Tanjungpinang, Antara Kesultanan Melayu dan Wisata Religi

Vihara Avalokitesvara

Terdapat sekitar 2.408 pulau besar dan kecil di Provinsi Kepulauan Riau. Hanya saja, yang paling dikenal adalah Pulau Batam dan Pulau Bintan. Adapun Pulau Bintan adalah tempat Kota Tanjungpinang berada. Dengan budaya Melayunya yang kental, di sini wisatawan bisa mengenal lebih dekat kesultanan Melayu, mengunjungi vihara unik, dan tentunya menikmati keindahan pantai Pulau Bintan. 

Tanjungpinang dan kesultanan Melayu

Sejarah Kesultanan Melayu bisa didapat bila pelancong singgah ke Pulau Penyengat yang bisa dicapai hanya 15 menit perjalanan dengan perahu dari Pelabuhan Sri Bintan Pura di Tanjungpinang. Di pulau berukuran 3,2 kilometer persegi ini, wisatawan bisa menelusuri sejarah Kesultanan Melayu karena pada abad ke-18 merupakan pusat Kesultanan Johor-Riau. Salah satu peninggalannya adalah Masjid Raya Sultan Riau. Selain itu, ada beberapa peninggalan lain, seperti tempat pemandian Perigi Puteri, gudang mesiu, makam raja, rumah-rumah asli, dan meriam di Bukit Kursi. 

Ketika kembali ke Tanjung Pinang, terdapat tempat ibadah umat Budha yang menarik untuk dikunjungi, yaitu Vihara Avalokitesvara Graha yang berada di jalur Tanjung Pinang-Uban. Vihara itu disebut-sebut sebagai vihara terbesar se-Asia Tenggara. Di bagian dalamnya, ada patung Dewi Kuan Yin dengan tinggi 16,8 meter yang berlapis emas 22 karat. Selain itu, ada sejumlah wihara lain yang unik. Misalnya, Vihara Patung Seribu yang memiliki 1.000 patung Budha dengan ekspresi dan gaya yang berbeda-beda.

Saat perut keroncongan, ada beragam sajian khas kota ini, seperti gonggong, sup ikan, ikan asam pedas, nasi lemak, hingga mi lendir, mi kuning basah yang diguyur dengan kuah kacang encer. Adapun bila ingin bersantai, ada deretan kedai kopi yang biasa dijadikan tempat nongkrong oleh warga. 

Malam hari, bisa Anda habiskan untuk menikmati pantai dan hembusan angin laut. Tanjungpinang memiliki garis pantai yang cukup panjang, dan yang menarik adalah pesisir timurnya. Dari mulai Pantai Trikora, pantai yang berpasir putih dengan hiasan batu-batu granit. Selain itu, ada sejumlah akomodasi bagi wisatawan yang ingin mencecap suasana lebih lama dan nyaman.Melangkah lebih jauh lagi atau sekitar 65 kilometer dari Tanjung Pinang, ada Pantai Lagoi yang dipenuhi resor dan hotel berbintang. Akomodasi dan sarananya lengkap, bahkan terdapat lapangan golf. Kawasan wisata di Kabupaten Bintan ini digandrungi turis Korea, Cina, Jepang, dan Singapura. Bagi warga dari Negeri Jiran, Malaysia, dapat mencapainya lebih cepat dengan kapal feri khusus dari Tanah Merah, Singapura, dengan jumlah keberangkatan empat kali dalam sehari. l

F. Rossana

Indahnya 1.000 Batuan di Pantai Ranai

Batuan di Pantai Ranai, Natuna

Menjelajahi Natuna, di Provinsi Kepulauan Riau, mungkin banyak yang belum tertarik. Pilihan terbangnya pun harus dari Jakarta ke Batam atau ke Tanjungpinang, baru lanjut ke Natuna. Jika mengunjunginya, sempatkan mampir ke Pantai Ranai.

Pantai Ranai di Pulau Bunguran

Kabupaten merupakan daerah yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara dan mempunyai potensi wisata berlimpah, selain potensi perikanan dan migasnya. 

Terdiri atas 272 pulau dan merupakan bagian dari gugusan Kepulauan Tujuh, Natuna memiliki pilihan beragam untuk wisata bahari. Namun bila cuaca sedang tidak bersahabat atau Anda hanya memiliki waktu pendek, berkeliling di Pulau Bunguran, tempat Ibu Kota Kabupaten Natuna berada, pun tetap menyenangkan. Di sana ada beberapa titik di seputar Ranai yang menarik untuk disinggahi. 

Batu-batu kecil dan besar yang bertaburan di tepian pantai menjadi ciri dari pantai-pantai seputar Ranai. Salah satu lokasi yang tidak jauh dari pusat Kota Ranai adalah Batu Sindu. Untuk bisa melihat bebatuan yang berserakan di bagian bawah atau di dekat tebing, Anda harus menaiki Bukit Senubing. Di sana Anda akan melihat bebatuan dengan ukuran dan bentukyang berbeda-beda, serta terlihat unik. Selain itu, batuan tidak hanya berada di bagian bawah, tapi juga bertebaran di perbukitannya. 

Tidak jauh dari Batu Sindu, masih ada keindahan bebatuan lain yang lebih tertata dan diberi label Alif Stone Park. Bahkan, ada juga homestay bagi Anda yang ingin menginap di sini. Lokasinya di Desa Sepempang, Kecamatan Bunguran Timur, dari Ranai sekitar 7 kilometer atau bisa dicapai dalam 10 menit. Di lokasi favorit untuk selfie atau wefie bagi kebanyakan wisatawan ini, Anda bisa menikmati laut dan bebatuan yang bertebaran. 

Setelah Alif Stone Park, sekitar 4 kilometer bisa ditemukan objek wisata lain, yakni Pantai Tanjung. Pantai ini menjadi tujuan favorit penduduk Ranai menghabiskan akhir pekan. Pantai panjang berpasir putih itu biasanya memang hanya ramai pada Sabtu dan Minggu. Namun di hari biasa pun, sebagian kedai yang berada di sepanjang pantai tetap buka. Jadi, wisatawan bisa mampir, duduk, dan bersantap, sembari menatap Pulau Senoa dari kejauhan. Pulau Senoa dikenal yang dengan bentuknya seperti ibu hamil itu, bisa dicapai dengan perahu cepat sekitar 15 menit. Pulau tersebut memiliki pasir putih dan spot untuk snorkeling maupun menyelam.

Saat duduk-duduk di Pantai Tanjung ini, jangan lupa mencicipi camilan khas lokal yang bernama kernas. Kernas terbuat dari ikan tongkol dengan sagu dan ada benjolan putih dari bahan sagu. Sehingga sekilas terlihat mirip onde-onde, hanya saja bentuknya gepeng dan berwarna cokelat tua. Kernas yang dicocol sambel rasanya gurih dan pedas. Apalagi kalau masih panas, sedap rasanya. 

Sore atau pagi hari, ada pilihan pantai juga di tengah kota. Pantai Kencana dengan taman di depannya, bisa menjadi pilihan saat duduk-duduk di sore hari atau jalan di pagi hari sembari menghirup udara segar. Selain ini, tentunya masih banyak pilihan objek wisata meski lokasinya lebih jauh dari pusat kota. 

Dolan Ke Natuna, 272 Pulau Eksotis

Dolan ke Natuna bia menjadi alternatif liburan bagi pecinta wisata bahari.

Dolan ke Natuna hampir pasti masih jauh dari bayangan para pelancong Indonesia. Persepsi kebanyakan orang Indonesia, kawasan Natuna adalah kepulauan nun jauh di Utara negri ini. Persepsi yang tak terlalu meleset, meskipun sesungguhnya kawasan ini memiliki banyak spot wisata menarik.

Dolan Ke Natuna

Sampai saat ini, Pulau Natuna masih menjadi salah satu destinasi pulau terluar Indonesia. Banyak orang tahu soal keindahan alamnya. Sebagai bagian dari Provinsi Kepulauan Riau yang berhadapan langsung dengan Laut Cina Selatan, Pulau Natuna memiliki destinasi wisata yang eksotis. 

Jika ingin menikmati wisata pantai, wisatawan mungkin mulai bisa mengagendakan waktunya untuk bisa dolan ke Natuna dan mengunjungi Pantai Teluk Buton atau Pantai Sahi di Pulau Natuna.

Pantai Camaga di Kepulauan Natuna menjadi salah satu dari 272 pulau eksotis Natuna.

Masih seputar menikmati wisata bahari, saat dolan ke Natuna pelancong juga bisa melakukan island hopping, dari pulau ke pulau. Mereka bisa mengunjungi Pulau Senua yang terkenal dengan pusat konservasi penyu dan wisata edukasi.

Selain menikmati pemandangan pantai yang indah, di pulau ini pelancong juga berkesempatan snorkeling melihat ratusan terumbu karang yang masih terjaga dengan baik.

Kabupaten Natuna memangterkenal dengan sejumlah tempat wisata yang mempesona dan menakjubkan, lengkap dengan sumber daya alam melimpah. Wisatawan yang ingin liburan, bisa masukan Natuna sebagai salah satu pilihan dalam daftar rencana. Di sana, wisatawan bisa menikmati bukit kapur hingga pantai yang indah.

Natuna sering dibayangkan seperti pulau tersendiri yang terpencil jauh dari pulau-pulau lain. Letaknya di antara Kalimantan dan Sumatera, tetapi memang jauh di utara. Berbagai cerita tentang pulau ini melintas di berbagai zaman.

Cerita itu mulai dari kisah diakuinya pulau ini sebagai wilayah Indonesia, lalu soal minyak dan gas alam yang berlimpah, hingga kisah sejumlah negara asing untuk mengambil alih pulau ini. Natuna sendiri sesungguhnya adalah sebuah kepulauan. Jumlah pulaunya ada 272. Bayangkan, ada berapa pantai eksotis di tengah Laut China Selatan ini.

Tanjung Datuk di Natuna bisa dukunjungi saat dolan ke Natuna.


Untuk dolan ke Natuna, pelancong bisa berangkat dari Jakarta dengan penerbangan. Sayangnya, tidak ada penerbangan komersial yang langsung, semua harus transit di Bandara Hang Nadiem di Batam sehingga total penerbangan bisa 4-6 jam. Dari Batam baru terbang menuju Bandara Ranai di Natuna.


Kebanyakan warga Natuna adalah masyarakat Melayu. Salah satu makanan yang khas adalah kerang yang dimakan dengan sambal calok—cabai dan irisan udang yang superpedas. Uniknya, ada beberapa angkringan ala Jawa di Ranai, ibu kota Kabupaten Natuna. Malam-malam, orang-orang banyak berkumpul di warung dan disko dangdut.

Kabupaten Natuna yang memiliki pusat kota di Ranai yang terletak di Pulau Natuna Besar memiliki keunikan dan menjadi daya tarik pariwisata, yaitu wisata bahari. Tentunya kegiatan wisata seperti snorkeling, diving hingga berenang sangat dinantikan wisatawan jika berkunjung ke Natuna.

Kendati pun demikian, ada baiknya wisatawan tahu kapan waktu terbaik untuk berkunjung ke Natuna. Pemerintah Kabupaten Natuna merekomendasikan bulan Maret sampai Oktober sebagai waktu yang tepat untuk dolan ke Natuna. Saat-saat bulan seperti ini, cuaca lagi bagus-bagusnya di Natuna.


Jika waktu liburannya pendek, dan tak memungkinkan island hoping, wisatawan bisa mengunjungi sejumlah tempat di sekitar Ranai. Misalnya, Tanjung Senubing dan Bukit Kapur.

Seperti kota-kota di pinggir pantai, tepi jalan di luar Kota Ranai diwarnai dengan pohon-pohon kelapa. Bayangan pasir putih yang indah dengan pantai yang bersih, namun ada yang unik.

Batu-batu andesit di sepanjang jalan dan pantai di Natuna.

Sepanjang jalan banyak batu-batu andesit superbesar. Beberapa bahkan lebih tinggi dari empat meter. Mobil lalu berbelok ke arah pantai. Pasir pantai itu memang putih, tetapi yang menarik adalah batu-batunya.

Tanjung Senubing memiliki pemandangan yang asyik. Lokasinya terletak di pantai timur Ranai, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna. Tempat ini menawarkan pemandangan batu-batu purba berukuran besar, dan goa yang terbentuk dari susunan bebatuan, serta dipadu dengan bentangan laut biru.

Dengan hamparan batu yang unik dan menarik, Tanjung Senubing cocok untuk dijadikan tempat berfoto yang instagramable. Salah satu spotnya adalah Batu Sindu yang melegenda di kalangan masyarakat.


Pilihan lainnya adalah Bukit Kapur yang terletak di bawah kaki Gunung Ranai tepatnya di Desa Ceruk, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna. Berada di ketinggian sekitar 400 meter di atas permukaan laut (mdpl), Bukit Kapur menawarkan keindahan hutan yang hijau dan memandangi wilayah Natuna dari ketinggian.

Bukit Kapur memiliki pemandangan indah dan pepohonan pinus. Di sana tersedia balkon dan jembatan kayu yang sangat cocok dijadikan sebagai latar foto. Medan trek di Bukit Kapur cukup menantang dan sangat cocok untuk aktivitas outdoor seperti bersepeda. Di sini juga tersedia warung-warung makan, sehingga pengunjung dapat mengisi perut ketika lapar.


Masih ada banyak spot wisata di Natuna, jadi rasanya sekali-kali agendakan liburan dengan dolan ke Natuna.

agendaIndonesia

****






Glamping, Wisata Kemah Cantik

glam 4 IMG 20190803 WA0003

Kini orang menikmati glamping. Kemah cantik yang tidak perlu membawa perlengkapan berkemah bahkan tidur pun di kasur empuk.

Malam sudah larut saat Rufaida, berangkat berkemah. Ia meluncur menuju Gadog, Bogor. Perjalanan kemahnya kali ini berbeda. Wanita yang akrab dipanggil Cobi ini pernah menginjakkan kaki di beberapa gunung atau membuka kemah di dataran tinggi di Indonesia. Biasanya ia membawa ransel besar berisi segala perlengkapan. Kali ini, ia cukup membawa ransel daypack-nya. Rupanya ia ingin “camping cantik”. 

 “Maksudnya aku pengin refreshingdi alam, menginap di tenda, tapi enggak mau susah. Enggak perlu bawa tenda, logistik, makanan, dan lain-lain. Pokoknya bawa badan saja. Dan satu lagi, nyaman selama camping,” ujarnya. 

Glamping di Gunung Geulis

Bogor hanya 45 menit dari Jakarta. Ditambah sekitar setengah jam perjalanan, ia dan tiga temannya sudah tiba di Gunung Geulis Campsite. Di sebuah tenda terpal, telah terpasang empat tempat tidur. Di atasnya, ada kasur empuk beserta bantal dan selimut. Kamar mandi bersih pun tersedia. Ia pun tidak perlu menyiapkan senter untuk penerangan. Ada lampu listrik yang membuat tenda terang-benderang. Malam itu, ia langsung rebah tanpa perlu susah payah mendirikan tenda seperti yang biasa ia lakukan. “Ha-ha-ha…ini asyiknya glamping,” katanya. 

glmap 2 IMG 20190803 WA0195

Istilahglamping atau glamorous campingpertama kali dikenal pada 2005 di Inggris. Namun konsep kemah mewah seperti ini bukan hal yang benar-benar baru. Sebab, hal itu telah dilakukan raja-raja dan bangsawan pada zaman dahulu. Pada abad ke-16, Duke of Atholl dari Skotlandia melakukan perjalanan glampingdi Highland untuk mengunjungi Raja James V dan ibunya. Rombongan Duke mengangkut tenda-tenda mewah dan mengisinya dengan segala keperluan seperti di istana. Pada periode yang sama, Kesultanan Ottoman juga memiliki tenda mewah dan megah yang dibawa dari satu misi militer ke misi berikutnya. Sultan memiliki tim yang bepergian bersama tentara untuk mendirikan serta memelihara tenda-tenda ini. 

Kini konsep akomodasi glamping sudah menyebar ke seluruh dunia. Di Indonesia, lokasi-lokasi yang selama ini terkenal dengan daerah wisata alamnya juga terdapat fasilitas ini, seperti Bali, Lombok, Bogor, juga Sukabumi. Dengan glamping, orang bisa berkemah dengan nyaman. Alas tidur bukan lagi selembar alas berlapis kantong tidur, tapi kasur empuk. Untuk keperluan mandi, cuci, dan kakus, tersedia kamar mandi yang bersih dengan pilihan air hangat. Bayangkan, betapa sulitnya mencari keberadaan air atau tempat buang air dan hajat ketika tengah berkemah. Bahkan tak jarang membutuhkan perjuangan karena lokasinya yang jauh dari kemah serta cuaca dan air yang dingin. Belum lagi, orang kerap harus mencari semak atau menggali lubang untuk buang air. Uggghh…!

IMG 20190803 WA0042
Gambaran kamar mandi dalam tenda.

Untuk makan, peserta glampingtidak perlu repot membeli bahan makanan serta memasaknya. Pengelola akan menyiapkan makanan sehingga tamu lebih leluasa menikmati alam dan pemandangan sekitarnya. Bahkan di beberapa tempat glamping, tamu dapat memesan menu tertentu. 

Selain itu, pihak operator menawarkan beragam aktivitas. Ada harga, ada rupa. Biaya glamping bervariasi, mulai Rp 800 ribu hingga Rp 5 juta per tenda. Harga itu bisa bertambah jika tamu ingin menambah fasilitas atau kegiatan. Rasanya biaya itu sebanding dengan kenyamanan menikmati alam bebas tanpa perlu repot. Kemah yes, repot no….! l Ika Candra

Di Mana Bisa Glamping?

  1. Legok Kondang Lodge

Dikelilingi hutan pinus, lokasi Legok Kondang Lodge berada di Ciwidey, Bandung. Tersedia tenda berkapasitas 2-8 orang dengan fasilitas kamar mandi di dalam, air hangat, juga TV kabel. Biaya mulai Rp 1,2 juta untuk kapasitas empat orang hingga Rp 2,2 juta untuk delapan orang. Ada juga tenda untuk dua orang bertarif Rp 1,9 juta. Biaya tersebut sudah termasuk sarapan serta kopi atau teh gratis selama 24 jam. Selain itu, tersedia aktivitas tambahan, seperti barbeque, paintball, trekking, tur Kawah Putih, dan arung jeram.

  • Sandat Glamping Tents

Berlokasi tiga kilometer dari Ubud, Bali, tenda mewah Sandat dilengkapi dengan kolam renang pribadi dan fasilitas lain, seperti bar serta restoran. Harga per kamar mulai Rp 3,6 juta per malam. Selain itu, tersedia fasilitas yoga, relaksasi, serta meditasi. 

  • Tanakita

Tanakita Camping Groud terletak di depan Taman Nasional Gede Pangrango, Kadudampit, Cisaat, Sukabumi, dengan ketinggian 1.100 meter di atas permukaan laut. Tenda dilengkapi fasilitas kamar mandi dengan air panas, alas lantai, kasur dan bantal, sleeping bags, serta stop kontak untuk charger. Biayanya sekitar Rp 550 ribu per orang untuk satu malam. Harga itu sudah termasuk makan. Selain bermain flying foxdan berwisata ke danau, pengunjung bisa melakukan river tubing.

  • Gunung Geulis Campsite (GGC)

Lokasinya di ketinggian sekitar 600 meter di atas permukaan laut di wilayah Gunung Geulis, Gadog, Bogor, dengan luas sekitar dua hektare. Pemandangan Gunung Salak menjadi daya tarik, selain kehadiran kolam renang yang tersedia di tempat ini. Tenda Halimun memiliki empat kasur dan kamar mandi di dalam. Untuk menikmati tenda ini, Anda perlu merogoh kocek Rp 500 ribu per malam. Pihak operator juga menawarkan berbagai kegiatan outbound.

  • Glamping Gunung Pancar

Lokasi dengan suasana hutan pinus ini tidak jauh dari Jakarta, yaitu di Sentul, Bogor. Tenda dilengkapi dengan alas lantai, kasur dan bantal, serta stop kontak. Pengelola juga menawarkan berbagai kegiatan luar ruang dan wisata ke curug. Glamping di Gunung Pancar dibanderol mulai Rp 385 per orang untuk satu malam dan sudah termasuk makan.  

Ika Candra 

*****

Wisata Perut Bumi, Ini 10 Yang Keren

Wisata perut bumi atau menjelajah gua bisa menjadi pilihan wisata.

Wisata perut bumi atau juga dikenal sebagai caving atau jelajah gua layak menjadi pilihan bagi pelancong yang punya jiwa petualang. Pesona alam Indonesia memang tak diragukan lagi. Tak hanya di permukaan tanah, keindahan alam nusantara juga tampak hingga “perut bumi”, alias ke dalam gua-gua.

Wisata Perut Bumi

Di Indonesia terdapat banyak gua yang terbentuk secara alami, bahkan menyimpan banyak sejarah di dalamnya. Karena itu, wisata perut bumi atau jelajah gua bisa menjadi alternatif liburan seru. Khususnya bagi para pelancong yang hobi memacu adrenalin.

Ada beberapa gua di Indonesia yang bisa dimasuki dengan cara trekking melalui tangga dan batuan terjal, menyusuri sungai di dalam gua, hingga menggunakan bantuan tali untuk masuk ke dalam mulut gua. Semua asyik buat wisata perut bumi. Bahkan mungkin untuk yang tak terlalu suka berpetualang.

Berikut ini ada 10 gua di Indonesia yang bisa dicoba untuk wisata perut bumi dan mencoba sensasi liburan berbeda.

Gua Jomblang, Gunug Kidul, Yogyakarta

Wisata gua yang pertama berada di Gunungkidul, Yogyakarta, yakni Gua Jomblang. Daya tarik utama dari gua ini adalah Cahaya Surga, yakni sorot cahaya matahari yang masuk ke dalam gua melalui lubang besar setinggi 90 meter. 

Untuk menyaksikan langsung keindahan tersebut, wisatan harus turun ke mulut gua dari ketinggian 15-20 meter dengan bantuan tali, lalu menyusuri gua menuju titik Cahaya Surga. Para pelancong akan dipandu ahli untuk memastikan keamanan saat masuk ke dalam Gua Jomblang.

Wisata pertu bumi e gua Beloyot
Gua Beloyot di kawasan Dusun Merabu village Kalimantan Utara. Foto: shutterstock

Gua Pindul, Gunung Kidul, Yogya

Masih berada di daerah Gunung Kidul, destinasi wisata gua di Indonesia lainnya yang menarik untuk disusuri adalah Gua Pindul. Aktivitas seru yang bisa wisatwan lakukan di gua ini adalah susur sungai atau river tubing, yakni menggunakan ban dalam truk. Pasalnya, di Gua Pindul terdapat aliran sungai bawah tanah sepanjang 350 meter. Untuk menyusuri gua wisatan harus bersabar masuk satu per satu, atau mengikuti arahan dari pemandu wisata. 

Gua Cokro, Gunung Kidul, Yogya

Satu lagi hidden gem di Gunung Kidul, yakni wisata Gua Cokro. Daya tarik dari gua ini adalah ornamen yang terdapat pada dinding gua yang terbentuk secara alami. Uniknya, ornamen tersebut seakan membentuk tirai dan menyerupai keris. Stalaktit dan stalakmit yang indah juga bisa kita lihat saat menyusuri gua dengan kedalaman 18 meter ini. 

Gua Gong, Pacitan

Bergeser ke Timur, wisata perut bumi selanjutnya adalah Gua Gong, di Pacitan, Jawa Timur. Nama gua tersebut tercipta bukan tanpa alasan. Nama ini muncul karena ada suara seperti gong saat stalakmit dan stalagmit di gua dipukul. Saat melakukan susur gua, wisatawan juga bisa menikmati cahaya warna-warni yang berpendar di dalam gua.

Gua Beloyot, Berau

Terletak di Kampung Merabu, Berau, Kalimantan Timur, Gua Beloyot konon sudah ada sejak 10 ribu tahun silam. Di dalam gua ini, wisatawan bisa menemukan beberapa peninggalan prasejarah berupa lukisan manusia purba yang menceritakan aktivitas berburu, dan jiplakan tangan manusia purba. Untuk mencapai Gua Beloyot pengunjung harus menyusuri hutan rimbun yang masih asri sejauh 5,5 kilometer dari Kampung Merabu. 

Gua Pangkep, Maros

Berbeda halnya dengan wisata perut bumi pada umumnya, Gua Pangkep menawarkan sekumpulan gua yang berdekatan. Wisata gua ini membentang dari Kabupaten Maros hingga Pangkep, tepatnya di kawasan Karst, Sulawesi Selatan. Dengan luas keseluruhan sekitar 43 hektare, yang terdiri dari 268 gua di dalamnya. Menariknya, 50 gua di antaranya termasuk gua prasejarah. Karena ditemukan bekas makanan manusia purba hingga lukisan kuno. 

Gua Cermin Kemenparekraf
Gua Cermin di Labuan Bajo, NTT. Foto: Kemenparekraf

Gua Batu Cermin, Labuhan Bajo 

Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur juga memiliki wisata gua yang menyimpan sejuta pesona, yakni Gua Batu Cermin. Gua ini seperti kolam yang terbentuk secara alami, akibat permukaan air laut yang surut. Tak heran kalau di dalam gua tersimpan beberapa fosil koral. Mulai dari penyu, kura-kura, dan berbagai jenis ikan. Saat menjelajahi gua, wisatawan akan menemukan stalaktit dan stalakmit yang masih sangat alami dan terjaga keindahannya.

Gua Londa, Toraja Utara

Wisata susur gua di Indonesia yang cukup unik bisa wisatawan dapati di Gua Londa, Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Di dalam gua kita bisa menyaksikan langsung peti-peti jenazah dan tulang belulang para leluhur yang dimakamkan di dinding gua. Untuk memasuki gua, Sobat Parekraf harus dipandu warga lokal atau guide. Karena gua ini mempunyai lorong sempit, batuan terjal, dan cukup licin. 

Gua Ergendang, Deli Serdang

Tidak boleh ketinggalan, destinasi wisata gua selanjutnya adalah Gua Ergendang. Gua ini berada di Kecamatan Sinembah Tanjung Muda Hilir, Deli Serdang, Sumatera Utara. Di tengah gua terdapat kolam pemandian air panas yang bisa digunakan wisatawan untuk berendam maupun berenang, sambil melihat stalaktit dan stalakmit yang menghiasi langit gua. Keindahan makin bertambah, berkat adanya pantulan sinar matahari yang masuk ke dalam gua. 

Gua Lokale, Lembah Baliem

Di Tanah Papua juga memiliki wisata gua yang patut ditelusuri, salah satu Gua Lokale di Lembah Baliem, Jayawijaya. Gua ini disebut sebagai gua tak berujung, karena arkeolog baru mencapai kedalaman gua sejauh 3 kilometer, sehingga mungkin saja panjangnya lebih dalam lagi. Di dalam gua ada beberapa dinding berongga, ketika kita ketuk maka akan mengeluarkan suara cukup unik. Berada di kawasan hutan pinus, udara di Gua Lokale dikenal sangat sejuk dan asri.

agendaIndonesia/kemenparekraf

*****

Pantai Bebatuan di Belitung yang Elok

belitung 1 original FN2015050802

Pantai bebatuan di Belitung memang elok. Kumpulan bebatuan di pantai-pantai yang berada di seputar Pulau Belitung tampaknya sudah tak asing lagi bagi kebanyakan penyuka wisata negeri ini.

Pantai Bebatuan di Belitung

Pulau yang berada di Provinsi Bangka Belitung ini memang memiliki ciri khas batuan granit dengan bentuk yang berbeda-beda dan memberi keindahan tersendiri di daerah pesisir.

Hal itu tak hanya membuat turis menatap hamparan laut dan pasir putihnya, tapi juga menemukan bebatuan eksotis yang membuat foto perjalanan makin terlihat keren.Tentunya, tak hanya satu atau dua pantai yang bisa dijejaki setelah wisatawan mendarat di Bandar Udara (Bandara) Internasional H.A.S. Hanandjoeddin, Tanjung Pandan. Pilihan begitu beragam dari ujung utara, selatan, sampai ke barat.

Di sekitar Tanjung Pandan memang menjadi pilihan paling melimpah dan Pantai Tanjung Tinggi yang berada di sisi utara menjadi yang banyak diburu. Objek tersebut naik daun karena menjadi lokasi pengambilan film Laskar Pelangi. Berciri batu granit superbesar di pantai berpasir putihnyadengan ombak yang tak terlalu besar. Ada pula Pantai Tanjung Kelayang dengankomposisi bebatuan yang unik, di sinilah tempat bagi yang ingin menyelam, snorkeling, memancing, atau sekadar menikmati laut.

belitung 2 original FN2015050805
Pantai bebatuan di Belitung, tepatnya di Pulau lengkuas, nyaman direnangi wisatawan Frannoto/Travelounge

Tentu tak ketinggalan Pulau Lengkuas dengan ciri mercusuarnya. Menara tersebut dibuat pada 1882, bagian atasnya bisa digunakan untukmemandang pulau-pulau di sekitar Belitung dari ketinggian. Satu lagi, bagi yang ingin menikmati keindahan mentari tenggelam di atas pasir putih adalah Pantai Bukit Berahu. Berada di balik bukit, untuk mencapainya harus menuruni 97 tangga, tak jauh di dekatnya ada resto dan bungalow.

Di pusat kota sensasi mentari tenggelampun bisa dirasakan saat berada di Pantai Tanjung Pendam, pantai berpasir hitam dengan sejumlah restoran di sekitarnya. Jadi, setelah menikmati langit bergurat kemerahan, bisa dilanjutkan mencicipi menu berbahan ikan laut. Tentunya, diiringi musik yang menghangatkan suasana.

Hari berikutnya setelah menikmati secangkir kopi dan rekannya, Anda bisa menyusuri wilayah timur jika masih ingin berburu daerah pesisir. Belitung Timur, bisa dicapai dengan perjalanan sekitar satu jam dengan kendaraan roda empat. Pilihannya berupa Pantai Burung Mandi dengan garis pantai hingga 1,5 kilometer. Kemudian Pantai Bukit Batu, Pantai Nyiur Melambai, serta Pantai Serdang di Kecamatan Mangar. Rata-rata pantai ini sepi, tak seperti pantai-pantai yang berada di Tanjung Pandan.

Melipir ke wilayah selatan, ada juga Pantai Punai di Kecamatan Simpang Sesak dan Pantai Penyabong di Kecamatan Membalong. Jadi, pilihan menikmati pantai itu tak hanya di seputar Tanjung Pandan. Selain pantai, tentu jangan lewatkan juga seduhan kopinya, baik kopi hitam maupun kopi susu.

*****

PENERBANGAN (Jadwal bisa berubah sesuai maskapai)

Garuda Indonesia. Memiliki jadwal penerbangan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta per hari sebanyak dua kali, yakni pukul 06.45 dan 13.50. Penerbangan berlangsung selama 70 menit. Sementara dari Bandara Internasional H.A.S.Hanandjoeddin, Tanjung Pandan, dalam frekuensi yang sama, dengan jadwal pukul 08.50 dan 16.30. 

Citilink. Dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, jadwal penerbangan Citilink ke Tanjung Pandan hanya sekali yakni pukul 05.55. Jadwal pagi ini cocok bagi turis yang langsung memulai eksplorasi di Belitung dari pagi hari. Sementara penerbangan ke Cengkareng, Tangerang, Banten, dijadwalkan pukul 07.30. 

Sriwijaya Air. Pilihan waktu penerbanganmaskapai Sriwijaya Air dari bandara di Cengkareng ini cukup banyak, yakni pukul 06.20, 07.20,11.35, 14.50,dan 15.10. Demikian juga untuk arah sebaliknya. Lama penerbangan berlangsung satu jam.

Kuliner Sarinah Baru, 7 Yang Legendaris

Kuliner Sarinah baru menjadi pilihan menikmati kuloner legendaris

Kuliner Sarinah baru sedang popular di Jakarta April  2022, selain di pusat jajan Pantjoran di Pantai Indah Kapuk (PIK) 2. Setelah proses renovasi sejak 2020, Mall Sarinah akhirnya resmi dibuka untuk umum pada Senin 21 Maret 2022 pukul 10.00 WIB.

Kuliner Sarinah Baru

Saat ini, terutama sejak pelonggaran pembatasan pergerakan penduduk, Sarinah beroperasi setiap hari hingga pukul 21.00 WIB. Karena itu, bagi yang ingin melihat wajah baru mal ini bisa segera menyambanginya. Ada banyak gerai produk-produk UMKM, cocok untuk melihat sisi lain pusat perbelanjaan modern di Jakarta.

Kuliner Sarinah baru menyompan sejumlah gerai makanan yang legendaris.
Gedung Mal Sarinah di kawasan Tamrin, Jakarta. Foto: Dok. shnutterstock

Selain area sekeliling mal yang lebih asri, Sarinah merupakan salah satu tongkrongan favorit masyarakat Jakarta saat ini karena bisa dijangkau menggunakan transportasi umum seperti TransJakarta dan MRT. Pasca-renovasi gedung Sarinah pun memiliki banyak perbedaan dibandingkan bentuk lamanya karena lebih fresh dan modern.

Area terbaru yang buka sejak 1 April lalu adalah Sarinah melengkapi fasilitas dengan menghadirkan sederet restoran serta kafe. Tempat makan tersebut menyajikan kuliner tradisional hingga modern. Terdapat lebih dari 40 tenant di Pasar Nusantara yang menjajakan berbagai makanan dan minuman. Menariknya, Pasar Nusantara yang ada di lantai basement ini juga menjadi surganya kuliner legendaris.

Lalu kuliner Sarinah baru apa saja yang legendaris?

Gudeg Yu Djum

Salah satu kuliner Sarinah baru adalah gudeg Yogyakata. Yang ini sudah lama ditunggu untuk membuka cabang di Jakarta, ia adalah salah satu gedeg terkenal, yang awalnya, ada di jalan Wijilan adalah Gudeg Yu Jum. Nama Yu Djum berasal dari Djuwariah. Yu Djum mulai membuka kedainya di jalan Wijilan sejak 1950. Jenis gudegnya adalah gudeg kering. Salah satu rahasia kegurihan gudeg Yu Djum adalah gudegnya dimasak di kompor model lama yang apinya dari kayu bakar.

Kuliner Sarinah baru di antaranya ada cabang pertama Gudeg Yu Djum di Jakarta.

DI Yogya gudeg Yu Djum masih beroperasi sampai saat ini dan memiliki banyak cabang. Sama dengan yang di Yogya, di Sarinah pun macam-macam menu gudeg yang dihidangkan; misalnya nasi gudeg, gudeg kendil, dan gudeg besek. Telur yang digunakan dalam gudeg adalah telur bebek asli. Seperti biasa, gudeg ini dilengkapi juga dengan krecek, potongan ayam kampung, dan areh.

Lontong Balap Ria Surabaya

Lontong balap merupakan makanan khas Surabaya. Makanannya terdiri dari lontong, tauge, tahu goreng, lentho, bawang goreng, kecap, dan sambal. Lontong yang telah diiris lalu ditumpangi irisan tahu dan beberapa lento, kemudian ditumpangi kecambah/tauge setengah matang, setelah itu disiram kuah secukupnya, sambal dan kecap sesuai selera. Makanan ini dihidangkan berikut beberapa tusuk sate kerang.
Salah satu yang terkenal adalah lontong balap Ria, ini bukan nama pemiliknya tapi berasal dari lokasinya. Dulu gerainya ada di Bioskop Ria. Saking terkenalnya, bahkan ketika bioskopnya sudah tak ada, nama warungnya masih saja bertahan.

Konon gerai kuliner ini mulai buka sejak 1958 di area Bioskop Ria, Surabaya. Lontong Balap Bioskop Ria Surabaya ini sangat terkenal di ibukota Jawa Timur itu, meskipun di berbagai sudut Kota Surabaya kita dengan mudah dapat menemukan gerai kuliner yang menyajikan lontong balap. Kini pecintanya di Jakarta bisa memanjakan lidah di kuliner Sarinah baru.

Sate Padang Mak Syukur

Sate Padang merupakan salah satu makanan khas Sumatera Barat yang paling popular. Tentu tak hanya bisa ditemui di daerah asalnya tetapi bisa juga didapatkan di tempat–tempat lain. Sate Padang Mak Syukur adalah salah satu warung sate yang paling populer, dibuktikan dengan ramainya tempat ini dipenuhi para pengunjung yang selalu tak sabar menyantapnya.

Kuliner Sarinah baru tak lengkap jika tak menyediakan sate Padang.

Hidangan sate ini sudah ada sejak 1941 dan sangat terkenal di Sumatera Barat. Sate Mak Syukur menghidangkan sate daging sapi yang diternak di Padang Panjang. Tak lupa dilengkapi kuah kental gurih nan kaya rempah dan potongan ketupat.

Mungkin gerai sate Padang Mak Syukur di Jakarta sudah lama ada dan ada di sejumlah lokasi. Namun, jika sedang menikmati kuliner Sarinah Baru, tak ada salahnya menjadikannya pilihan.

Gado-gado Betawi Boplo

Ada banyak gado-gado di Jakarta yang terkenal, namun yang pasti salah satunya adalah Gado-gado Boplo. Gado gado legendaris Boplo sudah menjadi andalan para warga Jakarta sejak lama. Makanan betawi ini dilengkapi dengan sayuran rebus, yang disiram bumbu kacang gurih nan kental. Terdapat pula tambahan telur rebus dan lontong yang bikin kenyang.

Kisah awalnya, Gado-gado Boplo hanya berupa warung kecil yang buka di gang sempit di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat pada tahun 70-an. Namun lambat laun, Ibu Juliana Hartono mengembangkan bisnisnya bersama putranya, Celvin Hartono, mengantar hidangan gado-gado mereka ke restoran. Kini cabangnya ada di sejumlah lokasi, termasuk kini di kuliner Sarinah baru.

Soto Betawi H. Mamad

Hidangan soto ala Betawi sepertinya cocok untuk makan siang maupun malam. Soto Betawi H. Mamad ini yang sudah berdiri sejak tahun 60-an, ia menjadi khas karena memiliki cita rasa kuah gurih santan, segar, dan isian melimpah. Menu legendarisnya adalah soto oseng-oseng, yang kuahnya bisa kamu pilih mau santan atau bening.

Nasi Goreng Kambing Kebun Sirih

Nasi goreng jadul ini masih populer kenikmatannya hingga sekarang, walaupun sudah turun ke generasi ketiga. Makanan legendaris yang khas dengan bumbu nasi goreng kaya rempah dan harum bak kari ini juga dilengkapi potongan daging kambing empuk, acar asinan, dan emping.

Banyak bloger makanan yang jatuh hati kepada masakan yang sekali masak bisa untuk puluhan porsi. Ia bisa menjadi pilihan makan malam di Pasar Nusantara di kuliner Sarinah baru.

Sari Ratu

Sari Ratu adalah salah satu restoran Padang yang terkenal enak. Ia bisa dibilang ratunya masakan Padang di Jakarta sebelum era Sederhana, Pagi Sore dan lainnya. Hidangan-hidangannya yang selalu segar sampai dan autentik. Cocok untuk menu makan siang. Aahh.. ia cocok untuk makan kapan saja.

Ayo agendakan kulinermu di Pasar Nusantara Sarinah.

agendaIndonesia

*****

Olahan Dapur Banten, 5 Yang Bikin Ngiler

Olahan dapur banten banyak yang nikmat, sayang masih belum cukup dikenal secara luas.

Olahan dapur Banten belum banyak beredar di banyak daerah. Yang paling terkenal tentu saja sate bandeng. Begitupun, sesungguhnya ada cukup banyak masakan khas Banten yang layak menjadi makanan untuk diburu para pecinta kuliner. Tentu saja karena nikmat rasanya. Mungkin perlu kampanye terus menerus agar masakan Banten selain nikmat juga sepopular masakan dari daerah lain.

Olahan Dapur Banten

Keunikan rasa dari rempah pilihan yang ada disekitar menjadikannya terasa istimewa. Kuliner khas banten juga bisa manjadi pilihan oleh oleh. Dari sate lilit kerbau yang empuk, sampai hidangan para sultan. Kadang lokasinya tak jauh dari Jakarta.

Tidak terlalu jauh dari Bandara International Soekarno-Hatta, sejumlah kawasan dari provinsi Banten sejatinya bisa jadi alternatif tujuan wisata yang menarik. Ada wisata pantai, spiritual, budaya, sampai konservasi fauna langka. Kulinernya pun tak kalah beragam. Dari olahan ikan laut, daging sapi dan kambing hingga hidangan para Sultan Banten pada masa kejayaan dulu.

Rabeg, Olahan Kambing

Yang satu ini biasanya hanya disajikan saat pesta pernikahan, akikah, dan sunatan. Konon dulu merupakan kesukaan para Sultan Banten. Kini, rabeg menjadi menu khas masyarakat, terutama Serang dan Cilegon. Bedanya, rabeg khas Serang memakai bumbu yang sudah dihaluskan, sedangkan rabeg khas Cilegon bumbunya dirajang.

Dilihat sekilas, mirip semur daging khas Betawi. Tapi kuah rabeg lebih kental. Bahan baku utamanya daging dan jeroan kambing. Disajikan dalam piring mungil, dengan bumbu rempah yang begitu terasa. Sayang, hanya ada beberapa rumah makan khusus rabeg di Serang. Jadi Anda harus jeli jika ingin mencoba mencicipinya.

Pondok Makan Endah Sari; Jalan Jenderal Sudirman Nomor 17, Panacangan, Serang

Olahan dapur Banten, selain dari ikan ada juga yang berbahan sapi dan kambing.
Angeun Lada, masakan khas Banten yang mengunakan jerohan dan iga sapi. Foto: Dok. shutterstock

Angeun Lada Dengan Jerohan Sapi

Dalam Bahasa Indonesia, sajian yang satu ini berarti sayur pedas. Namun, aslinya, masakan ini setelah dicicipi, rasanya tidak pedas, meskipun kuahnya berwarna merah. Tentu ada sensasi rasa lada. Pada masakan yang kekinian, ada tempat makan yang menambahkan irisan cabe rawit agar rasanya memang pedas.

Tidak ditemukan juga sayuran di dalam mangkuknya. Yang ada hanya jeroan daging sapi yang dibubuhi bumbu. Kadang ada pula yang menggunakan iga sapi. Sajian ini banyak ditemui di rumah makan khas Pandeglang. Konon, olahan yang satu ini memiliki khasiat meningkatkan vitalitas kaum pria.

Rumah Makan Emak Yayah; Jalan Raya Serang, Pandeglang; Dekat SPBU Cadasari

Otak-otak Ikan Tenggiri

Daerah Labuan memiliki kuliner yang khas, yakni otak-otak. Teksturnya lembut karena terbuat dari ikan tenggiri yang diaduk merata dengan tepung tapioka, santan, bawang putih, merica, gula pasir, dan garam. Dibungkus dengan daun pisang, kemudian dibakar di atas arang, menimbulkan aroma yang menggugah selera. Bisa dipadu bumbu kacang yang telah diberi perasan air jeruk limau. Ehm… pedas tapi segar rasanya.

Rumah Makan Ibu Entin; Jalan Jenderal Sudirman; Depan Pegadaian Labuan, Banten

Olahan dapur Banten punya banyak variasi, ada sop ikan gurameh selain sate bandeng.
Sop ikan gurameh khas Banten. Foto: dok. shutterstock

Sop Ikan

Spanduk berukuran cukup besar bertuliskan Sop Ikan Rumah Makan Taman Taktakan beberapa kali sempat saya temui selama berpelesir ke beberapa kabupaten di Provinsi Banten. Bagi penggemar makanan laut, sop ikan ini kiranya patut dicoba. Yang unik, sajian ini dibuat jika ada yang memesannya saja. Jadi benar-benar baru dimasak dan ikannya masih segar.

Dalam satu porsi terdapat delapan potong ikan kuwe dan bisa dinikmati untuk empat orang. Tambahan potongan cabe rawit, bawang bombay, tomat hijau, dan daun kemangi memberi rasa segar dan pedas pada olahan ini. Jika ingin dibawa pulang, pengelola rumah makan juga menyediakan termos agar kehangatan sop ikan tetap terjaga.

Rumah Makan Taman Taktakan; Jalan Syeh Nawawi Al-Bantani; Depan KP3B Provinsi Banten

Sate Lilit

Jika kita memesan satu porsi sate biasanya berisikan 10 tusuk. Namun sate lilit Emak Yayah ini berbeda. Satu porsinya hanya berisikan satu tusuk! Maklum saja, potongan dagingnya lumayan besar: kira-kira seukuran jempol dewasa. Sementara panjang tusuk satenya diperkirakan sekitar 30 sentimeter. Daging kerbau itu sangat empuk. Menurut Emak Yayah, makanan yang biasanya disajikan saat Hari Raya Idul Fitri itu sebelumnya direndam rempah-rempah selama empat jam. Oh, pantas saja!

RM Emak Yayah; Jalan Raya Serang, Pandeglang; Dekat SPBU Cadasari

Andry T./TL/agendaIndonesia

****

Soto Banjar dan Ketupat Kandangan, 2 Khas Banjarmasin

Pasar Apung Lok Baintan

Soto Banjar dan ketupat Kandangan rasanya dua menu yang harus dicicipi jika wisatawan berkunjung ke Banjarmasin. Tentu saja jika ke ibukota provinsi Kalimantan Selatan ini, tak sah jika tidak datang ke Pasar Terapung Lok Baintan yang sudah terkenal di kalangan wisatawan. 

Keberadaan pasar di atas sungai ini memang unik dan khas di kota yang dikelilingi sungai-sungai tersebut. Namun, seperti disebut di muka, tentu masih ada pilihan lain yang tak kalah menarik, terutama kulinari untuk lidah para pelancong. 

Soto Banjar dan Ketupat Kandangan

Olahan khas lokal yang bisa membuat perut terasa kenyang pun banyak diburu turis, lokal maupun mancanegara. Bisa dimulai dengan sarapan. Pilihannya yang biasa-biasa saja, sesuai kebiasaan masyarakat setempat adakah nasi kuning yang memang menjadi menu favorit pada pagi hari.

Ciri khas nasi kuning Banjar berupa ikan haruan atau secara umum dikenal sebagai ikan gabus yang diolah dengan bumbu habang (merah) khas dapur setempat. Menu lain berupa telur dan ayam. Biasanya,menu pagi ini bisa ditemukan di warung-warung. Ada pula di restoran-restoran yang ingin memberi compliment pengalaman kuliner bagi pengunjung yang tak sempat keluyuran ke wilayah perbelanjaan.

Ada juga menu lain, soto Banjar. Siapa tak kenal dengan soto Banjar? Soto berbahan ayam, telur, dengan kuah berbumbu rempah ini pun bisa dijadikan menu untuk memulai hari Anda di Banjarmasin. Biasanya,yang menjadi pelengkapnya adalah perkedel dan jeruk nipis, yang membuat kuah soto yang berbahan susu itu menjadi lebih segar.

Nah, soto ini bikin perut benar-benar terisi penuh karena dipadu dengan lontong. Tentu tak harus dengan lontong. Jika hanya ingin mencicipi sotonya, perkedel kentang sebagai pelengkapnya sudah cukup mengisi perut.

Bagi yang ingin menikmatinya, ada beberapa warung atau resto yang cukup terkenal. Yang pertama adalah Soto Banjar H. Anam Ayam Bakupah di kawasan Sungai Baru. Pilihan lainnya adalah Depot Soto bang Mamat atau Soto Bawah Jembatan di kawasan Banua Anyar.

Satu lagi menu yang tergolong top adalah ketupat Kandangan. Dari nama, jelas makanan itu berbahan ketupat. Sedangkan Kandangan tak lain adalah nama daerah di Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan.

Ciri khas menu ini juga pada padanannya berupa ikan haruan atau gabus. Jenis ikan ini diolah dengan cara dipanggang lebih dulu,baru dimasak dengan kuah santan dengan bumbu rempah,seperti lada, cengkeh, pala,dan kapulaga. Tak hanya menjadi pilihan di pagi hari, sajian ini juga bisa menghilangkan rasa lapar pada siang dan malam hari. 

Setelah sarapan dengan menu berat tersebut, Anda bisa memulai perjalanan keliling Banjarmasin dengan penuh semangat. Setelah menengok pasar terapung, mungkin bisa melihat Masjid Sultan Suriansyah, Masjid Sabilah Muhtadin, Pantai Angsana, Menara Pandang Banjarmasin, Museum Wasaka dan lain-lain. 

Untuk melihat obyek wisata alam, selain ke Bukit Meratus, Anda bisa menuju ke arah luar kota. Seperti ke Kabupaten Hulu Sungai Selatan untuk menjajal arung jeram dengan rakit bambu di Sungai Loksado serta aktivitas luar ruang lain. Selain itu, bisa keliling kota terdekat, seperti Banjarbaru, sembari melihat dari dekat sasaringan yang merupakan kerajinan khas provinsi ini.

Ada cukup banyak penerbangan dari Bandar Udara International Soekarno Hatta yang menuju ke Banjarmasin. Wisatawan bisa memilih sesuai keinginan. l

PENERBANGAN  (Jadwal bisa berubah sesuai kebijakan maskapai)

Garuda Indonesia. Dari BandarUdara Internasional Soekarno-Hatta, untuk rute ke Banjarmasin tersedia enamwaktu penerbangan mulai pukul 05.45 hingga yang terakhir pukul 19.30. Untuk rute sebaliknya, penerbangan pertama dari Bandara Sjamsudin Noor Banjarmasin dimulai pukul 06.20 dan yang terakhir pukul 20.00. Lama penerbangan sekitar 1 jam 50 menit. 

Citilink. Maskapai dengan logo warna hijau ini setiap hari memiliki frekuensi duakali untuk penerbangan ke ibukota Kalimantan Selatan tersebut dari Bandara Soekarno-Hatta,yakni setiap pukul 07.20 dan 12.40.Sedangkan dari Banjarmasin pukul 10.50 dan 15.50. Lama penerbangan sekitar 1 jam 40 menit. 

Batik Air. Untuk penerbangan langsung, Batik Air memiliki jadwal dari Bandara Soekarno-Hattake Banjarmasin hanya satu kali penerbangan setiap hari pukul 09.30 dengan lama penerbangan 1 jam 45 menit. Untuk rute sebaliknya dijadwalkan pukul 12.55 setiap hari. 

Lion Air. Maskapai ini menyediakan enam jadwal penerbangan ke Banjarmasin dari Bandara Soekarno-Hatta. Dengan jadwal penerbangan paling awal pukul 05.00 dan yang terakhir pukul 19.55. Lama penerbangan 1 jam 45 menit. Untuk rute sebaliknya, dimulai pukul 06.05 dan terakhir pukul 20.05.

Rosana

Raja Ampat 1 Rute Menuju Waisai

Raja Ampat shutterstock 586062845 1

Raja Ampat 1 rute menuju Waisai. Itu guyonan para pecinta diving yang menuju ke Raja Amat. Tentu saja aslinya, Waisai adalah ibukota dari Kabupaten Taja Ampat, Papua Barat. Terutama jika pengunjung menggunakan layanan transportasi udara saat menuju Raja Ampat.

Dengan penerbangan, wisatawan bisa terbang dari Jakarta, Denpasar di Bali, atau dari Makassar menuju Sorong, ibukota Papua Barat. Dari sana dengan penerbangan perintis ke Waisai, sebelum menggunakan kapal menuju spot selam Raja Ampat.

Raja Ampat 1 Rute Menuju Waisai

Kumpulan pulau-pulau kecil Raja Ampat, Papua Barat, sudah tenar seantero dunia. Kawasan yang indah dipandang mata ditambah keindahan bawah laut pun diburu para wisatawan, baik lokal maupun luar negeri. Bagaimana tidak, dari hasil penelitian, sekitar 75 persen dari spesies laut dunia tinggal di perairan kabupaten ini. Raja Ampat merupakan rumah bagi 540 jenis karang dan 1.511 spesies ikan. Jelas semuanya menggoda para penyelam atau pencinta dunia laut. 

Sejumlah jalur pun dibuka demi mencapai destinasi ini serta menarik minat turis untuk datang. Sebelumnya, turis hanya mempunyai pilihan untuk terbang ke Sorong, ibu kota provinsi Papua Barat, baru melanjutkan perjalanan laut ke Raja Ampat. Ada sejumlah maskapai yang melayani rute dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta menuju Bandar Udara Domine Eduard Osok di Sorong, yakni Sriwijaya Air, NAM Air, Express Air, Lion Air, Batik Air, juga Garuda Indonesia. 

Kemudian perjalanan dilanjutkan dengan berlayar dari Pelabuhan Sorong menuju Waisai, ibu kota Kabupaten Raja Ampat, yang berada di Pulau Waigeo Selatan. Ada empat pulau besar yang berada di daerah administratif Raja Ampat, yaitu Waigeo, Batanta, Salawati, dan Misool. 

Pilihan transportasi laut berupa kapal cepat atau feri ekspres yang dijadwalkan dua kali dalam sehari setiap Senin, Rabu, serta Jumat. Waktu keberangkatannya pukul 09.00 dan 14.00. Di luar tiga hari tersebut, hanya ada satu waktu perjalanan, yakni pukul 14.00. Waktu tempuh sekitar dua jam, sedangkan tarifnya Rp 130-220 ribu. Pilihan lain adalah kapal lambat yang pelayarannya mencapai empat jam. Jadwalnya setiap hari sekali dengan tarif Rp 140 ribu. 

Raja Ampat 1 rute menuju Waisai
Raja Ampat salah satu destinasi selam terbaik di dunia.

Dari Sorong pun, sebenarnya bisa juga melanjutkan perjalanan lewat udara menuju Bandar Udara Marinda, Waisai, Raja Ampat. Tak hanya didarati pesawat yang terbang dari beberapa kota di Pulau Papua, bandara ini juga kini sudah memiliki rute ke kota lain di luar pulau, yakni rute dari dan ke Manado mulai Desember lalu. Jadi, setelah menikmati pulau-pulau di sekitar Manado, wisatawan bisa melanjutkan menikmati keindahan bawah laut Raja Ampat dengan sebuah penerbangan langsung. Rute ini dilayani oleh Wings Air. 

Kehadiran Wings Air menambah daftar maskapai yang mendarat di bandara yang memiliki panjang 1.400 meter dengan lebar 30 meter, taxiway80 meter x 18 meter, dan apron. Ditambah satu gedung terminalnya seluas 420 meter persegi. Setelah sebelumnya, Susi Air lebih dulu melayani rute Sorong-Waisai dua kali seminggu.

Di kabupaten ini, turis pun bisa menjelajah Selat Dampir, Pulau Pensil, Gua Karang—tempat ditemukan tengkorak makam leluhur Raja Ampat, atau langsung ke Kepulauan Wayag.  Kepulauan Wayag merupakan ikon Raja Ampat yang terdiri atas beberapa pulau kecil yang terlihat indah. Setiap akhir tahun, di tempat ini, turis dapat melihat fenomena alam unik di bagian timur Pulau Waigeo, tepatnya di depan Desa Urbinasopen dan Yesner. Berupa sinar yang muncul dari laut serta mengitari permukaannya selama 10-18 menit. Penduduk setempat menyebutnya sebagai “hantu laut”. Untuk menikmati keindahan di wilayah timur ini, buatlah perencanaan untuk terbang dari Jakarta melalui Sorong atau menikmati Manado lebih dulu baru terbang langsung ke Waisai! 

*****

JADWAL PENERBANGAN (Bisa berubah karena kebijakan maskapai) 

Raja Ampat 

Wings Air. Melayani penerbangan dari Manado ke Bandar Udara Marinda, Waisai, Raja Ampat. 

Susi Air. Rute yang ditawarkan dari Sorong menuju Waisai. 

Sorong

Garuda Indonesia. Maskapai ini memiliki frekuensi hingga 10 kali untuk penerbangan dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta menuju Bandar Udara Domine Edward Osok di Sorong. Rata-rata dengan satu pemberhentian, yakni di Makassar. Lama penerbangan antara 7-12 jam, tergantung waktu transit. 

F. Rosana