Tak Sekadar Hijau, 4 Hotel Ramah Lingkungan

Tak Sekadar Hijau, 4 Hotel Ramah Lingkungan

Tren perhotelan terus beradaptasi. Hotel kini tak cukup hanya memiliki pelayanan bagus, tempat strategis, serta fasilitas lengkap dan bersih. Mereka dituntut juga memenuhi standar sebagai hotel hijau. Beberapa biro perjalanan wisata berbasis online bahkan memiliki sistem pencarian untuk hotel-hotel ramah lingkungan.

Selain itu, ada ajang pemberian peng- hargaan untuk green hotel. Salah satunya ASEAN Green Hotel Award, yang untuk tahun 2020 lalu digelar di Brunei Darusalam. Beberapa hotel dan resor dari pernah Indonesia meraih penghargaan tersebut.

Air Daur Ulang

BERADA di kawasan Lapangan Banteng, Jakarta, Hotel Borobudur Jakarta dulu terkenal dengan menu sop buntut. Kini, hotel tersebut memiliki reputasi sebagai green hotel nomor wahid di Indonesia. Borobudur Hotel menerapkan sistem recycle water dan green cleaning. Recycle water atau daur ulang air adalah penggunaan kembali limbah air, baik untuk menyiram ta- naman maupun flushing di toilet.

Untuk green cleaning, hotel ini meng- gunakan lampu LED yang dinilai lebih hemat listrik. Hotel bintang lima itu pun dinilai sudah efisien dalam pemakaian mesin penyejuk udara dan pengurangan limbah. Atas perhatian terhadap lingkungan, Hotel Borobu- dur Jakarta berturut-turut menyabet penghargaan di tingkat ASEAN.

Hotel Borobudur Jakarta

Jalan Lapangan Banteng Selatan Jakarta

Tersertifikasi Ramah Lingkungan

THE St. Regis Bali Resort terletak tak jauh dari Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali. Hanya butuh waktu tempuh sekitar 20 menit. Lokasinya tepat di depan Pantai Nusa Dua, yang menawarkan pemandangan laut nan indah digabungkan dengan taman yang tenang.

Penginapan yang memiliki 72 resor dan 42 vila ini memiliki fasilitas relatif komplet. Dari swimming lagoon and pool, Bali golf and country club, the beach, remedy spa, the library, business center, gym, hingga concierge service. Namun yang tak kalah penting,

Regis telah tersertifikasi dalam Earth Check Silver Certified. Bangunannya dinilai ramah lingkungan karena memperhatikan alam, warisan budaya, dan perekonomian masyarakat setempat.

The St. Regis Bali Resort

Kawasan Pariwisata Nusa Dua, Lot S6 Nusa Dua Bali, Bali

Green Globe

DIBANGUN di dataran tinggidi tepi pantai, Alila Villas Uluwatu memiliki 50 kamar hotel dan 35 vila keluarga. Juga memiliki kolam infinity atau tak bertepi karena berhadapan dengan laut. Menghabiskan sore di sana menjadi kegiatan paling sempurna.

Semakin sempurna karena Alila menggabungkan arsitektur paviliun Bali dan pemandangan desa dengan sentuhan ruangan terbuka yang modern.

Bahan-bahan yang digunakan berasal dari Bali atau Jawa. Alila Villas Uluwatu merupakan hotel pertama di Bali yang menerima sertifikat environmentally sustainable design (ESD) dan melampaui persyaratan green globe. Konsep ramah lingkungan terlihat jelas dalam desain arsitek- turnya.

Alila Villas Uluwatu

Jalan Belimbing Sari, Banjar Tambiyak Desa Pecatu, Bali

Tadah Hujan

THE Dharmawangsa Jakarta juga memiliki reputasi sebagai hotel ramah lingkungan. Rumah tropis bergaya kolonial di tengah taman ini tampak megah dan luas dengan langit-langit tinggi serta pintu dan jendela lebar. Udara atau sinar matahari leluasa mengalir. Sejak awal, Dharmawangsa memang dirancang agar selaras dengan alam sekitar dan menerapkan prinsip ramah lingkungan.

Keselarasan dengan alam amat bermakna. Hotel ini mampu menghemat biaya operasional 20-50 persen tanpa mengurangi estetika dan kualitas layanan standar internasional. The Dharmawangsa memperoleh sertifikat internasional untuk penghe- matan air dan energi, pengelolaan limbah cair dan padat, penggunaan bahan ramah lingkungan, serta kerja sama dengan masyarakat dan organisasi setempat. Selain mengandalkan Perusahaan Daerah Air Minum, kebutuhan air dipenuhi dari tadah hujan dan pengolahan kembali air limbah layak pakai untuk menyiram taman, mengisi kolam, dan mencuci mobil.

The Dharmawangsa Jakarta

Jalan Brawijaya Raya Nomor 26 Kebayoran Baru, Jakarta

https://www.youtube.com/watch?v=F7L7_52KBjE

agendaIndonesia

*****

no results found

Direktori Tidak Ada

Australia-Indonesia Rayakan 42 Tahun Balet

The Journey of Ballet in Indonesia

Australia-Indonesia Rayakan 42 tahun sejarah balet antar-kedua negara ini. Sejumlah rombongan penari balet dari Australia telah berulang kali datang dan melakukan pertunjukan di Indonesia.

Australia-Indonesia Rayakan 42 Tahun Balet

Australia-Indonesia Rayakan 42 tahun sejarah balet antar-kedua negara ini. Sejumlah rombongan penari balet dari Australia telah berulang kali datang dan melakukan pertunjukan di Indonesia.

Para penari balet kelas dunia dari West Australian Ballet, dan penari berbakat dari Indonesian Youth Ensemble tampil di panggung yang sama di Jakarta semalam.

Kolaborasi ini merupakan bagian dari pertunjukan Ballet.id Historia: The Journey of Ballet in Indonesia pada 7 Juli di Gedung Kesenian Jakarta.

48227209067 2260374c61 k
Alter Ballet, Eksotika Karmawibhangga Indonesia. Pebalet dari West Australian Ballet dan Indonesian Youth Ensemble

Historia menyoroti sejarah balet di Indonesia, termasuk hubungan antara balet Australia dan Indonesia. Australian Ballet pertama kali tampil di Indonesia pada 1978, sedangkan West Australian Ballet (WAB) pertama kali tampil di Jakarta 25 tahun yang lalu, yakni pada 1994.

Pertunjukan Historia menampilkan karya baru yang diciptakan oleh koreografer Australia  Christopher Hilluntuk Indonesian Youth Ensemble. Hill telah menghabiskan waktu seminggu di Indonesia mengembangkan karya ini, berbagi keahliannya sebagai penari dan koreografer dengan generasi berbakat Indonesia dariEnsemble.

“Kolaborasi ini adalah contoh lain dari hubungan yang berkembang antara industri kreatif Australia dan Indonesia,” kata Duta Besar Australia untuk Indonesia, Gary Quinlan.

“Pertunjukan Historia adalah pengingat dari sejarah kita bersama dan peran penting yang dimainkan oleh seni dalam membangun koneksi antara kedua negara kita.”

Penari solo West Australian Ballet, Dayana Hardy Acuña dan Juan Carlos Osma menampilkan dua karya, termasuk karya terkenal White Swan Pas de Deux dari Swan Lake.

Menurut Pendiri dan Direktur Eksekutif Ballet.id, Mariska Febriyani, kolaborasi antara komunitas balet Australia dan Indonesia akan mendukung kualitas balet yang lebih baik di Indonesia. “Ballet.id sangat menghargai kemitraan ini dan percaya hal itu akan membawa kesadaran yang lebih luas bagi masyarakat kita dan menawarkan begitu banyak peluang kreatif bagi generasi muda di kedua negara,” katanya.

West Australian Ballet memiliki hubungan erat dengan Ballet.id. Pada tahun 2015, mereka berpartisipasi dalam First Indonesian Ballet Gala, pada tahun 2016 mereka melakukan tur keliling Jakarta dan mengambil bagian dalam kegiatan untuk membangun keahlian penari dan pengurus balet Indonesia.

 

***

Hotel yang Ramah Anak, 4 Pilihannya

Hotel yang ramah anakmembuat liburan keluarga bersama anak menjadi menyenangkan.

Hotel yang ramah anak menjadi salah satu pertimbangan para pelancong ketika berlibur bersama keluarga. Dan mereka biasanya membawa anak-anak. Ini tentu membutuhkan penginapan yang agak berbeda dibanding hotel yang untuk umum.

Hotel yang Ramah Anak

Menghabiskan waktu liburan ke luar kota bersama anak memang menyenangkan. Namun kebahagiaan itu terkadang terhambat karena orang tua dilanda kebingungan saat mencari hotel yang tepat. Sebab, tak semua jenis akomodasi “ramah” terhadap buah hati kita dengan menyediakan fasilitas khusus.

Tentu ini tidak mudah, sebab ketika liburan dengan keluarga, selain anak-anak bisa bersenang-senang, para orang tua juga ingin bersenang-senang. Semuanya ingin bergembira selama liburan. Di situ dibutuhkan hotel yang ramah anak.

Hotel yang ramah anak a mercure5
Fasilitas Waterboom di hotel yang ramah anak.

Saat ini cukup banyak hotel yang mencoba memberikan fasilitas sejak desain hingga hal-hal lain yang bisa menyenangkan anak-anak. Berikut ini ada hotel-hotel yang digolongkan cocok untuk anak-anak dan dinilai mengakomodasi kebutuhan anak-anak. Hotel-hotel yang ramah anak.

Bergaya Pantai

The Trans Luxury Hotel di Bandung, Jawa Barat, ini dinilai menyenangkan bagi anak-anak karena memiliki fasilitas beragam. Salah satunya kolam renang bergaya pantai lengkap dengan pasir putih. Konon, pasir putih itu didatangkan langsung dari Australia dan aman bagi anak-anak. Fasilitas lain berupa Kid’s Club. Selain menyediakan mainan yang relatif lengkap, semua mainan di dalamnya diklaim aman buat anak-anak. Masih di dalam Kid’s Club, anak-anak bisa menikmati es krim. Wow!

Hotel yang ramah Anak A Trans1
Fasilitas bacaan anak di Trans Luxury.

Lokasi hotel bintang 5 ini pun strategis. Sangat dekat dengan tempat hiburan dan belanja, seperti Trans Studio Bandung dan Bandung Supermall. Sesuai namanya, penginapan ini memang menawarkan kamar mewah. Harga kamar standar yang paling murah adalah premium room yang dibanderol pada kisaran Rp 1,6 juta.

The Trans Luxury Hotel; Jalan Gatot Subroto 289; Bandung, Jawa Barat

Kolam Renang Hangat

Selintas, Gumilang Regency Hotel ini memang terkesan hotel bisnis. Namun jika kita melongok ke area kolam renang, kesan tersebut akan segera sirna. Di area kolam renang terdapat berbagai fasilitas wahana permainan air. Tak hanya itu, kolam renang khusus anak-anak tersebut juga menggunakan air hangat. Sangat cocok bagi si kecil karena hotel ini berada di daerah ketinggian yang sejuk.

Area lainnya yang mampu memanjakan si kecil adalah Vanda Kids Corner. Di tempat ini tersedia aneka mainan untuk anak-anak. Tak mengherankan jika hotel ini dianggap memperhatikan keinginan anak-anak. Tarif bermalam (online rate) mulai Rp 600 ribu per malam.

Gumilang Regency Hotel; Jalan Dr. Setiabudhi No. 323 – 325; Bandung, Jawa Barat

Mini Waterpark

Lokasi Mercure Convention Centre Ancol ini memang berada di dalam Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta. Taman rekreasi terbesar ini menjadi favorit anak-anak saat berpelesir ke Jakarta. Kendati begitu, menikmati hari-hari menyenangkan bersama si kecil juga bisa dilakukan di dalam hotel. Betapa tidak, hotel ini memiliki kolam renang anak-anak yang mirip dengan mini water park.

Hotel ini juga memiliki Children’s Club sebagai arena bermain si kecil yang dipisahkan sesuai batasan usia. Aneka permainan seperti mandi bola, boneka, mobil-mobilan, sampai rumah-rumahan disediakan. Begitu pula dengan fasilitas bermain di taman terbuka. Tarif per malam mulai Rp 553.500.

Mercure Convention Centre Ancol; Jalan Pantai Indah Taman Impian Jaya Ancol

Jakarta

Kamar Khusus Anak

Bali Dynasty Resort sudah sering mendapatkan penghargaan sebagai salah satu resor terbaik untuk liburan keluarga. Salah satu hal yang membuat terkesan dari hotel ini adalah kamar tipe Kids Suite. Dari namanya saja sudah memberikan kesan kamar tersebut memang khusus untuk si kecil.

Hotel yang Ramah Anak dinasty3
Hotel yang ramah anak memberikan alternatif aktifitas kepada mereka.

Kids Suite terdiri atas dua ruangan, yaitu kamar orang tua dengan tempat tidur king size. Sementara itu, di ruangan sebelahnya terdapat tempat tidur bersusun untuk anak-anak. Lucunya, seprai yang digunakan bertema anak-anak, misalnya, tokoh animasi populer. Ada pula kolam renang dan program anak-anak seperti membuat kerajinan tangan atau bermain permainan tradisional khas Bali. Tarifnya Rp 1,3 juta per malam. l Andry Triyanto | berbagai sumber

Bali Dynasty Resort; Jalan Kartika Plaza; Kuta, Bali

agendaIndonesia

*****

Menjadi Smart Traveler, Ini 10 Caranya

Menjadi smart traveler merupakan cara bisa jalan-jalan meskipun dengan keuangan yang pas-pasan. Foto Unsplash

Menjadi smart traveler berarti bisa melakukan perjalanan atau liburan bahkan ketika anggaran sedang cekak. Bayangkan anak-anak milenial yang umumnya belum memiliki pekerjaan tetap atau sudah bekerja tapi dengan imbalan yang masih kecil. Sementara mereka sangat menikmati jalan-jalan.

Menjadi Smart Traveler

Bahkan bagi kelompok milenial, jalan-kalan bukan sekadar liburan tapi sudah menjadi gaya hidup. Mereka bukan sekadar melepas penat dan membahagiakan diri sendiri dengan perjalanan yang dilalui. Anak-anak muda ini pandai menceritakan dan mengambil gambar yang menarik untuk berbagi cerita. Wisata bukan lagi pilihan tersier, namun terkadang bagian dari pekerjaan sehari-hari.

Traveling saat ini merupakan kebutuhan bagi kelompok usia millennials dan Gen Z. Menurut Indonesia Millennials Report 2019 oleh IDN Times, 20 persen lebih anak-anak milenial Indonesia menyukai aktivitas travelling. Bahkan aktivitas ini termasuk dalam lima besar aktivitas yang paling mereka sukai.

charlotte noelle 98WPMlTl5xo unsplash
Menjadi smart traveler adalah tuntutan untuk menyesuaiakan hasrat liburan dan kantong. Foto: unsplash

Namun generasi Z tentu bukanlah kelompok yang sudah mengantungi uang berlebih sehingga bisa melakukan jalan-jalan ke mana saja tempat yang mereka suka. Di sinilah kepandaian mereka berstrategi untuk bisa jalan-jalan sesuai keinginan namun dengan biaya yang tetap masuk akal bagi kocek. Mereka umumnya menjadi smart traveler.

Beruntung saat ini begitu banyak kemajuan teknologi yang memudahkan orang untuk membantu mencapai keinginan mereka. Selain informasi yang semakin banyak dan mudah diperoleh, juga muncul aplikasi-aplikasi juga strategi usaha pebisnis yang memunculkan alternatif-alternatif.

Informasi tentang Labuhan Bajo –untuk menyebut salah satu destinasi unggulan, dan semua spot wisatanya, sudah bertebaran di media. Tawaran penerbangan dan penginapan murah juga semakin gencar.

tommaso pecchioli 03nt4WmL1Kk unsplash
Menjadi smart traveler membuat perjalanan liburan Anda menjadi lebih menyenangkan. Foto: unsplash

Tapi, sebelum jauh berpikir bagaimana para pelancong merencanakan perjalanan, ada hal-hal yang mesti dipahami sebelum memulai perjalanan. Mengutip Forbes, berikut 10 tips buat Anda yang mau mulai jadi traveler. Menjadi Smart Traveler.

Cari Tempat yang Mudah
Mulai dari tempat yang mudah di sini maksudnya adalah lokasinya dekat, aksesnya gampang, bahasa yang bisa dipahami, dan biaya terjangkau. Detailkan perjalanan Anda sehingga bisa menjadi informasi yang mudah dicari.

Apabila Anda memilih destinasi wisata ke luar negeri, mulailah dari negara yang memiliki kesamaan bahasa, misalnya ke Malaysia atau Brunei Darussalam. Bukan saja untuk berkomunikasi, namun juga memahami sinyal atau petunjuk yang ada di jalan-jalan.

Jika pun Anda memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang baik, harus diingat bahwa tidak semua negara tujuan masyarakatnya memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang baik juga.

Saluran komunikasi
Tersambung dengan banyak orang melalui Internet adalah keharusan. Bayangkan betapa sia-sia rasanya jika Anda tak bisa mengunggah gambar di akun media sosial saat itu juga ketika sedang menikmati pengalaman berkesan di satu tempat. Bagi Anda yang bepergian ke luar negeri, pastikan ponsel yang digunakan bisa bekerja untuk kartu SIM dari berbagai operator selular. Termasuk jika ke luar negeri.

Pilih Tas yang Tepat
Tas yang dipakai untuk bepergian ke gunung, ke pantai, atau ke tempat wisata yang nyaman tentu berbeda. Kadang kala kamu perlu membawa, ada juga tempat yang nyaman untuk membawa koper.

Bawa Alat Secara Ringkas
Ketika tas sudah dipilih, kini waktunya memilah isi tas. Jika membawa peralatan elektronik, pilihlah yang ringkas dan tak makan banyak tempat. Contoh, earphone lebih praktis dibawa ketimbang headset. Komputer tablet bisa menjadi pilihan daripada membawa laptop.

atlas green VGOiY1gZZYg unsplash
Salah satu syarat menjadi smart traveler adalah bersikap praktis. Foto: unsplash

Berkemas Dengan Cerdas
Berkemas ini susah-susah gampang. Mungkin pada mulanya Anda ingin membawa semua barang yang ada di daftar. Kalaupun muat dimasukkan ke dalam tas, perhatikan bobot atau berat keseluruhan. Jika harus terbang dengan pesawat, ada batasan berat bagasi.

Amankan Data via Cloud
Jika kamera tertinggal atau memori card yang kecil itu terselip entah di mana, Anda tak perlu khawatir karena semua data atau dokumentasi perjalanan sudah tersimpan di cloud.

Download Aplikasi Penting
Layanan alih bahasa, peta, penunjuk jam dan arah adalah aplikasi yang wajib ada di ponsel para traveler. Jangan lupa juga akun media sosial tentunya.

Pilih Hostel
Jangan ragu memilih hostel karena bisa menekan biaya penginapan. Jangan berpikir kalau hostel itu kotor, berisik, dan berbahaya. Sebab di luar sana, banyak juga hostel yang pelayanannya cukup baik. Yang penting, Anda mesti berburu hostel yang memiliki reputasi baik berdasarkan pengalaman pelancong lain.

Proteksi Ponsel
Pastikan ponsel Anda terkunci ketika bepergian, terutama ke daerah yang cukup rawan. Hindari mengantongi ponsel atau menentengnya di tempat umum untuk menghindari kejahatan.

Tetap Waspada
Ketika bepergian, ingatlah kalau kita sedang bertamu ke daerah orang lain. Jagalah sikap dan tetap waspada terhadap orang baru yang Anda jumpai.

agendaIndonesia

*****

Memilih Hotel, Sesuaikan 6 Kebutuhan Ini

Memilih hotel ketipa bepergian ada 6 yang harus diperhatikan.

Memilih hotel untuk menginap tentu harus sesuai dengan kebutuhan ketika melakukan perjalanan. Mungkin ada yang menganggap hotel di mana saja adalah sama. Yang penting kamar bersih, tempat tidur rapi, kamar mandi juga resik.

Memilih Hotel

Dengan pertimbangan itu, pelancong berpikir, mencari penginapan saat traveling kayaknya gampang-gampang saja. Namun praktiknya tak semudah dalam bayangan. Menjumpai kamar yang cocok dengan kepribadian bukan soal gampang. Apalagi di Indonesia.

Dari waktu ke waktu hotel dirancang dengan sejumlah pertimbangan. Disesuaikan dengan pasar yang hendak dituju. Diselaraskan dengan lokasi tempat masing-masing hotel tersebut dibangun. Termasuk pula perancangan interiornya.

Memilih hotel harus disesuaikan dengan rencana perjalanan itu sendiri.
Memilih hotel tidak semata karena lokasi, pemandangan atau fasilitas hotel.

Artotel, misalnya, didesain untuk memberi rasa nyaman bagi mereka yang menikmati seni dan benda-benda seni. Dari lobi hingga ke dalam kamar.

Sementara, hotel seperti Ibis merancang semuanya serba praktis. Mereka mengurangi elemen-elemen atau Pernik yang terlalu detail yang diperhitungkan tidak akan dipakai tamunya. Bahkan mungkin tak sempat dilirik. Itu semua dilakukan karena pertimbangan pasar yang disasar.

Beberapa waktu lalu, online travel agent Pegipegi merilis enam pilihan penginapan yang sesuai dengan rata-rata tipe wisatawan yang datang ke seluruh pelosok Indonesia. Dari customer review Pegipegi, para traveler ini dapat digolongkan menjadi enam tipe, yaitu single trip (solo traveler), couple trip, business trip, travel with friends, group tour, dan family.

Sr. Strategic Marketing Manager Pegipegi mengatakan sebelum memesan, pelancong sebaiknya memastikan apakah mereka telah membaca berbagai informasi yang dibutuhkan, termasuk fasilitas apa saja yang disediakan, atau tidak ada dalam hotel itu. Itu disesuaikan dengan tujuan mereka melakukan perjalanan tersebut.

Untuk menentukan akomodasi yang tepat beserta fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing traveler, berikut rekomendasi masing-masing tipe.

Solo Traveler

Pegipegi merekomendasikan para solo traveler untuk memilih akomodasi yang dilengkapi dengan fasilitas kolam renang dan layanan spa. Sebab, kedua fasilitas tersebut cocok untuk menikmati me time atau waktu sendiri.

Selain itu, akomodasi yang dipiih sebaiknya dekat dengan pusat kota atau tempat hiburan. Dari total fasilitas hotel yang dapat dipilih tipe single trip, ada sekitar 10 persen pelanggan yang memilih hotel yang dekat dengan pusat perbelanjaan. Selain itu, 15 persen pelanggan memilih hotel yang dilengkapi dengan fasilitas room Internet connection.

Couple Trip

Bagi pelanggan yang ingin berlibur atau staycation bersama pasangan, baik untuk bulan madu atau sekadar liburan berdua, Pegipegi merekomendasikan mereka memilih hotel untuk akomodasi dengan fasilitas kolam renang pribadi atau private pool.

bawah reserve x80r4lsIp U unsplash
Memilih hotel bagi pasangan bisa dilakukan dengan tema perjalanan berdua itu.

Fasilitas tersebut dinilai bisa menambah suasana romantis bersama pasangan. Pilih juga akomodasi yang menawarkan pemandangan cantik, seperti gunung atau laut. Perhatikan saat memesan, apakah kamar yang dipilih menghadap ke pemandangan (dengan view), atau ‘hanya’ menghadapat halaman hotel.

Business Trip

Para traveler yang bepergian dalam rangka kerja, jalan-jalan tentu bukan menjadi fokus utamanya. Karena itu, memilih hotel pun harus disesuaikan dengan kebutuhan.

yang datang untuk keperluan bisnis sebaiknya menginap di kawasan bisnis atau dekat dengan tempat kerja atau berkegiatan selama di kota tersebut. Biasanya penginapan dengan tipe tersebut dekat dengan mal atau pusat belanja sehingga dapat dijangkau dengan mudah.

Perhatikan pula kelengkapan business center dan sambungan internet jika harus melanjutkan pekerjaan setelah kembali ke hotel.

Travel Dengan Teman

Bagi pelanggan yang berencana melakukan perjalanan bersama teman, mereka sangat direkomendasikan memilih akomodasi yang nyaman dan strategis sesuai tujuan bepergian bersama tersebut. Jika perjalanan dilakukan Bersama karena pekerjaan, tentu pilih seperti layaknya hotel untuk bisnis. Namun, jika untuk liburan, buat kesepakatan dengan teman, atraksi apa saja yang hendak dilakukan di kota tujuan, lalu cari hotel yang relative lebih dengan dengan tempat-tempat tersebut.

Trip Bersama Grup

Pemilihan hotel yang menyediakan promo bisa menjadi pertimbangan karena lebih meringankan kantong. Sebab, traveler jenis ini biasanya membutuhkan kamar dengan jumlah lebih dari satu. Berdasarkan data Pegipegi, tipe traveler dalam kategori ini tidak terlalu mementingkan fasilitas hotel yang lengkap. Yang penting fasilitas dasar sebagai tamu hotel terpenuhi.

Trip Keluarga

Para pelancong yang pergi megajak keluarga biasanya akan memilih menginap di hotel denga fasilitas cukup lengkap. Mulai kolam renang, area bermain, layanan spa, pusat kebugaran, kamar mandi bathtub, hingga lokasi strategis yang dekat dengan pusat perbelanjaan dan tempat wisata. Fasilitas yang lengkap dan ramah anak akan digadang-gadang menambah kenyamanan, khususnya buah hati.

agendaIndonesia

*****

no results found

Direktori Tidak Ada

Masa Berlaku Paspor Indonesia 10 Tahun

Masa Berlaku Paspor Indonesia menjadi 10 tahun. Foto: shutterstock

Masa berlaku paspor Indonesia akan lebih panjang menjadi 10 tahun, di mana sebelumnya masanya lima tahun. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia mengeluarkan peraturan menteri soal memperpanjang masa berlaku paspor menjadi 10 tahun dari semula lima tahun.

Masa Berlaku Paspor Indonesia

Perpanjangan masa berlaku paspor ini termuat dalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 18 Tahun 2022 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 8 Tahun 2014 tentang Paspor Biasa dan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP).

Peraturan Menteri ini akan mulai berlaku pada tanggal diundangkannya. Diundangkan di Jakarta pada tanggal 29 September 2022, sebagaimana tertuang dalam peraturan a quo yang ditandatangani Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly pada 19 September 2022 tersebut.

convertkit htQznS Rx7w unsplash
Masa berlaku paspor Indonesia menjadi 10 tahun. Foto: dok. unsplash

Di antara Pasal 2 dan Pasal 3 disisipkan satu Pasal yakni Pasal 2A sehingga berbunyi sebagai berikut:
“(1). Masa berlaku paspor biasa paling lama 10 tahun sejak diterbitkan,” dikutip dari Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 18 Tahun 2022, Kamis (29/9).

Paspor biasa dengan masa berlaku paling lama 10 tahun hanya diberikan kepada WNI yang telah berusia 17 tahun atau sudah menikah. Masa berlaku paspor biasa yang diterbitkan bagi anak berkewarganegaraan ganda tidak boleh melebihi batas usia anak tersebut untuk menyatakan memilih kewarganegaraannya.

“Batas usia anak sebagaimana dimaksud pada ayat (3) ditentukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” bunyi Pasal 2A ayat 4.

Bagi WNI yang berdomisili atau berada di wilayah Indonesia, permohonan paspor biasa diajukan kepada Menteri atau Pejabat Imigrasi yang ditunjuk pada kantor imigrasi dengan mengisi aplikasi data dan melampirkan dokumen kelengkapan persyaratan. Terdiri dari:

a. Kartu tanda penduduk yang masih berlaku;

b. Kartu keluarga;

c. Akta kelahiran, akta perkawinan atau buku nikah, ijazah, atau surat baptis;

d. Surat pewarganegaraan Indonesia bagi orang asing yang memperoleh kewarganegaraan Indonesia melalui pewarganegaraan atau penyampaian pernyataan untuk memilih kewarganegaraan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;

e. Surat penetapan ganti nama dari pejabat yang berwenang bagi yang telah mengganti nama; dan

f. Paspor biasa lama bagi yang telah memiliki paspor biasa.

Sedangkan bagi anak berkewarganegaraan ganda harus melampirkan:
a. Kartu tanda penduduk elektronik ayah atau ibu WNI;
b. Kartu keluarga;
c. Akta perkawinan atau buku nikah orang tua;
d. Akta kelahiran;
e. Izin tinggal keimigrasian ayah atau ibu orang asing;
f. Fotokopi paspor biasa ayah atau ibu;
g. Bukti Affidavit bagi yang telah memiliki paspor kebangsaan atau bukti pendaftaran anak berkewarganegaraan ganda; dan
h. Surat pernyataan kedua orang tua yang menyatakan bertanggung jawab terhadap penggunaan dokumen perjalanan RI tersebut.

Pemeriksaan Imigrasi Ditjen Imigrasi
Masa berlaku paspor Indonesia sebelumnya hanya lima tahun. Foto: Ditjen Imigrasi

Perpanjangan masa berlaku ini akan berlaku untuk paspor biasa dan paspor elektronik. Paspor biasa dan paspor elektronik (e-paspor) adalah dokumen negara yang sah dan keduanya sama-sama bisa digunakan untuk bepergian ke negara mana pun.

Hal itu kembali ditegaskan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi karena masih banyak masyarakat yang menganggap bahwa paspor elektronik “lebih valid” daripada paspor biasa. Tidak ada perbedaan perlakuan terhadap paspor biasa maupun e-paspor.

Namun, terdapat perbedaan antara paspor biasa dan paspor elektronik. Pada paspor elektronik terdapat chip yang menyimpan data biometrik. Sehingga, para pengguna paspor elektronik bisa melewati gerbang otomatis atau auto-gate di bandar udara dengan fasilitas tersebut. Jika ingin mengubah jenis paspor dari paspor biasa ke paspor elektronik, atau sebaliknya, masyarakat dapat mengajukan permohonan melalui aplikasi M-Paspor.

agendaIndonesia

*****

Menginap di Hostel, Harus Ingat 7 Hal Ini

Menginap di hostel berbeda dengan di hotel atau vila.

Menginap di hostel menjadi salah satu pilihan bagi wisatawan yang ingin berhemat dalam pengeluaran. Tapi tentu tidak semua orang cocok memilih menginap di penginapan seperti ini. Apa sih hostel itu?

Dari katanya, hostel adalah gabungan house dan hotel. Ini mirip penginapan yang menagmbil model rumahan. Tapi tidak sepenuhnya seperti itu. Hostel adalah konsep penginapan berbentuk dorm atau asrama.

Menginap di Hostel

Buat sebagian besar masyarakat Indonesia rasanya menginap di hostel ini masih terdengar asing. Umumnya, orang-orang lebih kenal dengan penginapan bergaya hotel, motel atau penginapan kelas melati.

Hostel sebelumnya muncul lebih dulu di daratan Eropa, dan lalu tumbuh di Indonesia sejak fenomena backpacking atau jalan-jalan berbujet seminim mungkin merebak. Konsep penginapan ini diadaptasi dari kamar asrama.

shobhit sharma 8TrcnRMap90 unsplash
Menginap di hostel menjadi alternatif jika ingin menghemat atau menambah kenalan di perjalanan. Foto: dok. unsplash

Seiring semakin tingginya minat orang berwisata, berbicara mengenai pilihan akomodasi untuk melengkapi rencana traveling, hotel tentu bukanlah satu-satunya pilihan. Ada banyak sekali pilihan akomodasi alternatif selain hotel seperti villa, serviced apartment, termasuk hostel.

Di antara berbagai alternatif akomodasi tersebut, hostel menjadi salah satu pilihan favorit traveler yang mencari akomodasi dengan harga terjangkau. Apakah pelancong pernah menjadikan hostel sebagai akomodasi?

Jika belum, kamu mungkin bertanya-tanya apa itu hostel, meski di muka sudah dijelaskan sedikit pengertiannya. Apa perbedaan antara hostel dan hotel sehingga membuat harga menginap di hostel menjadi lebih terjangkau?

Hostel adalah tempat menginap di mana berbagai fasilitas disediakan untuk digunakan Bersama, seperti kamar mandi, ruang TV, area duduk atau kerja, dan sebagainya. Meskipun ada beberapa hostel yang hadir dengan kamar tidur private, hostel umumnya memiliki kamar tidur yang juga digunakan bersama seperti asrama. Hostel juga identik dengan penggunaan bunk bed atau tempat tidur bertingkat.

Karena itu mengingap di hostel tak bisa seleluasa dibanding ketika memilih tidur di hotel berkamar privat. Sebab, ada beberapa peraturan tak tertulis yang wajib diketahui. Di Jakarta ada beberapa hostel yang sudah lama beroperasi. Misalnya: Sleepy Racoon Hostel di Kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat. Atau, Konko Hostel di Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Bagi para pelancong, sebelum memutuskan untuk tidur di hostel, sebaiknya memahami tujuh hal berikut ini.

Tipe Kamar

Perhatikan kamar yang Anda pesan apakah mix dorm, female dorm, atau male dorm. Hostel biasanya memiliki tiga tipe kamar, yakni mix dorm, female dorm, atau male dorm. Mix dorm berarti kamar campur untuk laki-laki dan perempuan, sedangkan female dan male dorm adalah kamar khusus sesuai dengan jenis kelamin. Pastikan Anda tak keliru memilih mix dorm bila ingin menginap di kamar yang homogen.

taiga ishii mukO8Po LZ8 unsplash
Menginap di hostel harus siap berbagi ruang dan kebiasaan dengan orang lain. Foto: unsplash

Soal Harga

Harga yang dipatok adalah harga per kasur, bukan per kamar. Wisatawan harus tahu kalau harga yang ditawarkan untuk menginap di hostel adalah harga per kasur. Jadi, misalnya Anda datang menginap berdua, masing-masing harus membayar sesuai dengan harga yang tertera. Tentu bukan seperti di hotel yang bisa sharing cost. Namun rata-rata harga sewa hostel murah. Di Ubud, Bali, misalnya, biayanya berkisar mulai Rp 30 ribu per malam.

Vacant dan In Use

Dua papan informasi yang tak boleh lupa di putar-balik sebelum dan sesudah mandi.

Kamar mandi atau toilet di hostel bukan bersifat privat, melainkan untuk bersama. Di depan pintu, umumnya tergantung papan tulisan “vacant” dan “in use”. Papan vacant menunjukkan kalau kamar mandi kosong, sedangkan in use menunjukkan sebaliknya. Tamu hostel tak boleh lupa menggantung papang in use sebelum masuk kamar mandi dan vacant selepas kelar mandi.

Alas Kaki

Tamu tidak boleh memakai alas kaki saat masuk kamar. Pihak hostel dan para penghuninya umumnya akan sangat menjaga kebersihan kamar. Maka, jangan sekali pun membawa alas kaki masuk ke kamar hostel. Selalu letakkan alas kaki di rak depan kamar yang umumnya sudah disediakan oleh pihak hostel.

Loker

Masukkan barang-barang berharga ke loker. Saat menyewa hostel, Anda tak akan menemui lemari. Namun, Anda akan mendapatkan kunci loker. Simpanlah barang-barang berharga dan baju-baju di loker tersebut. Jangan lupa selalu mengunci loker untuk alas an keamanan.

Jangan Mengunci Pintu Kamar

Cukup loker saja yang dikunci. Penjaga hostel biasanya akan memperingatkan Anda untuk tidak mengunci pintu kamar hostel. Sebab, tak semua tamu memegang kunci kamar. Bila Anda menguncinya, hal ini akan merepotkan tamu lain dan tentu pihak hostel.

Lampu kamar

Sebaiknya jangan coba-coba menghidupkan lampu kamar hostel saat tamu lain terlelap tidur, kecuali untuk kebutuhan darurat. Sebab, sudah menjadi budaya, lampu hostel akan selalu dimatikan saat malam hari.

Mau mencoba menginap di hostel? Tak ada salahnya bertanya ke pengelola, ada berapa tempat tidur dalam satu kamar. Siapa tahu jika Anda melancong dengan sejumlah teman, seluruh tempat tidur dalam satu kamar bisa dipergunakan atau di-book seluruhnya.

agendaIndonesia

*****

no results found

Direktori Tidak Ada

Koper yang Menyegarkan, 4 Alternatifnya

Koper yang menyegarkan sudah kelihatan mencolok.

Koper yang menyegarkan rasanya seperti kita melihat permen warna-warni atau buah yang warnanya menyegarkan mata. Koper warna hitam, merah, dan cokelat sudah biasa. Perjalanan tentu akan lebih menyegarkan dengan tentengan penuh pulasan warna cerah.

Koper Yang Menyegarkan

Perjalanan liburan ke Bali, Bangkok, atau Hawaii rasanya sudah memberikan vibe yang menyegarkan. Tapi bisa jadi semangat yang awalnya menggebu berubah menjadi datar ketika packing pakaian ke dalam koper.

Pelancong mungkin jarang menyadari semangat yang mengendor itu kadang-kadang disebabkan hal-hal sepele: warna koper dengan warna yang monoton. Tiba-tiba perjalanan liburan tak ada bedanya dengan perjalanan dinas atau bisnis biasa.

Koper yang menyegarkan tidak saja bagi yang membawanya, tapi juga mereka yang melihat.
Warna putih memang tak lazim untuk koper, tapi ini pilihan menarik. Foto: unsplash

Mungkin banyak orang menganggap sepele dengan koper. “Toh yang penting bisa menyimpan pakaian dan keperluan lain dengan baik.” Demikian mungkin orang berpikir tentang kopernya, sehingga hanya memiliki satu wadah saja untuk semua keperluan perjalanan.

Ada sejumlah produsen mengeluarkan warna-warna  yang menggoda, seperti hijau jeruk nipis, ice blue, merah, dan lainnya. Warna koper yang segar tanpa disadari membangkitkan rasa senang atau kegembiraan. Bahkan itu tak hanya bagi yang memakainya, tapi juga orang lain.

Cobalah perhatikan situasi ini, jika pelancong berada di bandar udara dan sedang antri untuk check in, tanpa sengaja akan memperhatikan koper-koper yang dibawa penumpang lain. Warna terbanyak adalah hitam, coklat, merah atau biru tua. Membosankan.

Lalu tiba-tiba ada calon penumpang dipanggil petugas dan ia membawa koper dengan warna yang segar. Bahkan kadang dengan ornament yang lucu. Tanpa sadar kita akan terhibur oleh koper yang menyegarkan.

Lalu seperti apa pilihan koper yang menyegarkan itu? Berikut koper dari berbagai label yang bisa menjadi alternatif pilihan Anda.

Rimowa

Label yang berasal dari Jerman ini sudah memproduksi koper pada 1898. Sebuah rentang waktu yang lama untuk terus memperbaiki produknya. Jenama ini sejak lama mempunyai ciri khas dengan material berkualitas, yaitu aluminium dan polikarbonat yang berteknologi tinggi.

Rimowa memiliki keunggulan, yaitu berat yang ringan dengan berbagai pilihan warna ultraviolet, lime green, ice blue, navy blue, dan carrara white. Semuanya bukan warna “yang biasa-biasa saja”, sehingga menjadi koper yang menyegarkan. Untuk harganya ditawarkan mulai Rp 5,6 juta hingga Rp 13 juta. Koper tersebut bisa memuat segala keperluan dalam melakukan perjalanan.

Semuanya cocok digunakan dalam perjalanan jauh dan lama. Dan terpenting membawa kegembiraan bagi yang membawanya.

Samsonite
Yang ini label dari Amerika dan telah sejak lama membangun citra desain elegan dan inovatif. Koper terdapat pilihan warna cerah seperti biru, abu-abu, dan ungu.

Koper yang menyegarkan bisa membangkitkan kegembiraan bahkan sejak packing.
Jika pun punya warna favorit, bisa dipilih yang tidak biasa.

Berbahan 100 persen materi polikarbonat, koper-koper tersebut terbilang ringan dan tidak meninggalkan kekukuhannya serta kemewahan yang memikat. Dengan begitu, Anda tidak perlu khawatir dengan keamanan seluruh barang bawaan dalam koper ini.

American Tourister

Label yang berdiri pada 1993 ini mengeluarkan koleksi terbaru yang memberi pilihan warna cerah seperti ungu, ultraviolet, biru, kuning, merah muda, dan abu-abu. Modis dan ramping.

Koleksi Prismo ini pastinya akan mengesankan semua petualangan dan perjalanan para pelancong yang menggunakannya. Terbuat dari polikarbonat yang kuat dan ringan serta acrylonitrile butadiene styrene. Memiliki daya tahan maksimum untuk melindungi barang-barang Anda selama perjalanan.

Tumi

Koper yang menyegarkan tumi
Koper dengan motif bisa menjadi pilihan yang menarik.

Label yang berdiri pada 1980-an di Amerika Selatan ini memproduksi koper yang elegan. Memberikan inovasi baru dengan warna cerah. Koper ini memiliki corak lingkaran yang berwarna-warni. Terbuat dari materi polikarbonat yang membuat produk ini memiliki daya tahan yang kuat. Sangat ideal jika digunakan untuk berlibur dan dapat menyimpan perlengkapan Anda selama satu minggu.

agendaIndonesia

*****

no results found

Direktori Tidak Ada

Google Trends: Minat Wisata RI Naik 17%

Google Trends menyebut minat wisata di Indonesia naik 17 persen pada 2022. Foto: unsplash

Google Trends menyampaikan sebuah laporan tentang kondisi minat pariwisata di Indonesia yang memperlihatkan peningkatan sebesar 17 persen. Angka ini diperoleh jika dibandingkan dengan kondisi dan periode yang sama pada 2019.

Google Trends 2022

Minat orang Indonesia untuk berwisata sudah kembali bahkan kini lebih tinggi dari 2019. Data tersebut menurut perhitungan Google Destination Insights yang menampilkan data pengguna Google Search di Indonesia. Adapun penelusuran travel ke semua daerah tujuan wisata, baik domestik maupun luar negeri, yang dilakukan pengguna Google Search di Indonesia naik hingga 17 persen dibanding periode yang sama pada 2019.


Orang Indonesia terlihat akan jalan-jalan ke mana saja, itu kalau dihitung periode Juli – Agustus 2022 dibandingkan 2019. “Indonesia sudah positif, sudah lebih tinggi dari saat sebelum pandemi,” kata  Travel Industry Analyst Google Indonesia, Vania Anindiar, dalam Press Briefing Google World Tourism Day 2022 virtual, Senin 26 September 2022.

Peningkatan pencarian 17 persen tersebut, kata Vania, menunjukkan bahwa minat masyarakat tanah air terhadap pariwisata telah bertumbuh secara positif.

Google Trends memperlihatkan banyak destinasi lokal yang menjadi incaran para pelancong.
Gili-gili di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Foto: unsplash


Masih berdasar laporan yang sama, menurut Google Trends, penelusuran topik travel yang mengandung kata “healing” naik 500 persen pada 2022 ini dibandingkan periode sebelumnya. Hal ini menunjukkan ada banyak konsumen di Indonesia yang mencari tempat untuk bersantai untuk melepas stres.


Pada 27 Juli 2022 yang ditetapkan sebagai World Tourism Day tampaknya tidak hanya mengingatkan publik terhadap kebutuhan untuk bepergian dan mengeksplorasi. “Tapi juga menemukan berbagai destinasi untuk bersantai dan melarikan diri sejenak dari stres dan hiruk-pikuk kehidupan kota besar,” ujar Vania.  

Menurutnya, makna bepergian kini jadi lebih dalam, tak lagi sekadar menjadi aktivitas untuk melihat tempat-tempat baru. “Ini adalah bentuk perawatan diri, momen menenangkan untuk melakukan refleksi diri, dan menjadi me time yang sangat berharganya,” ujarnya.


Vania menjelaskan dalam periode yang sama, penelusuran sejumlah kata kunci mengalami kenaikan. Misalnya, penulusuran terkait “hotel” naik 30 persen; penelusuran terkait “pantai” naik 26 persen; penelusuran terkait “taman” naik 19 persen; penelusuran terkait “danau” naik 13 persen; dan penelusuran terkait ”gunung” naik 7 persen.

Selain itu, Google juga melacak terjadinya peningkatan minat bepergian pada masyarakat Indonesia. Dari 17 persen pertumbuhan itu, kata Vania, pencarian terkait penginapan dan tiket pesawat juga tentunya ikut meningkat. Adapun pada periode Juni – Agustus 2022 jika dibandingkan pada 2019, pencarian terhadap akomodasi naik hingga 21 persen. Sementara itu, pencarian tiket pesawat naik hingga 11 persen, disbanding dengan periode yang sama. 

Google Trends melaporkan pencarian tiket pesawat untuk bepergian juga meningkat.

Untuk bersantai, tren pada 2022, cara lain yang biasanya dilakukan adalah merencanakan rekreasi ke “desa wisata” terdekat, yang terlihat dari naiknya penelusuran untuk desa-desa wisata sebesar 68 persen dari periode yang sama.

Dalam periode yang sama juga penelusuran terkait “Kintamani” naik 64 persen, penelusuran terkait “Lombok” naik 34 persen, penelusuran terkait “Singkawang” naik 33 persen, penelusuran terkait “Ijen” naik 30 persen, penelusuran terkait “Danau toba” naik 26 persen, penelusuran terkait “Bunaken” naik 23 persen, dan penelusuran terkait “Sabang” naik 22 persen.

Vania mengatakan, data itu memperlihatkan tingginya antusiasme wisatawan domestik terhadap kota-kota kecil di Indonesia. Oleh karena itu, “Hotel-hotel perlu belajar untuk menggaet para wisatawan yang sudah semakin nyaman mencari informasi di dunia online,” ujarnya.


Atas laporan Google Destination Insights, Gaery Undarsa Co-Founder & CMO tiket.com juga sependapat dengan tren “healing” yang terjadi di masa pandemik. Menurutnya, pada masa pandemi, mobilitas masyarakat dibatasi dan harus melakukan aktivitas sehari-hari kebanyakan dari rumah. “Bepergian ke luar negeri juga dibatasi, menjadikan masyarakat Indonesia hanya wisata di dalam negeri,” kata Gaery.

Google Trends menunjukkan kecenderungan orang mencari kota-kota kecil.
Candi Borobudur. Foto: shutterstock

Menurutnya, Bali adalah tempat liburan paling populer di Indonesia, tetapi Indonesia memiliki lebih banyak lagi tujuan wisata lain yang menawarkan keindahan alam, keberagaman budaya, dan berbagai aktivitas liburan.

Saat itulah tren staycation dan “liburan dekat rumah” menjadi populer sebagai bentuk “healing” masyarakat dari lelahnya terkungkung dan ingin menemukan lebih banyak lagi  hidden gem Indonesia.

Sementara itu, hasil penelusuran Google Destination Insight menyatakan bahwa minat perjalanan wisatawan luar negeri ke Indonesia naik 36 persen pada Juni-Agustus 2022, dibandingkan periode yang sama pada 2019. Hal ini merupakan salah satu tanda akan bangkitnya industri pariwisata Indonesia setelah pandemi Covid-19. Para wisatawan global yang memiliki minat untuk melakukan perjalanan liburan ke Indonesia, rata-rata memilih Bali sebagai tempat destinasi. Pernyataaan itu tercermin dari Google Trends, dengan hasil penelusuran terkait “Kintamani” naik sebesar 64 persen.

agendaIndonesia

*****

Terbang Dengan LCC, 10 Untung Ruginya

Terbang dengan LCC ada untung ruginya, itu karena pertimbangan strategi penerbangan jenis ini. Foto unsplash

Terbang dengan LCC atau Low Cost Carrier, penerbangan dengan biaya rendah, semakin banyak dipilih wisatawan untuk terbang. Tentu saja karena soal kepraktisannya, dan tarif tiketnya. Penerbangan jenis ini sesungguhnya bukan hal baru. Fenomena ini bahkan sudah dimulai sejak 1967 oleh maskapai Southwest.

Terbang Dengan LCC

Dunia penerbangan saat ini mengenal dua jenis penerbangan berdasarkan layanannya, yaitu Low Cost Carrier (LCC) dan Full Service Carrier (FSC). Di Indonesia, FSC didominasi oleh Garuda Indonesia dan Batik Air, yang dapat dikenali dengan maskapai penerbangan dengan pelayanan premium dan harga yang tinggi. Sedangkan LCC didominasi oleh Lion Air Group, Citilink, dan Air Asia.

Perbedaan harga yang cukup jauh antara maskapai FSC dan LCC membuat masyarakat menggandrungi terbang dengan LCC, meski masih banyak juga yang lebih puas dengan pelayanan FSC.

Pernahkah terpikir bagaimana cara LCC tetap mendapatkan keuntungan dengan tarif yang sangat rendah? Mengetahui 10 faktor ini bisa menjadi pertimbangan kapan terbang dengan LCC, kapan memilih FSC.

Mengambil Tarif Batas Bawah

Kelebihan dari maskapai jenis LCC adalah tarif mereka yang rendah. Ini bukan berarti mereka mengakali harga, karena tarif mereka tetap berada dalam batas yang diizinkan oleh peraturan pemerintah, hanya mereka membidik tarif batas bawah.

Penetapan tarif batas bawah berakibat pada banyaknya pelayanan yang jauh berbeda dengan penerbangan jenis Full Service Carrier. Misalnya saja kenyamanan yang didapatkan, makanan dan minuman selama penerbangan, fasilitas bagasi, dan berbagai pelayanan lain yang justru menjadi kelebihan dalam penerbangan FSC.

Memperpendek Jarak Antarkursi

Terbang dengan LCC keuntungan uramanya adalah mendapatkan tiket yang lebih murah.
Terbang dengan LCC salah satunya harus rela dengan room legs yang tidak terlalu leluasa. Foto: unsplash

Penerbangan jenis LCC berusaha membawa penumpang sebanyak-banyaknya. Tentu dalam batasan aman dan nyaman. Karena itu, mereka memperpendak jarak ruang antarkursi penumpang.

Kira-kira rumusnya, semakin pendek jarak antarkursi, semakin banyak penumpang yang dapat mereka angkut. Semakin banyak penumpang yang mereka angkut, semakin banyak pemasukan yang dapat digunakan untuk menutupi biaya operasional.


Beberapa maskapai LCC juga memangkas beberapa space ruangan seperti dapur dan toilet yang lebih sempit sehingga seluruh ruangan dalam pesawat dapat dimaksimalkan untuk menampung penumpang lebih banyak.

Hanya Ada Satu Kelas Kabin

Jika wisatawan perhatikan perbedaan yang pertama akan ditemui ketika memasuki pesawat FSC dan LCC dari depan adalah, pesawat LCC tidak memiliki ruang khusus serupa kelas bisnis di FSC. Dengan kabin yang seragam pihak maskapai dapat menghemat banyak hal mulai dari interior hingga pelayanan.

Meski demikian, beberapa maskapai mensiasati dengan memberikan pilihan untuk treatment khusus kepada penumpang, contohnya Citilink dengan Green Seat-nya, juga Air Asia. Namun tentu saja perlakuan khusus ini bisa didapatkan dengan menambah sejumlah uang tertentu.

Membawa Bahan Bakar Secukupnya

Pernahkah Pelancong memperhatikan ketika naik penerbangan LCC bahwa waktu terbang lebih singkat dibandingkan jika naik maskapai yang full service? Hal ini karena LCC cenderung membuat pesawatnya seringan mungkin. Karenanya, mereka tidak membawa bahan bakar berlebih, agar bahan bakar tidak membebani pesawat ketika terbang sehingga mereka bisa bergerak dengan lebih cepat dari satu kota ke kota lainnya. Tentu jumlah bahan bakar yang dibawa tetap dalam range aman.

Menekan Fasilitas

yente van eynde xhILvbjCBS8 unsplash
Terbang dengan LCC harus siap tidak menikmati sejumlah fasilitas, seperti makanan dan minuman. Foto: unsplash

Ketika wisatwan menumpang LCC, maka mereka sudah siap untuk tidak mendapatkan in flight entertainment, makanan dan minuman gratis sama sekali. Jika mau, penumpang diperkenankan untuk membeli atau memesan ketika melakukan reservasi atau booking tiket. Jumlah makanan dan minuman tersebut tentu terbatas, sehingga jika tidak membeli atau memesan terlebih dulu, bisa jadi akan kehabisan. Jumlah meal yang mereka bawa di luar pesanan sangat terbatas karena menekan kemungkinan waste.

Mengenakan Biaya Tambahan

Penerbangan LCC sebenarnya bisa memberikan pelayanan tambahan, namun dengan sejumlah ketentuan. Misalnya saja penumpang harus membayar lebih untuk bagasi yang lebih banyak; harus membayar untuk pilihan kursi; harus membayar untuk mendapatkan makanan dan minuman di pesawat; dan harus membayar untuk berbagai macam fasilitas tambahan lainnya.

Jadwal Red Eye Flights

Red Eye Flights adalah penerbangan yang dilakukan pada jam yang sangat pagi dan jam yang sangat malam. Penerbangan LCC banyak mengambil celah pada jadwal Red Eye karena ingin mengambil kue Red Eye yang selama ini cenderung dihindari maskapai Full Service.

Memperpendek Turn Around Time

Semakin lama sebuah pesawat terparkir di bandara maka biaya parkir juga akan makin mahal. Maskapai LCC mengakalinya dengan cara memperpendek turn around time (waktu tunggu untuk terbang ke base awal atau rute lanjutan), sehingga secara rata-rata jam terbang mereka lebih tinggi dari FSC, karena mereka lebih banyak terbang daripada berdiam di bandara.

Penyesuaian Jadwal Penerbangan

Terkadang beberapa maskapai LCC memutuskan tidak jadi terbang karena jumlah penumpang yang sangat sedikit dan tidak memenuhi kuota. Jika penerbangan dipaksakan tetap dilakukan mereka akan mengalami kerugian. Mereka lalu mengakalinya dengan cara mengalihkan penumpang ke penerbangan selanjutnya. Akibatnya sering terjadi penumpukan penumpang di bandara dan delay.

Namun tidak semua LCC menerapkan hal semacam ini, karena beberapa LCC pun memiliki komitmen yang tinggi terhadap konsumen dengan berangkat tepat waktu dan menghindari hal-hal yang dapat menyebabkan terjadinya delay berkepanjangan.

Terminal Tersendiri

Banyak bandara memberlakukan terminal yang berbeda antara LCC dan FSC. Di Bandara Soekarno Hatta, misalnya, LCC mendapatkan Terminal 1 sedangkan Garuda Indonesia berada di Terminal 3. Demikian halnya dengan bandara-bandara lainnya di dunia. Alasan mengapa terminal mereka berbeda adalah karena faktor soal fasilitas yang berbeda.

Jadi mau pilih penerbangan mana? Semua ada plus minusnya. Terbang dengan LCC oke, terbang dengan FSC ayo aja. Yang terpenting semua tetap menerapkan penerbangan yang aman.

agendaIndonesia

******