewan Komisaris KAI, Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo beserta jajaran direksi, PPK Pembangunan Prasarana LRT Jabodebek Ditjenka Kemenhub Ferdian Suryo Adhi, Direktur Operasi PT Inka I gede Agus prayatna, dan Deputy Project Manager Adhi Karya Sudaryono.

“Alhamdulillah, sampai saat ini saya tidak melihat ada kekurangan pada pengerjaan LRT Jabodebek ini, semua berjalan dengan baik. Seluruh pihak terus bekerja keras baik dari Kemenhub, KAI, Adhi Karya, Inka, dan LEN. Saya harapkan proyek ini dapat dioperasikan tepat waktu di bulan Juli 2022,” ujar Komisaris Utama KAI Said Aqil Siroj.

Said Aqil Siroj yakin bahwa hadirnya LRT Jabodebek ini akan mempunyai dampak yang sangat signifikan bagi masyarakat. LRT Jabodebek akan mengurangi kemacetan lalu lintas dan meningkatkan ekonomi masyarakat.

Said Aqil Siroj melihat pelayanan yang diberikan KAI sudah bagus. Ia mengatakan di masa pandemi, KAI secara konsisten menerapkan protokol kesehatan yang ketat di lingkungan perkeretaapian. Ia mengapresiasi kinerja KAI yang mempu bertahan di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang sangat berat ini.

“Kami terus bekerja keras agar seluruh proyek yang sedang berlangsung termasuk LRT Jabodebek selesai pada target yang telah ditentukan. Kami juga akan terus berkoordinasi dengan jajaran Direksi untuk menjadikan KAI sebagai BUMN yang lebih baik lagi dan dapat memberikan nilai tambah kepada masyarakat,” kata Said Aqil Siroj.

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengatakan proyek LRT Jabodebek merupakan Proyek Strategis Nasional yang menjadi salah satu tugas penyelesaian kepada KAI. Ia melanjutkan LRT Jabodebek merupakan proyek kerja sama sinergi BUMN yang dikoordinir oleh Satker LRT Jabodebek di Kementerian Perhubungan.

“Mari kita sama-sama berdoa dan berniat untuk menyelesaikan proyek ini. Harapannya proyek ini dapat selesai dengan tepat waktu dan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang ada di Jabodebek untuk mengurai kemacetan dan meningkatkan kualitas hidup dengan transportasi massal yang lebih baik dari waktu ke waktu,” kata Didiek.

Dalam rangkaian tinjauannya tersebut, Said Aqil Siroj bersama rombongan mengecek stasiun LRT, ruang kendali uji coba sistem persinyalan atau backup operating control center (BOCC), serta memastikan keandalan sarana LRT Jabodebek dengan menaiki transportasi baru ini dari Stasiun Harjamukti ke Stasiun TMII.

Per 5 Maret 2021, progres pembangunan fase 1 LRT Jabodebek telah mencapai 83,37% dengan rincian Lintas Pelayanan I Cawang-Cibubur sebesar 93,67%, Lintas Pelayanan II Cawang-Kuningan-Dukuh Atas sebesar 82,44%, serta Lintas Pelayanan III Cawang-Bekasi Timur sebesar 76,94%.

Fase 1 LRT Jabodebek ditargetkan untuk dapat dioperasikan di bulan Juli 2022 dengan 18 stasiun pemberhentian. Adapun pengoperasiannya akan dilakukan secara otomatis tanpa masinis dengan sistem persinyalan CBTC grade of automation level 3.

Saat ini, KAI masih melakukan uji coba dinamis dengan menjalankan kereta LRT di jalurnya. Adapun sebagian kereta yang telah lulus uji selanjutnya akan dilakukan pengujian komunikasi dengan sistem persinyalan.

agendaIndonesia

*****

Wings Air Rute Ternate-Morotai Mulai 10 Maret

Wings Air rute Ternate-Morotai mulai terbang lagi

Wings Air rute Ternate-Morotai mulai terbang lagi 10 Maret 2021. Maskapai anggota Lion Air Group ini membuka kembali rute domestik intra-Maluku Utara, yakni Kota Ternate melalui Bandara Sultan Babullah di Pulau Ternate tujuan Kabupaten Pulau Morotai melalui Bandara Leo Wattimena.

Wings Air Rute Ternate-Morotai

Corporate Communications Strategic of Wings Air Danang M. Prihantoro mengatakan harga tiket sekali jalan untuk rute Ternate ke Morotai mulai dari Rp352.300, sedangkan Morotai ke Ternate Rp347.300. “Kami melayani penerbangan sebanyak tiga kali per pekan setiap Rabu, Jumat dan Minggu,” kata Danang dalam siaran persnya. Dia menjelaskan untuk rute Ternate–Morotai nomor penerbangan IW-1172 pukul 11.55 WIT dan dijadwalkan tiba pada 12.40 WIT. Rute Morotai–Ternate nomor penerbangan IW-1171 pukul 13.00 WIT dan dijadwalkan tiba pada 13.40 WIT.

Wings Air mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan koordinasi dari pemerintah daerah, regulator, pengelola Bandara, pengatur lalu lintas udara, karyawan dan awak pesawat serta berbagai pihak terkait lainnya dalam mendukung operasional sehingga penerbangan kembali Ternate–Morotai PP dapat terlaksana dan berjalan lancar.

Danang menuturkan dengan dibukanya kembali rute Ternate–Morotai PP menempatkan kembali Wings Air sebagai satu-satunya maskapai yang melayani penerbangan berjadwal di kedua kota (Intra-Maluku Utara).

Pengoperasian penerbangan kembali ini diharapkan bisa menjawab permintaan pasar jasa transportasi udara di kedua kota, akan semakin meningkatkan minat orang untuk bepergian menggunakan pesawat udara untuk penerbangan langsung (point to point) di Kepulauan Maluku.

Harapan utama mampu menciptakan konektivitas semakin terbuka wilayah Indonesia Timur bagian Utara sejalan upaya membantu dan berkontribusi positif dalam perkembangan daerah guna mendukung percepatan pemulihan perekonomian.

Ketersediaan jadwal penerbangan yang tepat rute Ternate – Morotai – Ternate diharapkan dapat menyediakan pilihan koneksi perjalanan udara (connecting flight) saling terhubung bagi wisatawan, pebisnis dan publik lainnya. Penerbangan tujuan akhir Morotai dari berbagai kota, setiap penumpang dapat singgah (transit) terlebih dahulu di Bandar Udara Sultan Babullah Ternate.

Penumpang yang berasal dari Kabupaten Kepulauan Morotai kini memiliki kesempatan dan pilihan penerbangan lebih luas lagi melalui Bandar Udara Sultan Babullah untuk tujuan Jakarta (Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang dan Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma), Buli, Labuha, Manado, Gorontalo, Palu, Luwuk, Ambon,  Makassar,  Kendari,  Surabaya,  Denpasar, Lombok, Kupang, Labuan Bajo, Yogyakarta, Semarang, Bandung, Balikpapan, Banjarmasin, Tarakan, Padang, Palembang, Pekanbaru, Jambi, Medan dan kota-kota lainnya.

Wings Air rute Ternate-Morotai akan diterbangkan lagi mulai 10 Maret 2021.
Wings Air, anggota Lion Air Group, menerbangi lagi rute Ternate-Morotai. Foto: Shutterstok

Wings Air juga menyampaikan pada Januari 2021 telah membuka rute terbaru Banjarmasin – Sampit – Banjarmasin sebagai kelanjutan pengembangan bisnis (ekspansi) rute domestik. Pada semester II/ 2020 Wings Air telah membuka jaringan Makassar – Tana Toraja – Makassar, Makassar – Palu – Makassar, Kupang – Ruteng – Kupang serta terbang kembali pada rute dalam negeri secara bertahap.

Wings Air optimis, penerbangan kembali Ternate – Morotai – Ternate sebagai bagian meyakinkan bahwa “terbang itu aman”, karena pelaksanaan penerbangan dijalankan sebagaimana pedoman protokol kesehatan serta mengutamakan faktor keselamatan dan keamanan (safety first).

Wings Air memaksimalkan berbagai langkah selama masa waspada pandemi antara lain mengatur proses masuk dan keluar penumpang dari pesawat udara secara berurutan guna meminimalkan kepadatan. Pada pesawat ATR, naik dan turun dari pintu bagian belakang. Hal ini akan meminimalsir interaksi bertatapan langsung (face to-face) antara penumpang. Area dapur (galley) yang terletak di bagian belakang juga meminimalkan interaksi tatap muka antara penumpang dan awak kabin.

Sejalan upaya memberikan pengalaman terbaik penumpang ketika terbang, Wings Air sudah mempersiapkan armada jenis baling-baling (propeller) tipe pesawat ATR 72-500 atau ATR 72-600, berkapasitas tempat duduk 72 kelas ekonomi dengan tata letak 2-2.

ATR 72 merupakan pesawat berteknologi canggih dengan tingkat kenyamanan lebih terasa karena interior kabin dirancang lebih futuristik, sehingga penumpang dapat bersantai ketika di kabin sembari menikmati perjalanan dengan melihat pemandangan luar karena pesawat mampu terbang rendah. Selain itu, penumpang juga bisa bekerja saat penerbangan.

Kualitas udara segar (fresh) terus menerus dipasok dengan tingkat pembaruan volume udara kabin yang tinggi, sehingga siklus udara terjamin bersih. Aliran udara dari atas (langit-langit kabin) bergerak satu arah ke bawah (lantai), yang meminimalkan pergerakan udara ke depan dan arah belakang pada kabin (blown transversally and vertically). Udara akan tersedot ke area lantai melalui panel (floor panel level) sesuai proses pada katup aliran tekanan udara (pressurization outflow valves operation).

Volume udara kurang lebih 95 meter kubik di kabin akan selalu diperbaharui dalam waktu 5 sampai dengan 7 menit dengan mengandalkan 2 buah mekanisme ECS packs Operative, 2 buah Recirculation dan Extraction Syatem (by Environment Control System (ECS)) yang menjamin udara dalam kabin tetap segar.

Untuk menjaga kesehatan dan keselamatan penerbangan, Wings Air juga telah meningkatkan fase sterilisasi seluruh armada. Proses pembersihan pesawat dilakukan oleh tim teknisi dan aircraft interior exterior cleaning (AIEC), meliputi Aircraft Interior Cleaning (membersihkan bagian dalam pesawat) dan Aircraft Exterior Cleaning (membersihkan bagian luar pesawat).

agendaIndonesia

*****

Belitung Triathlon 2021 Awal Bangkitnya Industri Event

Belitung Triathlon 2021 diharapkan menjadi langkah awal bangkitnya indstri event. Demikian harapan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) dalam mendukung penyelenggaraan Belitung Triathlon 2021, yang dilaksanakan pada 13 – 14 Maret 2021.

Belitung Triathlon 2021

Belitung Triathlon 2021 merupakan event pertama di tengah pandemi yang dilaksanakan secara offline. Ajang itu merupakan inisiasi bersama Kemenparekraf/Baparekraf dengan komunitas Indonesia Triathlon Series (ITS) dan Pemerintah Kabupaten Belitung yang diharapkan menjadi langkah awal bangkitnya industri event tanah air.

Terdapat 34 peserta yang mengikuti Belitung Triathlon 2021. Diawali dengan berenang sejauh satu km di Pantai Kawasan Sheraton Hotel, lalu dilanjutkan dengan bersepeda sepanjang 32 km ke Tanjung Tinggi, dan terakhir berlari sejauh 5 km di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang.

“Saya sangat mengapresiasi atas kolaborasi kita dalam menyelenggarakan event triathlon. Ini akan menjadi role model dalam membuat suatu event terutama event olahraga. Dan ini juga bagian dari langkah awal kita untuk membangkitkan pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia,” ujar Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Rizki Handayani, saat memberikan sambutan di acara Belitung Triathlon 2021, di Sheraton Belitung Resort, Sabtu 13 Maret 2021.

Turut hadir Sekretaris Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Event) Kemenparekraf/Baparekraf Edy Wardoyo, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Irjen Pol Anang Syarif, Bupati Belitung Sahani Saleh, dan Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie.

Belitung Triathlon 2021 dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Mulai dari peserta yang dibatasi, lalu swab antigen bagi seluruh peserta. Kemudian pada saat berenang dibagi menjadi tiga waves yang terdiri dari 10 – 12 peserta di tiap wave. Begitupun pada saat transisi dari berenang menuju sepeda dan juga lari diberikan masker, hand sanitizer, dan tetap menjaga jarak.

Sebelumnya Kemenparekraf/Baparekraf telah membuat hand book atau buku panduan mengenai protokol kesehatan berbasis CHSE yang dapat diunduh melalui situs https://chse.kemenparekraf.go.id/.

Rizki Handayani juga menjelaskan, triathlon ini merupakan segmen pasar yang tepat untuk mengembangkan wisata olahraga, karena selama ini olahraga renang, bersepeda, dan lari termasuk olahraga yang sangat diminati. Mengingat masa pandemi ini mengubah tren wisata ke depan yakni wisata yang lebih personalized, customized, dan smaller in size.

Sebagai event olahraga pertama di tengah pandemi, Belitung Triathlon 2021 diharapkan dapat berkontribusi dalam memperkenalkan potensi wisata olahraga di Belitung. Sehingga dapat menarik minat wisatawan untuk merasakan secara langsung experience sport tourism di Belitung.

“Kegiatan hari ini nantinya akan kita berikan kepada para Duta Besar Indonesia di luar negeri, untuk menunjukkan bahwa Indonesia siap menyelenggarakan kegiatan olahraga dengan penerapan protokol kesehatan yang baik,” katanya.

Belitung Triathlon 2021 menjadi awal bangkitnya industri event di Indonesia.
Belitung Triathlon 2021 berlangsung dua hari, 13 dan 14 Maret 2021. Foto: Dok. Kemenparekraf

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, mengucapkan terima kasih atas terlaksananya kegiatan Belitung Triathlon 2021. Kegiatan ini sebagai langkah awal kita untuk menginformasikan bahwa event di tengah pandemi dapat diselenggarakan.

“Kami sangat bangga bahwa event nasional ini dimulai dari Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Harapan kami semoga Belitung bisa menjadi ikon wisata olahraga yang dapat memicu kebangkitan dunia pariwisata tanah air,” katanya.

Salah satu pemenang wanita Belitung Triathlon 2021, Nethavani Octaria, menceritakan pengalamannya mengikuti first leg triathlon ini. Ia merasa senang sekali dan sangat excited akhirnya event triathlon kembali diadakan setelah terhenti selama satu tahun.

“Triathlon merupakan ladang olahraga yang sangat baik dan sangat seru. Untuk itu, saya sangat berharap semakin banyak dan semakin sering event triathlon ini diselenggarakan. Dan semoga dapat diperluas di berbagai destinasi yang ada di Indonesia,” kata Vani panggilan akrabnya.

Rangkaian acara Belitung Triathlon 2021 akan dilanjutkan pada Minggu, 14 Maret 2021 dengan konsep Belitung Coffee Ride. Para peserta akan bersepeda sepanjang 30 km, mulai dari Hotel Santika, lalu Klenteng Sijuk, Pantai Tanjung Kelayang, Pantai Tanjung Tinggi dan kembali lagi ke Hotel Santika. Di sela-sela bersepeda, para peserta akan menikmati Kopi Kong Djie yang legendaris.

agendaIndonesia

*****

Likupang Siap Gelar Indonesia Triathlon Series 2021

Liburan di Likupang dengan pilihan pantai dan bukit

Lipupang siap gelar Indonesia Triathlon Series 2021. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menjajal langsung fasilitas olahraga di Likupang untuk memastikan kawasan tersebut siap menjadi tuan rumah ajang Indonesia Triathlon Series 2021.

Likupang Siap Gelar Indonesia Triathlon

Sandiaga Uno melakukan olahraga Aquathlon (renang dan lari) di Likupang yang merupakan salah satu dari lima destinasi super prioritas. Kegiatan yang berlangsung di kawasan Pantai Paradise ini menjadi bagian dari uji coba pelaksanaan Indonesia Triathlon Indonesia Series yang akan mulai berlangsung bulan ini di berbagai destinasi tanah air.

“Kami baru saja menyelesaikan tryout Mini triathlon Likupang yang merupakan pemanasan untuk rangkaian Indonesia triathlon series yang akan kita kick-off bulan Maret ini di Belitung,” kata Menparekraf Sandiaga Uno, Sabtu (6/32021). Ditemani sejumlah atlet dari Kota Manado, Menparekraf Sandiaga melakukan renang di laut sejauh 1.054 meter dan kemudian dilanjutkan dengan lari sepanjang 5 kilometer.

Likupang siap gelar Indonesia Triathlon Series 2021.
Menteri Pariwisata Sandiaga Uno mencoba lokasi untuk Indonesia Triathlon Series 2021 di Likupang. Foto: Dok. Kemenparekraf

Dari hasil uji coba yang dia lakukan, Likupang dinilai siap menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan wisata berbasis olahraga ini (sport tourism). “Ombaknya tadi cukup menantang, menambah sensasi berenang di open water. Tadi di tengah karangnya juga masih sangat alami, sangat bagus. Kita bisa melihat ikan warna-warni yang jadi pemandangan indah bawah laut,” kata Sandiaga Uno.

Lebih jauh ia menilai kawasan Likupang juga cocok untuk dikembangkan kedepannya sebagai lokasi kegiatan Meeting, Incentive, Exhibition, dan Event (MICE).

“Jadi harapan saya, kegiatan ini bisa menebar harapan, menebar momentum kebangkitan pariwisata. Seiring dengan penurunan angka penularan COVID-19, kita giatkan kembali pariwisata untuk meningkatkan kembali ekonomi rakyat, membuka lapangan kerja. Dan yang penting semangat untuk bangkit, bahwa pariwisata adalah bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah,” ujar Sandiaga Uno.

Indonesia Triathlon Series merupakan kolaborasi antara Kemenparekraf dengan pemerintah daerah dan komunitas Indonesia Triathlon. Seri pertama akan dimulai di Belitung pada 13 Maret 2021 dan berlanjut sepanjang tahun di berbagai destinasi tanah air. Diantaranya, selain Belitung adalah Kendari, Palembang, dan Likupang.

Secara terpisah, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengajak investor untuk menanamkan modalnya dalam pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang, membuat model terobosan pengembangan kawasan melalui industri dan jasa pariwisata bertaraf internasional.

Likupang siap gelar Indonesia Triathlon Series 2021.
Pantai Likupang, tempat penyelnggaraan Indonesia Triathlon Series 2021. Foto: Dok. kemenparekraf

Sehingga dapat menjadikan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai sektor unggulan dalam penciptaan lapangan kerja dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.

Menparekraf Sandiaga Uno dalam kunjungan kerjanya ke Sulawesi Utara turut mengundang sejumlah investor. Di hari terakhir kegiatan, Sabtu (6/3/2021) malam, Menparekraf mengajak 50 lebih investor tersebut bertemu stakeholder terkait guna mendengar lebih jauh tentang pengembangan KEK Pariwisata Likupang dalam “Gala Dinner Tourism & Creative Economy Investment Forum in North Sulawesi”.

“Gala Dinner Sulawesi Utara Investor Forum ini merupakan pertemuan dengan beberapa pengusaha sekaligus investor yang digagas untuk mendorong serta mendukung percepatan pengembangan industri dan investasi pariwisata dan ekonomi kreatif di Provinsi Sulawesi Utara, khususnya Likupang yang merupakan Destinasi Super Prioritas dan telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus,” kata Menparekraf Sandiaga Uno di Hotel Sheraton Peninsula, Kota Manado.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw, Anggota Komisi X DPR RI Adriana Dondokambey, Bupati Minahasa Utara Joune Ganda, Wakil Bupati Minahasa Utara Kevin Lotulung, serta para investor yang dipimpin Peter F. Gontha selaku pelaksana forum investasi. Serta mendampingi Menparekraf, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Hari Santosa Sungkari.

Menparekraf menjelaskan, terdapat beberapa peluang investasi pada KEK Likupang. Antara lain infrastruktur di dalam kawasan termasuk Sustainability Concept dan menciptakan Smart Tourist Destination (STD). Kemudian Cultural Village sebagai kunci untuk destinasi wisata dan pusat ekonomi kreatif untuk menggiatkan dukungan terhadap masyarakat setempat.

Serta pembangunan kawasan tahap I (3 tahun pertama) di atas lahan seluas 92,89 hektare dengan nilai investasi Rp914 miliar, mencakup resort, utilitas, area komersial, danau, juga ruang terbuka hijau.

KEK Likupang yang dikembangkan PT. Minahasa Permai Resort Development (MPRD) berada di atas lahan seluas 197,4 hektare yang akan dikembangkan dalam tiga tahap. Total nilai investasi pembangunan kawasan sebesar Rp2,1 triliun dan diperkirakan menarik investasi Rp5 triliun hingga tahun 2040.

Melalui KEK Likupang diharapkan dapat mendongkrak realisasi investasi sektor pariwisata di Provinsi Sulawesi Utara, yang berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal tahun 2020, mencapai Rp939,13 miliar dengan PMA mencapai Rp80 miliar, dan PMDN mencapai Rp859,13 miliar.

“Kita harapkan pembangunan tersebut tidak hanya terbatas kepada meningkatnya pendapatan daerah dan masyarakat sekitar, tetapi juga harus meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta sosial budaya dan lingkungan terjaga dengan baik,” kata Sandiaga Uno.

Dalam kesempatan tersebut, Menparekraf Sandiaga Uno juga menyaksikan penandatanganan kerangka kerja sama antara MPRD dan ITDC (Indonesia Tourism Development Corporation) mengenai Rencana Pembentukan Badan Usaha untuk Pengembangan dan Pengelolaan KEK Likupang.

agendaIndonesia

*****

3000 Pelaku Pariwisata Sulawesi Utara Vaksinasi

3000 pekerja pariwisata sulawesi utara menjalani vksinasi Covid19.

3000 pelaku pariwisata Sulawesi Utara menjalani vaksinasi Covid19. Pelaku sektor pariwisata dan ekonomi kreatif serta masyarakat sadar wisata (MASATA) di Sulawesi Utara menjalani vaksinasi dalam program vaksinasi Tahap 2 dari pemerintah. Sebanyak 300 orang di antaranya menjalani vaksinasi Jumat 5  Maret 2021 di Graha Bumi Beringin, Kota Manado, Sulawesi Utara.

3000 Pelaku Pariwisata Sulawesi Utara

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melihat langsung berjalannya proses vaksinasi. Didampingi Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw, Menparekraf Sandiaga melihat alur vaksinasi mulai dari pendaftaran, proses skrining, dan observasi.

“Program vaksinasi ini dapat terlaksana berkat dukungan dari Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Kami mengucapkan terima kasih atas mobilisasi yang terus bergerak, dan hari ini pelaku pariwisata mendapatkan vaksinasi di Graha Bumi Beringin, Kota Manado,” kata Menparekraf Sandiaga Uno saat meninjau “Pencanangan Vaksinasi COVID-19 Bagi Pelaku Usaha Pariwisata di Provinsi Sulawesi Utara”.

Sulawesi Utara, tepatnya Likupang, merupakan salah satu dari lima destinasi super prioritas yang ditetapkan pemerintah. Melalui program vaksinasi ini diharapkan dapat memberikan motivasi bagi pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif untuk segera bangkit.

Sandiaga menekankan kembali pentingnya penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin. Karenanya ia mengatakan, Kemenparekraf/Baparekraf akan terus meningkatkan dan mendorong penerapan 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) dan 3T (testing, tracing, treatment) di masing-masing destinasi wisata.

“Hal ini merupakan bentuk dukungan dan keberpihakan pemerintah kepada pelaku usaha khususnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak pandemi COVID-19. Saya optimistis dengan kolaborasi ini, di tahun 2021 ini industri pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia khususnya di Provinsi Sulawesi Utara akan bangkit kembali seiring dengan dilaksanakannya program vaksinasi ini,” kata Sandiaga.

3000 pelaku pariwisata sulawesi utara menjalani vaksinasi covid19 di Manado.
Sebanyak 3000 pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif Sulawesi Utara menjalani vaksinasi Covid19. Foto: Dok. Kemenparekraf

Ia pun berharap program ini dapat mendorong pemerintah daerah lainnya untuk melakukan hal yang sama dengan memprioritaskan tenaga kerja industri pariwisata dan ekonomi kreatif agar dapat menggeliatkan dan memulihkan perekonomiannya kembali.

“Mari kita upayakan untuk menekan terus penularan COVID-19, kita bangkitkan ekonomi dengan penuh kehati-hatian dengan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin,” kata Sandiaga.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengemukakan, efektivitas dari vaksin atas timbulnya imun baru akan efektif timbul pada 28 hari setelah suntik kedua. Karena itu, Menkes menjelaskan, kesadaran dari masyarakat atas penerapan protokol kesehatan harus benar-benar dijalankan dengan baik.

“Vaksinasi itu tidak 100 persen memproteksi kita untuk tidak kena virus. Namun dapat menekan probabilitas atau risiko kita untuk sakit. Jadi kita tetap harus menerapkan protokol kesehatan dengan baik,” kata Menkes Budi Gunadi Sadikin.

Sementara Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Steven Kandouw, mengemukakan, proses vaksinasi di Sulawesi Utara berjalan dengan baik. Di tahap pertama terdapat 22 ribu vaksin yang diterima pemerintah daerah, dan sebanyak 64 ribu di tahap kedua.

“Kita memberi apresiasi karena regulasinya yang cepat, langsung diberikan kepada antara lain pelaku pariwisata. Dengan ini kita ada titik cerah kita semua di Sulawesi Utara untuk cepat mengatasi permasalahan karena COVID-19 ini,” kata Steven Kandouw.

Salah seorang pekerja pariwisata yang menerima vaksin, Olivia, bersyukur karena pelaku usaha pariwisata mendapat prioritas vaksin. Hal ini tentunya akan berdampak positif pada kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya di Sulawesi Utara.

“Saya merasa senang mendapatkan giliran vaksin, karena kita sering bertemu banyak orang termasuk wisatawan. Dengan adanya vaksin ini saya merasa aman dan merasa safety, meski penerapan protokol kesehatan juga tetap harus dijaga,” kata Olivia, pekerja pariwisata di Ibis Manado.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Utara (Sulut).

3000 pelaku pariwisata sulawesi utara menjalani vaksinasi Covid19.
Menteri Pariwisata Sandiaga Uno meninjau pengembangan Bandara Internsional Sam Ratulangi, Manado. Foto: Dok. Kemenparekraf

Pada hari yang sama, Menparekraf Sandiaga Uno tiba di Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi, Manado. Menparekraf meninjau kesiapan penerapan protokol kesehatan CHSE atau K4, yakni Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environmental Sustainability (Keberlangsungan Lingkungan) di bandara.

Sandiaga melihat langsung alur penumpang saat turun dari pesawat, pengambilan bagasi, dan juga validasi formulir deklarasi kesehatan (E-HAC). Menparekraf menilai penerapan protokol kesehatan di bandara sudah berjalan dengan baik.

“Saya mendengar laporan bahwa kasus COVID-19 di Manado sudah mulai terkendali, angkanya turun. Jadi kita mungkin bisa duduk bersama untuk mulai menggagas bagaimana kita buka kembali pariwisata agar bangkit, membuka lapangan kerja. Kita gerak cepat, gerak bersama, garap semua potensi untuk bertahan dan bangkit,” kata Menparekraf Sandiaga Uno.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw, Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Utara Henry Kaitjili, Bupati Minahasa Utara Joune Ganda, Wakil Bupati Minahasa Utara Kevin William Lotulong, serta GM Bandara Sam Ratulangi Minggus Gandeguai.

Turut mendampingi Menparekraf Sandiaga, Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Krisis Kemenparekraf/Baparekraf Hengky Manurung serta Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I Kemenparekraf/Baparekraf Vinsensius Jemadu.

Usai melihat penerapan protokol kesehatan, Menparekraf Sandiaga juga melihat proyek perluasan terminal Bandara Internasional Sam Ratulangi. Progres perluasan bandara telah mencapai 80 persen sejak pertama kali dimulai pada Februari 2020.

Perluasan bandara ini diproyeksi akan meningkatkan kapasitas penumpang dari 2,5 juta menjadi 5,7 juta pertahun.

agendaIndonesia

*****

Kemenparekraf Gelar Bincang Pasar Modal 2021

Kemenparekraf gelar Bincang Pasar Modal 2021. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) melakukan ini dengan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia Timur, khususnya Makassar. Ibu kota Sulawesi Selatan ini merupakan kota ke tiga pelaksanaan kegiatan Bincang Pasar Modal 2021. Sebelumnya, kegiatan ini telah digelar di Surabaya, Jawa Timur; dan Bandung, Jawa Barat.

Kemenparekraf Gelar Bincang Pasar Modal

Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf/Baparekraf, Hanifah Makarim, saat memberikan sambutan di acara Bincang Pasar Modal yang bertajuk “Langkah Awal Mengenal Pasar Modal”, di Makassar, Rabu 3 Maret 2021, menjelaskan bahwa tujuan dari acara ini adalah untuk memperkenalkan pasar modal kepada para pelaku usaha, khususnya UMKM di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Pasar modal ini merupakan salah satu sumber pembiayaan, satu option yang mungkin belum terlalu dipahami oleh kebanyakan pelaku usaha. Oleh karena itu, kami akan memperkenalkan cara melantai di bursa dan tentunya dengan pakar-pakar yang luar biasa supaya para pelaku usaha mendapat gambaran bahwa UMKM ternyata bisa masuk ke pasar modal,” ujarnya.

Karena, saat ini permodalan masih menjadi salah satu kendala bagi para pelaku usaha di Indonesia. Sebanyak 92,37 persen pelaku ekonomi kreatif hanya mengandalkan modal sendiri atau pinjaman dari keluarga untuk membantu usahanya. Sedangkan, hanya 24,44 persen yang memperoleh pembiayaan dari perbankan dan 0,66 persen dari lembaga keuangan nonperbankan.

Kemenparekraf gelar bincang pasar modal 2021 bagu para pelaku parekraf di Makassar, Sulawesi Selatan.
Produk pelaku parekraf Indonesia yang bisa makin maju dengan bantuan modal. Foto: Dok.Kemenparekraf

Acara ini menghadirkan beberapa narasumber yaitu, Kepala Divisi Pasar Modal Syariah KNEKS Luqyan Tamani, Direktur PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk Cendy Hadi Putranto, Partnership Coordinator IDX Incubato Alan Fatih, Kepala Kantor Perwakilan BEI Sulawesi Selatan Fahmin Amirullah, Pakar Ekonomi Ki DR Saur Pandjaitan XIII, dan Sub Koordinator Pasar Modal Sabar Norma Megawati.

Para narasumber menyampaikan materi penting terkait alternatif akses permodalan melalui skema IPO, manfaatnya, hal-hal yang perlu disiapkan oleh pelaku usaha jika ingin melantai di bursa efek, hingga succes story perusahaan yang sudah listing di Bursa Efek Indonesia.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan wawasan serta manfaat bagi pelaku usaha mengenai pasar modal. Selain itu, kita berharap Kota Makassar bisa menjadi trend setter untuk Indonesia Timur, dalam mendorong pelaku usaha lainnya memasuki pasar modal, sehingga pelaku usaha bisa go public,” kata Hanifah.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Selatan, Denny Irawan Saardi, menyampaikan apresiasi kepada Kemenparekraf/Baparekraf yang telah menginisiasi kegiatan Bincang Pasar Modal 2021. Sehingga, pelaku usaha di Makassar dapat mengenal lebih dalam mengenai cara-cara melantai di bursa efek.

“Kegiatan ini sangat baik dilakukan, karena menjadi momentum untuk mencari solusi dari persoalan-persoalan yang banyak dialami oleh pelaku UMKM kita. Tidak hanya persoalan manajemen, tetapi akses untuk mendapatkan modal menjadi persoalan yang sangat mendasar. Semoga, para pelaku usaha bisa menemukan model akses pembiayaan lainnya untuk mengembangkan bisnisnya,” kata Denny.

Sementara, Partnership Coordinator IDX Incubato, Alan Fatih, mengatakan pelaku UMKM sangat mungkin untuk melantai di bursa efek melalui skema IPO. Ia menjelaskan skema IPO (Initial Public Offering) merupakan proses sebuah perusahaan untuk menawarkan sahamnya agar dapat dibeli oleh masyarakat umum melalui Bursa Efek untuk yang pertama kalinya.

Ada beberapa platform yang disediakan Bursa Efek Indonesia, yaitu papan utama, papan pengembangan, dan papan akselerasi. Papan akselerasi ini yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk melantai di bursa. Ini merupakan kesempatan yang baik untuk mengembangkan usaha melalui pasar modal.

“Harapannya pasar modal ini bisa menjadi sumber pendanaan bagi semua size perusahaan dan kami juga berharap perusahaan dapat berkembang melalui pasar modal. Jadi, tidak menunggu besar dulu untuk IPO, tapi IPO untuk menjadi besar,” ujarnya.

Kemenparekraf gelar bincang pasar modal 2021 untuk mendorong pengetahuan pelaku parekraf dalam soal permodalan.
Tenun Lombok karya pelaku parerkraf di Nusa Tenggara Barat. Foto: Dok. Kemenparekraf

Pada kesempatan terpisah, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mendukung pelaksanaan program Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2021 sebagai upaya mengembangkan dan memajukan pelaku ekonomi kreatif di Indonesia.

Dalam acara peluncuran KKI 2021 dengan tema “Eksotisme Lombok” yang digelar secara daring dan luring dari ITDC Mandalika, Lombok, NTB, Rabu 3 Maret 2021, Sandiaga mengatakan perlu kerja sama berbagai pihak untuk mengembangkan dan memajukan pelaku ekonomi kreatif yang berada di sekitar kawasan Mandalika yang merupakan salah satu dari lima destinasi super prioritas di Indonesia. “Kita harus memastikan bahwa produk-produk kreatif dari Lombok ini bisa mendunia,” kata Sandiaga.

Menurutnya, kunci utama untuk memperkenalkan produk-produk kreatif tersebut ke pasar internasional adalah melalui digitalisasi pelaku ekonomi kreatif ke platform digital. Sehingga, para konsumen yang berminat membeli produk-produk tersebut dapat berbelanja lewat platform digital tanpa harus bertransaksi secara fisik.

Sandiaga juga mengapresiasi Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, dan jajarannya yang mempromosikan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sebagai metode pembayaran dalam transaksi produk-produk yang diperkenalkan dalam gerakan KKI. “QRIS ini juga sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari gernas BBI (Bangga Buatan Indonesia) dan saya juga mengingatkan untuk bangga ‘berwisata di Indonesia’ dengan #diindonesiaaja,” ujar Sandiaga.

Sementara itu, Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, mengatakan NTB khususnya Lombok memiliki potensi dan kapasitas sumber daya manusia yang sangat hebat. Potensi ini, lanjut Zulkieflimansyah, perlu dikembangkan lebih jauh lewat program KKI yang juga berkaitan dengan gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia ini.

“Eksotisme Lombok bukan hanya sebatas keindahan wilayah, alam, dan kuliner yang menggiurkan yang kita nikmati bersama. Tapi eksotisme Lombok adalah lambang kebangkitan, bahwa ternyata UKM kita mampu menciptakan apa yang selama ini kita tidak kita khayalkan sebelumnya,” ungkap Zulkieflimansyah.

agendaIndonesia

*****

Lion Air Gratiskan Uji Antigen di 14 Kota

Lion Air gratiskan uji antigen di 14 kota. Lion Air Group menyediakan layanan gratis uji kesehatan antigen ini berlaku mulai 3 Maret 2021 hingga pemberitahuan lebih lanjut. Corporate Communication Strategic Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro, sebagaimana dikutip Bisnis.com mengatakan sejauh ini ketersediaan layanan gratis Rapid Test Antigen Covid-19 semua penerbangan domestik sejak 22 Februari 2021.

Lion Air Gratiskan Uji Antigen

Adapun, ketersediaan layanan gratis itu di antaranya dengan rute Jakarta – Medan, Medan – Jakarta, Jakarta – Padang, Padang – Jakarta, Jakarta – Pekanbaru, Pekanbaru – Jakarta, Jakarta – Palembang, Palembang – Jakarta, Jakarta – Pangkalpinang, Pangkalpinang – Jakarta, Jakarta – Banjarmasin, Banjarmasin – Jakarta.


Sementara itu, penambahan layanan gratis mulai 3 Maret 2021 adalah Jakarta – Surabaya, Surabaya – Jakarta, Jakarta – Bali, Bali – Jakarta, Jakarta – Balikpapan, Balikpapan – Jakarta, Jakarta – Kupang, Kupang – Jakarta, Jakarta (CGK) – Malang, Malang – Jakarta (CGK), Surabaya – Banjarmasin, Banjarmasin – Surabaya, Surabaya – Balikpapan, Balikpapan – Surabaya, Surabaya – Kupang, Kupang – Surabaya, Medan – Banda Aceh, Banda Aceh – Medan.


Dengan demikian ketersediaan gratis Rapid Test Antigen Covid-19 pada semua penerbangan domestik sejak 1 Maret 2021 adalah Jakarta – Medan, Medan – Jakarta, Jakarta – Padang, Padang – Jakarta, Jakarta – Pekanbaru, Pekanbaru – Jakarta, Jakarta – Palembang, Palembang – Jakarta. Penambahan mulai 3 Maret 2021 adalah Jakarta – Surabaya, Surabaya – Jakarta, Jakarta – Bali,Bali – Jakarta, Jakarta – Balikpapan, Balikpapan – Jakarta, Jakarta – Banjarmasin, Banjarmasin – Jakarta, Jakarta – Kupang, Kupang – Jakarta, Jakarta – Pangkalpinang, Pangkalpinang – Jakarta, Jakarta (HLP) – Malang, Malang – Jakarta (HLP), Jakarta (HLP) – Surabaya, Surabaya – Jakarta (HLP), Jakarta (HLP) – Balikpapan, Balikpapan – Jakarta (HLP), Jakarta (HLP) – Banjarmasin.


Kemudian, Banjarmasin – Jakarta (HLP), Jakarta (HLP) – Bali, Bali – Jakarta (HLP), Jakarta (HLP) – Kupang, Kupang – Jakarta (HLP), Jakarta (HLP) – Medan, Medan – Jakarta (HLP), Jakarta (HLP) – Padang, Padang – Jakarta (HLP), Jakarta (HLP) – Pekanbaru, Pekanbaru – Jakarta (HLP), Jakarta (HLP) – Palembang, Palembang – Jakarta (HLP) Informasi kota dan bandar udara keberangkatan diantaranya Jakarta – Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten (CGK); Jakarta – Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma (HLP); Banda Aceh – Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda di Aceh Besar, Aceh (BTJ); Medan – Bandar Udara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara (KNO); Padang – Bandar Udara Internasional Minangkabau di Padang Pariaman, Sumatera Barat (PDG; dan Pekanbaru – Bandar Udara Interasional Sultan Syarif Kasim II di Simpang Tiga, Riau (PKU). Kemudian Palembang – Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II di Talang Betutu, Sukarami, Sumatera Selatan (PLM); Pangkalpinang – Bandar Udara Depati Amir di Dul, Beluluk, Pangkalan Baru, Bangka, Kepulauan Bangka Belitung (PGK); dan Banjarmasin – Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor di Banjarbaru, Kalimantan Selatan (BDJ).


Lalu Balikpapan – Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Kalimantan Timur (BPN). Surabaya – Bandar Udara Internasional Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur (SUB).Malang – Bandar Udara Abdulrahman Saleh, Jawa Timur (MLG). Bali – Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Denpasar di Badung (DPS). Kupang – Bandar Udara Eltari, Nusa Tenggara Timur (KOE).

“Harapan terbesar dari program dimaksud akan mendorong percepatan pemulihan ekonomi melalui perjalanan udara, mendorong tren permintaan penerbangan sejalan dengan kesungguhan Lion Air dan Batik Air dalam mengoperasikan layanan yang tetap mengutamakan dan memenuhi unsur-unsur keselamatan, keamanan penerbangan dan dijalankan sebagaimana pedoman protokol kesehatan,” ujarnya melalui siaran pers, Selasa 2 Maret 2021.

Lion Air gratiskan uji antigen di 14 kota. Uji ini berlaku jiga untuk Batik Air.
Pesawat Batik Air jenis Airbus A330 mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Foto: shutterstock

Adapun ketentuan pelaksanaan gratis Rapid Test Antigen Covid-19 untuk kota tujuan terbaru, sebagai berikut yakni khusus calon penumpang yang mempunyai tiket penerbangan Lion Air dan Batik Air, pada: Periode pemesanan tiket mulai 3 Maret 2021 dan seterusnya, Periode penerbangan mulai 3 Maret 2021 dan seterusnya. Wajib memiliki voucher Rapid Test Antigen Covid-19.


Proses mendapatkan voucher Rapid Test Antigen Covid-19, bersamaan ketika melakukan pembelian atau pemesanan tiket (issued ticket) mulai 01 Maret 2021 dan seterusnya: Secara online (www.lionair.co.id ; www.batikair.com, online travel agent dan call center) harus memilih menu “Layanan Rapid Test”, Secara offline (ke kantor penjualan Lion Air dan Batik Air, kantor agen mitra perjalanan dan lainnya) wajib menyampaikan bahwa: membutuhkan (ingin memperoleh) voucher Rapid Test Antigen Covid-19.

Wajib menunjukkan voucher Rapid Test Antigen Covid-19 saat datang ke fasilitas kesehatan jaringan kerjasama Batik Air. Pelaksanaan Rapid Test Antigen Covid-19 khusus di jaringan kerja sama Lion Air dan Batik Air dengan fasilitas kesehatan (klinik, rumah sakit, laboratorium dan lainnya).

Lion Air gratiskan uji antigen bagi calon penumpangnya di 14 kota
Suasana Bandar Udara Sukarno Hatta, Cengkareng, Tangerang

Bagi calon penumpang yang sudah memiliki tiket pesawat Lion Air dan Batik Air (tiket dipesan dan diterbitkan mulai 3 Maret 2021) dan belum melaksanakan Rapid Test Antigen Covid-19, maka untuk mendapatkan voucher Rapid Test Antigen Covid-19 dengan: Mengisi atau memasukkan (input) kode pemesanan tiket (booking code) pada www.batikair.com Alternatif menunjukkan kode pemesanan melalui kantor penjualan Lion Air Group. Penyelenggaraan “gratis” Rapid Test Antigen Covid-19 sesuai apa yang telah dijalankan oleh Lion Air dan Batik Air, dengan masa berlaku menurut aturan yang telah ditetapkan.

agendaIndonesia

*****

KAI Hadirkan Livery Lokomotif Tahun 1953-1991

KAI hadirkan livery lokomotif 1953-1991

KAI hadirkan livery lokomotif tahun 1953-1991 pada satu unit lokomotif CC 201. Peluncuran lokomotif CC 201 dengan livery vintage ini diresmikan oleh Direktur Utama PT Kereta api Indonesia (Persero)-KAI, Didiek Hartantyo di Balai Yasa Yogyakarta, Minggu 28 Februari.

KAI Hadirkan Livery Lokomotif

“Lokomotif dengan livery vintage ini merupakan bentuk adaptasi dan apresiasi KAI untuk semakin dekat dengan masyarakat sekaligus  wujud edukasi kepada masyarakat mengenai perkembangan perkeretaapian di Indonesia,” kata Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo.

Melalui livery vintage ini, KAI berharap masyarakat akan semakin mengenal perjalanan panjang perkeretaapian di indonesia serta menumbuhkan rasa bangga terhadap transportasi andalan masyarakat Indonesia ini. Livery vintage ini dahulu digunakan KAI selama 38 tahun dari 1953-1991 dan pertama kali digunakan pada lokomotif diesel pertama di Indonesia, yaitu CC 200.

Livery ini digunakan sejak KAI masih bernama Djawatan Kereta Api (DKA), Perusahaan Negara Kereta Api (PNKA) sampai dengan Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA). Livery Vintage tersebut saat ini KAI aplikasikan pada Lokomotif CC 201 83 31 milik Dipo Semarang Poncol. Pengecatannya sendiri dilakukan di bengkel lokomotif milik KAI, yaitu Balai Yasa Yogyakarta.

“Transportasi Kereta api sebagai salah satu moda yang sudah ada di Indonesia sejak 1864 harus terus kita jaga dan kembangkan. Mari bersama-sama membangun peradaban baru bagi masyarakat Indonesia dalam bertransportasi,” tutup Didiek.

KAI hadirkan livery lokomotif tahun 1952-1991 sebagai persembahan untuk para pecinta kereta api.
Perjalanan kereta api jarak jauh sekarang semakin banyak stasiun yang menyediakan layanan GeNose. Foto: shutterstock

Lokomotif CC 201 memiliki berat 84 ton dan daya mesin 1950 hp. Lokomotif yang mampu melaju dengan kecepatan 120km/jam ini, memiliki 2 bogie dimana masing-masing bogie memiliki 3 gandar penggerak dengan total 6 motor traksi sehingga lokomotif ini dapat dioperasikan pada lintas datar maupun pegunungan.

Kembali hadirnya livery vintage di lokomotif ini merupakan hasil kolaborasi antara KAI dan komunitas pecinta kereta api Semboyan Satoe Community dan Indonesian Railway Preservation Society.

“Terima kasih atas respons KAI sehingga apa yang kami usulkan bisa terealisasi. KAI telah mampu membuktikan dalam rentang waktu yang cukup panjang sebagai moda transportasi berbasis rel yang andal dan paling diminati masyarakat luas,” ujar Ketua Semboyan Satoe Community Teguh Imam Santoso yang turut hadir dalam acara peresmian tersebut.

Layanan GeNose

Sementara itu, soal perkembangan terkini perjalanan jarak jauh, Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI telah menghadirkan layanan GeNose di 12 stasiun. Hingga 26 Februari 2021, diketahui sebanyak 84.794 penumpang KA Jarak Jauh telah menggunakan layanan penyaringan Covid-19 karya anak bangsa tersebut.

VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan masyarakat sangat mengapresiasi adanya layanan pemeriksaan GeNose C19 di stasiun sehingga KAI akan terus menambah jumlah stasiun yang nantinya dapat melayani pemeriksaan tersebut. “Sampai dengan 26 Februari 2021, KAI telah melayani 84.794 peserta GeNose C19 di stasiun. [Jumlah peserta tes GeNose] di Stasiun Pasar Senen yang paling banyak, yakni 32.637 peserta,” katanya kepada Bisnis.com, Minggu 28 Februari 2021.

KAI hadirkan livery lokomotif juga terus menambah stasiun yang melayani pemeriksaan GeNose.
Layanan pemeriksaan GeNose di stasiun kereta api. Foto: Dok. KAI


Sebelumnya Joni mengatakan telah menambah empat stasiun yang menyediakan layanan pemeriksaan GeNose C19 yaitu Stasiun Purwokerto, Madiun, Malang, dan Surabaya Gubeng mulai hari ini. Artinya, saat ini layanan GeNose telah hadir di 12 stasiun termasuk Stasiun Pasar Senen, Gambir, Bandung, Cirebon, Semarang Tawang, Yogyakarta, Solo Balapan, dan Surabaya Pasarturi.
“Penambahan stasiun yang melayani pemeriksaan GeNose C19 merupakan wujud dukungan KAI terhadap kebijakan pemerintah terkait persyaratan naik KA Jarak Jauh sesuai SE Kemenhub No. 20/2021 dan SE Satgas Covid-19 No. 7/2021,” ujar Joni.

Dia menuturkan, KAI akan menambah layanan ini secara bertahap di stasiun lainnya sehingga total akan tersedia di 44 stasiun. KAI akan terus berkoordinasi dengan Rajawali Nusindo serta Universitas Gadjah Mada (UGM) guna memastikan kesiapan layanan pemeriksaan GeNose C19 di stasiun lainnya.


Bagi calon penumpang KA Jarak Jauh yang ingin melakukan pemeriksaan GeNose C19 di stasiun, harus memiliki tiket atau kode booking yang sudah lunas dan menyiapkan biaya sebesar Rp20.000. Selama 30 menit sebelum melaksanakan pemeriksaan, calon penumpang dilarang merokok, makan, dan minum (kecuali air putih) untuk meningkatkan akurasi hasil pemeriksaan GeNose C19.

Pada saat pemeriksaan, calon penumpang diminta meniup kantong hingga penuh dan mengikuti arahan dari petugas atau petunjuk yang ada di lokasi pemeriksaan. Nantinya hasil pemeriksaan GeNose yang menunjukkan negatif, berlaku 3×24 jam sejak dikeluarkan dan dapat digunakan di seluruh stasiun keberangkatan KA Jarak Jauh. Khusus untuk keberangkatan selama libur panjang atau libur keagamaan, sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1×24 jam sebelum jam keberangkatan. Tes ini tidak diwajibkan bagi pelanggan di bawah usia 5 tahun.

agendaIndonesia

*****

Vaksinasi 1 di Bali Diharap Percepat Pemulihan Parekraf

Vaksinasi 1 di Bali untuk para pekerja parekraf diharapkan dapat mempercepat pemulihan pariwisata

Vaksinasi 1 di Bali diharap percepat pemulihan sektor wisata dan ekonomi kreatif di daerah tersebut. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, berharap program vaksinasi pertama yang dilakukan di Grab Vaccine Center, Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), untuk pelaku parekraf dapat mempercepat pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Vaksinasi 1 di Bali

Hal tersebut disampaikan Menparekraf Sandiaga, dalam Press Conference Vaksinasi secara virtual, di Jakarta, Minggu 28 Februari 2021. Vaksinasi ini dilakukan atas kerja sama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dengan Kementerian Kesehatan, menggandeng Grab dan Good Doctor sebagai mitra sektor swasta pertama yang melaksanakan program vaksinasi dengan layanan drive thru dan walk in.

Pelaku parekraf di Bali menjadi prioritas penerima vaksin, karena Provinsi Bali merupakan salah satu tulang punggung pariwisata Indonesia yang merasakan dampak signifikan akibat pandemi. Di tahun 2020 kuartal ke IV, pertumbuhan ekonomi Bali mengalami kontraksi dengan minus 12 persen.

“Saya senang sekali, harapan yang sempat kami sampaikan sebelumnya sudah langsung bisa diwujudkan dan direalisasikan yakni untuk memprioritaskan vaksinasi bagi para pekerja di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Bali oleh Menteri Kesehatan. Dan ini awal dari upaya penyelesaian pandemi COVID-19. Untuk itu, kita harus optimistis karena kita sudah melihat titik terangnya,” ujarnya.

Vaksinasi 1 di Bali bagi pekerja parekraf diharapkan mendorong pemulihan sektor pariwisata.
Menteri Sandiaga Uno menyaksikan vaksinasi dengan cara drive thru. Foto: Dok. Kemenparekraf

Peluncuran vaksinasi pertama bagi pelaku parekraf ini diresmikan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan disaksikan langsung oleh Sekretaris Kemenparekraf/Sekretaris Utama Baparekraf Ni Wayan Giri Adnyani, Gubernur Provinsi Bali I Wayan Koster, Wakil Gubernur Provinsi Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Presiden Grab Indonesia, President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata, Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi, serta Managing Director Good Doctor Technology Indonesia Danu Wicaksana.

“Kita ingin tiga ribu pelaku pekerja parekraf yang hadir untuk mendapat vaksin hari ini di Grab Vaccine Center, bisa memulai suatu langkah yang kolosal dalam pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Dan ini juga merupakan aksi konkrit dalam menerapkan adaptasi, inovasi, dan kolaborasi yang indah sekali. Dengan gerak cepat kita, gerak bersama kita, insyaAllah dapat menyukseskan vaksinasi ini,” ujar Menparekraf.

Menparekraf Sandiaga juga berpesan agar pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dan disiplin, meskipun nantinya sudah divaksin. Selain itu, metode 3T yaitu testing, tracing, dan treatment juga harus dilakukan untuk menekan angka penularan COVID-19.

Sementara itu, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menjelaskan pada tahap kedua vaksinasi ini diperuntukkan bagi masyarakat yang memang pekerjaannya mengharuskan mereka bertemu banyak orang, termasuk pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif. Vaksinasi tahap kedua ini ditargetkan selesai pada Juni 2021.

“Saya berharap gerakan vaksinasi ini bisa terbangun dengan adanya kemitraan yang baik seperti yang kita lakukan saat ini. Makin banyak mitra yang berpartisipasi, makin banyak komponen bangsa yang terlibat, makin besar kemungkinannya kita bisa mencapai herd immunity untuk melindungi teman-teman kita di seluruh Indonesia,” kata Menkes Budi Gunadi.

Pada kesempatan yang sama, Managing Director Good Doctor Technology Indonesia, Danu Wicaksana, menceritakan pada awal pandemi banyak sekali yang menanyakan tentang apa itu COVID-19, bagaimana supaya bisa menghindar, apa yang harus dilakukan, hingga bagaimana cara memakai masker yang benar. Namun, sekarang ini pertanyaannya telah berubah menjadi apakah aman untuk divaksinasi, kalau punya hipertensi bagaimana, kapan divaksinasi, dan lain sebagainya.

Hal ini menunjukkan bahwa animo masyarakat Indonesia dari seluruh provinsi itu sangat tinggi untuk menerima vaksinasi ini, termasuk di Bali. “Kami berharap acara hari ini bisa menjadi katalis untuk percepatan dari pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali dan tentunya di seluruh Indonesia nanti,” ujarnya.

Vaksinasi 1 di Bali akan mempercepat pemulihan parekraf di provinsi ini.
Grab Vaccine Center di Bali Nusa Dua Convention Center bagi pekerja parekraf. Foto: Dok. Kemenparekraf

Sehari sebalumnya, Menteri Sandiaga meninjau Grab Vaccine Center yang ada di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC). Lokasi ini menjadi tempat pelaksanaan vaksinasi pertama untuk pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali.

Grab Vaccine Center ini didirikan oleh Grab dan Good Doctor untuk mendukung program vaksinasi nasional. Vaksinasi tahap kedua ini diluncurkan secara resmi oleh Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, pada Minggu 28 Februari 2021.

Target penerima vaksinasi ini adalah 5.000 orang. Terdiri dari 2.500 pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif dan 2.500 untuk masyarakat umum.

“Hari ini kita sudah lihat kesiapan peluncuran vaksinasi dan saya sangat mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat di dalamnya. Provinsi Bali sangat merasakan dampak yang signifikan akibat pandemi. Di tahun 2020 kuartal ke IV, pertumbuhan ekonomi Bali mengalami kontraksi dengan minus 12 persen. Hal ini tidak pernah terjadi sebelumnya. Oleh sebab itu, vaksinasi pertama ini merupakan langkah kita dalam memulihkan dan membuka kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujar Menparekraf Sandiaga.

Grab Vaccine Center ini menyediakan layanan drive thru, yang terdiri dari empat zona. Zona pertama adalah pendaftaran, lalu dilanjutkan dengan screening kesehatan, zona selanjutnya yaitu tempat dilakukannya vaksinasi dan di observasi selama 30 menit untuk melihat gejala klinis. Jika hasilnya baik, maka penerima vaksin akan mendapatkan sertifikat yang menyatakan bahwa sudah di vaksin.

“Pilihan vaksinasi dengan metode drive thru menjadi solusi yang penting untuk mengatasi pandemi dan mempercepat proses vaksinasi bagi ribuan pekerja pariwisata di Bali. Pemberian vaksinasi ini akan terus kita dorong. Dan kita berharap vaksinasi ini tidak hanya dilakukan di Bali tapi juga distribusikan ke daerah lainnya,” kata Menparekraf.

agendaIndonesia

*****

Prokes Desa Penglipuran Buktikan Desa Terbersih Ke 3 di Dunia

Prokes Desa Penglipuran membuktikan kalau desa ini layak menyandang desa terbersih ke 3 di dunia. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno berkantor di Bali, Jumat 26 Februari 2021 berkesempatan mengunjungi desa wisata ini.

Prokes Desa Penglipuran

Panglipuran adalah salah satu desa adat yang terletak di Kabupaten Bangli, Provinsi Bali,https://www.baliprov.go.id/ Indonesia. Desa Wisata Penglipuran sudah menerapkan protokol kesehatan yang sangat baik. Terlihat dari fasilitas yang disediakan, seperti wastafel untuk mencuci tangan, hand sanitizer, serta signage untuk menjaga jarak aman. Mengingat desa ini merupakan desa berpredikat terbersih ke-3 di dunia, setelah desa Mawlynnong di India dan Giethoorn di Belanda.

Sejarah desa ini dimulai sebagai desa pelestarian budaya dan pada 1993 ditetapkan sebagai desa wisata. Pada 2019, PAD Pariwisata di desa ini mencapai Rp4,8 miliar.

Mentri Sandiaga mengatakan, hari itu dirinya meninjau kesiapan Desa Wisata Penglipuran, bagaimana pelaksanaan penerapan protokol kesehatannya dan saya sangat mengapresiasi kepatuhan dari protokol kesehatan di desa wisata ini yang diterapkan dengan baik. “Dan jika kita bicara tentang world class, maka kita bicara tentang kehebatan masyarakat Indonesia dalam menciptakan suatu destinasi wisata,” ujar Menparekraf.

Turut hadir mendampingi Menparekraf Sandiaga Uno,  Deputi Bidang Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf Hari Sungkari, Direktur Pengembangan Destinasi Regional II Kemenparekraf/Baparekraf Wawan Gunawan, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali I Putu Astawa, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bangli I Wayan Adnyana, Ketua Pengelola Desa Wisata I Nengah Moneng, Kelian Adat I Wayan Budiarte, dan Kepala Lingkungan Penglipuran Wayan Agustina.

Prokes Desa Penglipuran Bali yang baik dinilai sebagai bukti dari predikatnya sebagai desa terbersih ke 3 di dunia.
Menparekraf Sandiaga Uno bertemu masyarakat Desa Penglipuran Bali. Foto: Dok. Kemenparekraf

Menparekraf juga menjelaskan selain dari lima destinasi super prioritas yang terus digaungkan, salah satu masukan Kemenparekraf yang disetujui oleh Presiden Jokowi adalah pengembangan desa wisata. Jadi, selama pandemi COVID-19 masih berlangsung, maka desa wisata dipersiapkan sebagai penopang pariwisata yang berkualitas, berkelanjutan, berbudaya, dan berkearifan lokal.

Desa seluas 112 hektare ini sangat sesuai dengan tren pariwisata ke depan yaitu sustainable tourism. Karena desa ini mengusung konsep pelestarian budaya dan tradisi, serta mengedepankan konservasi lingkungan yang sangat dikenal masyarakat. Tidak hanya terkenal oleh masyarakat Indonesia, namun juga dikenal hingga ke mancanegara.

Sebelum pandemi, pada 2019 Desa Wisata Penglipuran dikunjungi sebanyak 261 ribu wisatawan. Namun, semenjak pandemi jumlah kunjungan wisatawan mengalami penurunan.

“Namun saya melihat pengunjung sudah mulai banyak yang berdatangan. Saya berpesan bahwa protokol kesehatannya tetap harus dijaga karena hanya dengan kepatuhan kita, dengan peningkatan testing, tracing, dan treatment, serta vaksinasi, kita akan membangkitkan pariwisata di Bali dan memulihkan ekonomi kreatif,” kata Menparekraf.

Selain itu, Menparekraf menuturkan pihaknya merencanakan program padat karya untuk Desa Penglipuran. “Di Desa Panglipuran tercatat ada 244 kartu keluarga. Jadi kalau misalkan kita bisa sentuh 5 – 10 persen saja, sudah sangat baik buat kita untuk memastikan geliat ekonomi ini sanggup membuka lapangan kerja dan memperkuat ekonomi,” ujar Menparekraf.

Sebelumnya, Menparekraf pernah mengatakan pihaknya bersama Pemerintah Provinsi Bali sedang merencanakan program padat karya senilai Rp186 miliar yang akan direalisasikan di 177 desa wisata di Bali.

Prokes Desa Penglipuran dinilai bagus karena memenuhi standar dan lengkap.
Menparekraf Sandiaga Uno meninjau fasilitas protokol kesehatan yang diberlakukan di daerah wisata di Bali. Foto: Dok. Kemenparekraf

Sebelumnya,Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, meninjau lokasi yang diusulkan sebagai tempat vaksinasi dengan konsep drive thru. Lokasi tersebut menggunakan lahan kosong seluas 1 hektare yang berada di Kawasan Waterbom Bali. Usulan vaksinasi ini pun disampaikan oleh CEO Waterbom Bali, Sayan Gulino, dan disambut baik oleh Menparekraf Sandiaga.

“Ada usulan dari sahabat saya Pak Sayan, untuk menjadikan lahan kosong yang ada di kawasan Waterbom ini sebagai vaccine drive thru, yang nantinya bekerjasama dengan pihak penyedia vaksin. Hal ini merupakan inisiatif yang sangat bagus dan sebagai salah satu bentuk inovasi yang konkrit. Konsep vaccine drive thru ini sebelumnya sudah diuji coba di Disneyland California dan Florida,” ujar Menparekraf pada hari pertama berkantor di Bali, Kamis (25/2/2021).

Turut mendampingi Sekretaris Kemenparekraf/Sekretaris Utama Ni Wayan Giri Adnyani, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan (Event) Rizky Handayani, CEO Waterbom Bali Sayan Gulino dan Penasehat Dharma Wanita Kemenparekraf/Baparekraf Nur Asia.

Rencananya drive thru vaccine ini akan diperuntukkan bagi wisatawan yang berkunjung ke Bali. “Jadi nanti para wisatawan bisa datang ke Bali dan bisa diarahkan untuk melakukan vaksinasi atau yang disebut vaccine based tourism (wisata berbasis vaksin),” kata Menparekraf.

Mengingat dalam prosedur penerima vaksin diperlukan observasi selama 30 menit untuk melihat gejala klinis yang muncul pasca pemberian vaksin. Maka, Menparekraf menuturkan konsep ini nantinya akan kita sesuaikan terlebih dahulu.

“Ini memang awalnya adalah gagasan tapi gagasan itu kalau kita terapkan di tiap destinasi wisata, gagasan tersebut akan menjadi harapan. Mudah-mudah dengan adanya inisiasi dan kolaborasi ini insyaAllah akan punya snowballing effect, akan semakin banyak manfaat yang diikut sertakan. Dan kita harapkan ini akan terjadi di semua destinasi pariwisata di Indonesia,” kata Sandiaga.

Menparekraf juga menjelaskan daerah di Bali yang sudah diarahkan untuk memperoleh vaksinasi yaitu Nusa Dua, Ubud, Sanur, Kuta, dan Nusa Penida. Daerah ini dipilih karena tingkat mobilitas dan intensitas kunjungan wisatawan dan kegiatan ekonomi kreatifnya yang tinggi. Menparekraf berharap, daerah tersebut nantinya dapat menjadi green zone atau free covid zone.

“Kita harapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama sektor parekraf di Bali bisa di mulai vaksinasi secara massive dengan mobilitas yang tinggi,” ujarnya.

agendaIndonesia

*****