Percepatan 5 Destinasi Super Prioritas Pada 2021

Percepatan 5 destinasi super prioritas akan dikembangkan pada 2021. Ini disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno seusai serah terima jabatan (sertijab) Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kantor Kemenparekraf/Baparekraf, Jakarta Rabu 23 Desember 2020.

Percepatan 5 Destinasi Super Prioritas

Menparekraf Sandiaga Uno langsung memimpin rapat kerja bersama jajaran eselon I di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf. Ia mengatakan, Presiden Joko Widodo memberikan waktu yang sangat singkat untuk memastikan pembenahan lima destinasi super prioritas di setiap aspek. Persiapan tersebut dimulai dari infrastruktur, kuliner hingga aspek seni budaya, termasuk kostum, dan pernak-pernik yang berkaitan dengan destinasi wisata tersebut.


“Walaupun tanggal merah saya ingin gercep (gerak cepat) dan saya ingin sentuh kelimanya hingga akhir tahun. Kelima destinasi tersebut akan kita kombinasikan antara kunjungan secara hybrid dan kunjungan langsung,” katanya.

Menparekraf Sandiaga Uno juga menjelaskan pihaknya akan memetakan atau melakukan mapping program dan strategi pengembangan lima destinasi pariwisata super prioritas baik jangka pendek maupun jangka menengah sesuai arahan Presiden Joko Widodo. “Semua akan disusun secara komprehensif, secara jitu, sehingga bukan hanya berlabel destinasi super prioritas tetapi juga super layak jual pascapandemi,” ujarnya.

Selain itu, Menparekraf Sandiaga Uno juga mengatakan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi harapan lantaran menciptakan lebih dari 33 juta lapangan pekerjaan. Untuk itu penerapan protokol kesehatan CHSE harus diterapkan dengan disiplin sehingga sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dapat terselamatkan pascapandemi.

CHSE adalah singkatan dari Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment (Ramah lingkungan). “Sehingga sektor ini menjadi unggulan dan dapat terselamatkan. Bukan hanya itu bahkan malah menjadi lebih berkualitas depan,” katanya.

Menteri Sandiaga menegaskan bahwa tahun 2021 harus menjadi tahun kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif. Untuk itu ia mengajak seluruh pemangku kepentingan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) untuk dapat kerja bersama termasuk membangun narasi positif sehingga parekraf dapat menjadi lokomotif kebangkitan ekonomi dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya.

Percepatan 5 destinasi super prioritas akan dilakukan pemerintah pada 2021.
Menteri Sandiaga Uno dan Wakil Menteri Angela Tanusudibyo dalam Jumpa Pers Akhir Tahun 2020. Foto. Dok Kemenparekraf

Sandiaga Uno dalam Jumpa Pers Akhir Tahun 2020 yang diselenggarakan Biro Komunikasi Kemenparekraf/Baparekraf, Selasa 29 Desember 2020), mengatakan, di tahun 2019, tercatat lebih dari 34 juta rakyat Indonesia yang menggantungkan diri ke sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Lebih dari 90 juta rakyat yang terkait dan menikmati manfaat dari pariwisata dan ekonomi kreatif. Dan terdapat 31 subsektor lapangan usaha dalam cakupan pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Angka-angka ini sangat besar, menunjukkan sangat luar biasa sektor pariwisata dan ekonomi kreatif untuk menjadi daya ungkit ekonomi,” kata Sandiaga Uno dalam acara yang berlangsung secara hybrid dari Hutan Kota Plataran, Senayan, Jakarta.

Namun pandemi COVID-19 memberikan dampak yang luar biasa besar bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Kunjungan wisatawan menurun drastis, tingkat keterisian kamar hotel jadi menurun. Restoran dan sektor lainnya pun terdampak karena pergerakan wisatawan menurun.

Tahun 2020, kata Sandiaga, mengharuskan kita untuk bertahan dan berbenah. Kemenparekraf/Baparekraf di bawah komando menteri Parekraf sebelumnya, Wishnutama, telah menetapkan fondasi yang baik dengan berbagai program mitigasi dampak sesuai arahan Presiden Joko Widodo. “Di antaranya adalah perlindungan sosial, program padat karya, dan berbagai stimulus bagi industri dan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif,” katanya.

“Tahun 2021 adalah momentum tahap awal pemulihan kita, tetapi kita harus disiplin dalam melakukan penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE atau kebersihan, kesehatan, keselamatan dan keberlanjutan lingkungan (K4). Sosialisasi, program kemitraan, hingga dana hibah akan terus kita lakukan,” kata Sandiaga.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo, serta seluruh pejabat di jajaran Kemenparekraf/Baparekraf.

Lebih lanjut, Sandiaga menjelaskan, ada tiga pilar yang akan menjadi program Kemenparekraf/Baparekraf dalam membangkitkan pariwisata dan ekonomi kreatif di tahun 2021. Pertama adalah inovasi, yakni di antaranya dengan pendekatan Big Data untuk memetakan potensi dan menguatkan berbagai aspek pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Inovasi menyeluruh sebagai dasar akselerasi pengembangan pariwisata, mulai dari kesiapan infrastruktur, menciptakan produk-produk, dan layanan unggulan yang berkelanjutan yang menyentuh ekonomi masyarakat,” kata Sandiaga Uno.

Pilar kedua adalah adaptasi, yakni membiasakan dan mendisiplinkan penerapan protokol CHSE (K4) di setiap destinasi pariwisata sebagai bentuk adaptasi kebiasaan baru. Salah satu terobosan yang dilakukan Kemenparekraf/Baparekraf adalah dengan melakukan sertifikasi CHSE gratis.

“Sertifikasi ini penting, karena ketika konsumen melihat ada stiker tersebut mereka akan yakin bahwa lokasi atau destinasi tersebut aman. Ini salah satu cara kita berikan standarisasi penerapan protokol,” kata Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo.

Program ini akan dijalankan dan diperluas di tahun 2021 mendatang. “Bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan, kita juga akan memperluas cakupan E-HAC (Electronic-Health Alert Card) yang dapat memantau pergerakan wisatawan dan juga crowd control,” kata Angela.

Sementara pilar yang ketiga adalah kolaborasi. Kemenparekraf/Baparekraf sebagai fasilitator aktif akan berkolaborasi dengan ekosistem parekraf untuk dapat menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya. “Semua stakeholders punya perannya masing-masing, saya kira tanpa kolaborasi adalah kunci untuk bisa mengakselerasi percepatan untuk kita pulih kembali,” kata Angela.

“Saya ingin menyampaikan mungkin keadaan sekarang adalah kesempatan kita untuk mengambil satu hikmah, untuk tetap semangat dan mengambil peluang. Sektor parekraf memang terdampak, kita bertahan dan harus berbenah. Tahun 2021 harus jadi tahun pemulihan, kita awali dari sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Gerak cepat untuk bangkit bersama,” kata Sandiaga.

agendaIndonesia

*****

Tingkat Okupansi Hotel Naik Di Akhir 2020

Tingkat okupansi hotel di Jakarta naik menjelang liburan akhir tahun 2020.

Tingkat okupansi hotel berbintang di Jakarta meningkat pada liburan akhir tahun di penghujung 2020 meski pandemi virus corona masih melanda. Pandemi Covid-19 tidak menyurutkan niat masyarakat untuk menikmati akhir tahun dengan staycation di hotel yang memberikan suasana baru setelah beberapa bulan belakangan lebih sering beraktivitas di rumah.

Tingkat Okupansi Hotel

Abhi Gurung, Acting General Manager Sari Pacific Jakarta, mengatakan bahwa tingkat hunian di hotel yang terletak di Jakarta Pusat itu cukup baik pada Desember 2020 ini. “Beberapa program F&B dan kamar yang telah kami siapkan mendapatkan antusiasme yang baik dari pasar,” ujarnya sebagaimana dikutip Antara.

Perubahan terbesar yang dirasakan dalam permintaan menginap pada periode Natal dan Tahun Baru dibandingkan tahun lalu adalah, kini tamu didominasi wisatawan domestik. “Dan dibandingkan dengan tahun sebelumnya program-program F&B, seperti pemesanan hampers dapat dibilang sangat baik,” imbuhnya.

Secara terpisah, Director of Communications Shangri-La Hotel Jakarta, Debby Setiawaty, menuturkan, tingkat okupansi hotelnya meningkat secara signifikan dibandingkan awal 2020, ketika pandemi dimulai. “Sebagian alasan di balik tingkat minat yang lebih kuat adalah karena sebagai hotel, kami telah mengembangkan penawaran demi memenuhi kebutuhan para tamu pada saat ini,” ujar Debby.

Menyambut 2021, pelaku industri perhotelan optimistis situasi akan membaik terlebih bila program vaksin berhasil dijalankan.

Sebelum pandemi, perayaan akhir tahun di Shangri-La selalu diramaikan dengan pertunjukan musik. Demi keamanan bersama, tahun ini acara-acara yang mengundang keramaian tidak dilaksanakan. Sebagai gantinya, tamu bisa menikmati perayaan tahun baru yang lebih intim.

Hotel ini juga menyediakan menu pengiriman ke rumah yang lengkap untuk musim perayaan akhir tahun. Ini memungkinkan para tamu untuk menikmati santapan lezat sekelas hotel berbintang dalam kenyamanan rumah mereka. Sedangkan, “Para tamu yang ingin tetap menikmati santap langsung di restoran kami, mereka masih dapat melakukannya,” kata Debby.

Berdasarkan data pemesanan dari platform perjalanan digital Agoda, hotel bintang 4 hingga 5 adalah pilihan akomodasi teratas dalam menyambut tahun baru 2021 di dunia, serta menempatkan hotel bintang 1 hingga 3,5 di posisi kedua tahun ini, dibandingkan Malam Tahun Baru 2019. Di Indonesia, tahun ini kebanyakan wisatawan memesan kamar hotel bintang empat hingga bintang lima. Hotel bintang satu hingga 3 menjadi pilihan di peringkat kedua.

Platform pemesanan dan manajemen hotel daring RedDoorz mencatat destinasi akomodasi yang diminati konsumen berada di dekat tempat tinggal masing-masing. Menginap di dekat rumah menjadi pilihan untuk berlibur menyambut tahun 2021. “Misalnya orang-orang di Jabodetabek, lebih banyak memilih untuk staycation di Puncak, Bogor ataupun Bandung,” kata Country Marketing Director RedDoorz Indonesia Sandy Maulana.

Dibandingkan bulan-bulan sebelumnya selama pandemi, ada peningkatan jumlah okupansi menjelang pergantian tahun. Biasanya, masyarakat sudah mulai berbondong-bondong untuk berlibur. “Hal ini terlihat dari akumulasi pemesanan dalam periode awal Desember ini. Indikasi kami hingga akhir minggu lalu, akan ada lonjakan pemesanan akomodasi di 10 hari terakhir di Desember ini,” lanjut Sandy.

Kendati demikian, dia tidak menampik liburan akhir tahun 2020 berbeda dibandingkan liburan tahun baru pada tahun-tahun sebelumnya. Pandemi COVID-19 menimbulkan pengaruh yang besar terhadap kenaikan pemesanan kamar. “Jika dibandingkan dengan tahun lalu, kenaikan pemesanan kamar masih belum terlalu signifikan.”

Tingkat okupansi hotel di Jakarta naik selama libur akhir tahun. Banyak orang memilih staycation di dekat rumah.
Suasana interior hotel di Jakarta untuk staycation selama akhir tahun. Foto: ilustrasi dok Shangrilla Jakarta

Selain menerapkan protokol kesehatan ketat agar konsumen merasa aman dan nyaman, penawaran menarik jadi salah satu strategi agar masyarakat berani kembali menginap di hotel, terutama ketika perjalanan ke luar negeri yang ramai berlangsung tiap liburan tiba masih dibatasi.

Serangkaian pilihan paket menginap diperkenalkan selama musim liburan, seperti penyajian makanan gaya Rijsttafel di dalam kamar, brunch tahun baru hingga permainan daring berhadiah sampai menginap gratis semalam bila tamu menginap selama empat malam berturut-turut. Dekorasi menarik seperti membuat rumah jahe raksasa di lobi tamu juga diterapkan tahun ini.

Menyambut 2021, pelaku industri perhotelan optimistis situasi akan membaik, terlebih bila program vaksin berhasil dijalankan sehingga aktivitas bisa kembali normal. “Di samping itu, dukungan dari pasar pemerintahan, korporasi dan domestik diyakini akan memiliki peran besar bagi hotel,” kata Abhi dari Sari Pacific.

Sari Pacific telah menyiapkan beberapa rencana untuk tahun depan, di antaranya restoran fine dining Chinese baru serta penyegaran konsep toko roti legendaris yang dikenal karena black forest cake-nya.

Sedangkan Shangri-La akan terus berinovasi merancang paket kamar baru dan penawaran hidangan menarik untuk membangkitkan minat tamu yang ingin bersantai dan memanjakan diri sembari memastikan standard kebersihan dan kesehatan selalu terjaga.

agendaIndonesia

*****

Sandiaga Uno Akan Jalankan 3 Gagasan Utama

Sandiaga Uno akan menjalankan 3 gagasan utama untuk mendongkrak pariwisata.

Sandiaga Uno yang dilantik menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif oleh Presiden Joko Widodo menyatakan akan langsung bekerja. Sandiaga mengungkapkan akan menjalankan tiga gagasan utama untuk pariwisata Indonesia.

Sandiaga Uno

“Tiga gagasan utama kita adalah inovasi, karena kita harus bergerak secara cepat di bawah presiden arahannya dan bapak wapres dalam satu tahun ini harus ada ‘quick win’,” kata Sandiaga di Istana Negara Jakarta, Rabu 23 Desember 2020.

Presiden Joko Widodo pada hari ini melantik Sandiaga Uno sebagai Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggantikan Wishnutama Kusubandio. Menurutnya, harus ada perubahan yang mendasar pada saat kita berbenah terhadap lima destinasi super prioritas. “Jadi kita harus berinovasi mulai dari busana-nya, tari-tariannya, 360 derajat,” ucap Sandiaga.

Inovasi tersebut dilakukan dari segi infrastruktur dan segala yang berkaitan dari pariwisata dan ekonomi kreatif, kuliner, ‘fashion’ (fesyen), dan lainnya. “Kedua, adaptasi. Kita harus beradaptasi dengan keadaan terkini yaitu COVID-19. ‘CHSE’ salah satunya harus kita pastikan sebagai prasyarat untuk kebangkitan sektor ini,” ungkap Sandiaga.

“CHSE” adalah Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment (Ramah lingkungan) yang sebelumnya juga sudah diungkapkan Wishnutama. “Terakhir, kolaborasi. Kita harus menggandeng semua pihak karena ini tugas berat, kita harus prihatin jutaan lapangan pekerjaan yang terdampak di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” tutur Sandiaga.

Sandiaga mengaku akan berjuang untuk mempertahankan dan mengembangkan pemberdayaan. “Agar kita bisa membuka lapangan kerja seluas-luasnya dan mempertahankan tingkat pendapatan dan kesejahteraan masyarakat khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujar Sandiaga.

sandiaga Uno akan menjalankan 3 gagasan utama untuk mendongkrak kembali industri pariwisata Indonesia
Bali masih akan menjadi destinasi wisata andalan Indonesia. Foto: ilustrasi unsplash

Secara terpisah, Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) menilai penunjukan Sandiaga Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) oleh Presiden Joko Widodo sebagai pilihan tepat dalam upaya memulihkan sektor pariwisata nasional.

“Menurut kami ini pilihan yang tepat, pertama karena bapak Sandiaga Uno adalah tokoh UMKM, pengusaha sukses, dan sosok yang visioner,” ujar Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asita Budijanto Ardiansjahkepada Kantor Berita Antara di Jakarta, Rabu.

Budijanto juga menambahkan bahwa Menparekraf Sandiaga Uno memiliki kepedulian yang bagus terhadap sektor pariwisata. Dengan demikian Asita menyambut baik pilihan bapak Presiden Joko Widodo yang menunjuk Sandiaga Uno sebagai Menparekraf.

“Saya melihatnya, terutama dari segi UMKM, banyak sekali sektor pariwisata ini yang berkaitan langsung dengan para pelaku UMKM. Mudah-mudahan bapak Sandiaga Uno bisa membantu membangkitkan kembali hal tersebut,” kata Budijanto.

Tentu saja harapan Asita besar agar Menparekraf Sandiaga Uno bisa menyiapkan strategi-strategi yang tepat, sehingga ketika kondisi pasca-pandemi maka sektor pariwisata nasional bisa kembali bangkit dengan lebih cepat lagi. Memang banyak hal yang harus dilakukan, namun Asita percaya Menparekraf Sandiaga Uno bisa. Diharapkan Menparekraf dapat berkolaborasi dengan asosiasi, industri dan sebagainya.

Asita berharap selain pemulihan sektor pariwisata secara nasional, Menparekraf Sandiaga Uno juga bisa mengangkat para pelaku pariwisata sehingga perekonomian dapat lebih membaik. “Saya selalu melihat dari dua hal, pertama yakni keberhasilan daripada kita mendatangkan wisatawan sebanyak mungkin ke Indonesia dalam pencapaian devisa, dan yang kedua adalah para pelaku pariwisata juga harus terangkat. Dengan demikian kedua hal tersebut harus simultan berjalan,” kata Wakil Ketua Umum DPP Asita tersebut.

Di tempat lain, Ketua Bidang Keuangan dan Perbankan BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), Ajib Hamdani, menyambut baik atas ditunjuknya Sandiaga Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) oleh Presiden Joko Widodo. Mengingat Founder Ok OCE itu dinilai mempunyai kemampuan terkait pengembangan SDM, sehingga mampu mengoptimalkan fungsi kementerian.

“Sandi punya kesempatan dan punya kapasitas untuk mengoptimalkan fungsi parekraf melalui penguatan SDM,” ujarnya seraya mengatakan melalui peranan SDM yang berkualitas maka otomatis akan mendongkrak kinerja sektor pariwisata. Sehingga diharapkan dapat sektor ini mampu menjadi pendorong pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi Covid-19.

Menurut Ajib, sektor pariwisata akan lebih terdongkrak melalui pengembangan kualitas SDM. Sektor ini menjadi salah satu tumpuan kebangkitan ekonomi pasca pandemi.

agendaIndonesia

Menteri Wishnutama Siapkan 1 Program Pemulihan Pariwisata

Suasana bandara

Menteri Wishnutama Kusubandio mengatakan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyiapkan sejumlah program pemulihan pariwisara Indonesia pasca pandemi Covid-10. Yang terbaru adalah program Book Now Travel Later.

Menteri Wishnutama

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama menerangkan bahwa penyiapan program bertajuk Book Now Travel Later itu sebagai upaya mendorong pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia. “Program Book Now Travel Later sebagai recovery plan bagi pelaku usaha pariwisata di Indonesia,” kata Wishnutama dalam keterangan persnya di Jakarta, Senin 21 Desember 2020.

Menteri Wishnu menambahkan bahwa melalui program ini diharapkan pelaku industri pariwisata bisa mendapatkan bantuan pembiayaan yang akan membantu cashflow mereka di berbagai usaha pariwisata. Untuk mendukung program tersebut, Wishnu mengajak masyarakat untuk mulai merencanakan liburan dan wisatanya pada masa datang dengan tetap berpedoman dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Wishnutama secara khusus menyadari bahwa pergerakan masyarakat diyakini akan meningkat signifikan selama libur Natal 2020 dan tahun Baru 2021. Baik untuk liburan ataupun arus mudik dan juga arus balik.

Oleh karena itu, diperlukan kedisiplinan tinggi seluruh pihak dalam menjalankan protokol kesehatan dengan ketat agar masyarakat dapat beraktivitas namun tetap aman dari COVID-19.

Ia mengakui bahwa pemberlakukan protokol kesehatan secara ketat memiliki dampak, pertama kepada pariwisata lalu menimbulkan multiplier effect ke industri pendukung. Begitupun, Menteri Wishnu mengingatkan masyarakat dan pelaku usaha wisata harus betul-betul disiplin menerapkan protokol kesehatan. “Ini wujud rasa kepedulian dan tanggung jawab yang tinggi,” katanya.

Wishnutama berharap wisatawan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19. Begitu juga dengan pelaku parekraf untuk menjalankan protokol Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment (Ramah lingkungan) atau CHSE dengan sungguh-sungguh.

“Untuk para pelaku usaha pariwisata, jalankan protokol kesehatan CHSE dengan sungguh-sungguh, demi mencegah risiko penyebaran COVID-19. Untuk yang akan berlibur lakukanlah perjalanan yang bertanggung jawab. Tes mandiri terlebih dahulu, baik melalui rapid antigen ataupun PCR SWAB, demi melindungi diri kita, dan juga orang lain,” imbau Wishnutama.

Sebelumnya, Gugus Tugas COVID-19 dalam surat edarannya meminta masyarakat untuk patuh dan disiplin menjalankan protokol kesehatan selama libur natal dan tahun baru. Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, mengatakan, ketentuan itu berdasar Surat Edaran (SE) Nomor 3 Tahun 2020 yang berlaku sejak 19 Desember hingga 8 Januari 2021.

Menteri Wishnutama mengumumkan rencana pemerintah membuat program book now travel later untuk membantu pelaku indstri pariwisata.
Suasana di kolam renang di sebuah hotel di Bali. Foto: Ilustrasi-unsplash

Dalam SE tersebut terdapat beberapa poin utama yang wajib dilakukan oleh wisatawan yang hendak bepergian selama Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 yakni sebagai berikut:

Pertama, Setiap individu wajib menerapkan dan mematuhi aturan memakai masker, menjaga jarak dan hindari kerumunan, serta mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.

Ke dua, Pengetatan protokol kesehatan sepanjang perjalanan yang perlu dilakukan adalah penggunaan masker yang benar yakni menutupi hidung dan mulut. Jika tidak menggunakan masker medis, masker kain dapat digunakan sebanyak tiga lapis

Ke tiga, Tidak diperkenankan untuk makan dan minum sepanjang penerbangan bagi yang perjalanannya kurang dari dua jam, kecuali bagi individu yang wajib mengonsumsi obat untuk keselamatan dan kesehatannya

Dan, ke empat, Pelaku perjalanan dalam negeri harus mengikuti sejumlah ketentuan. Misalnya di Bali, wisatawan dengan pesawat wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR paling lama 7×24 jam sebelum keberangkatan, serta mengisi e-HAC Indonesia

Atas dasar itu, Wishnutama meminta, wisatawan untuk menerapkan protokol kesehatan Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE) secara ketat. Bahkan, jika harus melakukan liburan, wisatawan diminta melakukan tes mandiri COVID-19.

Ia mendapat laporan animo masyarakat untuk libur akhir tahun cukup tinggi. Ia juga mendapat laporan, tingkat pemesanan pesawat dan hotel di beberapa daerah wisata mulai meningkat. “Tentu hal ini seharusnya menggembirakan, namun saya berharap kita semua bisa menjaga protokol kesehatan, jangan sampai lengah,” katanya.

Menurut Wishnutama, untuk pelaku wisata, diharapkan dapat menerapkan protokol kesehatan, jalankan CHSE dengan sungguh-sungguh untuk mencegah penyebaran COVID-19. Sedangkan untuk yang akan berlibur, lakukan perjalanan yang bertanggung jawab, tes mandiri terlebih dahulu, baik melalui rapid antigen atau PCR test, demi melindungi diri dan juga orang lain.

“Penting sekali untuk memastikan diri kita sehat dan tidak membawa COVID-19 bagi yang lain, selalu gunakan masker di manapun, jaga jarak, jauhi kerumunan, dan cuci tangan dengan sabun sesering mungkin,” kata Wishnutama.

agendaIndonesia

*****

Garuda Indonesia Dukung Repatriasi 11 Orang Utan

Garuda Indonesia mendukung upaya proses repatriasi satwa yang dilindungi. Maskapai penerbangan nasional Indonesia ini di minggu ke-3 Desember 2020 menerbangkan 11 (sebelas) orang utan dari Malaysia dan Thailand kembali ke Indonesia.

Garuda Indonesia

Penerbangan repatriasi satwa liar yang dilindungi tersebut tiba di Jakarta pada Kamis 17 Desember 2020 melalui dua jalur penerbangan, yakni Bangkok – Jakarta dan Kuala Lumpur – Jakarta.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan bahwa merupakan sebuah kehormatan bagi Garuda Indonesia ketika mendapatkan kesempatan turut serta mendukung komitmen Pemerintah Indonesia dalam pelestarian satwa langka. “Melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Garuda Indonesia mendukung pelestarian satwa langka di Indonesia sekaligus memerangi perdagangan satwa ilegal,” katanya di Jakarta.

Irfan menyebutkan, proses penerbangan repatriasi ke-11 orang utan tersebut dilakukan dari dua tempat. Sembilan orang utan dari National Wildlife Rescue Centre (NWRC), Perak, Malaysia National  dan dua orang utan dari Khao Prathap Chang Wildlife Breeding Centre, Provinsi Ratchaburi, Thailand

Untuk proses repatriasi 11 orang utan tersebut, kata Irfan, Garuda Indonesia memastikan seluruh dokumen persyaratan maupun prosedur pengangkutan orang utan yang dalam hal ini adalah live animal, telah memenuhi regulasi internasional dari International Air Transport Association (IATA). “Termasuk juga peraturan karantina dan kepabeanan di Indonesia,” katanya.

Kesembilan orang utan dari Kuala Lumpur, yang dibawa dengan penerbangan GA 821, telah tiba di Jakarta dengan selamat pada Kamis siang, tepatnya pada pukul 14.00 WIB. Penerbangan ini dilayani dengan armada Airbus A330-900 neo. Sementara itu, dua orang utan lainnya, yang diberangkatkan dari Bandara Suvarnabhumi, Bangkok, dengan penerbangan GA 867 yang dilayani dengan armada A330-300 tiba di Jakarta pada Kamis sore pukul 17.45 WIB.

Sebelumnya Garuda Indonesia juga telah melaksanakan koordinasi secara intensif dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terkait dengan kesiapan ruangan (live animal room) untuk orang utan selama transit di Jakarta serta prosedur pengecekan kesehatan yang dilakukan oleh petugas karantina dan kesehatan satwa sebelum diberangkatkan kembali keesokan harinya menuju ke kota tujuan, yakni masing-masing Jambi dan Medan.

Penerbangan repatriasi orang utan kali ini memiliki arti penting bagi hubungan bilateral Indonesia dan Thailand, juga Indonesia dan Malaysia. Momentum repatriasi orang utan dari Thailand ini bertepatan dengan peringatan hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Thailand yang telah genap berusia 70 tahun pada tahun 2020 ini.

Garuda Indonesia dukung repatriasi orang utan
Orang Utan di salah satu habitat aslinya di Indonesia, yakni di Tanjung Puting, Kalimantan Tengah. Foto: ilustrasi

Secara terpisah, Kepala Badan Karantina Pertanian, Kementrian pertanian republik Indonesia, Ali Jamil, menyampaikan apresiasi atas pemulangan kembali orang utan Sumatera yang merupakan satwa endemik pulau Sumatera dan hanya menempati di bagian sisi utara yakni Timang Gajah Aceh Tengah hingga daerah Sitinjak Tapanuli Selatan.

“Repatriasi satwa ini merupakan salah satu bukti konkret kerja sama Pemerintah Indonesia -Malaysia dan tekad yang kuat untuk terus menjaga kelestarian satwa tersebut di habitatnya,” kata Jamil di Jakarta, Jumat 19 Desember 2020.

Jamil menyebutkan, hal itu sejalan dengan Kebijakan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo soal sinergitas dengan berbagai entitas. Tidak hanya di dalam negeri, namun juga dengan pihak negara-negara lain. “Ini dalam mendukung pengawasan sekaligus perlindungan sumber daya alam hayati untuk kesejahteraan bersama terus ditingkatkan,” ujarnya.

Sebelumnya, sembilan ekor orangutan dari Malaysia, diselundupkan melalui jalur perairan laut yang ilegal ke Malaysia dan berhasil diamankan oleh otoritas Karantina Malaysia.

Ke-9 ekor satwa yang termasuk dalam kategori dilindungi ini diberangkatkan dari Malaysia menggunakan fasilitas kargo pada pesawat Garuda transit di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng sebelum akhirnya tiba di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Jumat 18 Desember.

Satwa tersebut dilalulintaskan melalui pintu ke luar yang tidak ditetapkan oleh pemerintah, sehingga tidak ada pejabat, khususnya dari petugas karantina pertanian yang menjaganya. Namun dengan kerja sama yang baik dengan Pemerintah Malaysia, kita dapat mengembalikan satwa langka ini.

Kerja sama Indonesia dengan Malaysia dalam pencegahan dan pengembalian satwa langka dimungkinkan.Dikarenakan Indonesia dan Malaysia merupakan para pihak dan menjadi anggota dari Konvensi Perdagangan Internasional Spesies Fauna dan Flora Liar yang Terancam Punah (CITES).

agendaIndonesia

*****

Investasi Perkuat Pariwisata di 5 Destinasi Prioritas

Investasi perkuat pariwisata dan ekonomi kreatif di berbagai daerah, terutama di 5 Destinasi Super Prioritas (DSP). Ini sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk terus berupaya melakukan pemulihan dan pengembangan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Terutama ketika saat terjadi pandemi Covid-19 masih berlangsung dan jika nanti sudah berlalu.

Investasi Perkuat Pariwisata

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo, menyampaikan hal tersebut saat hadir dalam acara “Indonesia-China Tourism & Investment Forum for 5 Key Super Priority Tourism Destinations” yang berlangsung di The Caldera, Danau Toba, Sumatera Utara, Jumat 18 Desember 2020. Angela mengatakan, pariwisata akan menjadi salah satu sektor pendorong pemulihan ekonomi nasional karena sektor ini memiliki multiplier effect yang sangat luas.

“Pariwisata membawa konsumen untuk sektor-sektor lainnya secara langsung maupun tidak langsung seperti transportasi, industri pemasok bahan baku hotel, sektor ekonomi kreatif dari UMKM, kuliner, kriya, seni pertunjukan, dan masih banyak lainnya,” kata Angela.

Ajang “Indonesia-China Tourism & Investment Forum for 5 Key Super Priority Tourism Destinations” diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi dalam rangka memperingati 70 tahun hubungan Diplomatik Indonesia dan China yang difokuskan untuk menggalakkan perekonomian pariwisata.

Forum ini memperkenalkan keistimewaan dan keunikan berbagai kawasan destinasi di Indonesia, sehingga diharapkan dapat menarik investasi agar percepatan pengembangan Sumber Pendapatan Daerah (SPD) dapat dilakukan guna menumbuhkan perekonomian Indonesia.

Angela mengatakan, Indonesia dianugerahi kekayaan alam dan budaya yang luar biasa yang bisa menjadi modal besar dalam pembangunan pariwisata berkelas dunia. Oleh karena itu, katanya, pengembangan destinasi wisata melalui investasi dinilai akan berdampak besar sekaligus dapat membantu pemerataan ekonomi dan pembangunan di daerah-daerah.  

Dalam pengembangan pariwisata, Kemenparekraf/Baparekraf tengah fokus untuk shifting dari quantity tourism ke quality tourism. Yakni bagaimana meningkatkan kualitas dari destinasi pariwisata dan produk ekonomi kreatif Indonesia, sehingga memberi dampak sosial yang luas bagi masyarakat Indonesia, dan membuat kehidupan masyarakat jauh lebih baik.

Artinya, dalam membangun pariwisata berkualitas, harus memperhatikan dan membangun semua aspek pariwisata dan ekonomi kreatif. Di antaranya konektivitas yang memudahkan akses ke setiap destinasi, infrastruktur yang berkualitas dan berjangka panjang, menyediakan pengalaman yang unik di setiap destinasi, juga menggunakan analisis big data, agar bisa memprediksi tren dari perilaku orang-orang yang beraktivitas dalam ranah pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Diharapkan melalui forum ini, para investor tidak hanya dapat menarik investasi tapi juga memberikan pemahaman yang lebih jauh tentang quality tourism dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif kita ke depan,” kata Angela.

Dalam kesempatan itu, Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo berkesempatan menikmati keindahan Danau Toba dari The Caldera. Selain itu ia juga menyempatkan diri memberikan sertifikat CHSE ke salah satu hotel di Parapat.

Investasi perkuat pariwisata perlu dilakukan di 5 destinasi super prioritas untuk memulihkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.
Danau Toba sebagai salah satu destinasi super prioritas perlu adanya investasi untuk mendukung pariwisata. Foto: ilustrasi-unsplash

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, mengatakan bahwa hingga saat ini pemerintah sangat fokus dalam pemulihan ekonomi nasional terutama dalam bidang pariwisata. Melalui Kemenko Marves, pemerintah memang fokus dalam pembangunan lokasi pariwisata yang ada khususnya Danau Toba, Labuan Bajo, Borobudur, Mandalika, dan Likupang.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur akan dikerjakan terutama yang menyambungkan area distribusi, hingga ada juga untuk akses pariwisata.

“Selain itu, bila memang perekonomian sudah membaik khususnya di bidang pariwisata maka akan ada lapangan pekerjaan baru yang bisa bermanfaat bagi kemajuan ekonomi Indonesia,” kata Luhut.

Forum Investasi di Toba Caldera tersebut tidak hanya diaktualisasikan dalam rangka memperingati 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Republik Rakyat Tiongkok, tapi juga forum untuk mendorong aksi bilateral yang secara konkret menghasilkan kinerja ekonomi yang stabil dan kuat di antara ke dua negara.

“Tujuan dari forum Investasi ini adalah agar kedua negara mencapai pemulihan ekonomi penuh dalam dua tahun, melalui investasi nyata di bidang pariwisata,” kata Luhut.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Duta Besar China untuk Indonesia, Xiao Qian, serta Wakil Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Zhang Xu secara daring (online).

agendaIndonesia

*****

Kembangkan Wisata Kesehatan 2 Kementrian Kolaborasi

Kembangkan wisata kesehatan, dua kementrian melakukan kerjasama memasarkan kekayaan herbal sevagai potensi pariwisata.

Kembangkan wisata kesehatan dua kementrian, yakni Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dengan Kementerian Kesehatan, mempererat kolaborasi. Ini dilakukan dalam upaya mengembangkan wisata kesehatan, medis, kebugaran, dan herbal di Indonesia.

Kembangkan Wisata Kesehatan

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pelaksanaan Wisata Kesehatan Medis, Kebugaran, dan Herbal dilakukan antara Kemenparekraf/Baparekraf dengan Kementrian Kesehatan di Rumah Atsiri Indonesia, Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah pada Jumat 18 Desember 2020.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio, dalam video sambutannya mengatakan wisata kesehatan merupakan segmen strategis yang bisa menjadi salah satu produk unggulan di Indonesia. Menurutnya, pengembangan wisata kesehatan merupakan langkah strategis yang ditujukan dalam rangka mendorong pergerakan wisatawan nusantara untuk memanfaatkan fasilitas dan layanan kesehatan berkualitas di dalam negeri.

Pada gilirannya, “Ini akan meningkatkan jumlah wisatawan asing nantinya untuk mendapatkan layanan kesehatan di Indonesia,” kata Menteri Pariwisata.

Wishnutama juga mengapresiasi penandatanganan PKS antara Kemenparekraf/Baparekraf dan Kemenkes ini sebagai upaya pemulihan wisata Tanah Air pascapandemi COVID-19. PKS ini merupakan lanjutan dari penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dengan Menteri Kesehatan pada Kamis, 17 Desember 2020.

Wishnutama mengatakan, sudah menjadi pengetahuan bersama jika pariwisata hanya dapat berjalan jika masyarakatnya sehat. Oleh karena itu, ia menyambut baik kesepakatan dua kementrian tersebut sebagai salah satu upaya pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di tengah pandemi. “Saya berharap penandatanganan PKS ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, dalam video sambutannya, menyebutkan bahwa wisata kesehatan memiliki potensi untuk memberikan kontribusi dalam pemulihan ekonomi Indonesia saat dan pascapandemi COVID-19. Sehingga, perlu ada jalinan koordinasi antara Kemenkes dengan Kemenparekraf/Baparekraf untuk mengembangkan potensi wisata kesehatan, kebugaran, dan herbal.

“Peluang besar industri wisata kesehatan yang belum tergarap di Indonesia dapat dilakukan dengan memperluas penetrasi usaha dalam mengembangkan potensi wisata kesehatan ini. Dengan demikian, manfaat ekonomi yang didorong oleh sektor pariwisata kesehatan akan berkontribusi signifikan bagi pembangunan nasional,” ujar Terawan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan PKS antara Kemenparekraf/Baparekraf dengan Kemenkes yang diwakili oleh Sekretaris Kemenparekraf/Sekretaris Utama Baparekraf, Ni Wayan Giri Adnyani, dan Sekretaris Jenderal Kemenkes, Oscar Primadi. Usai penandatanganan PKS, Ni Wayan Giri Adnyani mengatakan, wisata kebugaran dan herbal merupakan salah satu kekuatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang merepresentasikan tradisi dan budaya Tanah Air.

“Kita bisa explore kekayaan wisata kebugaran dan herbal dari ujung barat hingga ujung timur Indonesia. Jangankan itu, di Pulau Jawa saja ada sangat banyak potensi wisata kebugaran dan herbal di dalamnya,” ujar Giri.

Kembangkan wisata kesehatan, dua kementrian melakukan kolaborasi untuk mendorong potensi bahan kesehatan herbal sebagai bagian dari pariwisata.
Jamu dan ramuan herbal menjadi potensi untuk mengembangkan wisata kesehatan. foto: ilustrasi unsplash

Selain itu, Giri mengatakan pengembangan potensi wisata kesehatan, kebugaran, dan herbal di Indonesia ini sejalan dengan gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI) yang tengah digaungkan pemerintah sebagai upaya pemulihan ekonomi Tanah Air yang terdampak oleh pandemi COVID-19. “Semua produknya itu produk lokal dari masing-masing daerah, sehingga dengan pengembangan wisata kesehatan, kebugaran, dan herbal ini dapat menyukseskan gerakan BBI,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Oscar Primadi menambahkan ada secercah harapan yang muncul di masa pandemi COVID-19 yang tengah melanda Indonesia dan dunia. Dengan inisiatif tersebut diharapkan dapat muncul kreativitas dan inovasi dalam mengembangkan potensi wisata kesehatan, kebugaran, dan herbal di masa pandemi COVID-19.

“Oleh karena itu, lewat penandatanganan PKS ini kita mencoba membangun ekosistem dalam upaya pengembangan wisata kesehatan, kebugaran, dan herbal. Saya yakin Indonesia yang memiliki kekayaan tanaman herbal dan pengobatan tradisional bisa kita kembangkan untuk membangun wisata wellness yang dapat memperoleh manfaat lebih cepat dan terlihat,” tutur Oscar.

Acara ini juga dihadiri oleh Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf, Nia Niscaya; Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf/Baparekraf, Rizki Handayani; Kepala Biro Perencanaan dan Anggaran Kemenkes, Bayu Teja Mulyawan dan Kepala Pusat Analisis Determinan Kesehatan Kemenkes, Pretty Multihartina.

agendaIndonesia

*****

MotoGP Mandalika Jadi Andalan Pemprov NTB Untuk 2021

Peonton MotoGp di Sirkuit Mandalika.

MotoGP Mandalika akan menjadi salah satu andalan Pemerintah Provinisi Nusa tenggara Barat (NTB ) dalam program pariwisata daerah ini pada 2021. Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tengara Barat Lalu Gita Ariadi mengatakan persiapan sarana dan prasarana gelaran MotoGP di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah terus dilakukan.

MotoGP Mandalika

“Calender of event pariwisata 2021 dapat dijadikan referensi kegiatan bagi calon wisatawan,” kata Gita saat peluncuran kalender pariwisata NTB 2021 sebagaimana dikutip Antara, di Mataram.

Menurut Gita, dalam menyambut ajang MotoGP Mandalika selain memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat dalam situasi kondusif, hal yang tak kalah pentingnya adalah tentang pengendalian pandemi COVID-19. Sosialisasi, persiapan lokasi dan penerapan sertifikat CHSE (Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment (Ramah lingkungan); akan mempengaruhi minat wisatawan datang ke MotoGP dan berwisata di NTB.

MotoGP Mandalika, kata Gita, menjadi unggulan pariwisata NTB bersama kegiatan lainnya dari 12 kalender kegiatan pariwisata selama 2021. Ia me ngatakan bahwainformasi tentang jadwal pementasan budaya dan atraksi budaya dapat memiliki dampak signifikan untuk meningkatkan angka lama tinggal dan angka kunjungan wisatawan. Hal ini akan berkontribusi pada pendapatan NTB dan negara.

Gita menyebutkan, saat ini Kabupaten Lombok Tengah dan Lombok Barat masih dalam zona risiko rendah (zona kuning) COVID-19. Harapannya semuanya dapat menjadi hijau sebelum gelaran MotoGP sehingga tidak ada lagi yang membatasi pergerakan orang.

Deputi Bidang Pemasaran Regional 1 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Taufik Hidayat mengatakan pihaknya memberikan apresiasi atas berbagai hal yang dilakukan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat yang berusaha membangkitkan pariwisata. Ia juga berharap agar dilaksanakan promosi road to MotoGP hingga menjelang gelarannya, serta pemberdayaan UKM lokal yang dimasukkan dalam beragam paket wisata.

Ajang balap sepeda motor dunia Grandprix MotoGP rencananya akan berlangsung di Mandalika, Nusa Tenggara Barat, pada Oktober 2021. Balapan ini akan menggunakan sirkuit jalanan yang saat ini tengah dibangun pemerintah. Ini merupakan sirkuit pertama di dalam sebuah kawasan wisata.

Penyelenggara MotoGP, Dorna Sport, telah memberikan kontak penyelenggaraannya selama 10 tahun kepada MotoGP Indonesia.

Operation Head The Mandalika, I Made Pari Wijaya, menjelaskan saat ini proses pembangunan sirkuit jalanan untuk MotoGP Mandalika terus dikerjakan . “‘Pengembangan kawasan pariwisata ini membutuhkan dukungan yang luar biasa besar,” kata Pari Wijaya di Kuta Mandalika, Rabu 16 Desember 2020.

Pari meyakini pembangunan sirkuit jalanan MotoGP Mandalika di atas lahan seluas 130 hektare itu akan rampung pada Juli 2021. Sementara untuk persipan keseluruhan penyelenggaraan MotoGP Mandalka  tersisa waktu sembilan bulan.

Di tempat yang sama, Construction Enhancement Head The Mandalika, Aris Joko Santoso menjelaskan, Indonesia Tourism Development Corporation atau ITDC membangun sirkuit jalanan sepanjang 4,3 kilometer. Sirkuit ini akan meliputi 17 tikungan di antara beberapa bukit dalam kawasan. Sirkuit balap sepeda motor yang terletak di dalam Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Mandalika ini juga akan terhubung ke enam pantai dengan garis pantai sepanjang 16 kilometer.

MotoGP Mandalika direncanakan akan terhubung dengan 6 pantai di sekitarnya, salah satunya adalah pantai Mandalika.
Pantai Mandalika di Lombok Tengah yang akan menjadi salah satu andalan wisata NTB. Ilustrasi-unsplash

Enam pantai yang dimaksudkan Aris adalah Pantai Kuta Mandalika, Pantai Seger, Pantai Serenting, Pantai Tanjung Aan, Pantai Kliu, dan Pantai Gerupuk. Di pantai-pantai tersebut, menurutnya, terdapat laguna yang dilengkapi fasilitas olahraga air. Tercatat ada 13 investasi senilai Rp 2,885 triliun untuk The Mandalika guna membangun 11 akomodasi dan dua fasilitas pendukung berupa Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) atau pengolahan air bersih dan pompa bensin.

Akomodasi berupa hotel yang akan dikelola oleh Pullman, Royal Tulip, Paramount, Golden Tulip, Marriot, Aloft, Mandalika Beach Club, Marta. Ada pula Grand Aston, Cocomart, Laza. Semua akomodasi di The Mandalika itu memiliki 1.268 kamar hotel dengan tambahan 698 kamar hotel yang masih dalam tahap perancangan.

Sirkuit MotoGP Mandalika, kata Aris, akan mampu menampung sebanyak 185.700 penonton. Titik menonton terdiri dari Hospitality Suites berkapasitas 7.700 orang, empat titik lokasi Grand Stand Seating yang satu di antaranya merupakan lokasi utama dan General Admission yang tanpa tempat duduk untuk 138 ribu orang. “Area paddock bisa diisi oleh 40 tim,” katanya.

Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation atau ITDC, Abdulbar M. Mansoer merinci sejumlah sarana pendukung untuk perhelatan MotoGP Mandalika. Ada pembangunan akses jalan langsun atau bypass sepanjang 17,39 kilometer dengan Right of Way jalan selebar 50 meter dari Bandara Internasional Lombok ke The Mandalika oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Untuk bandar Udara Internasional Lombok, katanya, saat ini ada sejumlah pekerjaan yang sedang dikerjakan. Pekerjaan-pekerjaan itu misalnya, penambahan panjang landasan, peningkatan kapasitas dan aksesibilitas kargo, perluasan apron, pelebaran taxiway, hingga kegiatan promosi oleh Angkasa Pura I.

Pekerjaan lain yang dilakukan juga meliputi pembukaan rute-rute baru menuju Lombok dan Mandalika. Misalnya saja, Pelindo III dan PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) tengah mengembangkan fasilitas kargo dan dermaga untuk kepal pesiar.

Di kawasan wisata Mandalika, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) membangun proyek Pink Mandalika. Mereka menanam 500 ribu batang bunga bougenville berwarna pink di atas lahan seluas 26,5 hektare sejak Mei 2020.

agendaIndonesia

*****

Penumpang Angkutan Darat Wajib Bebas Covid19

Penumpang angkutan darat libur akhir tahun 2020

Penumpang angkutan darat, baik kereta api maupun bus antarkota, diwajibkan menunjukkan surat bebas Covid19 saat melakukan perjalanan. Untuk bus antarkota yang memasuki Jakarta, pemeriksaan akan dilakukan secara random saat sampai di terminal tujuan.

Penumpang Angkutan Darat

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 1 Jakarta meminta masyarakat yang akan menggunakan jasa layanan kereta api (KA) jarak jauh untuk menunjukkan surat bebas Covid19 yang masih berlaku.

Mereka diharuskan menunjukkan surat bebas Covid-19, baik berupa surat hasilTes PCR maupun Rapid Test Antibodi yang masih berlaku selama 14 hari sejak diterbitkan. Masyarakat juga bisa memperlihatkan surat keterangan bebas gejala seperti influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter dari rumah sakit atau Puskesmas. “Ini bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas Tes PCR atau Rapid Test Antibodi,” kata Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa di Jakarta, Kamis 17 Desember 2020, sebagaimana dikutip Antara.

Selain itu, Eva juga mengatakan bahwa terkait perjalanan KA jarak jauh dari area Daop 1 Jakarta, dapat diinformasikan bahwa sejauh ini KAI masih mengacu kepada Surat Edaran Nomor 14 Kemenhub tanggal 8 Juni 2020 dan Surat Edaran 9 Gugus Tugas Covid-19 tanggal 26 Juni 2020. Sedangkan terkait kebijakan swab antigen, KAI sampai saat keterangan pers disampaikan masih menunggu keputusan lebih lanjut dari pemerintah.

Kereta Api Indonesia, kata Eva, sebagai operator moda transportasi kereta api selalu patuh terhadap aturan regulator, dalam hal ini pemerintah. KAI mendukung segala upaya pemerintah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. “Jika sewaktu-waktu terdapat perubahan kebijakan mengikuti ketetapan dari pemerintah, PT KAI akan segera melakukan sosialisasi,” kata Eva.

Eva menambahkan bahwa KAI tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, baik di stasiun maupun selama dalam perjalanan, yaitu dengan menyediakan wastafel dan hand sanitizer, menyemprotkan cairan disinfektan di stasiun dan kereta. Selain itu, KAI juga mengatur  jarak antarpenumpang di lokasi antrean dan berbagai area pelayanan seperti ruang tunggu, hall serta peron, musala, toilet dan lokasi lainnya.

Di dalam kereta, untuk tetap melakukan penjagaan jarak antara penumpang maka dilakukan pembatasan tiket yang dijual. “Saat ini kami juga hanya melakukan penjualan 70 persen dari kapasitas tempat duduk,” katanya.

Penumpang angkutan darat, seperti kereta api dan bus antarkota, wajib menyertakan surat bebas Covid-19
Rangkaian kereta api memasuki stasiun. Ilustrasi, Dok KAI.

Secara terpisah, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan kebijakan rapid test antigen deteksi infeksi Covid-19 tidak hanya berlaku bagi penumpang pesawat, melainkan juga penumpang bus, kereta api, dan kapal laut. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menjelaskan, kebijakan rapid test antigen merupakan kebijakan nasional.

Nantinya, kata Syafrin, seluruh masyarakat yang ingin bepergian, termasuk warga yang ingin keluar masuk Jakarta, wajib menunjukkan hasil negatif tes cepat antigen untuk virus corona. “Semuanya wajib disertakan rapid test antigen. Jadi, baik itu angkutan udara, angkutan laut, dan terminal bus,” kata Syafrin di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu 16 Desember 2020.

Begitupun, menurut Syafrin, kebijakan tersebut tidak berlaku bagi warga area Jabodetabek. Ia juga menegaskan, meski berlaku bagi semua angkutan umum, namun rapid test antigen diprioritaskan untuk penumpang pesawat terbang. “Kami prioritasnya di udara, untuk menyertakan hasil rapid test antigen itu,” ujar dia.

Syafrin belum bisa menjelaskan secara teknis soal pelaksanaan dan pemeriksaannya. Menurut dia, saat ini Dishub DKI masih menunggu regulasi resmi mengenai kebijakan ini dari Kementerian Perhubungan. Yang pasti, katanya, kebijakan tersebut mulai berlaku 18 Desember hingga 8 Januari 2021, selama periode angkutan Natal dan Tahun Baru.

“Ada dua periode waktu untuk angkutan darat, perkeretaapian dan udara itu tanggal 18 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021, sementara untuk angkutan laut sampai dengan tanggal 8 Januari 2021,” kata Syafrin.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya disebut bakal mulai memberlakukan kebijakan pemeriksaan Covid-19 menggunakan rapid test antigen bagi masyarakat yang keluar masuk ibu kota melalui bandara. Upaya ini dilakukan sebagai langkah menekan risiko penyebaran virus corona saat perjalanan libur Natal dan Tahun Baru.

Setuju dengan arahan Menko Luhut, Gubernur Anies mengatakan akan mulai untuk memberlakukan rapid antigen kepada masyarakat yang masuk melalui bandar udara Jumat 18 Desember 2020.

agendaIndonesia

*****